Didalam Perjodohan

Didalam Perjodohan
Episode 51


__ADS_3

Aldi melewati ruang tamu disana dia melihat Marisa yang terduduk sendirian


"Loh mi dimana papi?" tanya Aldi menghentikan langkahnya


"Papimu sudah berangkat beberapa menit lalu" ucap Marisa mendekati Aldi


"Loh Al kalian jadi pulang sekarang?" tanya Marisa berbisik saat samar samar dia mendengar isakan kecil


"Tidak mi, Al nanti cuma ambil beberapa pakaian untuk dua hari mendatang" ucap Aldi ikut berbisik


"Yaudah sana hati hati dengan Geya dia orangnya tempramen" ucap Marisa berbisik terkekeh kecil


Aldi berjalan keluar menuju ke garasi mobil dia membukakan pintu untuk Geya dan langsung menurunkan Geya hati hati. Dia berputar membuka pintu untuknya dan langsung memasang sealbetnya dan Geya


"Sudah jangan terisak terus minumlah dulu apa nanti tidak malu jika kau terus terisak" ucap Aldi memberika air mineral


Aldi perlahan menjalan kan mobilnya meninggalkan mansion. Dirinya fokus pada jalanan yang macet dia tak henti hentinya mengumpat


"Al kita ke rumah dulukan?" tanya Geya menatap Aldi


"Iya memang kenapa?" tanya Aldi menatap Geya


"Enggak papa kok" ucap Geya tersenyum manis


"Yakin?" tanya Aldi


"Yakin kau ini ingin ku citak kepalamu?" tanya Geya bersiap untuk menyentil


"Tidak tidak aku minta maaf" ucap Aldi mencium pipi Geya sekilas


"Lihat tuh sudah jalan cepat" ucap Geya menunjuk depan


"Kau ini cerewet sekali seperti mami" gerutu Aldi kembali melajukan mobilnya


25 menit kemudian....


Mobil Aldi terparkir dengan sempurna di garasi rumahnya. Dia membukakan lintu Geya dan menawarkan diri


"Mau ku gendong lagi?" tanya Aldi membungkuk


"Tidak usah nanti kau lelah" ucap Geya turun dari mobil


"Siapa bilang? Ayo" ucap Aldi langsung membopong tubuh ideal Geya


Geya tertawa lebar mengaitkan tangannya ke leher Aldi agar tidak dia tidak jatuh. Dia menatap dalam wajah suaminya itu dia tidak menyangka seseorang yang membencinya kini takluk padanya


"Ngapain menatapku seperti itu? Banggakan mempunyai suami tampan sepertiku" goda Aldi menatap Geya balik


"Iya bangga sekali sampai sampai aku ingin muntah" canda Geya


"Kau mauku makan?" tanya Aldi dengan smirk nya


"Tidak tidak sorry" ucap Geya tertawa cekikikan


"Bi bibi" teriak Aldi menggema di sudut ruangan


"Iya ada apa tuan?" tanya bi marni tergopoh gopoh


"Bibi 2 hari kami tidak dirumah nanti kalau ada yang mencari Geya bilang saja mereka tidak ada jangan kasih tahu jika Geya berada di mansion" ucap Aldi


"Iya bibi mengerti" ucap bi marni membungkuk


"Kalau begitu kami ke atas dulu" ucap Aldi melenggang pergi

__ADS_1


"Aldi..."


"Apa?" tanya Aldi menatap Geya


"Tidak jadi" ucap Geya menyembunyikan wajahnya


"Bilang saja kau mau apa?" tanya Aldi membuka knop pintu dengan susah payah


"Geya kamu buka pintu ini!" pinta Aldi memberikan kunci yang di tangannya


"Turunkan aku" ucap Geya


"Tidak cepatlah" ucap Aldi, Geya membuka knop pintu dan mendorongnya


Aldi melangkah masuk dan menutup pintu dengan kakinya menurunkan Geya hati hati di ranjang


"Aldi kita tidak jadi jalan jalan ayo kita ambil barang barang dan langsung terapi" ucap Geya membuka lemari dan mencari pakaian untuk mereka


'Huh sebenarnya aku ingin mengajakmu honeymoon tapi dengan keadaan seperti ini tidak memungkinkan akan lebih sia-sia' Batin Aldi menatap Geya yang sibuk dengan pakaiannya


"Aldi kenapa bengong?" Tanya Geya menatap ke belakang menatap Aldi yang berdiri mematung


"Aldi" Ucap Geya melambai lambaikan tangannya didepan muka Aldi


"Ada apa sayang?" tanya Aldi menarik Geya untuk duduk di tepi ranjang


"Kau kenapa melamun, tidak seperti biasa kau melamun?" tanya Geya


"Tidak ada, sudah belum kemasnya?" tanya Aldi


"Sudah setelah ini kita ke rumah sakit" ucap Geya bangun dari duduknya


"Baiklah ayo" ucap Aldi menggandeng Geya dan langsung mengunci pintu kamar mereka


Skip


"Al kenapa mereka menunduk seperti itu?" tanya Geya


"Biasalah aku kan orang kaya" ucap Aldi sombong


Geya hanya memutar bola matanya malas dan tak ingin melanjutkan topik itu


"Halo Nona Geya" sapa Dokter Tristan tersenyum hangat


"Halo Dokter Tristan" sapa Geya tak kalah senyum


Aldi yang melihat itu hanya diam datar kali ini dia dalam mode cemburu melihat istrinya tersenyum hangat dengan pria lain


"Jadi bagaimana apa bisa di lakukan sekarang?" tanya Aldi dingin


"Maaf tuan Aldi" ucap Dokter Tristan membungkuk


"Loh dokter sudah kenal dengan suami saya?" tanya Geya menunjuk Aldi


"Siapa yang tidak kenal Nona dia adalah investor rumah sakit ini Nona bisa jadi sekarang rumah sakit ini milik Tuan Aldi" jelas Dokter Tristan


"Jangan banyak ngobrol sekarang lakukan tugasmu dokter" tekan Aldi menarik Geya ke pelukannya dan berjalan ke depan


"Aldi kamu jangan begitu, Aku tahu kamu cemburu" goda Geya


"Siapa juga yang cemburu" sarkas Aldi


"Yakin? Yaudah aku akan selingkuh dengan dokter Tristan biarin dibilang pelakor" ucap Geya ingin kembali

__ADS_1


"Eh jangan kamu tidak boleh jadi pelakor dan kamu hanya milikku" ucap Aldi mencium bibir Grya sekilas dan tersenyum


"Aldi lihat banyak mata yang melihat kita" bisik Geya malu


"Biarkan saja toh ini rumah sakit ada di bawah naunganku kan" ucap Aldi santai


Skip


Keduanya selesai dengan terapinya dan kini tinggal menunggu hasil lab yang keluar. Geya sedari tadi gugup takut jika terapinya gagal


Tak lama dokter Tristan yang menangani terapinya sampai di dalam ruangan ini


"Dokter bagaimana?" tanya Geya tidak sabar


"Sabarlah dulu sayang, dia masih belum duduk sepenuhnya" ucap Aldi


"Jadi dari hasil lab ini Nona Geya bisa dikatakan belum ada perubahan yang maksimal karna terlalu sering meminum pil itu tidak sesuai dosis yang tertera dan saya minta untuk dijaga pola makannya dan perbanyak makan sayur dan buah dan untuk tuan Aldi dimohon dijaga pola pikirannya agar tidak stres" jelas Dokter Tristan memberikan hasil lab itu


"Baiklah dokter apa ada lagi?" tanya Aldi


"Namun saya ingin menyampaikan hal ini sebelumnya terapi ini mungkin akan berjalan lebih lama jika dilakukan hanya disini dan saya jika boleh menyarankan saya sarankan untuk ke luar negri karna dokter dokter disana lebih tahu hal yang mendalam tentang kandungan" ucap Dokter Tristan


"Terus katanya kau dokter pilihan kenapa tidak bisa?" tanya Aldi menatap tajam


"Saya hanya lulusan dari sini tuan jadi akan lebih efektif jika anda membawa Nona Geya untuk berobat ke sana karna menurut saya Nona Geya akan lebih cepat sembuh dan lebih cepat anda bisa memiliki keturunan" jelas Dokter Tristan


Aldi mengusap wajahnya kasar melihat istrinya yang tertunduk sedih, dia hanya bisa melihat dengan tatapan yang tak bisa diartikan. Kembali dia menegakkan kepalanya dan menatap dokter tristan


"Baiklah kalau begitu saya akan melakukan itu, kira kira kapan kita kesana?" tanya Aldi


"Saya akan mengurus semuanya mungkin lusa kita bisa berangkat" ucap dokter Tristan


"Baik kami permisi dulu" ucap Aldi menyalami Dokter Tristan dan langsung pergi menggandeng tangan Geya


Dalam perjalanan Geya dari tadi diam, Aldi terus membujuknya untuk bicara namun Geya hanya menggelengkan kepala


"Geya kamu jangan seperti ini lusa kita akan berangkat jadi kamu jangan berpikir macam macam aku yakin kamu akan sembuh dan bisa hamil" ucap Aldi menyemangati


"Tapi aku tidak yakin apakah terapi besoknya akan berhasil" ucap Geya memandang Aldi nanar


"Yakinlah anggap saja ini semua awal dari kebagaiaan kita" ucap Aldi tersenyum manis menggenggam tangan Geya mencoba memberi kekuatan


"Aku akan berusaha" ucap Geya ikut tersenyum


"Nah begitu jadi wanita harus tegar paham!" ucap Aldi diangguki oleh Geya


"Iya makasih suamiku" ucap Geya mencium pipi Aldi


"Sudah berani ya? Kalau tidak dilarang oleh dokter itu tadi sudah kumakan kamu" ucap Aldi


"Eits tidak bisa" ucap Geya tertawa lepas


'Syukurlah kamu bisa tersenyum aku yakin kita cepat mempunyai keturunan, ini semua juga salahku yang memaksamu mengikuti perjanjian konyol itu. Maafkan aku Geya dengan perbuatanku dulu tapi sekarang aku sangat mencintaimu' Batin Aldi tersenyum fokus menyetir


Bersambung.......


Maaf guys telat lagi karna ada banyak pekerjaan dan lagi internetku lagi error☺


**Jangan lupa like dan komen cerita ini bila perlu share ke teman teman kalian untuk mampir ke cerita ini😉


Dan makasih yang sudah mengikuti alur cerita ini dari awal hingga akhir dan kuharap kalian tetap setia😘


Salam untuk fans setia A&G

__ADS_1


See You Next Time😘😉**


__ADS_2