
Pagi yang cerah dengan matahari dari ufuk timur menampakan sedikit cahayanya burung burung sudah keluar dari sarangnya mencari makan untuk anaknya begitujuga dengan Geya saat ini dia keluar dari rumah untuk menjemur pakaian nya di belakang rumah tak lupa juga milik Aldi
"akhirnya selesai juga nyucinya kini tinggal masak saja nyapu sudah nyuci sudah apalagi ya"pikir Geya
"lah ngepel belum nanti saja masak dulu mungkin Aldi berangkat kerja hari ini kan sabtu"gumam Geya dan kembali masuk le dalam
Aldi sudah bangun dia kini sudah duduk diatas kursi meja makan sambil membaca majalah
Geya melihat Aldi sudah duduk di meja makan pun merasa aneh
"loh Al kau sudah bangun tumben?"heran Geya langsung membuatkan kopi untuk Aldi
Aldi hanya melirik sekilas dan melanjutkan membacanya.Geya hanya menarik nafas panjangnya dan menghembuskannya
"ini kopinya"ucap Geya sambil meletakkan kopi di atas meja dia kembali lagi kedapur membuat sarapan
"apa apaan dia itu ditanya basa basi bukanya jawab malah hem hem"gerutu Geya sambil mengupas bawang
"ini juga kenapa bawangnya perih banget dimata"kesal Geya sesekali mengadahkan kepala keatas
setelah setengahjam lebih didapur akhirnya masakan Geya jadi dia memindahkan itu semua ke meja yang Aldi tempati sekarang.semua sudah tersaji tinggal dihabiskan hari ini Geya membuat makanan berat nasi dan lauk dari ayam dah itu aja
"nih makan nya "dan nanti apa kau makan siang dirumah?"tanya Geya sambil menyodorkan nasi milik Aldi
"iya "ucap Aldi
Geya senang akhirnya Aldi mau makan siang dirumah dia nampak lebih bersemangat dia bertekad akan membuat Aldi jatuh cinta
Aldi sudah selesai dengan sarapanya dia langsung pergi ke kantor seperti biasa dia tidak pamitan dengan Geya
begitupun dengan Geya dia selesai makan langsung cuci piring dan mengepel
:::::
Aldi kini sudah duduk di kursi besarnya dengan Andri yang sedang menjelaskan perkembangan perusahaan
"baik kalau begitu nanti malam jangan lupa ikut ke party"ujar Aldi dan bersandar
"iya bos apa nanti ada nona Lisa juga?"tanya Andri
"kau mau apa kalau ada Lisa?"selidik Aldi
'mau apa katanya idih aku aja dekat dengan dia ogah amat ,pikirannya selingkuh mulu 'batin Andri kesal
"bukan begitu bos saya cuma tanya karena nanti kita jemput dia"jelas Andri
"iya nanti kau jemput"ujar Aldi dan melanjutkan pekerjaanya
:::::
Geya sudah selesai mengepel dia kini duduk santai di ayunan taman dia menelpon Riska
Dalam telepon
"halo Ge kapan kamu kesini katanya mau pagi kesini ?"
"maaf Ris aku nggak jadi pagi palingan nanti setelah makan siang suamiku akan makan dirumah maaf ya"
"oghey nggak papa btw janji lo ya "
"pasti itu yaudah ku tutup dulu ya"
"iya bye "
"bye"
tut....tut....tut
Geya melanjutkan acara bersantainya sambil membaca buku hingga tak terasa waktu menunjukan pukul 10.22 artinya Geya harus memasak untuk makan siang
"aku harus cepat cepat memasak sebelum Aldi pulang"gumam Geya dan bergegas ke dapur
__ADS_1
Siang ini Geya membuat menu masakan ala restoran dengan panduan video tutorial dari youtube
Aldi kini sudah selesai meeting dan kembali keruangannya saat dia masuk dia didapati oleh kedatangan Lisa yang tengah duduk disofa memainkan ponselnya
"loh kamu disini?"tanya Aldi
"iya aku sengaja menunggumu ohya apa kamu sudah makan siang?"tanya Lisa menghampiri Aldi
"belum ayo kita pulang ke rumah ku kita makan bersama"ucap Aldi
'hmm boleh juga aku bisa mengkompori si Geya untuk meninggalkan si Aldi agar aku bisa menguasai seluruh hartanya hahahh'batin Lisa
"Lis hey krnapa melamun kau mau tidak?"tanya Aldi sekali lagi
"iya mau kok "ucap Lisa sambil mengaitkan tangannya ke lengan Aldi.mereka turun dari lift khusus presdir di bawah para karyawan menunduk hormat jika berpapasan sedangkan Lisa menunjukan gaya khasnya Sombong
Geya sudah selesai dengan masakanya dia menatanya di meja taklupa piring dan teman temanya
"sempurna tinggal menunggu Aldi pulang semoga Aldi bisa sedikit menerima ku"doa Geya dia duduk dikursinya sambil membalas chat dari Riska
tak lama ada ketokan pintu dari depan dia segera berlari untuk membukanya dan alangkah terkejutnya ketika dia membuka ternyata memang Aldi dan Lisa seketika semangatnya luntur tapi dia pandai menutupinya
"Al kau sudah pulang dan ya mbak Lisa kita ketemu lagi"ucap Geya tersenyum manis tapi hatinya tersenyum miris
"iya sebenarnya Aldi ingin makan siang di restoran berdua tapi kasihan dengan mu yang susah susah membuat masakan murahanmu itu"sinis Lisa
Seketika Geya tidak bisa membendung lagi amarahnya tapi dia berusaha agar tidak mengeluarkannya
"terima kasih sudah mengasihani ku tapi kalau tidak mau makan di sini tidak apa apa aku tidak keberatan"ucap Geya dan berbalik masuk ke dalam rumah duluan dan air matanya menetes dipipi
Aldi yang menyaksikan interaksi antara istri dan kekasihnya pun entah kenapa dadanya sakit bagai ditisuk jarum saat melihat Geya berjalan masuk duluan
'ada apa dengan ku ini?'tanyanya dibatin pada dirinya sendiri
Dia dan Lisa memasuki rumah menuju ke meja makan disana mereka tidak melihat Geya karna saat ini Geya sedang berada di dapur membuatkan minum untuk mereka
Geya keluar dengan dua Gelas kaca transparan isi jus jeruk
"oh jika boleh tolong ambilkan aku dan kekasih ku makanan ya kami malas mengambil"ucap Lisa dengan menekankan kata kekasihku
"hm baiklah ini untuk kalian dan santai kok aku orang baik jadi dimakanan ini tidak ada racun"ujar Geya
Geya memberikan sepiring nasi untuk Lisa dan sepiring untuk suaminya Aldi
"selamat makan aku kekamar dulu ambil tas"ujar Geya saat ingin melangkah ke kamar Lisa menghentikanya
"kau tidak sekalian ikut bergabung dengan kami atau kau takut ya kamu sakit hati melihat kemesraan kami?"tanya Lisa
'benar sekali'batin Geya membenarkan
"tidak kok mbak aku tadi sudah makan aku menunggu kalian sangat lah lama jadi aku makan dulu saja"elak Geya dia pergi kekamarnya mengambil tas slempangnya dia tidak kuat melihat kemesraan suami dan kekasihnya dia keluar disana lagi dan lagi dia dibuat pusing dengan ucapan Lisa
"masa istri tidurnya dibawah dan apa tadi kayak bekas kamar pembantu ups nggak sengaja"pancing Lisa
"sebagai istri yang baik dan untuk madu yang baik aku rela kok tidur di kamar lain untuk kenyamanan kalian berdua"ujar Geya
menahan sesak
"terimakasih lo madu"sinis Lisa dan mulai makan Geya melangkahkan kakinya keluar dari rumah itu dia menaiki taksi dalam mobil taksi dia menangis sejadi jadinya tak peduli jika dia disaksikan oleh supir taksi
dia ingin mengeluarkan air matanya yang dia tahan sedari tadi
'kenapa aku harus menempuh perjalanan yang membingungkan ini,aku tidak kuat mau sampai kapan ini berakhir tuhan tolong beri aku lelaki yang setia aku juga ingin bahagia seperti suami istri pada umumnya'batin Geya terisak
sang supir tadi menyaksikan dengan seksama dia angkat bicara
"neng kenapa atuh?"tanya sopir hati hati
"patah hati pak"ucap Geya bersandar disandaran mobil menatap atas
"patah hati maaf apa jika ingin berbagi kisah saya bisa kasih solusi mungkin"icap sang sopir
__ADS_1
"suami saya akan memadu saya dan saya bingung padahal pernikahan ini hanya pernikahan diatas kertas itu berakhir 9 bulan saja"ujar Geya murung
"ya allah neng rumit pisan masalahnya semoga eneng diberi ketabahan yak dulu saya juga begitu saya sangat tidak suka dengan istri saya karna dia bekerja di club malam saya juga sudah punya pasangan setiap hari saya dan istri saya bertengkar terus hingga pada akhirnya kebenaran terungkap saya salah penilaian kekasih saya yang saya kira orang baik ternyata dia hanya seorang jalang yang memploroti saya "ujar sopir itu Geya jadi penasaran
"terus pak kenapa bapak bisa diploroti?"tanya Geya dengan tubuh sedikit condong kedepan
"dulunya saya itu pembisnis cukup sukses neng makanya saya dijodohkan dengan orang tua saya padahal mereka tau jika saya itu sudah punya pasangan.jadi mau tidak mau saya menikah dengan istri saya sekarang kisah saya dan eneng itu sama saya dulunya membuat perjanjian untuk tidak kontak fisik dan sebagainya dan istri saya menyetujuinya.dan kekasih saya dulu kepergok sedang bermesraan dengan selingkuhanya sebagai pelampiasan amarah saya istri saya perkosa dan saya tahu jika iatri saya masih gadis dan saya menyesal untung istri saya mau memberi kesempatan kedua untuk saya gitu neng jadi eneng sabar saja paati akan ada pelangi untuk neng"ujar sopir itu Geya mengangguk
"makasih ya pak nasehatnya yaudah saya keluar dulu ini pak ongkos nya"ujar Geya saat mereka sudah sampai
"loh neng ini kelebihan"ujar sopir itu sambil menghitung kembali uang nya
"nggak papa kok pak kembalianya untuk bapak ya sudah saya pamit dulu"pamit Geya sambil membungkuk
"baik neng hati hati"kata supir sambil melajukan mobilnya
Geya mengetok pintu rumah bercat biru itu
tok....tok...tok
tak lama ada wanita keluar dari dalam rumah
"haaaa Geya akhirnya kamu datang juga ayo masuk yang lain sudah menunggu tuh hari ini kita pembagian gaji pertama"ucap wanita itu heboh sambil menyeret lengan Geya
"iya iya santai dong"kekeh Geya pada Riska
mereka berdua ikut kumpul bersama ketiga pegawainya
"Guys hari ini kita pembagian gaji tapi sebelum itu kita kemas dulu kue kue ini "ucap Riska dan yang lain membungkusi kue itu ke kardus
45 menit kemudian.......
"akhirnya selesai tinggal kita hantar dan ini gajinya kita dapat untung banyak jadi masing masing dapat 300"ucap Riska membuat keempat orang itu terkejut
"serius dek kita dapat segitu ?"tanya salah satu pegawai itu linda
"iya mbak kita masing masing dapat segitu kan kue bhatan kita sudah tersebar dan kalian pasti merasakan kalo kalian dibuat repot dengan ini itu dan sebenarnya aku sedikit menaikan harga kue nya"ujar Riska
"Ris Ris"gumam Geya geleng kepala akhirnya mereka mendapatkan gaji pertamanya
"dan ya aku mau tanya untuk uang membangun Toko nya Gimana?"bingung Geya
"itu masalah nanti kita jalani dulu seperti ini masalh toko gampang akhiran kan bisa"santai Riska
"yasudah dek kita pulang dulu bener nih nggak mau di bantu untuk mengantar pesanan?"tanya Neni pada Riska
"tidak mbak kalian kan sudah lagian Riska sama Geya sekalian biar Geya keringatan sedikit yakan Ge?"sindir Riska dan diangguki Geya
"bener ni dek?"tanya Neni sekali lagi pada Geya
"iya mbak sudah kalian santai aja "ucap Geya
"ya sudah kami pamit pulang dulu bye"ucap ketiganya
Sekarang tinggal Geya dan Riska mereka mengemasi bungkusan kue
"sudah siap Ge ayo kita antar ni kue"ucap Riska sambil membenarkan jaket lepisnya
"sudah kok ayo keburu sore aku juga mau belanja "kata Geya sambil menenteng kresek isi pesanan itu mereka mengantarkannya menggunakan motor
skip sudah selesai
***TBC.......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
lagi dan lagi aku telat up maaf jika kalian menunggu 😥
tetap like dan komen*** ***kutunggu jejak kalian
__ADS_1
BYE BYE😘👋👋😉***