
Malam ini adalah malam pertama bagi Geya dan Aldi karna malam ini mereka akan melakukan dinner pertama mereka. Tampak gadis bukan gadis lebih tepatnya wanita sibuk dengan menatap cermin besar yang ada diruang ganti, memutar mutar badannya sesekali senyum indah dibibirnya muncul tanpa disadari jika sepasang mata tengah memperhatikan gerak geriknya
"Sudah cantik kok istriku ini" Ujar Aldi memeluk Geya dari belakang
"Aldi kau masih basah lihat gaunku jadi ikut basah" kesal Geya
"Nanti cari yang lain" Ucap Santai Aldi malah menjadi jadi
"Al lebih baik kau cepat siap siap aku juga ingin memberi tahu Riska agar tidak menungguku" Suruh Geya
"Entah kenapa aku malah malas untuk pergi dirumah saja ya kita main" Bujuk Aldi
"Tidak apa kau lupa apa yang kukatakan kemarin malam?" tanya Geya
"Tapi aku tidak tahan sayang" Rengek Aldi
"Aku janji kalau sudah 3 bulan kamu boleh sepuasnya" Ucap Geya berbalik menatap Aldi
"Tapi.." ucapan Aldi terpotong karna telunjuk Geya bergantung di bibirnya
"Sudah sekarang cepat kau berpakaian" gertak Geya
Aldi dengan segera mengambil pakaiannya yang disiapkan oleh Geya setelan jas biru navy dengan kemeja biru langit sama seperti pakaian yang Geya pakai sekarang dres selutut dengan aksesoris mutiara dibagian leher dan pita di perut
"Sudah siap? Ayo berangkat sekarang" Ajak Aldi menautkan tangan Geya
Mereka turun kebawah dan berjalan ke bagasi mobil. Aldi melajukan mobilnya ke restoran yang dia inginkan
"Al kita mau dinner dimana?" tanya Geya memecah keheningan
"Kamu ikuti saja mauku nanti kamu akan suka dan yang pasti tempat yang indah" Ujar Aldi menggenggam jemari Geya
"lepas dulu napa? fokuslah menyetir" ucap Geya
"Tenang saja kau punya suami yang hebat dalam mengendarai mobil" ucap Aldi sombong
"Terserah" Desah Geya malas
skip mereka sampai di Restoran bintang 5 yang ada di tengah tengah kota. Aldi turun lebih dulu dan membukakan pintu untuk Geya
"Untuk malam ini kamu akan kulayani" ucap Aldi
"Berarti besok besok tidak?" kesal Geya ingin mencubit Aldi
"Iya iya gitu aja marah" gumam Aldi
"Apa kau bilang?" geram Geya
"Eh tidak kok kamu salah dengar" ucap Aldi kikuk entah kenapa dia menjadi takut dengan istrinya ini
Sesampainya di dalam mereka disambut hangat oleh manager restoran itu dan dituntun menuju meja yang dipesan Aldi
Ya Aldi tidak memesan ruang VIP dia tahu jika istrinya ini tidak akan betah dengan ruangan yang sepi makanya dia memilih meja yang biasa ditempati orang orang
__ADS_1
"Kamu yang memilih ini semua?" tanya Geya terkejut
"Memangnya kenapa apa ada yang salah?" tanya Aldi takut
"Enggak kok aku suka tapi kenapa tidak VIP biasanya juga kamu selalu minta ruangan itu?" tanya Geya sembari duduk
"Aku ingin menyenangkan istriku yang comel ini, Yaudah pesan makanan yang kamu inginkan dan aku juga" pinta Aldi
Dan tak ingin membuang kesempatan Geya secepat kilat memilih pesanan yang ada
"Baik nona mohon ditunggu" ucap Manager dan berlalu pergi
"Kau memesan apa?" tanya Aldi curiga
"Tidak kok hanya memesan makanan biasa" Jawab Geya cengengesan
15 menit kemudian....
Makanan sudah tersaji dihadapan mereka ada spaghetti bolognese, Bff steak, Chicken pesto dan paling utama adalah nasi tak lupa juga Geya memesan pesanan pribadinya yaitu telur ceplok yang ada diatas makanan Aldi
Geya terus tertawa cekikikan melihat ekspresi Aldi yang menahan kesal. Aldi tahu ini semua kerjaan dari sang istri dia segera menyuruh manager dan pelayan untuk pergi meninggalkan mereka
"Geya jelaskan kenapa kau memesan telur ini?" tanya Aldi
"Itu untuk penambah vitamin dan stamina kok" ucap Geya kikuk
"Tapi kau tahu bukan 2 kali aku menolak kau memberikan aku telur ini dan sekarang adalah yang ke3 kalinya, kau mau kuapakan agar kau kapok hah?" tanya Ladi menekankan kata katanya
"Ya aku cuma butuh alasan yang masuk akal Tuan Aldi lagian kenapa kau seperti membenci telur tak berdosa ini?" tanya geya menunjuk telur yang tergeletak di atas steak Aldi
"Ututututu Suamiku marah sayang jangan marah ya hanya becanda kok" Ucap Geya beraegyo
"Baiklah baiklah Istriku ini pandai merayu suaminya tapi ingat jangan merayu laki laki lain awas kau" ancam Aldi dan memakan Steak nya begitupun dengan Geya. mereka makan dengan lahap hingga tak tersisa
skip
Saat Geya tengah mengobrol dengan Aldi matanya tidak sengaja melirik sekelompok orang yang dia kenali
"Loh bukannnya itu Riska kenapa bisa sekebetulan ini" gumam Geya terus memandangi kelompok itu
"Ada apa Geya?" tanya Aldi mengikuti arah pandang Geya
"Kenapa kau terus menatap orang orang itu?" heran Aldi
"Itu teman teman ku kenapa bisa kebetulan ya? aku kesana dulu ya bentar" kata Geya dan langsung menghampiri sekelompok Riska
"Iya hati hati aku bayar dulu" ucap Aldi yang sudah tidak dihiraukan Geya
"Hay kalian disini rupanya" Kata Geya ikut nimbrung
"Loh Geya katanya tidak ikut kok ada disini?" tanya Neni
"hehehehe Mbak aku disini dinner" Jawab Geya
__ADS_1
"Geya aku ingin bicara sebentar denganmu berdua" pinta Siska dan menarik Geya ke toilet
"Ada apa dengan mereka berdua apa ada masalah?" tanya Reni pada Riska
"Aku juga tidak tahu mending kita pesen dulu" ucap Riska
Sisilain Geya dan Siska mereka berada di toilet wanita dan dengan segera Siaka menyerbu Geya
"Geya kenapa kau menutupi masalahmu denganku hah?" Tanya Siska
"Mak...Maksudnya apa?" tanya Geya yang tidak mengerti
"Kau kenapa kau merahasiakan pernikahanmu tapi dengan Riska kau malah memberitahunya kenapa?" tanya Siska
"Aku tak ingin kau khawatir dengan keadaanku karna disana kau juga punya masalahkan aku tidak mau merepotkanmu" Ucap Geya menunduk
"Tapi setidaknya kamu memberi tahu aku kalau kamu menikah dan bahagia itu sudah cukup. Jika bukan karna Tante Aina mungkin aku tidak akan tahu jika kamu sudah menikah" Teriak Siska
"Sis coba kamu ada diposisiku apa kamu juga mau..."
"Jangan membawa posisi posisi Aku kecewa denganmu Geya kukira kau akan berbagi cerita tapi apa ini" tangis Siska dan meninggalkan Geya didalam sendirian
Kini tinggallah Geya yang ada didalam dia terisak tidak menyangka jika sahabatnya malah menuduhnya. Dengan segera dia m3nghapus air matanya itu dan langsung keluar menghampiri Aldi yang sedang menunggunya
Dia celingukan mencari suaminya tapi yang dicari malah tidak ada. Tak lama laki laki yang dicarinya tengah mengobrol dengan teman temannya segera dia menyusul sang suami
"Geya kenapa lama sekali sih?" tanya Riska
"Tadi aku lagi menerima telpon mana si Siska?" tanya Geya
"Siska dia lagi memesan makanan apa kamu tidak ingin duduk dulu dengan kami?" tawar Riska
"Maaf Ris suamiku masih banyak kerjaannya dirumah yakan Al?" kata Geya menatap tajam Aldi
"Iy..iya Kami pulang dulu ya kapan kapan kita kumpul lagi nanti biar saya yang mentraktir" ucap Aldi
"Jangan terlalu formal dengan temanku, yaudah kami pergi dulu selamat menikmati" ucap Geya dan berlalu pergi dengan suaminya
"Mau bangetlah punya suami kayak suaminya Geya udah cakep kaya sempurna lagi" ucap Riska
"Jangan macam macam suami orang itu" ujar Neni memperingati
"Udah tahu kok eh tadi kenapa Geya kayak habis nangis ya dan Siska juga kayak marah banget ada apa ya?" tanya Riska pada yang lain
"Tidak tahu tuh tapi kayak nya ada masalah udahlah enggak usah mengurusi urusan orang lain" timpal Reni
.....
bersambung..
maaf guys kugantung ceritanya karna sudah malam besok lanjut lagi
janganlupa like komen novel ini jangan lupa juga baca novelku yang lain
__ADS_1
See you next time!!!