
Geya langsung mengganti pakaiannya dengan piyama sutranya, dia selalu diam dalam lamunannya. Aldi sedari tadipun kerap mengajaknya bicara namun hanya dijawab iya enggak
Aldipun ikut mengganti pakaiannya dia menyusul Geya yang berbaring membelakanginya
"Geya kamu kenapa?" tanya Aldi memeluk pinggang Geya seperti biasanya
"Tidak" lagi dan lagi hanya jawaban singkat yang didapati Aldi
"Jika punya masalah ceritalah denganku, Apa gunanya aku sebagai suamimu?" tanya Aldi memaksa Geya untuk menghadap dirinya
"Loh kenapa menangis? Apa aku salah bicara?" tanya Aldi kalang kabut
Bukannya menjawab Geya malah membenamkan kepalanya di dada suaminya itu dia menangis sesenggukan.
"Baiklah kalau kamu tidak ingin cerita" kata Aldi mengelus pucuk kepala Geya
"Berhentilah menangis dan tidurlah" seru Aldi
Pagi hari Aldi terbangun lebih dulu dia melihat Geya yang masih tertidur dengan pulasnya. Karna tak tega dia turun dari ranjang dengan hati hati agar tidak menimbulkan suara decitan
Aldi langsung menyambar handuk yang tergantung samping pintu kamar mandi dan melakukan ritual paginya
skip
Lima belas menit kemudian Aldi keluar dari kamar mandi dengan handuk kecil di tangannya, matanya melirik kearah Geya yang sedang duduk di ranjang
Langsung saja dia menghampiri dan duduk di dekat Geya dengan keadaan hanya berbalut lilitan handuk dipinggangnya
"Kamu sudah bangun?" tanya Aldi
"Heem, Al bolehkah aku minta sesuatu?" tanya Geya
"Minta apa?" tanya Aldi
"Ap...apa aku boleh ikut kamu ke kantor? Dirumah aku bosan" ucap Geya pelan menunduk
"Boleh kok tapi tumben kamu mau ikut biasanya juga dekat dengan teman temanmu kemarin?" heran Aldi
Geya menceritakan kembali kejadian semalam saat dirinya dituduh Siska. Aldi pun memakluminya dan memeluk tubuh mungil Geya
"Kamu tenang saja pasti dia perlu menenangkan dirinya aku tahu dia juga pasti akan kepikiran, mending sekarang kamu mandi" suruh Aldi melepas pelukan dan diangguki oleh Geya
skip
Saat mereka turun dia melihat Andri yang sudah duduk di meja makan dengan santainya menyesap kopi yang ada dihadapannya
"Ngapain kau kesini? main nyruput saja? cetus Geya
"Nona kenapa anda selalu bertanya ngapain kesini lah itulah inilah, memangnya nona tidak bosan apa?" keluh Andri
"Kau kenapa malah mengomeli istriku?" gertak Aldi
"Aelah menghadapi kedua makhluk ini harus sabar" gumam Andri
"Tidak tuan hari ini akan ada meeting dengan klien dari jepang jadi tuan harus berangkat pagi pagi" ucap Andri
"Makan dululah baru berangkat" suruh Geya
__ADS_1
"Tidak bisa Nona karna klien akan tiba 20 menit lagi" ucap Andri pelan diakhir kalimat
"Apaaa?" teriak Aldi membuat Geya dan Andri terkejut
"Ayo sekarang berangkat" Ajaak Aldi langsung bergegas ke mobil diikuti Geya dibelakangnya
Dalam perjalan Aldi tidak berhenti mengoceh menyalahkan si Asisten hingga membuat Geya jenuh
"Al diamlah biarkan Andri menyetir" kesal Geya
"Bagaimana tidak kes..."
"Diamlah semakin kau mengoceh semakin cepat kepalaku pecah" kesal Geya
"Iya maaf" ucap Aldi
"Rasain tuh tuan lagian sih mengoceh nyalahkan aku terus" gumam Andri cekikikan
skip
Di loby utama banyak pasang mata yang memperhatikan sepasang suami istri ini, tak jarang semua orang yang berlalu lalang merasa penasaran siapa sebenarnya wanita yang berada disamping Tuan Aldi pikir mereka
"Selamat pagi tuan" sapa Karyawan yang berpapasan dengan Aldi
"Pagi juga" balasnya singkat
"Woah lihatlah tuan muda membalas sapaan lelaki itu" kejut karyawati yang dari tadi memperhatikan
"Iya baru pertama kali ini aku mendengar dan melihat tuan muda menjawab sapaan kecil tadi" Kira kira begitulah omongan yang di masih bisa didengar oleh Geya
Geya memasuki lift khusus presdir dengan Aldi yang terus merangkulnya dan sesekali mencium pucuk kepala Geya dengan gemas
"Biarin toh kita juga sah" ucap Aldi santai
"Sahnya ya sah tapi mereka tidak tahu kalau kita sah" cibir Geya
"Minggu depan kita publikasikan pernikahan kita dan kita akan nikah ulang" ucap Aldi keliar dari lift diikuti Geya
"maksudnya apa?" tanya Geya bingung
"he'em kita nikah ulang dulukan nikahnya biasa biasa aja tapi sekarang aku ingin pernikahan kita dirayakan dengan megah sesuai keinginanmu" ucap Aldi
"Kamu tahu darimana keinginanku?" tanya Geya
"Dengar dari yang punya mulut" ucap Asal Aldi dan langsung melangkah ke kursi besarnya
"Untuk masalah itu kita bahas nanti mending kamu sarapan" perintah Aldi
"Tidak mau kamu juga harus ikut makan" kata Geya
"Cie...perhatian banget dengan suami, iya-iya aku ikut tapi kamu mau makan apa?" tanya Aldi
"Mungkin nasi putih" kata Geya
"Ya iyalah nasi putih kalau tidak nasi apa? lauknya mau apa?" tanya Aldi
"Seterah" pungkas Geya menyandarkan dirinya disofa yang dia duduki
__ADS_1
Aldi segera menyuruh Andri untuk memesankan makanan pada OB dikantin. Aldi ikut duduk di dekat Geya dengan jepala disandarkan di pundak Geya
"Hey sana kerja, malah duduk santai disini" usir Geya
"Rasanya malas sekali sayang" keluh Aldi menyamankan dirinya
"Yasudah kalau kamu malas kalau begitu aku pulang saja" ucap Geya ingin berdiri dari duduknya namun ditahan oleh Aldi
"Iya iya aku akan kerja tapi nanti setelah makan" ucap Aldi diangguki Geya
Taklama Andri datang dengan nampan yang penuh dengan makanan. Meletakan di meja depan Aldi dan langsung pamit undur diri
"Nih cepat makan habis itu kerjalah" ucap Geya memberikan sepiring nasi serta lauknya
"Enggak mau, kamu harus menyuapiku" pinta Aldi Manja
"Makanlah sendiri" tolak Geya ingin makan makanannya
"Kalau begitu aku tidak mau makan" rajuk Aldi membuang muka
"iya iya nih aku suapin" ucap Geya mengalah dan mulai menyuapi Aldi dengan telaten seperti dia menyuapi bayi
tok...tok...tok
Suara ketukan pintu membuyarkan kegiatan Aldi dan Geya
"masuk lah" teriak Aldi disela sela makannya
"Pa...k" perkataan Sekertaris wanita itu terpotong saat melihat tuannya yang seperti anak anjing
'Omaigod Tuan aldi yang terkenal cuek dingin pada wanita kini luluh dengan wanita ini, ingat Nita tuan sudah punya pacar' natin Nita bengong
"Ada apa nit?" tanya Aldi
"In...ini pak berkas yang harus ditanda tangani kalau begitu daya permisi ya pak" ucap Sekertaris itu sambil menaruh map biru di meja presdir
"Iya nanti kamu ajak dia melihat lihat kantor ini" suruh Aldi
"Sayang nanti kamu ikut dia ya keliling kantor ini nanti kalau dia melukaimu bilang padaku biar ku pecar" ucap Aldi menatap Geya
"iy iya nanti aku akan ikut kok" ucap Geya kikuk
"Dan kamu kenalkan ini istri saya" ucap Aldi memperkenalkan Geya
"Baik pak saya undur diri dulu" ucap Sekertaris dan langsung keluar
"Yaudah aku kerja dulu makasih suapannya aku kerja dulu" ucap Aldi mengecup bibir Geya sekilas
bersambung.....
Maaf guys gantung!!
Seperti biasanya jangan lupa like komen novel ini! Jika perlu share ke teman teman kalian agar ikut membaca cerita ini!
Karna dukungan kalian sangat sangat berarti untuk aku😄
SEE YOU NEXT TIME KAWAN KAWAN😉😚
__ADS_1
SELAMAT MALAM MOGA MIMPI INDAH