Didalam Perjodohan

Didalam Perjodohan
Episode 17


__ADS_3

Malam hari nya di kediaman Rahardian semua keluarga makan malam tanpa Geya Aldi yang sudah mengetahui tentang Geya pun cuek saja tidak peduli


"Al kau antar makanan ini untuk Geya dia masih berbaring kan?"tanya Marisa sambil menyiapkan makan untuk Geya


"iya mi nanti Aldi antar"ujar Aldi yang sebenarnya malas


"nah bagus jadi suami itu harus tanggung jawab ini antar sekarang "ucap marisa yang sudah selesai menyiapkannya


"Al kan masih makan nanti kenapa mi"ujar Aldi dengan nada tak suka


"sekarang nanti kau bisa balik lagi "celetuk Marisa


Aldi mau tak mau harus mengantarkanya dia menaiki tangga kamarnya dan memasuki nya dia melihat Geya sedang bersandar di ranjang dengan kaki diselonjorkan sambil memijati nya


Geya menengokan kepalanya melihat pintu terbuka ternyata Aldi yang masuk kekamar


"Apa sudah selesai Al makanya?"tanya Geya basa basi


"nggak usah urusi urusanmu ini makan jangan salah paham itu disuruh mami"ucap Aldi menaruh nampan di ranjang dan berjalan keluar


"makasih"gumam Geya masih di dengar Aldi


Geya memakan makanan nya karena dari tadi dia sudah menahan lapar


setelah selesai dia menaruh piring kotor itu diatas nakas dan kembali memijat kaki nya


"huft kenapa jadi bengkak padahal sudah di urut kalau begini aku tidak bisa kerumah Riska dong eh iya tadi kita rencana mau pindah kenapa belum pindah juga"gemam nya pertama dia mengambil heandphonenya diatas nakas dan menelpon riska


Dalam sambungan telepon


"halo Ge ada apa tumben telpon malam biasanya pagi?"


"Ris aku minta maaf mungkin aku belum bisa kerumah mu"


"halah santai aja kamu kan baru pindahan jadi tidak masalah aku tau pasti kau itu ituan"


"heh mikir apa kau anak kecil tidm boleh mikir itu"


"aku bukan anak kecil ya"


"jadi aku habis jatuh dari tangga"


"waah hebat kamu bisa jatuh dati tangga mau jadi ironman ya mbak hahhhah?"


"apasih nggak nyambung aku itu lari saat mau makan siang kan peraturanya tidak boleh telat makan siang"


"hah aneh banget peraturan begitu untung dirumahku bukan"


"ya namanya orang terpandang ya gitu"


"iya iya jadi mana yang sakit tangan kepala atau bagian mana ?apa ada yang bocor?"


"ngawur aku hanya jatuh ditangga terakhir mana ada yang bocor hanya kaki ku bengkak"


"oh bengkak saja kukira bocor kayak di tv"


"itu akting bodoh"


"oh sudah berani ngatain aku bodoh ya awas kau kalau sembuh!oh ya kau pindahan dirumah mana katanya mau memberiku alamat rumah baru mu?"


"kami belum pindah tadi rencana siang mau pindahan tapi aku jatuh jadi mungkin ditunda ohya apa kau sudah punya karyawan baru ?"


"sudah ada 3 lagi"


"wah lancar banget nggak sabar aku mau kerumah mu "


"jangan macam macam kau istirahat lah dulu !ohya aku mau menjenguk mu tapi aku tidak tahu rumah mu"


"nanti ku share aja dan itu aku butuh ijin dulu sama mertua ku apa boleh sebab setelah 8 hari aku disini sangat jarang ada orang bertamu"


"begitu baiklah yaudah aku mau catat dulu pesanan kue nya besok kita terusin lagi"


"baiklah apa bisnis kita lancar?"


"lancar dong semakin hari semakin nambah ohya aku juga ingin nambah resep kue lagi"


"yaudah tapi aku ajari resep resep jurusmu ya biar jago kaya kau"


"alah bisa aja okelah kalau itu sudah kututup dulu bye"


"nye"


sambungan telepon terputus


Geya meletakkan heandphone nya diatas bantalnya .dan dia tertidur Aldi yang beru saja masuk dia langsung mengambil bantal nya tak lupa mengambil selimut di lemari nya dan tertidur hingga pagi menjelang


...----------------...

__ADS_1


Pagi hari ini cuaca sedikit mendung membuat seseorang yang masih tidur malas beraktivitas sama hal nya dengan dua orang yang tidur terpisah siapa lagi kalau bukan Aldi dan Geya


Geya tidur diranjang dengan selimut menempel di tubuhnya Aldi pun sama padahal jam menunjukan pukul tujuh pagi


Geya menggeliat kan tubuhnya dan bangun pertama yang ia rasakan adalah hawa dingin


"huw dinginnya lah kukira masih pukul 5 ternyata sudah pukul 7 loh apa dia tidak berangkat kerja diakan paling suka kerja bangunin aja lah "gumam Geya ia turun dengan hati hati kaki nya masih bengkak namun sedikit


dia berjalan pelan dan menuju kearah sofa dimana Aldi yang tertidur.dia berhenti sejenak memperhatikan lekukan wajah Aldi


Dia ingin sekali memegang wajah tampan yang tertidur itu tapi ia urungkan


'aku harus bisa membuat Aldi mencintai ku seperti aku yang mencintai nya aku akan terus berusaha semampu ku 'tekat Geya


Dia membangunkan Aldi dengan menggoncang kan pelan lengan Aldi berharap Aldi bangun lama dia membangunkan namun tak ada hasil dia pun pergi ke kamar mandi untuk mandi tak lupa baju gantinya


15 menit kemudian dia selesai mandi saat keluar dia melihat Aldi yang masih tidur dengan balutan selimut


"Al bangun apa kau tidak kerja berangkat kerja"ucapnya sambil menggoyang goyangkan lengan Aldi pelan


Aldi yang terusik pun bangun dan betapa terkejutnya saat mendapati Geya yang sudah berada di depan nya


"kenapa kau disini minggir"gertak Aldi sambil mendorong Geya untuk menjauh Yeya yang belum siap untuk didorong pun terjengkang ke belakang alhasil pantat dia terasa begitu sakit


"aduh "dia mengaduh antara sakitnya pantatnya dan kaki nya


"salah sendiri kenapa didepanku"sinis Aldi


"aku hanya ingin membangunkan mu saja ini sudah jam 7 lebih apa kau tidak bekerja?"jelas Geya sambil berdiri dan berlalu keluar kamar dengan kaki pincang


Aldi yang melihat nya pun entah kenapa dia menjadi iba


"jangan macam macam kau Al kau sudah punya Lisa"gumamnya sambil berlalu ke kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi


Geya duduk di meja makan disana sudah ada Rahardian beserta istrinya Marisa


"loh Ge apa sudah tidak apa apa ,,kakimu apa masih sakit?"tanyaarisa langsung menghampiri Geya yang duduk


'apaan ini mala sakit bener'kesal Geya dalam hati


"sudah nggak kok mi ini sudah bisa jalan"


"kemarin mami beliin minyak urut kau pakai ya "ujar Marisa


"iya mi nanti Geya ambil tapi minyak urutnya dimana mi?"


"baik mi"Geya mengalah dan memilih mengambil segelas susu dihadapannya


Aldi turun dan menuju meja makan untuk sarapan sama seperti Geya


"loh Al kau tidak bekerja?"tanya Geya serius


"tidak aku dirumah lagian diluar hujan "icap Aldi dengan senyum manis palsunya


'aku bertanya serius dia malah menanggapi dengan sandiwara'batin Geya


mereka sarapan dengan khidmat tanpa ada suara sama halnya dengan Geya dia makan dengan pelan karena takut tersedak


'mendingan sekarang aku makan dengan pelan saja keluarga ini pasti akan menanyakan keadaan rumah tangga ku biar aku tidak tersedak'batin Geya sambil memakan rotinya pelan


"loh Ge kenapa pelan sekali makanya?"tanya Rahardian


Geya hampir saja tersedak untungnya dia langsung minum.Marisa yang melihat nya pun menahan tawa nya dia tahu menantu nya itu mencoba untuk tidak tersedak


"mami kenapa apa ada yang salah pertanyaan dari papi?"tanya Aldi yang mengetahui maminya menahan tawa


"iya apa ada yang salah?"timpal Rahardian


Geya yang menyaksikan mertua nya dipojokkan pun melerainya


"sudah tidak ada kok ayo lanjut makanya"ujar Geya menengahi


**


Geya duduk di depan rumah dengan Aldi.sebenarnya Aldi yang terlebih dahulu duduk dan Geya berinisiatif menghampirinya


"Al apa kau mau ku buat kan minum?"tanya Geya tersenyum


"emang bisa ya dengan kaki pincang itu"sinis Aldi


"bisa kok lagian sudah sembuh"ucap Geya dan masuk untuk membuatkan Aldi kopi


setelah selesai ia membawanya keluar dan menaruhnya di meja yang terbuat dari akar kayu


"ini minum lah "ujar Geya dan duduk disebelah Aldi


"kau sudah sembuhkan ?kalau begitu kita pindah sekarang"ujar Aldi menatap depan

__ADS_1


"apa tidak sebaiknya setelah aku bisa berjalan dengan normal?"ujar Geya


"disurat perjanjian apakah ada tulisan pihak kedua harus menuruti pihak satu?"tanya balik Aldi Geya mengangguk


"nah berarti kau harus menuruti perintahku"cepat ka ambil kopermu yang sudah kau siapkan kutunggu kau 10 menit di ruang keluarga"ucap Aldi Geya segera mengambil pakaian yang sebelumnya ia taruh dikoper tak lupa membawa barang yang sangat berharga untuk nya


dia turun dan sudah mendapati kedua mertuanya duduk bersama àldi di ruang keluarga


"jadi kalian beneran pindah sekarang?"tanya Rahardian


"iya pi lebih cepat lebih baik"untuk aku menyakiti dia"sambung nya dalam hati


"ya sudah kalau itu mau kalian kami tidak bisa mencegah kalian tapi kalian pindah kemana?"tanya marisa


"kita pindah dirumah Aldi dulu mi"


"oh mami tahu hati hati dijalan maaf mami tidak bisa mengantar kalian ke rumah kalian"ujar marisa


"tidak apa apa kok mi yasudah kami berangkat dulu sebelum kesorean"ucap Aldi dan berpamitan kepada orang tuanya begitupun dengan Geya


mereka memasuki mobil sport nya.


dalam perjalanan hanya ada keheningan yang tercipta ini pertama kalinya Geya satu mobil dengan Aldi dia terus menghadap kekiri melihat luar


setelah 1 jam mereka menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai dirumah sedikit besar lantai 2 dengan gaya amerika klasik.



Geya memasuki rumah itu dibelakang Aldi pertama dia menelakkan kakinya diruang tamu dengan gaya america klasik juga



kedua ruang keluarga



tiga dapur dan meja makan




mereja berhenti di ruang keluarga


"jadi kau tidur dibawah dan aku tidur diatas tuh kamar kamu"tunjuk Aldi pada ruangan yang seharusnya khusus pembantu


"apa itu tidak digunakan oleh pembantu?"tanya Geya polos


"disini tidak ada pembantu jadi seluruh rumah ini kau yang membersihkannya paham"gertak Aldi membuat Geya membeku seketika


"iy iya paham"Geya mengangguk dalam menunduk


Aldi keatas menuju kamarnya sedangkan Geya dia berjalan keruangan dekat dapur marna ruang keluarga dan dapur hanya berjarak sekitar 9 m saja


Geya masuk ke kamar itu yang dia lihat adalah sebuah kasur tanpa ranjang dan disana tidak ada sofa ataupun sejenisnya hanya ada dua nakas saja



"hah sepi banget ini kamar hanya ada 6 benda saja dan 1 lemari "gumam Geya terkejut


"huft tak apalah penting tidak tidur dilantai belajarlah bersyukur Ge"ucapnya menenangkan dirinya sendiri dia mulai menata bajunya di lemari lumayan besar itu yang terbuat dari atom



setelah selesai dia menuju ke dapur untuk membuat makan malam.dia mulai memotong sayuran.dia akan memasak tumisan


skip setelah masak dia menyiapkanya di meja makan disaat ia ingin memanggil Aldi ternyata sudah turun Aldinya


"eoh sudah turun baru saja ku panggil ayo cepatlah makan sini biar kuambilkan"ucap Geya saat Aldi sudah duduk dikursinya


"ini makanlah"ucapnya menyodorkan sepiring nasi pada Aldi .Aldipun menerimanya dan langsung makan begitupun dengan Geya dia mengambil makananya


setelah selesai Aldi langsung pergi kekamarnya Geya menatap kepergian Aldi dengan seksama lalu dia memutuskan untuk melanjutkan makanya dan cuci piring


setelah selesai cuci piring dia langsung tidur karena ia akan bangun sangat pagipagi untuk mengerjakan tugasnya


dia masuk ke dalam kamarnya dia menyetel alarm pukul setengah tiga pagi


"baik Geya ayo tidur selamat malam"ucapnya pada dirinya sendiri dan tertidur


***TBC........


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf guys jika lambat up nya entah kenapa akhir akhir ini aku sering sekali sibuk😔


jangan lupa utuk like dan komen

__ADS_1


thank you all😊👋👋👋***


__ADS_2