
'maaf mi jika Geya membohongi mami tapi ini demi kebaikan mami dan rumah tangga kami'batin Geya
tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikanya 20 detik yang lalu
dia pun berlalu ke kamarnya
---888---
Aldi sudah berbaring di kamar mereka lebih tepatnya milik Aldi.dia menerawang jauh entah apa yang dia terawang hanya dia yang tahu
"kenapa aku jadi mikir si gadis itu ?"tanya nya pada diri sendiri dia pun membersihkan dirinya sehabis perjalanan jauh nya
Geya kini sudah kembali ke kamar dia sayup sayup mendengar gemricik air dia bingung dan dia pun ingat jika Aldi lembali hari ini mungkin itu Aldi batinya
Geya memutuskan untuk membuatkan minum untuk Aldi disaat dia turun dia berpapasan dengan marisa
"mau apa kamu Ge?"tanya marisa sambil memperbaiki tatanan rambutnya
"Geya mau membuat kan Aldi kopi mi"ucap Geya
"mami mau kemana kok rapi bener?"tanya Geya memperhatikan Marisa dari atas hingga ke bawah
"ini mami mau arisan,ya tadi kau ngomong Aldi pulang sekarang mana dia nya?"tanya Marisa menatap atas
"masih mandi palingan baru pulang"ujar Geya
"yaudah cepat kau buatkan mami mau berangkat dulu"ucap Marisa sambil mengelus kepala Geya
"hati hati ya mi"ucap Geya berpamitan
Geya melanjutkan melangkah ke dapur dia segera membuatkan Aldi kopi setelah selesai dia membawanya ke dalam kamar saat dia didepan kamar dia mendengar pembicaraan Aldi dan Lisa
"iya kamu tenang aja aku jaga jarak kok pernikahan ini tinggal 8 bulan 16 hari"
"awas kamu kalau menyentuh nya"
"nggak akan lagian aku hanya cinta kau saja"ucapnnya
Geya yang mendengarnyapun tak terasa dia meneteskan air matanya dan tanpa sepengetahuannya air matanya itu tumpah didalam kopi Aldi satu tetes.dia pun menunggu Aldi selesai bicara namun yang ditunggu bukannya selesai malah maaih berlanjut
'masuk aja ya mungkin jika aku masuk dia akan berhenti seperti di novel novel'batin Geya sambil mengelap air matanya
dia mulai masuk saat Aldi sedang teleponan dia menengok ke samping lebih tepatnya menengok ke arah Geya namun dia cuek dia melanjutka obrolannya
Geya yang dicueki pun menahan air matanya mana ada suami membiarkan istrinya daripada kekasihnya
"Al ini ku buatkan kopi "ucapnya sambil menaruh kopi dimeja depan sofa panjang
Aldi hanya melirik sekilas Geya langsung keluar dan masuk ke kamar sebelah dia menangis tersedu sedu
'ya tuhan tolong beri aku kekuataan menerima semua ini'doa Geya dia pun tertidur karena lelah menangis
__ADS_1
Aldi menyeruput kopi yang dibuat oleh Geya dan mengotak atik laptopnya mengerjakan pekerjaan kantor yang tertunda
drrtt....drrt
heandphone Aldi bergetar menandakan ada telepon masuk dia mengangkatnya
Dalam telepon
"ada apa kau menelpon?"tanya Aldi ketus
"wow santai bro aku hanya ingin mengajak kau party di club yang sering kita tongkrongi dulu"ucap Satria teman sekampus Aldi dulu
"minggu ini aku nggak bisa"ucap Aldi singkat
"lo mentang mentang jadi ceo sudah belagak sibuk ...kau suruh asisten itu si Andri untuk urus"ujar Satria
"nggak bisa lo tau pasti setiap ada aku pasti ada si Andri"ujar Aldi
"tau tau kalian kan kayak pasangan selalu berdua terus"gumam Satria namun masih bisa didengar Aldi
"bergumam apa kau ?"tanya Aldi galak
"tidak tidak ada kok yaudah minggu depan saja kita party ya"mohon Satria Aldipun mengiyakan
"yaudah iya nanti ku atur"ucap Aldi langsung mematikan telepon nya
"halo....Al yah dimatiin awas kau "gerutu Satria di sebrang sana
Β
Geya bangun dari tidur nya dia mengucek ngucek matanya dan melihat ke arah jam yang tergantung di dinding kamarnya betapa terkejutnya saat dia melihat kearah jam itu ternyata sudah pukul 02.54
'hah segitu lamanya kah aku tidur?berarti aku melupakan makan siang ku gimana ini aku takut di marahi oleh papi'batinya takut karena dia sudah tahu peraturan dimansion ini
"aku harus cepat cepat turun pasti aku akan di hukum"gumam Geya sambil mengikat rambut nya asal
dia turun tangga dengan tergesa gesa hingga dia tidak punya haluan jadi dia terjatuh di tangga no 5 dari bawah
aduhhhhh
teriak Geya mengundang perhatian seisi rumah terutama Marisa dan Rahardian yang baru pulang dari luar
"astaga Geya kamu kenapa bisa jatuh ?mana si Aldi nya?"celoteh Marisa
"sudah mi... kita bawa Geya dulu ke kamarnya ayo sini papi Gendong"Rahardian menggendong Geya ke kamar Aldi
Geya di dudukan di ranjang oleh Rahardian dan disusul oleh Marisa di belakang Rahardian
"Ge Aldi kemana?"tanya Marisa tidak sabar
"Aldi dia di kantor mungkin mi"ucap Heya meringis menahan sakit
__ADS_1
"anak itu ya udah mami panggil pelayan untuk memanggil tukang urut"ucap Marisa sambil berlari ke belakang
"mbak tolong panggilkan tukang urut kesini segera ya"pinta Marisa pada pelayan
"maaf Nyonya memangnya siapa yang perlu diurut?"tanya pelayan itu
"Geya tadi dia jatuh dari tangga"ujar marisa
"cepat kau panghil malah melamun"Mqrisa tak sabar
"anu nyonya salah satu pelayan disini ada yang mantan tukang pijat"ucap pelayan itu
"siapa?"tanya marisa
"itu bi inem beliau bisa urut "ujar pelayan itu mariaa langsung berlari ke rumah khusus Pelayan
'nyonya perhatian sekali dengan nona semoga keluarga mereka tentram dan damai 'batin pelayan dan pergi
Kini Geya sedang diurut oleh bi inem dari tadi Geya ingin menangis tapi ia tahan karena ingin bersifat dewasa kan malu jika di lihat mertuanya
10 menit kemudian akhirnya sudah selesai mengurut nya Geya bisa bernafas lega
marisa menghampiri Geya
"apa masih sakit nak?"tanya marisa yang khawatir sejak tadi
"sudah tidak kok mi ohya apa mami pernah bertemu dengan mama dan papa soalnya Geya belum bisa menghubungi mereka"tanya Geya
"mereka baik baik saja tapi sepertinya mereka sibuk dengan pekerjaanya" ujar Marisa
"oh begitu "Geya manggut manggut
"tadi kenapa kamu bisa jatuh dari tangga?apa kamu jatuh dari tangga atas atau sudah di bawah?"tanya Marisa beruntun
"Geya jatuhnya dari tangga bawah mungkin ditangga nomor 6"ujar geya
"makanya hati hati udah kamu istirahat dulu mami mau nemenin papi kamu diluar ada tamu"
"siapa mi yang bertamu?"tanya Geya
"ituloh teman bisnisnya papi liburan di negara ini kebetulan ketemu papi kemarin saat dipusat kota"jelas Marisa Geya pun hanya mengangguk paham
"baik mi yaudah Geya istirahat dulu"ujar Geya marisa pun keluar kamar Aldi
***TBC.........
-------------'-------------,-----------
maaf guys jika telat up ,,haluku masih tingkat rendah jadi maklumππ
jangan lupa like dan komen (bila ada saran bisa ditampung)
__ADS_1
kutunggu jejak kalian
ππππππ***