Didalam Perjodohan

Didalam Perjodohan
Episode 55


__ADS_3

Pagi pukul 07.54


Aldi terbangun dari mimpi indahnya, dia mendudukan tubuhnya melihat jam yang terpajang di dinding jika dilihat jam itu menunjukan pukul tujuh


Dia melangkahkan kakinya ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi, selesai dia keluar dan mendapati Geya yang masih tertidur, sambil menunggu Geya bangun dia mengotak atik ponselnya


"Kapan kau kembali?" tanya Aldi menghubunghi Andri asistennya


"Ini di perjalanan bos, Ada apa?" tanya Andri di sebrang sana


"Aku besok ingin keluar negri kau handle dulu perusahaan jika ada data yang penting kau kirim saja ke email ku"


"Bos mau apa?"


"Kami hanya ingin berlibur, palingan hanya 1 minggu"


"Baik bos, masalah itu biar saya yang menyelesaikan"


"Bagus lanjutkan perjalananmu" ucap Aldi


Tut...tut


Panggilan terputus, Aldi menghampiri Geya yang masih tertidur lelap mengusap lembut pipi Geya hingga sang empunya terusik


"Ada apa Al?" tanya Geya dengan suara seraknya


"Ini sudah pagi, kita akan pulang" ucap Aldi


"Serius?" tanya Geya diangguki Aldi


"Tapi setelah dokter memeriksamu" ucap Aldi


Taklama dokter datang dan segera memeriksa Geya, menempelkan stetoskopnya di perut Geya dan dibantu suster yang melepas infusnya


"Bagaimana dok, Apa bisa dibawa pulang sekarang?" tanya Aldi


"Bisa tuan tapi saya sarankan untuk bed rest ya, dan untuk nona jangan makan pedas maupun asam nanti gejala maagnya kambuh" ucap dokter


"Baik dok terimakasih" ucap Geya


"Kalau begitu kami permisi dulu" ucap Dokter pergi dari ruangan


Kini tinggal mereka berdua yang ada didalam hening tanpa ada pembicaraan


"Al kenapa rasanya canggung sekali?" tanya Geya terkekeh


"Iya mungkin karna tidak ada pembicaraan" ucap Aldi ikut terkekeh kecil


"Baiklah ayo kita pulang dan istirahat karna besok kita harus berangkat" ucap Aldi menuntun Geya turun


"Apakah harus besok?" tanya Geya


"Harus sayang semakin cepat semakin baik karna kita akan honeymoon" ucap Aldi girang


"Pikiranmu itu selalu tertuju kesana bukannya mendoakanku agar cepat sembuh" ucap Geya cemberut


"Aku selalu mendoakanmu kan kamu nanti yang mengandung" ucap Aldi


Mereka keluar dari lift dan langsung ke meja administrasi membayar biaya perawatan Geya


"Ini tuan total biayanya" ucap resepsionis itu memberikan map


"Baiklah ini" ucap Aldi memberikan uang cashnya


"Terima kasih tuan" ucap resepsionis itu


Aldi kembali menggandeng Geya dan menuju parkiran. Aldi membukakan Geya pintu mobil dengan senang hati Geya langsung masuk dan langsung menutup pintunya


Aldi mengitari mobil dan menjalankan mobilnya meninggalkan rumah sakit itu


"Al apa kita lama disana?" tanya Geya menatap Aldi


"Tergantung dirimu" ucap Aldi fokus menyetir


"Baiklah akan aku usahakan" ucap Geya penuh tekat


"Itu baru istriku yang semangat" ucap Aldi menepuk pipi Geya pelan


Ditengah perjalanan Geya melihat pangkalan penjual, matanya berbinar saat melihatnya


"Al aku mau itu, boleh ya" pinta Geya menunjuk penjual itu


"Tidak ingat kata dokter kamu tidak boleh makan pedas" ucap Aldi yang mengetahui arah tunjuk Geya


"Kan tidak pakai sambal sekali ini saja" ucap Geya tak mau kalah


"Besok saja setelah kita pulang" bujuk Aldi


"Tapi aku maunya sekarang itu kelamaan" rengek Geya


Aldi tidak mengindahkan kata kata Geya dia kembali menjalankan mobilnya

__ADS_1


"Al-"


"Apa kamu tadi tidak dengar kata dokter? Kamu harus jaga perutmu" bentak Aldi saat Geya terus merengek minta itu


"Baiklah lupakan keinginanku tadi lagian hanya makanan sepele" ucap Geya kembali menatap jendela mobil


Aldi benar tidak seharusnya dia meminta itu lagian besok besok masih ada pikirnya


Skip


Aldi memberhentikan mobilnya tepat di depan pintu mansionnya, Geya turun dan disusul Aldi yang memarkirkan mobilnya di garasi


Geya berlari kecil memasuki mansion yang luas itu dia melihat marisa yang membaca majalah di ruang tamu


"Mami Geya pulang" teriak Geya


"Geya akhirnya kamu pulang semalam kalian dimana?" tanya Marisa


"Semalam kami menginap di penginapan mi, kemalaman jika pulang" ucap Aldi ikut mendudukan dirinya di sofa depan Marisa


"Begitu toh, Geya apa kamu lapar lagi bukan? tuh minta pada pelayan" ucap Marisa


"Baik mi Geya kesana dulu ya dan Geya memang lapar" ucap Geya beranjak kedapur


"Al apa kamu tadi malam terlalu kuat?" tanya Marisa menaik turunkan alisnya


"Mami jangan berpikiran seperti itu sudah tua loh" ucap Aldi kesal


"Mami masih muda, ingat buat cucu yang banyak" ucap Marisa menggoda anaknya


"Mami udahlah Aldi susul Geya dulu" ucap Aldi beranjak ke dapur


Geya makan dengan lahap tanpa memperdulikan sekitarnya hingga Aldi yang duduk menatapnya pun tidak dia ngindahkan


"Apa kamu terlalu lapar sampai tidak menggunakan sendok?" tanya Aldi menatap Geya yang hanya makan dengan tangan kosong


"Iyalah kan semalam tidak makan ditambah tadi pagi" ucap Geya melanjutkan makannya


"Ingat setelah ini kamu harus ist-"


"Tahu aku harus istirahat bukan? Aku hanya makan apa tidak boleh?" tanya Geya


Geya selesai dengan makannya dia menyimpannya di tempat cucian dan mencuci tangannya


Dia beranjak pergi meninggalkan Aldi sendirian di dapur. Tak selang lama Marisa melihat Aldi yang terduduk melamun sendirian


"Al kamu kenapa?" tanya Marisa ikut duduk disamping putranya


"Bingung kenapa?" tanya Marisa


"Aldi merasa jika tingkah Geya itu kekanakan padahal hanya karna masalah sepele" ucap Aldi menyangga kepalanya


"Kamu jangan berpikir seperti itu sebenarnya dulu dia memiliki gangguan pada kejiwaannya mami juga tidak begitu mengetahui dengan dalam" jelas Marisa


"Maksud mami? Jadi Aldi mempunyai istri gangguan jiwa?" tanya Aldi


"Ngomong sembarangan" ucap Marisa cepat


"Dia seperti itu karna faktor Aldi tapi intinya sekarang dia sudah sembuh kok" ucap Marisa


"Jangan kamu berfikir seperti itu sana susul Istrimu" ucap Marisa beranjak pergi ke kamarnya


"Iya mi Aldi ingin cari sesuatu dulu" ucap Aldi beranjak pergi keluar entah kemana


Geya kembali ke kamarnya ingin mengambil minum, tetapi langkahnya terhenti karna mendengar obrolan suami dan mertuanya, dia merasa bersalah dan langsung kembali ke kamarnya


Saat dikamar dia membaringkan tubuhnya diranjang mmemainkan ponselnya untuk mengurangi kejenuhannya


"Kenapa aku disini hanya sebagai masalah? Aldi yang mengetahui aku dulunya mengalami kejiwaan dan sekarang aku yang mengalami masalah rahimku" gumam Geya


"Tapi itukan sudah lama terjadi" gumamnya


"Sudahlah terserah dia lebih baik aku diam" ucap Geya bermonolog


Dia membuka siaran tv mencari chanel yang dia sukai spongebob sambil menonton dia memainkan ponselnya bertukar pesan dengan temannya


"Besok Riska ngajak bertemu tapi aku harus pergi bagaimana ini? aku juga ingin bertukar cerita dengannya" gumam Geya


Geya membaringkan tubuhnya membiarkan tv nya menyala dan tertidur


Aldi sampai di mansion dia segera menyuruh pelayan untuk memindahkan apa yang dia bawa di mangkok sedang


"Kamu salin makanan ini ke mangkok semuanya jadikan dua" perintah Aldi


"Baik tuan" ucap pelayan itu mengambil sebungkus bakso yang Aldi beli


"huh cuma ini doang dibuat marah" gerutu Aldi


"Ini tuan sudah selesai" ucap pelayan memberikan nampan yang berisi itu


"Letakkan disitu dulu biar saya yang membawanya" ucap Aldi

__ADS_1


Aldi membawa nampan itu hati hati dan melangkah menaiki anak tangga satu persatu


Sesampainya di kamar dia melihat Geya yang tertidur dengan tv yang menyala, dia meletakan nampan itu di meja nakas


Dia membangunkan Geya dengan menepuk pipi Geya pelan


"Geya bangunlah dulu" ucap Aldi lembut


"Heem ada apa?" tanya Geya memejamkan matanya


"Aku bawa sesuatu" ucap Aldi menarik tubuh Geya untuk bangun


"Ada apa sih? Aku tidak berselera" ucap Geya kesal


"Lihat dulu apa yang kubawa, serius tidak mau?" tanya Aldi menggoda


Geya melihat diatas nakas terdapat dua mangkok makanan kesukaannya


"Kamu jadi membelikan aku semangkok ini?" tanya Geya tercengang


"Iya bukannya ini mau kamu?" tanya Aldi terkekeh


Geya hanya memandangi nampan yang ada di nakas itu dan kembali membaringkan tubuhnya


"Apa kamu tidak menyukainya?" tanya Aldi sedikit kecewa


Geya yang berbaring itu merasa tak tega akhirnya dia kembali duduk dan mengambil nampan itu dengan perlahan


"Ini untuk kamu dan ini untukku" ucap Geya memberikan semangkok untuk Aldi


"Tidak kamu saja" ucap Aldi menolak


"Kamu tidak pernah mencobanya?" tanya Geya heran


"Tidak" ucap singkat Aldi


"Ini cobalah pasti enak" ucap Geya menyuapi Aldi


Aldi menerima suapan itu dan menguyahnya pelan


"Bagaimana? Apakah enak?" tanya Geya


"Iya enak" ucap Aldi dan Geya ingin memakan kembali baksonya


"Kenapa tidak kamu makan lagi?" tanya Geya heran


"Suapi aku lagi" ucap Aldi


Geya menyuapi Aldi lagi hingga tandas dan sesekali menyuapi untuk dirinya


'Aldi bahkan membelikanku ini padahal hanya makanan sepele seperti ini dimana mana ada, Apa karna dia tahu masalah tadi?' batin Geya


"Geya kamu kenapa melamun?" tanya Aldi


"Tidak kok" ucap Geya menyuapi dirinya lagi


_____


Malam harinya keluarga Rahardian berkumpul di ruang keluarga, bercerita apa yang mereka lakukan tadi siang


"Mi besok Kita mau keluar negri" ucap Aldi


"Ngapain kesana?" tanya Marisa


"Biasalah mi kita kan belum honeymoon jadi kami mau melaksanakannya besok" ucap Aldi berbohong


"Bagus sekali baiklah apa perlu mami yang mengurus keberangkatan kalian?" tawar Marisa antusias


"Tidak usah mi, Kami sudah menyiapkannya sendiri semalam" ucap Aldi


"Kalau begitu kami ke kamar dulu mi mau istirahat" ucap Aldi menggandeng tangan Geya


"Tuh pi Aldi saja semangat masa papi tidak, Ayo kita buatkan Aldi adek perempuan" ucap Marisa menggoda


"Baiklah ayo kiat buat sayang" ucap Rahardian merangkul pundak Marisa


Aldi membaringkan tubuhnya memeluk perut Geya yang masih sibuk memainkan ponselnya


"Sayang ayo kita tidur biar besok tidak ketinggalan pesawat" ucap Aldi manja


"Nanti dulu aku dari siang tidur terlalu lama jadi biarkan aku menonton drakor ini" ucap Geya membelakangi Aldi


"Baiklah terserah kamu" ucap Aldi meninggalkan Geya ke alam mimpi


bersambung.....


Maaf guys jika banyak typo yang bertebaran dan maaf kemarin tidak up sama sekali karna cerita yang sudah ku buat hilang karna terhapus😔


Jangan lupa like dan komen cerita ini, Agar aku lebih semangat membuat cerita dengan alur yang menyenangkan😊


Terimakasih sudah mampir ikuti terus ya😘

__ADS_1


SEE YOU NEXT TIME 😗😘


__ADS_2