Didalam Perjodohan

Didalam Perjodohan
Episode 52


__ADS_3

Di pusat perbelanjaan kota Aldi menuntun Geya untuk mengikuti langkahnya ke salah satu toko perhiasan termahal di perbelanjaan kota ini


Aldi masuk menggandeng tangan Geya sebelah kanan dan disana para pegawai menunduk hormat


"Selamat datang tuan Aldi" ucap Pegawai yang di tugaskan untuk menyambut para pembeli yang berkunjung


Geya melihat sekeliling kagum banyak sekali perhiasan-perhiasan yang tertata rapi


"Sayang kau bisa memilih beberapa perhiasan yang kamu mau" ucap Aldi menunjuk beberapa perhiasan yang dibuat untuk pajangan


"Tapi Al aku masih punya ini" ucap Geya menunjuk jarinya yang terpapang cincin pernikahan merek


"Itu bukan pembelianku itu pembelian mami, kalau kamu tidak mau tidak apa apa" ucap Aldi


"Kalian carikan saya perhiasan yang baru di keluarkan" perintah Aldi


Para pegawai langsung mencarikan apa yang Aldi mau selama mencari mereka berbisik bisik


"Disamping tuan muda siapa dia?" bisik pegawai


"Tidak tahu mungkin kekasih barunya" bisik pegawai yang lain


"Ayo buruan nanti tuan Aldi marah" ucap pegawai


"Tuan ini ada beberapa yang baru dikeluarkan, anda ingin yang mana?" tanya pegawai ramah


"Bungkus semua" perintah Aldi tanpa pikir panjang


"Al ini berlebihan kelewat batas namanya, Lagian aku tidak begitu menyukai perhiasan" protes Geya menunjuk beberapa set perhiasan


"Ayolah aku hanya ingin memanjakan isriku apa tidak boleh?" kesal Aldi


"Baiklah aku akan memilih kamu tunggu disana" ucap Geya menunjuk bangku untuk menunggu


"Iya kamu harus memilih" ucap Aldi


"Mbak saya mau yang ini saja ya" ucap Geya menunjuk satu set perhiasan yang terbuat dari perak


"non...nona apakah tuan muda tidak marah jika tahu anda memilih ini?" tanya pegawau gugup


"Kenapa kamu gugup?" tanya Geya heran


"Nanti saya kena marah nona tidak bisa memberikan pembeli dengan baik" ucap pegawai


"Kamu tenang saja masalah itu biar aku" ucap Geya tersenyum


"Nona menikah dengan tuan Aldi kapan?" tanya pegawai sontak langsung di beri tatapan tajam oleh temannya


"Maafkan teman saya nona dia memang begitu" ucap teman pegawai itu


"Tidak apa apa kok ramah dengan pembeli memang bagus pertahankan ranting ini dan saya menikah dengan dia baru beberapa bulan" ucap Geya tersenyum hangat


"Wah pasti nona sangat beruntung" ucal pegawai ditanggapi senyuman Geya


"Semoga anda cepat diberi momongan nona" ucap pegawai diamini oleh Geya


"Sudah memilihnya kuperlihatkan dari tadi sepertinya sudah selesai mana pilihanmu?" tanya Aldi

__ADS_1


"Ini sudah selesai" ucap Geya memperlihatkan pilihannya


"Ini tidak, Kalian bungkus semua ini" ucap Aldi menunjuk jejeran perhiasan


Geya hanya diam pasrah kalaupun dia membantah suaminya ini tidak akan pernah mengubah kembali keinginannya


Aldi memberikan blackcardnya pada pegawai dan menggeseknya


"Ini tuan terima kasih selamat berkunjung" ucap Pegawai ramah


Aldi menarik Geya pergi ke toko pakaian yang besar dia memerintah Geya untuk mencari pakaian yang dia suka


"Kamu pilihlah aku ingin ke kamar mandi sebentar" ucap Aldi mengelus pucuk kepala Geya dan berlalu pergi


Geya melihat lihat berbagai desain pakaian hingga salah satu karyawan toko menegurnya


"Permisi nona anda sedang cari apa?" tanya wanita itu ramah


"Belum tau nih masih bingung desainnya bagus bagus" ucap Geya


"Sini nona biar saya bantu" ucap karyawan toko itu menjelaskan secara rinci desain pakaian


"Ini mungkin bagus" ucap Geya menempelkan pakaian itu di tubuhnya


"Cocok untuk nona warnanya juga ramah ditubuh nona" ucap karyawan


"Iya tapi tunggu suami saya dulu boleh?" tanya Geya kikuk


"Boleh kok nona" ucap karyawan akan tetapi karyawan yang baru saja datang langsung menerobos pembicaraan


"Kamu jaga bicaramu kenapa setiap pembeli yang seperti ini malah kau hina?" tanya karyawan yang mendampingi Geya


Tak jarang orang orang yang berada di dalam toko melihat mereka dan berbisik bisik


'Bagaimana ini dompetku ketinggalan di mobil dan mana si Aldi ini kenapa lama sekali?' batin Geya panik


"Mbak tenang dulu ya saya ambil dompet saya ketinggalan di mobil" ucap Geya


"Alah alesan banyak ya orang orang yang bermodus seperti itu" kata karyawan itu kasar


"Ada apa ini? Kenapa ribut ribut?" tanya Aldi langsung menyeret Geya kedalam rangkulannya


"Tuan muda" ucap karyawan yang berada disamping Geya membungkukan badannya


"Ada apa ini?" geram Aldi menatap tajam karyawan yang memarahi Geya


"Begini tuan ceritanya" Karyawan itu menceritakan dari awal hingga akhir


"Begitu tuan dia memang seperti itu dengan pembeli yang maaf seperti nona ini" ucap karyawan ragu


"Kenapa masih di pertahankan bekerja disini?" geram Aldi menatap tajam karyawan yang memarahi Geya kinni tertunduk takut


"Kamu seharusnya lebih menghormati pembeli bukan malah merendahkan kau tahu kau berurusan dengan siapa?" tanya Aldi


"Kau berurusan dengan orang yang salah dan ingat dia istriku kau paham!" bentak Aldi membuat seisi toko terkejut sangking kerasnya


"Sekarang aku minta yang sebagai penanggung jawab katakan dengan pemilik toko ini agar memecat dia" perintah Aldi

__ADS_1


Aldi menarik pelan Geya untuk kembali namun Geya menahan karna dia belum membayar pakaian yang dia pegang


"Al lepas dulu bayar ini dulu" ucap Geya memperlihatkan pakaiannya


"Baiklah ini ambilah jika kurang kau bisa cari lagi" ucap Aldi memberikan blackcardnya


"Kamu tunggu sini dulu" ucap Geya pergi ke kasir


"Dan kamu saya kasih bonus tambahan karna sudah menemani istri saya terima kasih" ucap Aldi memberikan segepok uang


"Terima kasih tuan" ucap karyawan itu senang


'Mimpi apa aku bisa mendapat uang sebanyak ini?' batinnya senang


"Al ayo kita pulang" ucap Geya yang selesai dengan pembayarannya


"Baik ayo lainkali kamu harus melawannya ingat itu" ucap Aldi lembut


"Iya kamu juga jangan marah marah nanti cepat tua mau aku kan tidak mau punya suami tua" canda Geya


"Iya bawel" gerutu Aldi tersenyum dan langsung pulang


20 menit kemudian ...


Aldi membukakan pintu mobil istrinya membungkuk layaknya pengawal yang siap menemani tuan putri


"Kamu berlebih sekali" ucap Geya menggepuk punggung Aldi pelan


"Sayang sakit tahu" gerutu Aldi kesal


"Utututu mana yang sakit? Apa perlu kupanggilkan dokter?" tanya Geya mengelus punggung Aldi


"Tidak perlu kamu cukup beri aku satu ciuman sudah cukup" ucap Aldi genit


"Gak mau lihat banyak pelayan yabg berlalu lalang apa tidak malu" kata Geya menunjuk beberapa pelayan yang sibuk


"Ayolah sayang satu kali saja tidak lebih" rengek Aldi


Geya mencari kesempatan untuk mencium Aldi dirasa aman dia segera mengecup pipi kanan Aldi cepat


"Kenapa pipi? aku mau bibir" ucap Aldi


"Tidak ada, buruan masuk nanti Mami tahu" ucap Geya berlalu masuk ke dalam mansion meninggalkan Aldi yang merengek layaknya minta susu


Bersambung.....


Maaf guys typo, sedikit


Jangan lupa like dan komen ya!😘


Dukungan kalian sangat berarti bagiku😉


See You Next Time Guys😘


... Dan...


Selamat Malam untuk pembaca malam😉😙

__ADS_1


__ADS_2