
Pagi hari ini Geya sudah rapi dengan baju lengan panjang dengan celana jeans panjang warna biru tujuanya yang utama ialah menenangkan dirinya dan dia tidak lupa menghubungi Riska teman barunya 2 atau 3 hari lalu
Dia menggunakan riasan tak terlalu tebal dan natural
Geya mulai membuka pintu kamar nya yang semalam dia tempati dan berjalan menuruni tangga secara perlahan dia turun untuk sarapan pagi tapi disana hanya ada pelayan saja kemana Aldi batin nya
"mbak maaf di mana Aldi ya?"tanya Geya heran meskipun dia sempat bertengkar tadi malam namun dia mencoba untuk melupakannya itu menurut apa yang dia baca karena ingin menjadi wanita yang dewasa dia nya
"oh tuan Aldi masih tidur non"ujar mbak pelayan
"loh inikan sudah jam setengah tujuh apa nggak mbak bangun kan?"tanya Geya lagi
"itu nona tuan Aldi kalau malam pasti bekerja hingga larut malam saya tahu sebab dulu tuan Aldi jam 1 malam turun untuk mengambil minum"jelas pelayan
"setiap malam begitu dia?"tanya Geya tak percaya
pelayan itu pun mengangguk
"yaudah saya panggil dulu tuan Aldi nya"ujar Geya
Geya pun kembali lagi ke atas untuk membangunkan Aldi sesampainya didepan pintu Aldi Geya mengetok pintu berulang sambil memanggil manggil nama Aldi
tok....tok....tok
"Al apa kamu sudah bangun jika belum cepat bangun"ujar Geya dengan ketokan pintu lima menit dia tidak mendapat jawaban dia pun bersuara lagi
"Al bangun dibawah ada Lisa kekasih mu"teriak Geya membuat Aldi yang di dalam kamar terlonjak dan segera bangun dalam pikiran nya masa iya Lisa pagi pagi kesini karena minta uang
Dia memutar knop pintu dan bertanya
"mana Lisa nya?"tanya nya pada Geya.Geya yang melihat Aldi kaya orang linglung pun tak bisa menahan tawanya
"nggak ada tadi aku bohong agar kamu cepat bangun ini udah jam setengah tujuh lebih dan kamu masih tidur"ejek Geya sambil geleng geleng kepala
"Apaaaa kenapa nggak bilang sudah telat aku"gerutu Aldi
"emang mau kemana telat telat?"tanya Geya polos
"ya kerja lah"sinis aldi
"ouh emang nggak libur ya?"tanya nya lagi
"nggak"sudah sana pergi"usir Aldi pada Geya
Geya pun pergi dengan langkah lemas bahwasanya dia diusir oleh suaminya sendiri tapi tak apa batinnya
Geya kembali lagi ke meja makan untuk menunggu Aldi turun untuk sarapan bersama
tak lama Aldi turu dengan jas yang sudah dia pakai lengkap dengan tas kerja dia duduk dan tas nya dia taruh di sampingnya
Geya yang melihat Aldi sudah duduk pun secara langsung mengambil kan sarapan
"kau mau selai yang apa Al?"tanya Geya pada Aldi
"kenapa kau siap kan sudah ku beri,-"ucapan Aldi terpotong dengan jari Geya menempel di bibirnya
"ust sudah biar aku yang mengambilkan nya sebagai istri yang berbakti kepada suami"meski tak dianggap"lanjutnya di dalam hati pada akhir kalimat
Aldi hanya mengangguk dan berdehem
"kau mau selai apa ditanya dari tadi kenapa nggak di jawab?"kesal Geya
__ADS_1
"aku mau coklat"ucap Aldi singkat
"oghey"Geya mulai mengoleskan selai coklat ke selembar roti dan menutupnya dengan selembar roti lagi
"ini silahkan makan"ucap Geya dan tak lupa membuat kan kopi untuk Aldi tadi dia melarang pelayan untuk membuat kopi karena dia ingin yang membuatnya untuk Aldi
Aldi mulai melahap roti yang dibuat oleh Geya dan sedikit menyesap kopi nya
Geya yang melihatnya pun tersenyum akhirnya rencananya berhasil untuk kali ini
'yes berhasil aku akan begini tiap hari agar dia bisa sedikit demi sedikit menerima ku jadi istri meskipun tak dicintai'batin Geya girang
selesai dengan sarapannya Aldi berangkat kerja tanpa pamit ke Geya dia langsung nyelonong pergi
"loh kok pergi bukannya harus pamit atau salam ya ,,,biarin aku juga mau pergi kok "gumam Geya dan langsung masuk kekamar untuk mengambil tas selempangnya
Dia langsung pergi dengan ojek yang dia pesan karena uang tabungan dia tinggal sedikit dan tidak diberi bulanan oleh Aldi dia terpaksa dengan menggunakanya sedikit sedikit nggak mungkinkan jika dia minta ke orang tuanya sendiri
tujuan utama Geya ialah taman dimana dia dan Riska bertemu sesampainya disana dia turun dari ojek dan taklupa memberi ongkos nya
Dia celingukan mencari sosok Riska namun tidak ada dia menelpon Riska dimana Riska sekarang
Dalam telepon📱📲
"halo kau dimana sekarang aku udah sampai😖"
"iya sebentar aku ini di perjalanan😮"
"oke☺ "
tut....tut...
Geya memutuskan untuk duduk di bangku yang kosong disini masih tampak sepi karena sekarang hari sabtu hari kerja bagi manusia(eak...eak😅)
"hay kenapa nggak langsung ke bangku itu aku menunggumu disana"ucap Geya sambil menunjuk ke bangku yang dia tempati tadi
"maaf aku cari temanu bukan kamu"ucap Riska karena dia tidak tahu Geya ada dimana
"ini aku Geya teman kamu memang amu sengaja pakai pakaian ini"jelas Geya pada Riska karena dia tahu temannya ini pertama kali lihat dengan pakaian modis dan pasti mahal
"ya ampun aku aja langsung pangkling kamu kenapa makai pakaian ini ?"tanya Riska memang Geya tadi ganti tadinya sia menggunakan dress selutut dengan lengan bolong sekarang dengan kaos karakter dan hots pans sepaha
"ya tadi aku waktu duduk di bangku itu dan baca buku di heandphone ada burung yang hinggap di pundah ku dan kukira dia mau bermain dengan ku jadi aku ambil dan kutaruh dipaha aku namun dia malah kena kotoran nya jadi aku ganti deh"ucap Geya
"oh begitu lalu kenapa kau ingin bertemu dengan ku?"tanya Riska
"oh itu hanya bosan saja dirumah kamu apa sudah sarapan!"tanya Geya
"oh tentu saja belum tapi aku bawa makanan tadi aku masak dan kau telpon aku jadi nggak jadi makan dan aku punya pikiran kenapa nggak dibekal saja yaudah aku bawa disini giti tapi apa kamu sudah makan?"tanya Riska balik dan ditanggapi oleh gelengan Geya
"baiklah ayo kita makan ini udah jam 8 kita duduk di bangku itu loh"ucap Riska sambil menunjuk bangku yang Geya tempati tadi
"enggak enggak kita lesehan aja dis3b3lah sana ada tempat lesehan tadi dan masih sepi disini udah sedikit rame"ucap geya
mereka pun berjalan dengan beriringan ke tempat lesehan sesampainya disana mereka membuka bekal milik Riska dan melahapnya
"eh enak banget masakan mu boleh aku meminta sesuatu?"tanya Geya
"kalau mau nambah tambah aja masih banyak tuh"ucap Riska di sela makanya
"bukan soal tambah menambah ini aku mau minta ajarin aku masak?"ucap Geya membuat si empu masak tersedak
__ADS_1
ihik....ihuk..huk
"apa tadi kau mau masak emang kau jika dirumah enggak pernah masak ya?"tanya Riska selidik mampu membuat Geya malu
"gimana mau masak aku aja ingin latihan nggk dibolehin mama ku aku hanya bisa membuat minuman saja"ucap Geya menunduk
Riska yang mendengarnya pun iba dan akhirnya dia mau melatih masak untuk Geya itung itung untuk amal nya
"baik nanti kita latihan masak"ucap Riska
"sekarang aja"ujar Geya dengan menggoyangkan lengan Riska
"nanti yang makan siapa Ge?kita udah makan"jelas Riska
"untuk masalah makan memakan nanti ku bawa pulang untuk suamiku"ucap Geya lagi lagi membuat Riska terkejut
"apaaa kau sudah menikah kenapa kau tidak mengundangku jika tidak mengundang seenggak nya kau kasih tahu"kesal Riska
"eh bukan bukan bukan begitu pernikahan ini kami selenggarakan secara privasi atas permintaan suamiku kau tahu kan kala kami nikah atas dasar perjodohan"ujar Geya sedih
"oh maaf jadi kamu ingin latihan masak untuk suamimu kenapa tidak kursus saja?"tanya Riska heran
"aku nggak punya biaya"ucap Geya singkat
"lah kau kan kaya ya minta suami mu dong untuk apa punya suami tapi nggak kau minta hartanya"ucap Riska
"dia membenciku "ujar singkat Geya
"maksudnya?"tanya Riska
"dia membenciku karena aku menerima perjodohan ini dan dia juga punya kekasih"ucap Geya dengan berlinang air mata
"omg terus jika begitu kenapa kau mau latihan masak?seharusnya kan kita sebagai istri masak untuk suami yang mencintai kita bukan membenci kita"celoteh Riska
"aku ingin dia menerimaku secara perlahan meskipun tidak mencintai ku aku sudah bersyukur"ucap Geya mencova tersenyum dan menghapus air matanya
"baik ayo kita pulang ke rumah ku"ucap Riska menenangkan Geya
"iya tapi bereskan ini semua dulu"aku ingin cari minuman"Ucap Geya berlalu
"eh eh kau ...bilang aja nggak mau bersihin"ucap Riska
"enggak kok nanti kasih sebagian untuk ku beresin aku ingin cari minuman haus apa kamu enggak haus habis makan tanpa minum"
"oh iya iay"
"makanya tadi itu bawa minum dong"
"aku kan buruburu"
Geya hanya memutar kedua matanya malas dan melanjutkan langkahnya sedangkan Riska dia membereskan sisa makan mereka sambil menunggu Geya kembali
***TBC.......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
oke guys aku welcome back lagi 😄😄sebenarnya ini episode tadi malam yang tidak ku teruskan karena lelah jadi pagi pagi tadi ku teruskan dan sekarang udah up oke
jangan lupa untuk ~like
~komen
__ADS_1
dan jika suka tambah saja ke favorit hanya tinggal klik klik saja oke
SEE YOU NEXT TIME ...😉👋👋😉***