
"Terima kasih sudah memberiku makan yang enak, dan nanti kalau sudah menemukan pelakunya nanti aku kabari" ucap Emily saat didepan rumah
"Enggak nginap disini?" tawar Aldi
"Enggak nanti teman temanku khawatir, baiklah sampai jumpa" ucap Emily melambaikan tangannya dan masuk ke dalam mobil
"Tuan saya juga kembali pulang terima kasih sudah membantu saya" ucap Andri
"Enggak masalah dan besok kosongkan jadwalku karena aku ingin menghabiskan wsktuku dengan kedua hatiku" ucap Aldi
"Baik tuan" balas Andri dan pergi menggunakan mobilnya
Aldi kembali masuk dan melihat istrinya yang tertidur disofa, Aldi menggendong tubuh istrinya untuk ke kamar dan membaringkannya dengan hati hati
"Sayang apa kamu sidah bisa mendengar suara daddy?" bisik Aldi pada perut Geya
"Daddy harap kamu tumbuh dengan sehat di dalam perut mommy jangan nakal kasihan mommy kamu, tunggu 6 bulan lagi daddy akan mengeluarkanmu dari dalam sana" ucap Aldi dan berbaring memeluk istrinya
...πππ...
Pagi harinya Aldi mendapat notif dari Emily soal pelaku teror Andri, Aldi menggeser layarnya dan terkejut siapa pelakunya. Ia kira orang itu sudah berhenti untuk mengejarnya tapi dugaannya salah.
"Berarti dia menghilang bujan karena sidah menyesal tapi mempersiapkan semuanya?" gumam Aldi
"Kenapa Al?" tanya Geya saat keluar dari kamar mandi
"Enggak kok nanti jamu dirumah saja dulu ya aku ada kerjaan, jangan kemana mana paham?!"
"Iya aku paham tapi biarkan aku gerak" ucap Geya dan keluar dari kamar
"Aku harus menghubungi Andri agar mudah melenyapkannya" gumam Aldi dan menekan tombol panggil dikontak Andri
"Nanti temui aku di cafe dekat kantor sekalian ajak yang lain"
"...."
"Gak ada yang lebih penting dari itu"
"....."
"Aku akan kesana"
tut...tut...
Panggilan putus secara sepihak, Aldi menyusul istrinya yang sudah menunggu di bawah untuk sarapan.
"Al aku gak mau sayur....Aku ingin mie ayam" ucap Geya
"Ini masih pagi sayang nanti malam saja ya"
"Tapi aku maunya sekarang kamu mau anak kamu ngeces?"
"Tapi ini pagi gak baik untuk kesehatan, aku ada jabar bagus untuk kamu" ucap Aldi mengalihkan pembicaraannya
"Apa itu?"
"Nanti Mami akan datang kesini menemani kamu, Apakah kamu suka?"
"Serius mami akan datang kesini?"
"Iya dia juga bawa oleh oleh untuk kamu"
"Baiklah aku akan dirumah saja"
Keduanya menyantap sarapannya dengan. tenang terutama Aldi yang senang dapat mengalihkan permintaan Geya. Bukan tak ingin menuruti tapi ini masih terlalu pagi untuk memakan mie tanpa didahului dengan makanan sehat.
__ADS_1
...Skip>3...
...πππ...
Beberapa bulan kemudian....
Kandungan Geya sudah masuk bulan 9 tinggal menunggu beberapa hari untuk menuju persalinan. Aldi selalu siaga terhadap Geya begitu juga dengan mama dan mertuanya, mereka terkadang menginap di rumah Geya untuk selalu mengawasi pergerakan Geya jika sewaktu waktu terjadi apa apa
Aldi mengurus anak perusahaannya yang kacau akibat ulah dari mantannya Lisa, orang yang sudah meneror Andri dan yang lain. Kini dia dipenjara 15 tahun akibat melakukan tindakan pidana pada pemilik perusahaan tambang.
"Sayang kamu jangan kelelahan oke,,,Aku akan segera pulang nanti kalau tidak ada halangan" ucap Aldi dalam telepon
"Iya aku akan menunggumu dengan baby kita, tapi akhir akhir ini perutku rasanya sakit"
"Kamu gak papa kan? Dimana mama?" tanya Aldi khawatir
"Gak papa sakitnya sudah hilang kok bagaimana-?"
tut....tut...
"Loh kok mati?" gumam Geya dan mengecek ponselnya
"Yah lowbat,,,Aduh perutku" ringis Geya menekan perutnya
"Kenapa sakit lagi?" Geya meringis kala ada sesuatu yang terasa menghantam perut bagian bawahnya
Dia melihat darah yang keluar mengalir di pahanya, dengan khawatir ia berusaha keluar dari kamar untuk mencari bi Marni.
"Bi tolong Geya Bi" teriak Geya terduduk di pinggiran anak tangga
Bi Marni yang sedang memasak terkejut akibat teriakan dan rintihan Geya, secepat kilat Bi Marni menghampiri dan terkejut nonanya sudah ada di pertengahan tangga
"Nona berhenti disitu saya panggilkan pak damar dahulu" terang Bi marni dan berlari keluar
Disisi lain Aldi mondar mandir tak jelas di ruangannya, perasaan gelisah menyelimuti dirinya saat panggilan terputus secara sepihak.
"Tuan anda kenapa?" tanya Andri yang masuk ke dalam ruangan
"Entahlah perasaanku gak enak, tiba tiba ponsel Geya gak bisa dihubungi" keluh Aldi mendudukan dirinya
"Mungkin di charger tuan, Tuan kita bisa pulang sekarang semua kendala sudah stabil seperti sebelumnya"
"Baiklah kita pulang hari ini juga perasaanku gak enak tentang Geya" ucap Aldi beranjak ingin pergi tapi tertahan dengan deringan ponselnya
"Ya halo ada apa mi?"
"....."
"Apa? Baiklah mi Al akan segera pulang"
"An ayo cepat kita bersiap, Geya ingin lahiran" ucap Aldi cepat dan keluar dari ruangan
____
Geya mencoba menahan rasa sakit yang menjalar diseluruh tubuhnya, di **** ************* terasa sobek dan perih secara bersamaan. Dengan ditemani Marisa dan Aina, Geya mencoba untuk tetap tenang.
"Ma sakit Geya gak kuat" keluh Geya mengelus perutnya
"Sabar nak ini perjuangan kamu, Jangan mikir yang tidak tidak fokuslah pada persalinanmu ya?! Kamu makanlah sedikit agar bisa mengejan nanti" ucap lembut Aina
"Geya gak nafsu makan ma, Geya ingin Aldi kenapa dia gak pulang?" tanya Geya menatap nanar mamanya
"Tenang Geya, mami sudah menghubungi dia dan sekarang dia ada di perjalanan" ucap Marisa
"Dok sudah pembukaan berapa?" Tanya Marisa saat dokter wanita fokus mempersiapkan alat alatnya
__ADS_1
"Baru pembukaan 7 nyonya" jawab dokter itu
"Emang harus berapa sih mi?" Kini giliran Geya yang bertanya
"Sepuluh sayang" kata Marisa mengelus surai Geya
"Hah? Ma Geya takut ma" rengek Geya menarik narik lengan Aina
Pintu terbuka dengan kencang nampak Aldi yang ngos ngosan dan berjalan mendekat pada Geya yang ada di brankar
"Sayang maafkan aku" ucap Aldi menggenggam tangan Geya
"Gak papa kok kamu juga sudah ada disini tapi aku takut" ucap Geya pelan
Aina dan Marisa memilih untuk keluar dan membiarkan keduanya didalam. Aldi duduk diatas brankar berdampingan dengan Geya.
"Jangan takut ada aku disini bukannya kamu ingun melihat baby kita?" tanya Aldi mengelus lembut perut Geya
"Iya tapi aku gak kuat aku gak suka sakit" rengek Geya
"Aduh...Sakit lagi Al" keluh Geya menekan lengan Aldi
"Dok bagaimana ini?" Panik Aldi bertanya pada dokter yang ada disana
Dokter itu menyentuh area Geya dan memberikan anggukan pada suster yang ada disana
"Nona jika saya bilang mengejan anda mengejan ya" ucap Dokter itu diangguki Geya
Aldi setia menunggu istrinya dan memveeikan semangat untuk Geya, meski agak takut dan ngeri sendiri melihat proses persalinan yang terpapang nyata di hadapannya.
Hingga butuh 30 menit untuk Geya mengeluarkan bayinya, dengan nafas ngos ngosan Geya berhasil dan diberkahi seorang bayi perempuan yang cantik.
"Selamat ya tuan nona bayinya sehat dan perempuan" ucap dokter itu
Geya tersenyum lega begitu juga dengan Aldi, Geya menatap suaminya dan bertanya
"Apakah kamu kecewa dengan bayi perempuan inu?"
"Gak kok semua bayi sama, kita bisa membuatnya lagi agar menghasilkan bayi laki laki" ucap Aldi
"Aku baru saja melahirkan" gerutu Geya terkekeh
Aldi keluar dan memberitahu orang orang dengan jenis kelamin anaknya. Dan Geya sudah bisa divawa ke ruang rawat inap untuk proses pemulihanya.
"Siapa nama anaknya?" tanya Andri penasaran
"Aku memberikannya Keysha Talisa Rahardian. Itu cocok untuk wajah cantiknya" ucap Aldi menggendong putrinya
"Sangat sempurna dan aku sangat berterima kasih sudah menghadirkan dirinya ditengah tengah keluarga kita" ucap Geya
Mereka semua bahagia dengan kehadiran buah hati Geya dan Aldi. Dan kabar itu sampai ditelinga teman teman Geya, Kini rumah Aldi tampak lebih ramai dengan adanya Talisa.
Geya merawat Talisa tanpa adanya baby sitter untuk membantunya, Geya hanya ingin dia sendiri yang merawatnya sampai tumbuh besar.
...BERSAMBUNG.......
**Akhir kata dari author...Terima kasih untuk semua sudah mampir ke cerita ambruladulku semoga kalian sehat sehat dan jangan lupa datang ke karyaku yang baru.
Insyaallah kata katanya sudah aku betulkan dan semoga dapat menghibur kalian diwaktu senggang. Dan untuk jadwal update cerita juga akan lebih ku percepat dan tidak membuat kalian menunggu.
Maaf jika ada kesalahan kata dan makna serta jika ada kata kata yang menyinggung kalian karena itu tak disengaja.
Sekali lagi terima kasih untuk semua....
Selamat malamππππ**
__ADS_1