Didalam Perjodohan

Didalam Perjodohan
Episode 60


__ADS_3

Pagi harinya Aldi menyiapkan tiket untuk keberangkatannya ke tanah air, bersama dengan Geya kini dia menuntun Geya untuk mengikutinya di taman yang penuh dengan wahana permainan


Melihat raut bahagia Geya membuat dirinya menjadi tenang dan damai sesekali tertawa melihat kelakuan istrinya yang kelewat batas


"Aku lelah Al" keluh Geya dengan nafas ngos ngosan


"Kamu jangan lelah lelah, kalau begitu ayo kita kembali dan istirahat sudah cukup kita bermain" ucap Aldi beranjak dari duduk bersilanya


"Nanti kita makan dikamar saja ya, malas turun" ucap Geya


"Terserah kamu" ucap Aldi merangkul mesra pundak Geya


Setelah memakan waktu sepuluh menit untuk berjalan mereka sampai di kamar penginapan mereka


Seperti biasa Aldi mandi terlebih dahulu dengan Geya yang menyiapkan pakaiannya, setelah selesai giliran Geya yang mandi mengingat bahwa semalam dia tidak mandi karna sehabis melakukan operasi


"Bagaimana? Apa yang kamu rasakan sekarang?" tanya Aldi saat Geya baru keluar dari kamar mandi


"Tidak masalah, biasa biasa aja dan apa kamu mau lihat perutku yang tergores kamarin?" tanya Geya


"Tidak aku tidak mahu" tolak Aldi mengibaskan kedua tangannya


"Ayolah dulu katanya kamu suka dengan perutku sekarang akan kulihatkan" ucap Geya yang sengaja menjailinya


"Tidak mahu kamu harus cepat ganti baju sebelum pelayan datang" ucap Aldi mendorong Geya ke kamar mandi


Geya hanya tertawa terbahak bahak melihat ekspresi suaminya itu. Dirinya segera masuk ke kamar mandi lagi untuk mengganti pakaiannya


Setelah berganti Geya mendekat ke arah suaminya dan ikut mendudukan dirinya disamping Aldi


"Al ayo kita turun" ajak Geya menarik tangan Aldi


"Katanya tadi ingin makan disini" ucap Aldi menatap Geya


"Enggak jadi, ini hari terakhir kita disini" ucap Geya


"Baiklah terserah kamu" kata Aldi berdiri dan balik menggandeng Geya


Keduanya turun dari lift menuju restoran yang disediakan oleh pihak hotel. Geya mendudukan pantatnya di kursi pojokan dan Aldi yang memesan makanan


"Al cepat sekali?" heran Geya


"Enggak tahu lagi sepi mungkin" ucap Aldi menatap Geya dengan tatapan nakalnya


"Ngapain kamu menatapku seperti itu lagi?" tanya Geya bergidik


"Sayang apakah kamu lupa mengancingkan kedua kancingmu itu?" tanya Aldi sambil menunjukan belahan Geya yang terlihat sempurna


"Astaga, syukurlah tidak ada yang lihat" ucap Geya segera mengancingkan bajunya


"Makanya untung aku sadar" ucap Aldi berubah jadi jutek


Skip


Siang harinya sepasang suami istri ini duduk di kursi tunggu bandara, menanti dokter Tristan yang belum juga datang


"Al mana dokter Tristan?" keluh Geya menggoyang goyangkan kakinya


"Sebentar mungkin dia masih berpamitan dengan kekasihnya" ucap Aldi yang sibuk pada ponselnya


"Al kita lupa memberikan oleh oleh mami, bagaimana ini?" tanya Geya


"Enggak usah panik, orang tua kita tidak butuh oleh oleh aku jamin itu" ucap Aldi santai


"Aku tahu apa yang kamu maksud" kesal Geya menepuk lengan Aldi pelan


"Tuan Nona maaf saya terlambat" ucap dokter Tristan yang baru saja sampai


"Tidak apa dok, saya mengerti kok" ucap Aldi tersenyum


Ketiganya langsung masuk ke dalam pesawat dan langsung meninggalkan negara yang ditempati dalam 4 hari ini


Ditengah penerbangan Geya menyandarkan kepalanya di pundak Aldi yang mendengarkan musik lewat earphone dan dokter Tristan di depan mereka. Geya tertidur akibat Aldi yang menepuk nepuk kepalanya


Skip


Setelah pesawat landing Aldi membangunkan Geya dan langsung keluar, Geya menggandeng Aldi dengan keadaan linglung


"Al apa kita sampai?" tanya Geya dengan parau


"Sudahlah kamu kira pesawat ini bus yang bisa istirahat dimana saja" celetuk Aldi


"Tuan Nona saya permisi pulang dulu nanti untuk cek-up nya akan saya sampaikan jika kalian sudah dirumah" ucap Dokter Tristan

__ADS_1


"Baik terima kasih dok" ucap Aldi tersenyum dan berpencar


Aldi duduk di kursi tunggu menelpon asistennya untuk menjemputnya.


!In call!


"Halo ada apa bos?" tanya Andri di sebrang sana


"Kamu jemput kita di bandara Xxx, sekarang aku tunggu" ucap Aldi


"Baik bos tunggu sebentar" ucap Andri dan mengakhiri panggilannya


Aldi melihat Geya yang masih mengantuk, dan langsung mengajaknya ke cafe terdekat untuk meminum kopi


"Nih kamu minum dulu" ucap Aldi memberikan secangkir kopi


"Terima kasih" ucap Geya dan meniup kopinya agar segera dingin


"Apa kita akan ke rumah Mami?" tanya Geya


"Mungkin tidak, kita langsung saja pulang" ucap Aldi


"Terserah kamu" ujar Geya


Taklama juga Andri datang diparkiran dan langsung ditemui oleh Aldi dan Geya. Keduanya langsung masuk tanpa basa basi


"Tuan Nona bagaimana kabar kalian?" tanya andri memecah keheningan


"Syukurlah sangat sangat lancar" ucap Aldi


"Wah selamat ya Tuan Nona" ucap Andri tak kalah histerisnya


Geya mengabaikan obrolan suaminya yang membahas masalah proyek, dia ingin segera pulang dan menemui teman temannya


Sesampainya dirumah Geya langsung membanting dirinya disofa ruang tamu merindukan suasana di tanah ini


Bi marni yang melihat Nonanya itu langsung menghampiri dan menyapa


"Nona apa kabar?" tanya Bi marni ramah


"Baik bi, apa bibi kesepian disini?" tanya Geya


"Tidak kok Non kan ada pak damar" ucap Bi marni


"Enggak dulu bi nanti Geya buat sendiri" ucap Geya tersenyum


"Baik non" ucap bi marni dan berlalu pergi


Aldi turun dengan pakaian yang berbeda yaitu dengan setelan jas dan tas kantor ditangannya


"Loh kamu berangkat kerja?" tanya Geya berdiri dari duduknya


"Iya ada meeting dengan client ku" ucap Aldi yang fokus pada jam tangannya


"Kukira kamu akan istirahat, Yaudah hati hati nanti kalau makan siang biar aku antar" ucap Geya mengantar Aldi sampai depan rumah


"Eh tunggu dulu" cegah Geya saat Aldi hendak pergi


"Ada apa?" tanya Aldi bingung


"Sini dasimu terlalu miring, biar aku yang membenarkan" ucap Geya sambil membenarkan dasinya Aldi


"Terima kasih aku kerja dulu, ingat jangan kecapean kamu masih tahap pemulihan paham?" ucap Aldi mengecup kening Geya


"Iya bawel" ucap Geya tersenyum simpul


Aldi memasuki mobilnya yang ternyata sudah ada Andri yang stand by di jok pengemudi. Aldi segera memerintahkannya berjalan meninggalkan istrinya yang menatap kepergiannya


Geya kembali masuk saat mobil yang ditumpangi Aldi sudah menghilang. Dia langsung ke dapur ingin membantu Bi marni menyiapkan makanan


"Bi ada bantuan?" tawar Geya saat melihat bi marni yang sedang menggoreng ayam


"Nona, lebih baik nona istirahat cape pasti saat diperjalanan" ucap bi marni


"Tidak kok bi, Geya disana juga hanya diam tidak ada aktivitas sama sekali jadi disini Geya mau ikut bibi memasak" ucap Geya


Bi marni tidak bisa membantah ucapan majikannya ini karna jika semakin dibantah akan semakin mengeyel


Geya dengan senang hati membantu bibinya ini dia menggantikan posisi bi marni yang menggoreng ayam dengan senang hati


Hingga jam menunjukan pukul 11 masakan yang Geya buat jadi dan sudah tertata rapi di masing masing wadah


Geya menyiapkan tupperware biru karakternya yang sengaja dia ambil di mansion mamanya. Dia mengisi dengan nasi dengan ayam dan juga sayur yang utama

__ADS_1


Dia ke kamar dan mengambil tas slempangnya yang dia gunakan sehari hari taklupa mengganti pakaiannya yang sudah bau keringat


Dia membawa bekal suaminya di paperbag dan langsung mrluncur ke kantor suaminya dengan taksi


Selang 15 menit kemudian taksi yang ia tumpangi berhenti tepat depan loby kantor Aldi dia membayar dan langsung masuk


Disana dia disambut hangat oleh para karyawan saat dirinya didepan meja resepsionis dia bertanya apakah Aldinya masih sibuk


"Maaf mengganggu kalian, Apakah tuan Aldi masih sibuk?" tanya Geya ramah


"Nona, tuan masih meeting jika anda ingin menemui silahkan" ucap resepsionis takkalah ramahnya


"Terima kasih" ucap Geya dan berlalu masuk kedalam lift khusus karyawan


Geya berpapasan dengan Nita yang sibuk dengan komputernya, dia menghampiri berniat ingin mengejutkan tapi kedahuluan Nita


"Geya kapan kamu kembali?" tanya Nita histeris


"Kamu ini, aku baru saja pulang tadi dan maaf aku tidak bawa oleh oleh" ucap Geya


"Tidak masalah dan tuan muda akan selesai 5 menit lagi kuharap kamu langsung saja masuk keruangannya" ucap Nita


"Baiklah aku juga ingin memberinya kejutan aku masuk dulu bye" ucap Geya dan langsung menutup pintu ruangan Aldi


Aldi keluar dengan wajah letihnya dan langsung mesuk ke ruangannya dengan dasi yang melonggar


Dia melihat Geya yang duduk dikursi besarnya sambil mengotak atik laptopnya dan belum menyadari kehadiran dirinya


Aldi mendudukan dirinya disofa dan terus memandangi dirinya yang terlalu sibuk, entah apa yang dikerjakan


Geya menyudahi kegiatannya dan saat ingin beranjak ke sofa tempat dia menaruh makan tadi terkejut kedatangan Aldi yang tengah maka


"Aldi sejak kapan kamu ada disini?" tanya Geya sontak berdiri


"Sejak kamu sibuk dengan laptopku dan apa yang kamu lakukan? ingin membuat suamimu ini bangkrut?" tanya Aldi


"Tidak aku hanya bermain saja aku tidak bermaksud apa apa" ucap Geya gugup


"Aku percaya dan sini ikut makan denganku" ucap Aldi menepuk sofa disampingnya


Geya berjalan mendekati Aldi dan langsung duduk disamping suaminya, Aldi langsung menyuapi dirinya


"Kamu pasti belum makan bukan? aku tahu itu" ucap Aldi menyodorkan sesendok nasi


"Al aku ingin mengajak teman temanku datang ke rumah, bolehkan?" tanya Geya ragu


"Boleh kok" ucap Aldi


"Terima kasih dan mungkin nanti jika hari minggu" ucap Geya


"Jangan hari minggu ataupun sabtu kamu tahukan jika kita kalau libur kerumah orang tua kita" ucap Aldi


"Iya iya kapan kapan saja" kesal Geya


"Sini biar aku yang makan sendiri, kamu kerjakan saja tugas tugas kamu" ucap Geya merebut tupperwarenya


"Tidak hari ini aku kosong, aku hanya melakukan meeting saja" ucap Aldi merebut bekal itu kembali


Takselang lama juga si asisten datang dengan beberapa tumpukan map yang menanti untuk ditandatangani


"Tuan ini ada beberapa yang belum dikoreksi, dan juga nanti malam ada pertemuan dengan kolega kita di restoran Xxz apakah tuan akan menghadiri?" ucap Andri sambil meletakan tupukan map di meja kerja Aldi


"Mungkin tidak, aku masih tidak ingin melihat si Lisa" ucap Aldi


"Baik tuan saya paham maksud anda jika begitu saya permisi dan jangan lupa beri saya tuan junior" ucap Andri langsung berlari kecil keluar


"Sini kau" teriak Aldi saat Andri sudah menjauh


"tuh tumpukan lembaran apa itu?" tanya Geya


"Ayolah aku masih ingin berduaan denganmu, masalah itu biar nanti saja" ucap Aldi memelas


"Tidak ada aku pulang saja agar kamu fokus pada pekerjaan bye" ucap Geya yang beranjak pergi namun sebelum itu dia mengecup pipi Aldi


"Baiklah hati hati dan tunggu aku dirumah" ucap Aldi memberikan fly kiss


"Narsis" cibir Geya dan segera pulang


bersambung.....


Maaf jika Sedikit, typo dan kurang jelas.


Jangan lupa like dan komen ceeita ini agar author lebih semangat update nya๐Ÿ˜š๐Ÿ˜™๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2