Didalam Perjodohan

Didalam Perjodohan
Episode 86


__ADS_3

"Sayang apa kamu harus masuk ke kantor?" tanya Geya


"Iyalah hari ini aku sangat sibuk, makanya kalau gak mau aku tinggal lebih baik kita gak pulang semalam" ucap Aldi fokus pada cerminnya


"Aku ikut kamu ke kantor boleh ya"


"Gak boleh kamu diam saja dirumah aku hanya bekerja" tolak Aldi


"Jahat banget sama istri, aku mau ikut kamu" rengek Geya


"Enggak sayang, hari ini aku izinin kamu keluar menemui teman kamu itu" ucap Aldi


"Gak mau pokoknya ikut" kekeh Geya dengan pendiriannya


"Oke kamu boleh ikut tapi jangan merengek minta ini itu cukup diam" perintah Aldi


"Terus apa gunanya aku ikut ke kantor" gerutu Geya menatap suaminya dari pantulan cermin


"Gak mau yaudah jangan ikut" jawab Aldi dan langsung ingin turun


"Al jangan gitu dong, baiklah aku gak akan macam²" ucap Geya mengalah dan ikut turun


Mereka menyantap sarapan tanpa ada pembicaraan lagi sampai akhirnya Andri datang di tengah-tengah keheningan mereka


"Selamat pagi tuan nona" sapanya sambil membungkukkan badannya


"Heem" keduanya saling berdehem


"Tuan nona apa kalian ada masalah?" tanya Andri


"Gak" Lagi lagi mereka serempak dalam menjawab


"Mungkin karena pulang mendadak jadi mood mereka berubah" gumam Andri pada dirinya sendiri


____


Aldi dan Geya sibuk dalam dunia masing masing, begitu juga dengan Andri yang dari tadi tidak fokus pada menyetirnya


'Ada apa dengan mereka? Hema**t bicara sekali' batin Andri


Saat Andri fokus pada setirnya tiba tiba Geya berteriak minta stop hingga mengagetkan Andri dan Aldi


"Ada apa sih?" kesal Aldi refleks menyangga laptopnya yang hampir terjatuh


"Tunggu dulu aku lupa harus membeli cemilan agar aku gak bosan" ucap Geya tanpa merasa bersalah sedikitpun


"Al minta duit" ucap Geya dengan tangan menggantung


Aldi mengeluarkan beberapa uang cash untuk Geya dan kembali mengamati laporannya


Geya membawa keranjang belanjaan dan mengisinya dengan berbagai makanan yang ia inginkan dari yang pedas dan yang manis. Dirasa cukup dia memberikannya pada kasir untuk dihitung biaya totalnya.


"Semuanya 300 ribu mbak" ucap kasir itu

__ADS_1


Geya memberikan lembaran uang yang diberikan Aldi tadi kepada kasirnya dan membawa kantong belanjaannya ke mobil Aldi


"Sudah ayo jalan" ucap Geya saat didalam mobil


Andri kembali menjalankan mobilnya dengan menambah sedikit kecepatan mobilnya.


"Apa kamu mau?" tawar Geya pada Aldi


"Gak suka manis" tolak Aldi


"Cobalah sedikit saja" ucap Geya tanpa permisi langsung menyuapi Aldi dengan coklat ditangannya


Aldi cepat cepat mengunyah bulatan coklat yang diberikan oleh Geya


"Enakkan?" tanya Geya menatap Aldi yang meneguk minumannya


"Terlalu manis gigimu nanti sakit" ucap Aldi memperingati


"Gak kok cuma sedikit" elak Geya


Akhirnya mereka sampai di depan gedung milik Aldi sendiri. Andri membukakan pintu untuk tuan dan nona nya. Mereka memasuki area loby kantor dengan Geya yang menenteng kresek belanjaannya.


Andri terlebih dahulu ke ruang rapat, menyiapkan hal hal yang diperlukan dan melakukan pengawasan dalam kinerja para karyawan


Aldi menggandeng tangan Geya masuk ke lift khusus petinggi perusahaan, Geya menatap sekeliling lift yang begitu luas.


"Ting" bunyi lift disertai pintu lift yang terbuka dengan sendirinya. Aldi terus menggandeng Geya sampai mereka masuk keruangan Aldi


"Kenapa dia?" tanya Geya


"Dia ada urusan" jawab Aldi


5 menit kemudian...


"Al aku lapar" rengek Geya memegangi perutnya


"Apa? Kamu gak sadar, lihatlah! Bahkan kamu menghabiskan banyak cemilan dalam sekali makan" kata Aldi menunjuk sampah istrinya yang terkumpul diatas meja


"Tapi aku lapar Al, aku ingin nasi bukan cemilan" rengek Geya kembali


"Sebentar aku panggilkan OB dulu, kamu mau apa?" tanya Aldi mengalah


"Aku ingin nasi goreng pedas manis" ucap Geya senang


Aldi segera memesankan apa yang Geya mau ke salah satu OB.


"Kamu tunggu makananmu datang, aku akan rapat sebentar lagi. Ingat!" peringat Aldi terhadap Geya


Aldi keluar meninggalkan Geya sendiri di dalam ruangan miliknya yang megah. Geya menatap jendela kantor Aldi, perlahan ia mendekati jendela yang menghadap ke bangunan yang saling menjulang tinggi.


Taklama seorang OB mengetuk pintu sambil membawa nampan pesanan Geya. Geya menyuruh OB itu meletakan makanannya di meja taklupa ia memberi uang tip sebagai tanda terimakasihnya.


"Tidak perlu nona, ini sudah pekerjaan saya" tolak OB itu

__ADS_1


"Jangan ngebantah, ini juga sebagai pekerjaan" jawab Geya memaksa lelaki itu untuk mengambilnya


"Terima kasih nona, saya permisi dulu" ucap OB dan langsung pergi


Geya mengambil piring tersebut dan langsung memakannya sampai ludes, setelahnya ia menyimpan kembali piringnya tadi ke meja depannya


tring


pesan masuk di ponselnya, dengan segera dia membuka dan ternyata itu dari Siska yang beberapa bulan ini gak ada kabar


"Halo Sis kenapa lo gak ada kabar sih? Lupa lo sama gue?" kesal Geya saat panggilan terhubung


"Gak lupa, btw kuncinya sudah lo beri sama orang yang cari kan?"


"Sudah kok baru minggu lalu, suara lo kok rada aneh"


"Gak ada yang aneh, udah gue tutup dulu ada rapat penting bye"


tut


"Aneh sekali dia" gumam Geya meletakan kembali ponselnya


"Bosan banget aku, Aldi kenapa lama sekali" kesal Geya


Akhirnya dia membaringkan tubuhnya di sandaran sofa sambil menunggu Aldi datang


 


Disisi ruangan yang lain Aldi fokus membahas proyeknya yang akan digelar beberapa minggu lagi. Proyek yang hampir seratus persen jadi ditengah tengah pusat kota, sebuah hotel kolaborasi antara perusahaannya dengan I&T group.


"Sekian dari saya, Bagaimana menurut anda tuan?" tanya Aldi saat selesai menjelaskan rencananya


"Setuju jadi minggu depan deal ya kita meresmikan itu"


"Bisa nanti biar diurus oleh asisten saya" ucap Aldi


"Kami permisi dulu terima kasih kerja sama nya" ucap client Aldi


Aldi saling berjabatan tangan dan masing masing meninggalkan ruang khusus untuk rapat.


Aldi merasakan angin yang berhembus didadanya. Rasanya lega saat selesai membahas proyeknya. Proyek yang baru bisa dijalankan dan akan beroperasi di minggu selanjutnya


"Tuan kenapa anda ingin berkolaborasi dengan I&T group?" tanya Andri sembari menuju keruangan Aldi


"I&T group sangat antusias dengan proyek ini dan kinerja mereka sangat memuaskan dan cukup berkembang di belanda jika aku melakukan kerjasama dengannya otomatis nama perusahaan ini juga ikut masuk ke belanda, dengan begitu aku bisa mendirikan anak perusahaan disana" jelas Aldi


"Tapi disana banyak sekali perusahaan yang beroperasi sama seperti kita bagaimana nanti jika perusahaan kita dituduh penyelewengan dengan orang sana?"


"Itu tidak akan terjadi. Udahlah ini hanya rencana jangan dipikir lebih baik pikirkan masalah hotel itu ingat minggu depan kita peresmian dan ya,,,aku juga akan meresmikan pernikahanku agar bisa tuntas aku ingin mengadakan resepsi yang mewah dihotel itu, aku sudah menanyakan ini padanya tadi dan boleh boleh saja jadi jangan neko neko" ucap Aldi panjang lebar sebelum masuk kedalam ruangannya


"Haish banyak sekali tugasku" keluh Andri putus asa


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2