Didalam Perjodohan

Didalam Perjodohan
Episode 69


__ADS_3

Aldi sibuk berkutat dengan laptopnya hingga tidak menyadari jika hari sudah mulai petang, begitupun Nando yang seharian ini menemaninya kini tertidur dengan pulasnya di sofa ruangannya


Para karyawan sudah pulang karena jam kerja sudah tutup, tinggal 4 orang saja yang berada di kantor


"Tuan ini kopinya, Apa anda tidak pulang?" tanya Andri sambil memberikan secangkir kopi


"Nanti saja aku masih ingin mengerjakan ini, kalau kamu ingin pulang sana pulanglah dulu" ucap Aldi tanpa mengalihkan pandangannya


"Saya masih ada yang belum dan tadi Nita belum pulang" ucap Andri memberitahu


"Kenapa dia ikut lembur, suruh dia pulang dan antarkan dia" ucap Aldi yang kini menatap Andri


"Tapi tuan-" perkataan melas Andri terpotong dengan tatapan Aldi


"Baik tuan saya pergi dulu" ucap Andri pasrah


Aldi kembali melanjutkan aktivitasnya namun matanya melirik kearah sofa, dia lupa jika dia menelantarkan anak berdosa


"Sampai lupa jika aku membawa dia" gerutu Aldi beranjak menghampiri Nando yang masih tidur


"Woi bangun, pulang sana" teriak Aldi tepat di kupingnya


Nando sontak saja terbangun dan langsung mendudukan dirinya dengan keadaan linglung dia bertanya


"Ada apa? Gue masih ngantuk" ucap Nando sesekali menguap


"Sudah petang lo harus pulang seharian ini lo ada disini bukannya ngebantu malah tidur enak banget jadi lo" cetus Aldi kembali ketempatnya


"Gue pulang sama lo uang gue gak bawa uang" ucap Nando membaringkan kembali tubuhnya


"Alasan kalau mau kopi buat sendiri sana ke pantry" ucap Aldi menyetel kembali laptopnya


Disisi lain Geya tak henti hentinya menggerutu sedari tadi dia menunggu kepulangan suaminya yang tak kunjung datang padahal waktu makan sudah lewat


"Kenapa sampai sekarang belum pulang juga" gumam Geya mendudukan dirinya di sofa ruang tamu


Marisa yang ingin kedapur pun bingung melihat Geya yang masih duduk disofa, dia menghampirinya dan bertanya


"Geya kenapa belum tidur?" tanya Marisa saat sampai didapur


"Geya belum ngantuk mi lagipula Geya masih menunggu Aldi pulang" ucap Geya


"Mungkin saja Aldi pulang larut kamu istirahatlah, mami tinggal ya" ucap Marisa diangguki Geya


Geya memilih untuk kembali ke kamarnya taklupa dia mengunci pintu ruang utama, Geya membaringkan tubuhnya di ranjang king size putihnya sesekali menguap sangking mengantuknya


"Kenapa aku lupa ingin menghubungi papa" gumam Geya menepuk jidatnya


"Besok saja deh mungkin sekarang papa lagi tidur" ucapnya dan memutuskan untuk menonton drama kesukaannya


 


Tak terasa kini sudah pukul 11.23 Aldi menyudahi dirinya untuk tidak menatap dokumen dokumen perusahaan dan layar monitor dihadapannya. Dia mengemasi barangnya dan mengambil beberapa map untuk dibawa pulang

__ADS_1


"Tuan anda ingin pulang?" Tanya Andri yang baru saja sampai


"Iya, kamu kenapa lama sekali mengantar dia? Apa dipertengahan jalan kamu diganggu setan?" tanya Aldi kesal


"Maaf tuan tadi kami mampir sebentar di rumah makan" ucap Andri kelagapan


"Enak ya bos lagi mikirin perusahaan anak buahnya malah makan makan?" cetus Aldi


"Bukan begitu tuan saya tadi diajak dia untuk mampir sebentar mana mungkin saya menolak" ucap Andri


"Terserah kamu, aku mau pulang" ucap Aldi dan bergegas ingin pergi namun tertahan dengan pernyataan Andri


"Bagaimana dengan Nando tuan, anda melupakannya" ucap Andri menunjuk Nando yang tertidur kembali


"Hampir saja aku meninggalkan bocah ini" gumamnya dan menghampiri temannya yang tertidur pulas


"Woi bangun lo mau gue tinggal disini?" tanya Aldi mengguncang kasar tubuh Nando


"Lo itu kasar banget sama gue bisa sabar gak?" ketus Nando mendudukan dirinya


"Gue udah lelah, gue juga butuh istirahat oke" ucap Aldi takkalah ketusnya


Keduanya pergi keluar duluan dengan Andri yang masih sibuk mematikan lampu ruangan yang besar ini


Saat di loby Aldi memberikan beberapa lembar uang merah kepada si penjaga sebagai bonusnya dan langsung masuk ke mobilnya yang sudah disiapkan


"Al anterin gue ke apartement" suruh Nando membenarkan posisi duduknya


"Enak aja gue bukan babu lo" cibir Aldi mulai menjalankan mobilnya


"Iya iya gue anter lo sampai rumah" ucap Aldi menambah kecepatan mobil saat jalanan sudah sepi


"Al kapan kita kumpul lagi kayak dulu saat lo belum nikah?" tanya Nando


"Enggak tahu" cuek Aldi tanpa mengubah pandangannya


"Lo ajak istri lo ikut barbeque sama kita kapan gitu" ucap Nando cermelang


"Males gue ketemu mereka lagi gue gak mau Geya kenapa-napa" ucap Aldi


"Posesif banget lo sama istri lo" cibir Nando menepuk lengan Aldi


"Gue gak mau istri gue lecet" ucap Aldi menghentikan mobilnya tepat di gerbang apartement


"Lo enggak mampir dulu?" tanya Nando yang bersiap akan keluar


"Lain kali saja sudah larut kasihan Geya" ucap Aldi


"Hati hati awas nanti kalau ada yang ingin numpang jangan kamu kasih" ucap Nando menggoda


"Sialan gue gak takut" ketus Aldi menutup kaca mobil


"Yakan cuma nasehatin takutnya nanti itu bukan orang tapi dedemit" ucap Nando terbahak

__ADS_1


"Bodoamat gue pergi" ucap Aldi langsung menancap gasnya meninggalkan Nando yang masih teebahak


Kini sudah pukul 12.08 Aldi melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh dia ingin cepat cepat pulang dan istirahat


Selama di tengah tengah perjalanan Aldi mendapatkan sebuah telepon dari nomor yang tidak dia kenal dia tidak mengubrisnya sampai bunyi itu mereda dengan sendirinya tetapi itu berbunyi lagi alhasil dia harus mengangkatnya


"Halo siapa?" tanya Aldi melambatkan laju mobilnya


"Hai ini aku Emily waktu kamu di kanada" ucap Emily yang berada disebrang sana


"Ada apa kamu menelfonku?" tanya Aldi heran


"Tidak kok kak, aku hanya ingin memberi tahu jika ayah akan kembali memberikan investasi pada kakak" ucap Emily yang tampak senang


Aldi mencerna kembali setiap perkataan yang dilontaran Emily dia tidak ingin salah dalam mengambil keputusan


'Kalau aku kembali menerima investasi itu pasti mr. Song akan mengajukan hal hal yang tidak waras aku tahu sifatnya itu, lebih baik aku mencari investor lain dari pada Mr. Song, cukup aku sudah jera' Batin Aldi


"Halo kak, apa kakak masih mendengarkanku?" tanya Emily


"Masih kok, maaf Emily sepertinya kakak tidak bisa menerima itu kakak ingin kakak bisa berusaha tanpa instan agar hasilnya lebih baik" ucap Aldi spontan


"Pasti kakak kecewa kan?" Tanya Emily sedih


"Enggak kok kakak hanya ingin melakukan apa yang ingin kulakukan jadi kamu jangan sedih sudah ya kakak tutup kakak lagi nyetir" ucap Aldi


"Iya kak hati hati Emily tutup dulu" ucap Emily dan mengakhiri panggilannya


Aldi menyimpan ponselnya ke jok yang ada di sampingnya, dia kembali menjalankan mobilnya dengan kecepatan maksimum


Hingga hanya butuh waktu 10 menit untuk sampai dirumah papinya. Dia membunyikan klakson mobilnya dan seketika penjaga yang ada disana langsung membukakan gerbang dan menunduk hormat


Aldi memarkirkan mobilnya digarasi mobil, dia keluar dan langsung masuk ke dalam dengan kunci cadangannya.


Dia melangkahkan kakinya menuju ke kamar utamanya dia ingin mandi karna merasakan tubuhnya yang dipenuhi keringat


Dia memasuki kamarnya dan melihat Geya yang tertidur dengan ponsel yang ada ditangannya, dia mengambil ponsel itu perlahan menyimpannya di atas nakas sampingnya dan membenarkan posisi Geya agar lebih nyaman


Sejenak dia memandang wajah istrinya yang teduh itu, sedikit senyum tersimpul diwajahnya dia menegakkan kembali tubuhnya dan beranjak ke kamar mandi


Dia menyiram tubuhnya menggunakan air hangat yang dia siapkan sebelumnya, Aldi tidak bisa jika sehari tanpa mandi apapun itu dia harus mandi sama seperti halnya ini padahal jam sudah menunjukan pukul satu dini hari tetapi dia tetap mandi karena tidak kuat dengan tubuh berkeringat


10 menit kemudian dia selesai dengan mandinya dan melangkah ke ruang ganti untuk mencari pakaiannya


Dia memakai celana boxer dan kaos putih polos saja cukup simpel dia mengeringkan rambutnya menggunakan hair dryer


Selesainya dia beranjak mendekat kearah ranjang dia membaringkan tubuhnya diranjang dan memeluk tubuh istrinya yang mungil dan memejamkan matanya yang sabgat berat untuk dibuka menyusul istrinya yang sudah berada dialam lain


bersambung......


Maaf jika baanyak kesalahan dan typo typo yang berhamburan. dan maaf untuk kemarin kemarin author tidak bisa Up karena ada acara nikahan


Jika suka like dan komen ya cerita ini agar aku semangat upnya dan tidak bolong bolong😁 dukungan kalian itu semangatku

__ADS_1


See You Next Time😘😗


__ADS_2