
Aldi membuka matanya saat cahaya matahari menyelusup di indra penglihatannya. Dia menatap sang istri yang masih memejamkan matanya, dengan hati hati dia menyingkirkan kepala Geya yang menempel di dadanya.
Aldi membersihkan dirinya yang terasa lengket dengan merendam dirinya di air hangat
Dirasa cukup Aldi membilas dirinya di guyuran shower, mengambil handuk yang tertata di rak mandi. Dia keluar dengan tubuh segarnya ditambah uap air yang masih menyisa ditubuhnya
Dia mengambil kaos oblongnya dan celana boxer di lemari. Hari ini dia ingin menghabiskan waktunya dengan sang istri di hotel
Aldi mengusap lembut pipi Geya yang mulai tembam, mungkin karna efek menikah makanya dia menjadi agak gemuk
"Sayang bangun" Aldi terus mengelus pipi Geya bahkan mencubitnya pelan sangking gemasnya
Merasa terusik, Geya membuka matanya dan mendudukkan tubuhnya yang tanpa busana
Cup
Aldi mengecup sekilas bibir cery Geya dan matanya melihat begitu banyak bekas kissmark dileher bahkan dada istrinya
"Apa kamu sengaja menggodaku?" tanya Aldi melirih ke arah dada Geya
Sontak Geya mengikuti arah lirikan suaminya dan terkejut baru menyadari jika dia tidak memakai pakaiannya
"Dasar mesum, kenapa dengan tubuhku?"
"Jangan pura pura bego ataupun bodoh, mandilah aku sudah menyiapkan kamu air" ucap Aldi langsung menggendong tubuh Geya yang masih berbalut selimut tebal
Aldi menurunkan Geya di bathup kamar mandi dan mengambil selimut yang melekat pada tubuh Geya
"Keluarlah sekarang" usir Geya
"Kau mengusir suamimu sendiri?" tanya Aldi
"Jika merasa diusir lebih baik pergi biarkan aku mandi" ucap Geya
"Baiklah istriku hari ini sensitif sekali" gumam Aldi dan melangkah pergi
"Kau mengataiku sensitif? Gak ada jatah untuk malam ini" ancam Geya dan merendamkan tubuhnya
"Janganlah bahkan aku baru mencicipinya" rengek Aldi
"Jika tidak mau maka harus keluar" perintah Geya tanpa menatap Aldi
Aldi hanya menuruti permintaan Geya daripada dia tidak mendapatkan jatah malamnya lebih baik mengalah
...🌷🌷🌷...
Andri disibukkan dengan lembaran kertas putih ditangannya, dia harus menggantikan posisi tuannya yang kini masih melakukan bulanmadu yang tertunda
tok...tok..tok
"Masuk"
Wanita berpostur seksi nan sopan membungkukkan badannya saat masuk ke ruangan Andri
"Permisi tuan, diluar ada Mr. Song ingin bertemu dengan tuan muda" ucap Nita
Andri mengernyitkan keningnya heran secepat inikah dia ingin menemui Aldi pikirnya
"Baiklah suruh dia menunggu di ruangan tuan muda dan awasi dia" perintah Andri sebelum membereskan berkas berkasnya
Nita berjingkrak senang saat Andri menyuruhnya ke ruangan Aldi, secara tidak langsung Andri mengatakan padanya untuk menunggunya di ruangan Aldi
"Akhirnya pangeran gue ngasih kode" gumam Nita dan pergi keluar menemui Mr. Song
"Maaf Tuan jika anda menunggu lama" ucap Andri
"Tidak apa apa tuan, Dimana tuan Aldi? Apakah dia tidak masuk?" tanya Mr. Song
__ADS_1
"Beliau berlibur dengan istrinya tuan" ucap Andri sedikit menebalkan kata istrinya
"Baiklah saya paham, disini saya ingin mengajukan kerjasama yang sebelumnya hancur"
"Isi kontrak murni tanpa manipulasi, keuntungannya juga besar untuk perusahaan tuan muda dan perusahaan saya, bagaimana apakah anda berminat?"
"Maaf sebelummnya untuk itu saya kurang paham, lebih baik menunggu tuan muda datang baru kita membahas kerja sama"
"Oke kalau begitu saya permisi, sampai bertemu lain waktu" ucap Mr. Song menjabat tangan Andri
Setelah kepergian Mr. Song Andri bahkan Nita sama sama diam, Nita yang memiliki kesempatan untuk lebih mendekati Andri merasa senang dalam situasi ini
'Gak apalah jika tidak bicara dekat kayak gini gue udah syukur banget' batin Nita
"Antarkan saya kopi jangan manis manis" perintah Andri dan beranjak kembali keruangannya
Bagaikan mendapat jackpot, Nita langsung pergi ke pantry untuk membuatkan kopi calon jodohnya
"Mbak anda kenapa? Kok senyam senyum?" tanya salah satu pegawai office
"Enggak kok, saya ke ruangan saya lagi permisi" ucap Nita dan membawa secangkir kopi di tangannya
"Ini pak kopinya, ada yang bisa saya bantu lagi?" tawar Nita
"Enggak silahkan keluar terimakasih" ucap Andri dan menyeruput kopinya
"Buset kerasukan apa tuan Andei? Dia bahkan berterima kasih padaku untuk pertama kalinya" gumam Nita bersorak
Nita kembali menyalakan komputernya dan mengerjakan tugas tugasnya sebagai sekretaris Aldi
_______
"Hiks..hiks...jahat sekali, dia bahkan ninggalin pacarnya demi wanita itu" seru Geya
"Sudah sayang itu hanya sebuah film bukan kenyataan" ucap Aldi
Aldi malah dibuat bingung sendiri niatnya ingin mereka menghabiskan waktunya berdua di Villa kini dibuat repot oleh tingkah Geya
"Rasain makanya jangan selingkuh" Geya memaki didepan tv
Aldi pergi entah kemana, sejak istrinya uring uringan dengan tv Aldi memilih keluar daripada kena semprotnya
"Akhirnya tamat, eh dimana suamiku?" gumam Geya menatap sekeliling
"Aldi kamu darimana? Kenapa meninggalkanku sendiri disini? Apa kamu mencoba selingkuh?" tanya Geya saat melihat suaminya baru datang
"Apa itu?" Geya melihat sebuah paperbag berlogo ditangan kiri Aldi
"Makanya jangan su'udzon dulu, aku tadi beli es krim dan desert untuk kita" ucap Aldi memberikan paperbag itu
"Tumben peka" gumam Geya dan membuka dessert pink nya
Aldi memilih untuk menelpon Asistennya menanyai perkembangan perusahaan yang ia tinggal
"Bagaimana perusahaan kita?"
"....."
"Batalkan"
"......"
"Cari tahu siapa yang memberikan dana sebesar itu"
"...."
tut...tut
__ADS_1
Aldi menutup teleponnya, dia membuka laptopnya mencari data informasi karyawannya
"Aku tidak akan kerja saat kita honeymoon, Aku ingin menghabiskan waktu berdua di kamar, bicaranya siapa itu?" sindir Geya dari pojokan kamar
Aldi hanya melambaikan tangannya mengisyaratkan Geya untuk mendekat. Dengan senang hati Geya duduk di samping suaminya
"Aku hanya mencari data informasi karyawanku, hanya sebentar kok. Apa istriku ini cemburu?"
"Katanya gak ada yang namanya kerja, kalau begini caranya lebih baik kita pulang"
"Iya² maaf besok aku akan membawa kamu ketempat yang kamu sukai, Bagaimana?"
"Mau, tapi capek aku gak kuat jalan jauh"
"Aku sudah menyiapkan kendaraan untuk kita sewa"
"Apakah disini kamu tidak memiliki mobil?"
"Gak ada aku sengaja tidak memberikan villa ini fasilitas kendaraan"
"Alasannya?"
"Hanya aku yang tahu tugas kamu adalah melayaniku"
"Kasih tahu lah, jangan main sembunyi sembunyi
"Aku akan memberi kamu rahasia tentang diriku jika kamu memberikanku jatah double malam ini"
"Gak mau gak jadi nanya"
Geya keluar dari kamar dan memilih membuat sesuatu yang mengenakan untuk dilidahnya.
Aldi menyusul istrinya yang tengah menikmati kentang rebusnya, setahunya istrinya ini tidak menyukai berbagai umbi rebus malah suka goreng
"Kok kamu makan kentang itu? Apakah enak?" tanya Aldi ikut nimbrung di meja makan
"Mau coba? Enak kok" ucap Geya sibuk memakan kentangnya
Aldi hanya menggeleng sebagai jawabannya, dan sibuk dengan game yang ada diponselnya
"Kok kamu main game sih?" kesal Geya
"Terus? Kamu sibuk sama kentang kamu, aku harus apa?" tanya Aldi dalam setengah komsentrasinya
"Al aku ingin sate yang dijual abang pinggir jalan" ucap Geya tiba tiba meletakkan kentangnya begitu saja
"Enggak ada disini sayang, disini hanya ada restoran yang memilikinya"
"Tapi aku mau, tiba tiba saja ada bau harum dari sate bakar dekat pertigaan perkomleksan kita"
"Itu beda kita sekarang ada dimana?"
"Di Italy negara orang"
"Satenya ada dimana?"
"Dinegara kita Indonesia"
"Jadi kita beli besok kalau kita selesai honeymoon ya" terang Aldi
"Aku mau sekarang bukan besok besok besok, paketkan saja" usul Geya
"Itu makanan belum sampai sini sudah basi, jangan aneh aneh" ucap Aldi dan menarik istrinya untuk ikut dengannya
Mau kemana ya?....
Ikuti terus jalan ceritanya ya, maaf jika kurang nyantol😊
__ADS_1