Duda Milik Davina

Duda Milik Davina
Acara Lamaran


__ADS_3

Hari ini adalah hari lamaran Kareem Hassan ke Davina Arata yang terpaksa harus dimajukan dua hari karena besok keluarga besar Davina akan terbang ke Tokyo untuk acara lamaran dan nikah Fuji Al Jordan dengan Seira Hayami.


Kareem sendiri tidak masalah harus dimajukan karena lebih cepat lebih baik mengikat Davina dalam bentuk pertunangan sebelum keduanya akan menuju ke jenjang yang lebih serius. Keluarga besar Davina yang di Jakarta pun hadir dan para keluarga lain menitipkan doa agar acara lamaran mereka lancar karena semuanya sudah berada di Tokyo.


Kareem bersama ibunya Sari dan asistennya Tariq datang ke kediaman Javier Arata. Disana sudah hadir Ghani dan Alexandra Giandra, Gozali dan Humaira Ramadhan, Bara dan Arum Giandra, Arya Ramadhan dan Nathan Pratomo yang harus mengganti nama keluarganya karena ada dokter yang sama dengan namanya di rumah sakit.


"Jadi nama belakang mu diganti ke Pratomo? Ikut Tante Savitri?" goda Bara.


"Terpaksanya. Lha gimana, nama depan dan belakang sama bikin pasien salah melulu. Nathan jantung dan Nathan neurologis harusnya bisa seperti itu tapi kan sering salah terus. But that's okay, aku lebih bangga pakai nama eyang buyut" cengir Nathan.


"Jangan bilang biar bagian sahammu bertambah" goda Bara. Nathan terbahak.


"Bro, kita sudah terlalu kaya sampai bingung mau ngapain lagi? Keluarga kami lebih suka tidak memikirkan berapa pundi-pundi yang kita peroleh yang penting passion kita dalam bekerja dan menyelesaikan pekerjaan itu dengan baik" senyum Nathan.


"You're right Nate" balas Bara. Keluarga besarnya sejak dulu tidak pernah meributkan harta karena masing-masing sudah mendapatkan bagiannya. Wasiat dari eyang Pratomo, semua anak cucu keturunannya tidak boleh serakah dan masing-masing anak dan turunannya akan mendapatkan bagiannya. Harus guyub, rukun dan saling membantu jika ada yang mengalami kesulitan.


"Tuan Javier, rombongan tuan Hassan sudah sampai" lapor Yono.


"Suruh mereka masuk, Yon" perintah Javier.


Ruang tamu rumah Javier sudah disulap menjadi lebih luas demi bisa menampung semua keluarga dan tamu dari calon besannya.


Kareem Hassan datang mengenakan suit warna hitam sedangkan Sari Hassan mengenakan gamis bewarna biru navy dan kerudung dengan warna senada. Javier dan Agatha mengenakan batik sarimbit bewarna hijau emerald yang motifnya rancangan Iwan Aradhana, suami Danisha Giandra.


Kareem menyalami semua orang disana dan ketika bertemu dengan Nathan dan Bara, kedua pria itu hanya menyeringai usil.


"Berhasil juga lu ambil hatinya Davina" bisik Nathan dengan nada menggoda.


"Alhamdulillah" senyum Kareem.


"Jangan kamu sia-siakan adikku itu ya. Macam-macam, habis kau!" balas Bara sambil membuat tanda menggorok leher.


Kareem hanya tersenyum kecut. "Sadis kalian!"


"Itulah keluarga kami, sadis-sadis absurd" kekeh Nathan.



Kareem hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


***


Acara lamaran plus tunangan Davina dan Kareem pun berjalan lancar, keduanya saling bertukar cincin serta mereka sudah menetapkan tanggal pernikahan yang akan dilaksanakan sebulan kemudian setelah mengambil jeda usai pernikahan Fuji dan Seira.

__ADS_1


"Bu Sari, lusa jadi berangkat bersama kami kan ke Tokyo untuk menghadiri pernikahan Fuji dan Seira?" tanya Agatha setelah acara selesai dan mereka sedang menikmati acara makan malam.


"Dengan siapa saja nantinya Bu Agatha?"


"Kami ikut semua kok Bu" jawab Alexandra. "Kan Davina serta Kareem sudah resmi lamaran jadi tidak ada masalah kita kesana. Tenang saja, pesawat pribadi Javier bisa banyak membawa penumpang kok."


"Keluarga Bu Agatha dan Bu Alexandra pasti banyak sekali, saya bisa bingung nantinya" kekeh Sari yang sempat pusing ketika Davina menceritakan silsilah keluarganya.


Agatha tertawa. "Saya juga awalnya pusing saat diajak Javi kenalan dengan keluarganya... Acara nikahnya Jeremy sama Rain ya, Alex?"


"Iya, acaranya Jeremy dan Rain." Alexandra menatap Sari. "Rain adalah sepupu kami, Jeremy suaminya. Mereka punya satu anak, Arjua yang sudah menikah dengan Sekar dan anaknya sudah dua, Jendra dan Rama."


"Santai saja Bu Sari, yang penting menikmati acaranya saja" senyum Agatha.


***


Arum dan Davina asyik berbincang di sebuah sofa di ruang tengah sambil menikmati makan malam. Arun bersyukur Davina akhirnya mendapatkan pasangan yang baik dan sayang kepadanya.


"Akhirnya ya Vin. Meskipun pada awalnya aku mengira kamu akan bersama Ali" senyum Arum.


"Aku sama Ali anggap saja nggak jodoh, Rum. Meskipun dapat duda lagi, tapi aku merasa Kareem adalah jodohku" senyum Davina.


"Kita tidak tahu yang namanya jodoh itu datang dan tahunya darimana. Aku dan mas Bara malah bermula dari cari meja kosong" kekeh Arum.


"Kabarnya kalian semua besok lusa ikut ke Tokyo kan?" tanya Arum.


"Insyaallah. Aku sih sudah bilang kalau pesawat papa bisa menampung 19 penumpang."


"Semoga besok acaranya Fuji nggak ada kerusuhan" gumam Arum.


"Kalau kak Levi nggak datang, kemungkinan besar aman" senyum Davina mengingat kakak sepupunya yang gesrek dan sekarang sedang menikmati menjadi ayah setelah kelahiran Hoshi.


"Mungkin Levi nggak datang, tapi Oom Eiji kan datang" kekeh Arum.


"Oh God. Aku lupa. Biangnya kan Oom Eiji" keluh Davina.


Arum tertawa.


***


Yuhuuu Up Pagi Yaaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


***


Permisi sekalian promosi upcoming Novel yang akan launching bulan depan ... Insyaallah.


Sekilas gambaran coming novel ...


Empat gadis yang sama-sama diadopsi oleh seorang wanita yang kaya raya dan semuanya diberi nama sesuai dengan empat musim.


Winter Aneira ... gadis musim dingin yang kaku


Summer Agni ... gadis musim panas yang ceria


Autumn Sharada ... gadis musim gugur yang kalem


Jade Spring ... gadis musim semi bermata hijau yang misterius


Keempatnya punya kisah sendiri, kehidupan asmara sendiri ... Yang nantinya akan bertemu di akhir cerita.



***


Yuhuuu...


Readersku tersayang, setelah tujuh bulan berkutat dengan klan Pratomo hingga generasi kelima ( Arimbi dan Bima ), Eike hendak beristirahat sejenak dari klan gesrek, kacau dan rusuh sementara.


( tapi nanti balik lagi kok ... 😊😊😊 )


Buat yang sudah membaca Setelah Perpisahan ( Kara Santanku dan Babang Rayden ) yang tidak berhubungan dengan klan Pratomo ( hanya pinjam nama Blair & Blair Advocate ), bagaimana pendapatnya?


Eniwaiii... Nantikan novel empat gadis ya. Mungkin akan super panjang karena masing-masing punya kisah sendiri dan semuanya dalam satu novel. Eike mau fokus disana dulu Yaaaaa.


Thank you so much atas komentar, kritik, saran, serunya berinteraksi dengan kalian semua baik di kolom komentar maupun di Ig aku @hana_reeves_nt.


Insyaallah novel baru bisa menemani saat ibadah puasa kalian bagi yang menjalani.


Tararengkyu ❤️🙂❤️


Regards,

__ADS_1


Hana Reeves.


__ADS_2