Duda Milik Davina

Duda Milik Davina
Bonchap - Daddy and Mommy


__ADS_3

"Jadi Oom Javier sakit limfoma, Ash?" tanya Arjuna ke Ashley yang dulu adalah mantan asistennya yang sekarang menjadi sepupu ipar.


"Iya Jun. Stadium dua dan baru kasih tahu ke kita tadi habis ijab pas Oom Javier meminta keluarga Arata kumpul." Ashley menatap ke sepupu-sepupunya.


"Kapan Oom Javi tahu?" tanya Nathan dan Fuji bersamaan.


"Aku tidak tahu, bro. Soalnya cuma bilang sudah stadium dua."


"Pantas Oom Javier bikin acara begini" sahut Levi. "Bambang, elu kan yang di Jakarta. Masa kagak tahu sih?"


"Eh Toyib, elu kan tahu sendiri kalau Oom Javier very discreet soal mengumbar sakitnya" balas Bara.


"Tapi masa Kareem yang notabene menantunya juga kagak tahu?" Ezra menatap Kareem.


"Aku beneran tidak tahu. Kan papa baru stay di Jakarta tiga bulan terakhir ini setelah sebelumnya di New York" ucap Kareem.


"Harusnya yang tinggal di New York yang tahu kan?" ledek Bara.


"Bah, kita di New York saja kumpul kalau weekend dan Oom Javi tidak pernah cerita apapun!" balas Rhett.


"Nah tuh! Makanya jangan nyalahin yang di Jakarta chuy!" sahut Arya.


"Perasaan tadi bahas sakitnya Oom Javier kok malah berantem?" komentar Aidan.


"Kita nggak berantem Ai" sahut Arjuna.


"Lha terus apaan?"


"Diskusi" jawab Levi sambil mengangguk dengan wajah polos membuat para hot Daddy menatap malas ke putra Eiji Reeves itu.


"Ngomong-ngomong Ash, itu gimana ceritanya si Haris jadi menantu elu?" tanya Arjuna.


"Oom Javier lah cupidnya. Jadi anakku satu itu didekati oleh cowok bernama Bagas Hadiyanto yang sebelumnya tertarik sama Falisha tapi anakmu Reem" Ashley menoleh ke Kareem. " Lebih memilih Aji."


"Aji itu yang bikin anakku jadi gegeran ditangkap polisi gara-gara nodong pakai pistol ya? Tapi kan bukan salahnya si cumi satu itu lah! Dia kan cuma nolong Aji" komentar Levi.


"Hei, aku kan yang urus di kepolisian sama Travis" protes James Blair.


"Nah itu! Ternyata Aji sudah discreening sama Papa. Sampai-sampai Nadya disusupkan menjadi asistennya Aji" sahut Kareem.


"Apa karena Fa bisa bahasa isyarat ya jadi Oom Javi jodohin ke Aji?" gumam Bryan.

__ADS_1


"Bisa jadi juga biri-biri. Tapi kalau namanya jodoh dan lolos mau gimana?" kekeh Arjuna.


"Bryan, mas Junjun, namaku Bryan" sungut putra Abian Smith itu.


"Bryan nikah dengan Briana jadinya?" Levi mengerling jenaka ke Fuji.


"Biri-biri!" gelak Fuji durjana.


"Aaaahhhh! Reseh kalian!" umpat Bryan yang memang paling bontot dari generasi keempat.


"Udah-udah nanti Bryan mewek lho" goda Marco.


Semua hot Daddy itu terbahak sedangkan Bryan hanya manyun. Kalau sudah kumpul, mereka lupa kalau usianya sudah masuk kepala empat dan lima.


"Kalian yang di New York, support Oom Javier dan Tante Agatha. Obat paling indah di dunia adalah jika kita sakit, adanya dukungan dari orang-orang yang mencintai dan menyayangi. Meskipun kita sering kacau kalau kumpul, setidaknya kita merasakan bahwa adanya rasa sayang dan hangat" ucap Mario.


"Harusnya mas Junjun, bang Toyib dan kak Fuji bijaksana begini kayak bang Mario. Bukan nistain aku" ucap Bryan sembari manyun.


"Siapa itu bang Toyib?" tanya Levi polos.


"ELU!" seru mereka semua.


"Astaghfirullah!" Levi mengelus dadanya dramatis.


***


"Dav, are you okay?" Arum memeluk sepupunya.


"Aku masih tetap tidak percaya papaku bisa sakit itu, Ndis. Papa adalah orang yang sangat memperhatikan pola hidup dan makan secara ketat" gumam Davina.


"Vina, namanya penyakit kita tidak ada yang tahu. Contoh Oom Ryoma, berangkat golf sehat, pulang tidur selamanya" ucap Josephine.


"Yang bisa kita lakukan, memberikan semangat dan doa buat Oom Javier. Karena dengan itu, Oom Javier akan merasa lebih ayem" sambung Marissa, saudara kembar Josephine.


"Daddy juga sakit" ucap Keia Al Jordan. "Kena diabetes tipe dua. Sama kan sama Oom Joshua?"


"Iya, Daddy kena itu juga" jawab Josephine.


"Aku dan Freya juga tidak percaya pas mendengar Oom Javier tadi cerita kalau sakit. Freya rasa menyesal kemarin sempat marah-marah sama Opanya itu" timpal Kristal.


"Eh iya, aku jadi bingung. Kok Oom Javier bisa jodohin si tukang cari hantu itu sama Haris?" tanya Keia.

__ADS_1


"Soalnya Oom Javier tahu Haris bisa merubah Freya untuk berhenti mencari hantu. Bahkan Haris sempat pingsan pas diajak Freya hunting" kekeh Kristal.


"Kok bisa?" tanya Danisha.


Kristal pun bercerita tentang kejadian di daerah rumah Pak Budi dan membuat para hot mommy itu tertawa terbahak-bahak.


"Oh ya ampun!" gelak Kaia Blair O'Grady. "Bisa-bisanya dia pingsan?"


"Jadi ingat mama dilihatin penampakan di kastil" gelak Sekar.


"Oh iya! Horor itu!" sahut Thara. "Parah dah Freya. Habis dia dimarahi Oom Jeremy."


"Tapi ya nggak kapok!" gelak Sekar.


"Ndablek kalau kubilang" timpal Haura sambil tertawa.


"Ya moga-moga Haris bisa membuat Freya berhenti aneh-aneh deh" kekeh Kaia.


"Kudune mandeg ( Harusnya berhenti )" ucap Arum. "Soalnya Falisha cerita kalau Freya itu mengumpamakan bodinya Haris itu sentuhable dan pelukable, apalagi bibirnya cipokable."


Para hot mommy itu melongo.


"Maksudnya piye?" tanya Keia.


"Yaaaa kayak kita ke suami kita masing-masing lah!" gelak Davina.


"Kok ya cari istilah aneh-aneh tho anakmu itu Kris?" ucap Sekar sambil tertawa.


"Mbuh kuwii! Bar kesambit apa, aku ya ga ngerti" keluh Kristal.


"Semoga kita semua sehat-sehat ya" ucap Josephine.


"Aamiin."


***


Yuhuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2