Duda Milik Davina

Duda Milik Davina
Bonchap - Aaaahhhh


__ADS_3

Haris menyetir Rubicon nya dengan perasaan campur aduk, antara takut sama penasaran tapi pengen tanya. Setelah berperang antara Haris jirih dan Haris sok kendel ( berani ), akhirnya dia menanyakan juga.


"Nona Freya" panggilnya.


Freya yang sedang mengecek hasil rekaman handycam nya menoleh ke Haris. "Apa Ris."


"Memang tadi nongol ya?" tanya Haris takut-takut apalagi ini jam dua pagi.


"Ada kok. Malah lebih jelas dari semalam. Tahu mau aku orbitin ke Amrik sama London" kekeh Freya.


Ya ampun! Lu kira ajang pencari bakat? Ampun deh cewek sotong satu ini! Yang elu promoin itu kagak jelas ujudnyaaa!


"Nona Freya. Mau sampai kapan nona jadi Ghostbusters?"


"Sampai Johnny Depp lamar gue!"


"Ya Allah, Johnny Depp dah mokat kaleee. ( ini generasi kelima ya dan Johnny Depp hidup di generasi kedua ). Yang benar saja!"


"Mirip-mirip juga boleh!"


"Saya memangnya nggak mirip?" goda Haris.


Freya mengalihkan pandangannya dari handycam dan mendekatkan wajahnya ke Haris lalu menelitinya.


"Johnny Depp matanya coklat bukan biru."


"Saya bisa pakai softlens coklat."


"Mukanya lebih cool daripada kamu" jawab Freya.


"Lalu kalau gini, kurang cool?" Haris meminggirkan mobilnya di depan sebuah mini market yang sudah tutup. "Apa saya kurang cool?"



Freya terkejut ketika tiba-tiba pria itu mendekatkan wajahnya ke dirinya.


"Eh?"


"Beneran saya kurang cool? Mau cool seperti apa, nona Freya Maharani Ruiz Sky?" bisik Haris yang semakin mendekat wajah cantik Freya.

__ADS_1


"Kamu... mau apa Haris?" bentak Freya... meskipun itu bukan bentakan


Haris semakin memojokkan Freya dan dia tidak perduli kalau wajahnya babak belur dihajar nona cantik yang membuatnya amburadul.


Freya pun semakin menempel pada pintu mobil Haris dan wajahnya tampak panik. Si cumi ini mau cium gue? Tidak semudah itu Férguso!


Freya langsung menusuk pinggang Haris yang membuat pria itu terkejut.


"Astagaaaaa!" Haris memegang pinggangnya yang sakit ditusuk Freya.


"Berani maju lagi, aku hajar!" ancam Freya judes.


Haris pun kembali duduk di kursinya sambil mengusap-usap pinggangnya yang pedes ditusuk Freya. Kukunya berapa senti sih panjangnya?


***


Aji dan Falisha menunggu kedatangan kedua orang tua kandungnya di restauran RR's Meal seperti biasa. Tadi saat menjemput Falisha, Kareem dan Davina melongo melihat mobil ketiga milik pria itu.



"Honda NSX?" tanya Kareem.


"Kalian bertemu di RR's nanti? Papa katanya sudah mengurus semuanya" ucap Davina.


"Iya Tante."


Dan kini keduanya menunggu di ruang VIP yang khusus untuk menjamu kolega bisnis.




"Mas" panggil Falisha.


"Hhhmm" sahut Aji sambil menatap ruang VIP.


"Opa sebentar lagi sampai" ucap Falisha melihat pesan di ponselnya.


Aji memegang tangan Falisha seolah membutuhkan kekuatan dan gadis itu merasakan tangan kekasihnya dingin. Bagaimana pun, rasa gugup dan tegang itu ada. Selama 26 tahun, Aji baru bertemu dengan kedua orangtua kandungnya.

__ADS_1


Suara pintu VIP dibuka dan tampak Javier Arata disana bersama dengan Agatha Arata beserta dengan asistennya dan sepasang suami istri yang seumuran dengan Kareem dan Davina hanya saja wajah mereka lebih tua.


Meskipun demikian, Aji dan Falisha bisa melihat kemiripan wajah dengan Aji. Kedua orang tua itu menatap Aji dengan tatapan tidak percaya melihat putra mereka yang mereka serahkan ke panti asuhan dan diadopsi oleh keluarga Lau.


"Apakah dia Steven?" tanya pria itu kepada Javier dengan bahasa Mandarin.


"Iya dia Steven tapi sekarang lebih dikenal Sangaji Aryaseta" jawab Javier dengan bahasa Mandarin fasih.


"Apakah itu kekasihnya?" tanya si wanita.


"Iya, kekasihnya adalah cucu saya." Javier menatap sepasang kekasih itu.


Kedua orangtua Aji melongo.


***


Freya terbangun dengan badan terasa remuk redam. Ternyata mencari si mbak-mbak cantik versi penampakan itu membutuhkan energi banyak juga. Tapi Freya puas bisa mendapatkan apa yang dia cari.


Gadis itu pun berusaha bangkit dari tempat tidurnya ketika melihat sebuah tangan kekar memeluk pinggang dan perutnya dengan erat dan posesif.


Eh? Ini tangan siapa? Gue tidur sama siapa semalam?


Freya menoleh ke belakang dan tampak Haris masih terlelap memeluk dirinya tanpa mengenakan baju. Freya mendelik lalu melihat dirinya yang hanya mengenakan tank top dan br@ tapi celana jeans masih dipakainya.


What the fu(k? What's going on last night? Kok aku tidur di kamar tamu?


"Morning baby" sapa Haris sambil tersenyum dan mencium pipi Freya.


"AAAAAHHHHH!"


***


Yuhuuu Up Pagi Yaaaaa


Lanjut nanti


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2