Duda Milik Davina

Duda Milik Davina
Bonchap - Senin Yang Heboh


__ADS_3

Hari Senin ini kantor PRC group pusat mendapatkan gosip baru yaitu Haris akuntan anak buah Yudho Cahyono melakukan one night stand dengan Freya Sky cucu keponakan Javier Arata. Ramainya grup Whatsapp semua divisi membuat Haris yang baru datang menatap semua rekan kerjanya dengan tatapan bingung.


"Pagi semuanya. Ada apakah?" tanya Haris polos.


"Apa benar kamu tidur bareng sama nona Freya?" tanya salah seorang rekannya.


"Memang ada apa sih?" Haris menatap semua rekan divisi keuangan dengan wajah bingung.


"Kamu tuh buka grup Whatsapp kenapa!" seru rekan kerjanya yang lain.


Haris pun membuka ponselnya dan terkejut melihat foto dirinya menggendong Freya saat gadis itu tertidur di mobilnya.


Damn it! Pasti tuan Javier yang menyebarkan.


"Habis kau Ris! Tahu kan bagaimana tuan Javier sangat melindungi keluarganya" komentar rekan lainnya.


Haris berjalan menuju meja kerjanya dan hanya mengacuhkan keributan rekan-rekannya lalu mulai menyalakan PC nya dan menyumpal telinganya dengan airpods dan mulai bekerja.


***


Javier hanya menanggapi tenang keributan di gedung PRC group karena dia lah biang kerok dari penyebaran foto Haris menggendong Freya. Agatha masuk ke dalam ruang kerja Javier yang merupakan bekas ruang kerja Adrian Pratomo dengan wajah menahan amarah.


"Javi! Ini apa?" bentak Agatha kesal melihat cucunya digendong oleh Haris.


"Freya digendong Haris" jawab Javier tenang.


"Iya aku pun tahu! Kenapa kamu tenang-tenang saja?" Agatha menatap tajam suaminya dan sejurus kemudian... "Jangan bilang kamu..." Agatha menutup mulutnya.


"Aku kenapa Agatha sayang" sahut Javier cuek.


"Oh Astaga! Kamu benar-benar menuruni liciknya Opa Alex Neville!" Agatha hanya bisa terduduk di kursi depan meja kerja Javier.


"Bagus kan?" cengir Javier.


"Ashley dan Kristal sudah tahu? Raymond dan Valora?"


"Tentu saja mereka sudah tahu. Apakah kamu tahu, Freya juga berencana meminta Haris bertanggung jawab ke Ashley?"


Agatha memegang pelipisnya. "Kalian itu benar-benar!"

__ADS_1


Javier tersenyum lebar.


***


Pasangan Yung melongo melihat gedung perusahaan milik Aji yang tampak eye catching dan fun. Kantor Aji memang memiliki tujuh lantai dengan masing-masing lantai memiliki area sendiri-sendiri.



"Mari Mr dan Mrs Yung" ajak Nadya ke kedua orang tua Bossnya.


"Nadya, apakah tidak terlalu besar gedung milik Aji?" tanya Li Huanran.


"Masing-masing lantai memiliki fungsi sendiri-sendiri. Seperti lantai dua divisi tuna netra, lantai tiga divisi tuna daksa, lantai empat area makan dan kantin serta longue, lantai lima divisi tuna wicara, lantai enam divisi tuna grahita dan lantai tujuh tuna rungu serta ruang kerja tuan Aji" papar Nadya dengan bahasa Mandarin fasih. "Tiap-tiap divisi memiliki tugas masing-masing untuk membuat aplikasi yang semakin mempermudah para penyandang disabilitas karena aplikasi di smartphone, tablet dan komputer harus tetap di maintenance agar stabil, update dan tidak terkena bug."


Kedua orang tua Aji manggut-manggut mendengar penjelasan Nadya. Kini keduanya tiba di ruang kerja Aji dan Nadya mengetuk pintu lalu membukanya. Tampak Aji masih berkutat dengan panggilan teleponnya dan memberikan kode kepada Nadya untuk membawa kedua orangtuanya duduk di sofa.


Setelah selesai melakukan panggilan telepon, Aji pun menghampiri kedua orangtuanya dan Nadya.


"Bagaimana bisa kamu melakukan panggilan telepon meskipun mengalami tuna rungu?" tanya Yung Mei Ling.


"Memakai aplikasi yang aku kembangkan jadi kita bisa menelpon dua arah seperti layaknya orang normal" jawab Aji dengan bahasa Mandarin patah-patah. "Tadi sudah kemana saja Nad?"


"Sudah saya ajak lihat tiap divisi, pak Aji" jawab Nadya yang dijawab anggukan oleh pria tampan itu.


Siang itu kedua orang tua Aji berbincang-bincang dengan anaknya untuk mengetahui bagaimana kehidupan putranya dari diadopsi keluarga Lau hingga bisa berpacaran dengan cucu Javier Arata.


***


Falisha mengerenyitkan alisnya ketika mendapatkan berita bahwa Freya tidur bareng dengan Haris yang membuat ramai di grup keluarga. Gadis itu lebih terkejut lagi ketika Freya datang menghampirinya di kantor FH Workshop.


"Apakah itu benar mbak? Kamu tidur dengan Haris?" tanya Falisha setelah Freya duduk di sofa bersamanya di ruang kerjanya.


"Iya, kami tidur bareng dalam arti harfiah lho Sha. Beneran tidur bukan tidur plus plus meskipun dipeluk juga sih sama Haris" cengir Freya.


"Oh astaga! Lalu kok bisa sampai bocor kemanapun? Kamu tahu kan mbak, di grup keluarga pada pengen hajar Haris!" Falisha tidak habis pikir kenapa kakaknya tenang-tenang saja.


"Kamu tahu ga Sha, dibalik suit kerjanya Haris, tersimpan perut kotak-kotak yang sentuhable dan yummyable membuat aku pengen boing boing di bodinya" gelak Freya asal.


"Apa maksudnya dengan boing boing di bodinya?"

__ADS_1


Freya memasang wajah usil dan...meshum menurut Falisha. "Rasanya ingin menindih tubuh Haris lalu boing boing sambil menikmati menyentuh perut Haris."


Falisha terkesiap. "Astaganaga! Mbak, kamu waras?"


"Waras banget! Kan wajar kita sudah dewasa Sha, lagian kamu dan Aji, bullsh*it kalau belum ciuman. Ya kan?" kerling Freya tanpa filter. "Apalagi aku lihat Aji kalau sama kamu kayak pengen kekepin terus!"


Wajah Falisha memerah mendengar ucapan kakak gesreknya. "Lalu apa rencana mbak Freya?"


"Membuat Haris mau nembung ke papa! Rugi dong kalau kagak aku HM kan Haris!"


"Kayaknya dulu ada yang ogah-ogahan deh sama Haris" gumam Falisha. .


"Itu sebelum aku tidur bareng Sha dan ternyata nyaman banget. Lagian, aku tidak mau kehilangan tubuh pelukable punya dia!" Freya tertawa durjana.


"Mbak, kalau kayak gitu kesannya cuma nepsong doang disana. Apa gadha cinta atau sayang gitu sama Haris?" tanya Falisha.


"Cinta bisa berjalan seiring waktu, yang penting Haris harus aku ikat dulu!"


Falisha menggelengkan kepalanya. Apa kakakku satu ini saking jomblowatinya jadi rada sedeng begini ya?


***


Haris sekarang berada di ruangan Yudho Cahyono, Bossnya di divisi keuangan. Yudho merasa gerah mendengar ramainya gosip tentang pegawai andalannya yang sudah tidur bareng dengan cucu Big Boss nya.


Yudho adalah pria berusia empat puluhan, sudah menikah dan memiliki dua anak. Sebenarnya dia nyaris bodo amat dengan urusan pribadi anak buahnya selama kinerja mereka bagus dan tidak berbuat ulah tapi karena ini menyangkut nama Javier Arata dan yang menjadi obyek gosip adalah Freya Sky, cucu keponakannya, membuat Yudho harus menanyakan langsung ke Haris.


"So, Haris. Bisa kamu jelaskan kenapa Senin pagi ini saya mendapatkan gosip kamu tidur dengan nona Freya Sky?"


"Ehem maaf pak Yudho, tapi itu kan ranah pribadi saya" jawab Haris diplomatis.


"Urusan kamu mau ons sama banyak wanita saya tidak perduli selama kinerja kamu baik tapi ini yang kamu tiduri adalah cucu tuan Javier! Kamu cari mati?" tanya Yudho dengan nada naik dua oktaf.


Haris hanya menatap datar ke wajah Yudho. Kan aku nggak mungkin bilang disuruh tuan Javier mendekati cucunya.


***


Yuhuuu Up Sahur Yaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2