Elang Untuk Rain

Elang Untuk Rain
Menemuimu


__ADS_3

"Rheaaaa! Kaia mana?" teriak Abi pagi-pagi.


Rhea dan Duncan yang masih di kamar hanya mende*sah sebal mendengar Daddynya sudah heboh pagi-pagi.


"Mas! Biarin Kaia sama mami papinya! Kayak apa saja sih kamu tuh!" tegur Dara sambil memberikan teh wasgitel untuk Abi.


"Aku jadi malas ke kantor, sayang. Ada cucu di rumah bikin bodi males keluar rumah" wajah Abi langsung manyun merayu Dara agar boleh cuti sehari lagi.


"Mas Abimanyu Giandra, cucumu masih lama disini tapi pekerjaan kantor tidak boleh ditunda!" Dara menggeleng-gelengkan kepalanya melihat suaminya makin hari makin seperti anak kecil apalagi ada cucunya di rumah.


"Kamu curang Adara, kamu di rumah bisa main lama sama Kaia!" cebik Abi.


"Astaghfirullah suamiku yang katanya ganteng paripurna seperti cucunya biarpun cucunya bule! Kok pakai acara meri-merinan tho!" Dara menepuk bahu suaminya sebal.


"Apa sih kalian berdua itu!" gerutu Rhea yang sudah mandi sambil menggendong Kaia yang tampak cantik dengan baju warna pink.


"Ah sini cucu Ogan yang paling cantik setata Surya" kekeh Abi sambil merentangkan tangannya yang tentu saja Kaia langsung minta masuk dalam pelukan Ogannya. Dara dan Rhea hanya memutar matanya malas.


"Mom, bikin bayi lagi deh! Nggak papa aku kesundul!" omel Rhea sebal melihat kelebayan Daddynya.


"Astaghfirullah! Kamu malah ikutan gesrek sama daddymu" kekeh Dara.


"Selamat pagi semua" sapa Elang ramah.


"Pagi Jeremy. Maaf kamu terganggu ya dengan keributan di rumah kami" senyum Dara ramah.


"Nggak papa Tante. Pagi Oom."


"Hhmmm" sahut Abi judes lalu asyik bermain dengan Kaia.


"Nggak usah diambil hati sikap Daddy, biasa lagi PMS" sindir Rhea.


"Enak ajah Daddy PMS!" cebik Abi.


"Morning pa, morning ma." Duncan mencium pipi Dara lalu pipi Rhea. "Pa, Kaia tuh semalem susah bobok lho gara-gara papa ngajak main terus."


"Lho ini seger bocahnya" sahut Abi cuek. Kaia hanya tertawa geli dicium pipinya oleh Ogannya.


"Udah-udah, ayo sarapan dulu. Mas, Kaia taruh dulu di stroller nya, terus kamu sarapan nanti telat ke kantor. Bukannya ada meeting pagi ini?" ucap Dara.

__ADS_1


"Haaaahhhh, kalau nggak ada meeting pengen bolos lagiii" keluh Abi.


"Daddy lebay!" ucap Rhea gemas.


"Makanya ma, bikin bayi lagi adiknya Rhea gak papa" kekeh Duncan.


"Itu juga yang aku bilang ke mommy, bang" cengir Rhea yang senang suaminya satu server.


"Dad sih oke-oke ajah, cuma mommymu yang udah nggak mau! Padahal hampir tiap hari bikin!" sahut Abi dengan santainya.


"Astaghfirullah! Daaaaaddd!" teriak Rhea.


Duncan dan Elang tertawa terbahak-bahak.


***


Duncan dan Elang sekarang menuju ke kediaman Ryu Reeves menggunakan Range Rover milik Abi sedangkan pria paruh baya itu memakai Mercedes nya.


"Apa kamu sudah mengabari Rain?" tanya Duncan.


"Aku hanya mengabari Jean Marie. Aku minta agar Rain tidak ke tokonya biar di rumah dulu. Aku mau memberikan surprise kepadanya."


"Apa kita langsung menangkap Samuel McCloud sekarang?" tanya Elang.


"Mereka biar mengidentifikasi dulu karena kalau hanya dari video dan foto masih belum bisa dipastikan. Menurut rencana, hari ini aku akan briefing dengan Rain dan Jean Marie, langkah-langkah apa yang harus kita lakukan." Duncan menatap Elang. "Semoga besok kita bisa menyelesaikan semuanya."


"Aamiin. Karena sejujurnya aku sudah lelah dengan drama di klan ku. Hanya karena ingin kekuasaan absolut, orang itu tega membunuh kedua orangtuaku, orang tua Glenn dan entah berapa klan McCloud yang dibunuhnya."


Duncan menepuk pundak Elang. "Semoga bila besok selesai semuanya, kamu dan Rain bisa menikmati kehidupan kalian."


"Kenapa kamu berubah pikiran D?"


"Rey yang merubah mindset ku. Dia yang pertama kali membela kalian. Dia yang pertama kali memberikan argumen yang menurut ku masuk akal."


Elang tersenyum kepada Duncan. "Kamu beruntung D, memiliki keluarga yang sangat dekat satu sama lain."


"Kamu baru lihat sebagian. Saranku, jika kamu menjadi bagian dari keluarga kami, just be yourself dan humble. Mungkin kami akan sedikit memperlakukan kamu tidak nyaman karena sejarahmu tapi dengan seiringnya waktu, kami pelan-pelan akan menerima mu" ucap Duncan.


"Seperti yang aku bilang, aku akan hadapi keluarga mu."

__ADS_1


"Hadapi dengan rendah hati karena kamu tahu sendiri kan bagaimana kami" cengir Duncan.


"Yup. Kalian mengerikan."


Duncan tergelak.


***


Penjaga mansion Ryu Reeves mengijinkan mobil mewah itu masuk karena sudah mendapatkan instruksi dari Ryu.


Duncan dan Elang turun dari mobil dan menuju samping kanan rumah dimana kamar Rain yang berada di lantai dua berada.


Hot daddy itu lalu menelpon Rain.


"Assalamualaikum bang Duncan" sapa Rain.


"Wa'alaikum salam. Kamu bisa keluar dari balkon kamarmu nggak?"


"Memang ada apa sih bang? Kok Rain harus keluar balkon?" tanya gadis itu penasaran.


"Udah, keluar saja."


Masih dengan ponsel di tangan dan menempel di telinganya, Rain keluar menuju balkon kamarnya dan terkesiap melihat sosok yang berdiri disana.


"Elang" bisiknya sambil tersenyum lebar.



"Hello Rain."


***


Yuhuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2