Elang Untuk Rain

Elang Untuk Rain
Bonchap - Putu Mayang


__ADS_3

Masih Ashley dan Kristal


Kristal berdiri menatap pemandangan kota lewat jendela kantornya dan menghela nafas panjang. Papa dan mamanya benar-benar deh tidak mau tahu bahwa dirinya masih bersegel bahkan dengan bukti dari rumah sakit, tetap memutuskan dia harus menikah dengan Ashley bersama Danisha dan Iwan.


Apa yang sedang terjadi? Kenapa aku merasa dijebak?


"Adik?" suara sang kakak membuat Kristal menoleh dan tampak Kris berada di depan pintu ruangan nya.




Kristal pun menghambur memeluk kembarannya.


"Kamu serius harus menikah besok tanggal 18 Juni bareng sama Danisha dan Iwan?" tanya Kris Ruiz sambil memeluk adik kembarnya yang hanya berbeda sepuluh menit.


"Papa dan mama menodong Ashley dan tampaknya Ashley sudah mempersiapkan semuanya" jawab Kristal tidak bersemangat.


"Bukannya kamu memang ingin bersama dengan Ashley?" tanya Kris.


l


"Bukan begini sih mauku, mas" jawab Kristal.


Kris memeluk adiknya erat.


"Mungkin memang jalanmu begini, sayang. Jadi diterima saja, kalian berdua kan saling mencintai kan? Seiring perjalanan waktu kalian pasti bisa menjalankan kehidupan rumah tangga."


Kristal menatap wajah saudara kembarnya.


"Insyaallah" senyumnya.


"Jauhkan tanganmu dari calon istriku!"


***


Ashley manyun ketika mendapatkan pelototan dari Kristal, apalagi dia baru mengetahui pria yang memeluk gadis itu adalah kembarannya ketika Kris berbalik.


"Kamu itu! Belum menjadi suamiku sudah posesif seperti ini! Menyebalkan!" omel Kristal kesal.


Kris hanya tersenyum melihat adiknya cemberut.


"Maafkan aku, Lara. Aku tidak tahu soalnya" Ashley menggenggam tangan Kristal yang langsung menarik tangannya.


"Aku kesal padamu!" cebik Kristal.


"Lara? Seriously? Kamu memanggil adikku pakai nama tengah?" Kris terkekeh.


"Kenapa?" tanya Ashley.

__ADS_1


Kris menggeleng. "Kamu satu-satunya yang memanggil adikku memakai nama tengah."


"Karena aku ingin memanggil calon istriku dengan nama yang berbeda, dan hanya aku yang memanggilnya seperti itu."


Kris tersenyum smirk. "Benar-benar kamu posesif dan aku harap seposesifnya kamu, jangan sampai kamu merusak hubungan keluarga antara Kristal dan keluarga besar kami!" Kris menatap Ashley tajam.


"I know." Ashley pun membalas tatapan calon kakak iparnya.


***


Arjuna mengerenyitkan dahinya ketika melihat banyak makanan aneh-aneh di meja makan. Ini makanan apa saja sih? Perasaan mama nggak pernah bikin penganan begini deh!



"Bik Sum!" panggil Arjuna.


"Iya tuan Arjuna" jawab Bik Sum yang tergopoh-gopoh berjalan dari dapur.


"Ini makanan apa?" tunjuk Arjuna ke meja makan.


"Oh ini namanya putu Mayang tuan dibuat dari tepung beras lalu dikasih kuah santan pakai gula merah."


"Siapa yang minta dibikinin?"


"Non Sekar, tuan. Tadi minta itu. Kayaknya ngidam deh" senyum bik Sum.


Arjuna hanya mengangguk lalu kembali ke kamar Sekar. Dilihatnya sang istri sedang menyisir rambutnya yang panjang.


"Oh? Sudah jadi ya!" Wajah Sekar tampak sumringah lalu bergegas menuju ruang makan.


Arjuna hanya melongo melihat sikap istrinya. Beraninya dia mengacuhkan aku? Apa semua ibu hamil itu bakalan bersikap ajaib seperti ini?


"Mama! Ini putu Mayang?" seru Rajendra bahagia.


"Iya, mama minta bik Sum yang buat." Keduanya pun langsung menikmati putu Mayang yang sudah disediakan.


Arjuna pun duduk di sebelah istrinya. "Aku kok nggak dibagi?" rajuknya.


"Memang mas doyan?" ledek Sekar.


Arjuna terperangah. "Astaghfirullah Sekarku, istriku, bumilku. Kenapa semenjak hamil kamu jadi judes sama aku sih?"


"Mas Arjuna juga! Makin kesini makin cerewet!" sungut Sekar.


Arjuna menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Iya ya, kok aku makin cerewet dan julid ya? Wah, nggak beres ini!


"Papa, kata Oom Levi, besok tanggal 18 Juni, Tante Danisha mau nikah ya?" tanya Rajendra.


"Iya. Kamu mau kan kita ke Solo bersama-sama? Bareng Opa dan Oma?" senyum Arjuna ke putranya.

__ADS_1


Rajendra mengangguk dengan semangat.


"Mas, kita menginap dimana? Apa di rumahku?" tanya Sekar.


"Nggak lah, kita di hotel saja soalnya papa bilang praktis disana dan sudah booking di Alila. Kayaknya semua orang akan memilih hotel itu selain Novotel dan Swiss Belhotel."


"Beneran kah mau ada nikah dobel mas?"


"Hu um. Danisha dan Iwan sama Kristal dan Ashley."


Sekar mendelik. "Kristal dan Ashley?"


"Hu um. Seru kan?" cengir Arjuna.


Sekar hanya terkekeh. "Bilang saja Oom Raymond ga mau keluar dana banyak-banyak jadinya nebeng sama Oom Ghani."


"Itu juga yang Bara bilang padaku" gelak Arjuna.


"Entah alasan pengiritan tapi Kristal akhirnya mau menerima Ashley itu yang membuatku bingung."


Arjuna memeluk Sekar. "Everything is gonna alright."


"Semoga Ashley benar-benar mencintai Kristal."


"Kalau Ashley membuat ulah, maka aku sendiri yang akan turun tangan" ucap Arjuna penuh ancaman.


"Apa yang akan mas lakukan?" tanya Sekar.


"Kusunat dia sampai habis!" Arjuna menyeringai usil.


"Papa kejam!" cebik Rajendra.


"Baru tahu?"


***


Yuhuuu Up Malam Yaaaa


Maaf aku capek banget kerjaan nyata. Insyaallah besok Up lagi.


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


Happy Valentine's Day ❤️❤️❤️


__ADS_1


Happy Birthday Jaehyun of NCT


__ADS_2