
Arjuna dan Elang tampak manyun di sebuah kedai di dekat pasar Klewer Solo, apalagi setelah mereka makan tengkleng kambing Bu Edi yang terkenal dekat sana. Kini kedua ayah dan anak itu hanya bisa memasang kipas angin tangan karena selain Solo panas, mereka habis makan kambing.
"Mamamu sama Sekar sama saja! Kalap kalau ketemu daste!" omel Elang sambil meminum es tehnya.
"Pantas tadi Tante Sabrina dan Tante Savitri nyengir menyebalkan pas aku bilang mau ke Klewer" gerutu Arjuna. "Rupanya gini Thow!"
"Welcome to the club" suara bariton yang dikenal Arjuna terdengar.
"Wah, Rhett O'Grady! Apa yang membuat mu ke Klewer?" goda Arjuna yang mengeluarkan rokoknya.
"Oom Jeremy, Arjuna" sapa Rhett dengan wajah kesal tapi membawa sepiring tengkleng kambing.
"Kamu menemani Kaia?" tanya Elang.
"Hu um. Tadi pas kami datang, Z melihat Tante Rain dan Sekar, turun deh. Lalu Abi dan Reana ketemu sama Jendra juga. Pergi deh mereka cari daster" omel Rhett sambil memakan tengkleng.
Elang dan Arjuna tertawa melihat CEO O'Grady makan tengkleng kambing di warung biasa.
"Awas nanti malam kalau pada minta jatah lho ya" goda Elang.
"Bah, kayak papa nggak saja!" cebik Arjuna.
"Eh beneran kata Sekar, ini enak!" ucap Rhett. "Tadi aku diberi tahu Sekar kalau kalian ada disini dan harus mencicipi tengklengnya."
Setelah Rhett menghabiskan makannya, ketiganya pun ngobrol.
"Sekar jalan berapa Jun?" tanya Rhett sambil merokok.
"Empat jalan lima."
"Sudah tahu jenis kelaminnya?" tanya Rhett lagi.
"Kayaknya boy lagi deh Rhett" sahut Elang.
"Kok papa tahu?" tanya Arjuna.
"Feeling opa" cengir Elang.
"Aattaaahh!"
Ketiga pria bule itu seolah tidak menyadari bahwa banyak mata yang menatap kagum dengan fisik mereka. Tanpa orang-orang itu tahu, ketiga pria itu sedang mengomel dalam hati ke istri masing-masing.
***
"Haattssyyiiinng!" Rain, Kaia dan Sekar kompak bersin lalu ketiganya tertawa.
"Kayaknya kita diomeli sama suami masing-masing deh!" kekeh Kaia.
"Biarin lah! Sekarang waktunya emak-emak belanja!" ucap Sekar.
__ADS_1
Bumil cantik itu benar-benar lapar mata melihat daster cantik-cantik berjejer di banyak toko bahkan di tangannya sudah ada beberapa kantong belanjaan.
Arjuna meminta kepada Arya untuk mengirimkan pengawal buat istri dan anaknya yang disanggupi oleh sepupunya itu dan kini dua pengawal menemani ketiga wanita cantik itu. Bik Sum dan dua pengawal wanita lebih memilih mengawal tiga balita tampan dan cantik yang sedang membeli es krim.
"Sekar? Kamu mau buka butik daster?" kekeh Kaia melihat banyaknya kantongan.
"Mumpung di Solo Kai, soalnya aku bingung dengan dasterku yang sudah mulai rusak" cengir Sekar. "Padahal mas Juna beliin lingerie tapi aku kok lebih suka pakai daster."
Rain dan Kaia terbahak. "Daste is the best ya Sekar."
"Nyonya Sekar, saya bantu membawakan belanjaannya" tawar salah seorang pengawal.
"Oh boleh-boleh. Tolong ya pak" ucap Sekar ramah.
Ketiga wanita itu pun membeli beberapa kemeja untuk suami masing-masing, baju untuk anak-anak. Setelah puas memborong, ketiganya beserta bik Sum dan ketiga balita bule plus pengawal kembali ke tempat ketiga suami mereka menunggu.
***
Arjuna, Elang dan Rhett hanya bisa melongo melihat belanjaan para istri mereka. Mereka memang membawa empat mobil Alphard yang memang mereka sewa selama di solo dan langsung memegang pelipis masing-masing melihat penuh nya bagian belakang keempat mobil mewah itu.
"Kamu borong Klewer Rain?" pendelik Elang yang hanya dijawab senyuman istrinya.
"Mumpung masih disini" cengir Oma cantik itu.
Abi, Reana dan Rajendra antusias untuk makan tengkleng bersama Kaia dan Sekar. Para pengunjung disana terkesima melihat keluarga bule itu fasih berbahasa Jawa dan Indonesia.
Melihat banyak yang gemas dengan anak-anak balita itu terutama Reana yang memang centil imut, membuat Rajendra dan Abi melindungi adik perempuan mereka.
Kaia yang melihat gelagat beberapa orang mengambil gambar anak-anaknya, meminta dengan sopan agar tidak mengambil foto si kembar dan keponakannya. Rhett yang melihat istrinya berbicara dengan beberapa orang di sana dengan wajah agak kesal, langsung menghampiri begitu juga Arjuna.
"Bagaimana kalau anak bapak atau ibu saya foto dan upload di sosial media tanpa seijin kalian? Tolonglah!" Mata Kaia berkilat marah meskipun nadanya masih terkendali.
"Ada apa Z?" tanya Rhett sambil memeluk istri dan putrinya.
"Pada ambil gambar anak-anak dan aku tidak suka" adu Kaia.
Arjuna pun datang memeluk Sekar.
"Bro, nanti biar diurus Bryan" bisik Arjuna.
"Nuwun Sewu ya bapak ibu, kakak saya mau menikmati liburan di Solo, tolong hargai njih" suara merdu terdengar di belakang keluarga O'Grady dan McCloud.
"Lho? Levi? Sama siapa?" tanya Kaia ketika melihat Levi bersama gadis cantik berambut panjang.
***
Keluarga O'Grady dan McCloud tertawa terbahak-bahak di sebuah meja panjang tempat mereka makan tengkleng ketika mendengar Eiji semalam melamar Yanti untuk Levi.
"Akhirnya satu-satu pada mentas deh!" kekeh Kaia sambil membantu Reana makan.
"Papa juga pakai acara nodong otomatis pak Heri kan ga bisa nolak!" sungut Levi.
"Wah Yanti, nanti kamu ikut Levi ke New York dong!" gumam Sekar.
__ADS_1
"Itu yang jadi pikiran aku, mbak Sekar. Bapak gimana kalau aku tinggal sendirian disini. Siapa yang nanti bantuin jualan sate" ucap Yanti.
"Lho bapakmu jualan sate?" tanya Arjuna.
"Iya mas Juna. Kenapa?" Yanti merasa was-was kalau Keluarga Levi tidak setuju mengingat dia dari keluarga sederhana.
"Bilang sama pak Heri, nanti malam kita booking tempatnya terus kita borong satenya" kekeh Arjuna.
"Jangan bilang..." Rhett menatap iparnya.
"Kuliner lah!" seru Arjuna.
"Woooiiii besok itu acaranya Danisha dan Kristal! Kok lu malah kabur!" omel Levi.
"Gampang lah! Kubilang saja mau ketemu camernya Levi, pasti pada mau ikut!" seringai Arjuna menyebalkan.
"Haaaiissshhhh!" umpat Levi.
"Kalian kalau mau pergi, pergi sajalah. Aku mau istirahat di hotel" senyum Sekar. "Tapi nanti dibawain satenya sama lontong terus dikasih bawang merah yang banyak ya mas."
"Beres bumil!" ucap Arjuna sambil mencium pipi gembul Sekar.
"Kamu mau ikut Rain?" tanya Elang.
"Ikut sajalah sekalian refreshing, lagipula rumah Solo Baru penuh orang jadi mending kita jalan-jalan kan?" kerling Rain jenaka.
"Bapak sudah saya kirimkan pesan dan katanya oke kalau kalian pada mau ke rumah" ucap Yanti.
"Sip! Kai ikut nggak?" tanya Arjuna.
"Ikutlah! Diajak makan kok nolak!" sahut Kaia.
"Hati-hati Z, nanti tambah semok!" goda Rhett.
"Bukannya kamu suka yang semok, Rhett Butler?" cengir Kaia.
"Ohya, semok itu enak, Scarlett O'Hara" jawab Rhett dengan wajah menggoda.
"Woooiiii! Ada balita, bambaaaaannggg!" seru Levi menunjukkan ketiga keponakannya yang acuh dengan orang dewasa karena lebih asyik dengan makanannya.
"Ma?" panggil Reana.
"Apa sayang?" jawab Kaia.
"Semok itu apa?"
Kaia dan Rhett saling memandang kikuk.
"Nah lhoooo!" kekeh Elang.
***
Yuhuuu Up Siang Yaaaaa
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don't forget to like vote n gift.
Tararengkyu ❤️🙂❤️