
Masih Ashley dan Kristal plus Levi
Levi mendongak ke arah suara dan menatap wajah dingin Ashley Sky dengan senyum smirk.
"Calon istri? Are you sure? Kristal sayang, apa pria ini calon suami kamu?" tanya Levi dengan wajah datar.
"Dia pernah melamarku tapi aku tolak" jawab Kristal tenang.
"Apa karena aku lebih ganteng jadi kamu memilih aku?" goda Levi sambil mengedipkan matanya.
Nyaris Kristal terbahak melihat wajah sepupunya yang usil namun dia tetap bersikap cool dan dingin.
"Bukan karena itu, sayang. Tapi aku tidak mau menerima lamaran pria yang sudah membuatku terluka dan sakit hati" ucap Kristal sambil menatap dingin ke Ashley.
Ashley tersentak. "Apakah aku benar-benar membuatmu terluka begitu dalam?" bisik Ashley tidak menyangka gadis itu begitu terluka akibat dirinya. I'm such an idiot!
"Menurutmu?" balas Kristal dengan mata berkilat marah namun juga ada sedih dan terluka disana membuat Ashley merasa seperti perutnya ditinju oleh The Rock.
"Ngomong-ngomong kamu siapa kok ngaku-ngaku calon suami Kristal? K, ini siapa baby?" tanya Levi polos.
"Bukan orang penting" ucap Kristal pelan.
"For God's sake! I'm your most important man, Kris!" desis Ashley tidak mau kehilangan gadis itu.
"Apa kamu yakin? Kemarin-kemarin kemana? Sekarang kamu menganggap bahwa aku yang paling penting dalam hidupmu? Kemana kamu pada saat aku membuat ingat membuatmu sebagai orang terpenting dan kucintai? Bukan hanya menganggap Ash! Aku membuat dirimu pria paling penting dalam hidupku! Tapi apa? Kamu membalas ku dengan kata-kata yang menyakiti hatiku tanpa mencari tahu kebenarannya! Sekarang, setelah aku pergi baru kamu menyadari kan? It's to late Ash! Kamu melamar ku kemarin bukan karena kamu mencintaiku dengan sungguh-sungguh tapi hanya karena egomu!" Kristal menatap marah ke Ashley dan tanpa sadar air mata mengalir di mata hijaunya.
"Pergilah Ash, just go!" pinta Kristal lemah. Dirinya masih mencintai Ashley tapi dia tidak mau kelihatan murahan main terima saja hanya karena emosi tetapi dia ingin memberi pelajaran ke pria itu.
Ashley menatap sendu ke arah Kristal, tangannya hendak menyentuh tangan gadis itu namun Kristal menariknya.
__ADS_1
Levi menatap sedih ke sepupunya. Ini adalah kali kedua dia melihat Kristal begitu rapuh setelah kehilangan Malik, bedanya saat itu Kristal yang tidak mau menerima Malik sedangkan ini terbalik Ashley yang awalnya tidak mau menerima Kristal.
"Bro, bisa bicara diluar?" Levi mengajak Ashley pergi agar tidak membuat keributan di restoran sepupunya. Bisa ramai kalau Aidan tahu. "K, kamu duduk disini ya. Jangan kemana-mana!" tegas Levi.
Kedua pria itu pun keluar dan duduk di kursi depan.
"Sebelumnya perkenalkan namaku Levi Anthony Reeves, aku sepupu Kristal."
Ashley terkejut namun dia merasa lega karena bukan kekasih gadisnya.
"Ashley Sky."
"Aku tahu siapa kamu, asistennya Arjuna kan? Pria yang dicintai oleh sepupuku Kristal Lara Ruiz, gadis super keras kepala."
Bibir Ashley menekuk ke atas. "Dia sangat keras kepala."
"Saking keras kepalanya, dia tetap disisimu saat kamu kecelakaan bersama Arjuna. Saking keras kepalanya, dia bertekad membuatmu jatuh cinta. Saking keras kepalanya, dia menyerah dengan hatinya karena kamu sudah menyakitinya." Levi menatap tajam Ashley.
Levi menatap Ashley serius. "Familiar? Aku lanjutkan. Hampir enam bulan mereka seperti Tom and Jerry meskipun Kristal belum menerima Malik seutuhnya namun rasa itu ada karena Kristal merasakan ketulusan hati Malik. Lalu pada saat idul Fitri, kami semua kumpul keluarga waktu itu di Jakarta dan Malik pulang ke Dubai. Sebelum berangkat Malik mengatakan pada Kristal bahwa dia sangat mencintainya namun sepupuku itu belum menjawab karena dia masih mode keras kepala menolak Malik."
Pria berambut blonde itu meminta dua kopi kepada pelayan. "Yang terjadi, pesawat yang ditumpangi Malik mengalami kecelakaan dan Malik adalah salah satu korban meninggal. Jangan ditanya bagaimana sepupuku itu. Dia hancur dan benar-benar shock berat sampai hampir depresi beruntung kami semua memberikan semangat untuk Kristal namun efeknya dia menjadi permisif menerima pria mana saja karena rasa bersalahnya ke Malik. Dia ada trauma tersendiri jika tidak menerima nanti kena musibah."
Pelayan itu datang membawakan dua cangkir kopi. "Miss Ruiz masih di dalam?" tanya Levi.
"Masih Mr Reeves, sekarang sedang mengobrol dengan Miss Al Jordan dan Mr Hamilton."
Levi menghembuskan nafas lega. Keia dan Ezra datang menemani Kristal setelah tadi sesampainya di restauran, Levi mengirimkan pesan agar mereka kemari.
"Terimakasih." Pelayan itu mengangguk dan meninggalkan meja Levi dan Ashley.
__ADS_1
"Sampai seperti itu Kristal traumnya yang membuat kami semua miris. Beruntung Kristal hanya sekedar berkencan biasa dan memang hanya sebentar rata-rata hubungannya hingga dia dijuluki playgirl karena memiliki banyak mantan. Saudara kembarnya, Kris dan sepupu kami Danisha yang sama-sama kuliah di Oxford, harus ekstra menjaganya agar tidak terjerumus lebih jauh, begitu juga Aidan Blair dan Arjuna yang mengirimkan pengawal bayangan ke Kristal."
Levi menyesap kopinya. "Kamu memang bekerja dengan Arjuna tapi kamu tidak pernah melihat Kristal kan?"
Ashley mengangguk karena dia bukan tipe asisten yang kepo kehidupan bossnya kecuali saat bossnya ribut mencari Lily.
"Kristal mendapatkan predikat playgirl bukan karena dia suka tapi ada alasan dibalik semua itu meskipun kami semua tidak membenarkan. Setahun lalu, Kristal mulai menghentikan semuanya apalagi semakin tahu orang-orang itu hanya memanfaatkan nama keluarga kami saja.
Setahun ini Kristal tidak memiliki hubungan dengan pria manapun, dan kamu adalah pria pertama yang membuatnya ingin mengejar. Jangan dikira kami tidak tahu siapa kamu sebenarnya, Ash. Sejak dari generasi kedua Pratomo lahir, eyang buyut kami selalu melakukan screening siapa saja yang dekat dengan kami."
Ashley melongo.
"Biasa saja Ash, wajar jika eyang buyut kami ingin kami mendapatkan pasangan yang baik dan benar-benar tulus mencintai kami apa adanya bukan apa yang kami punya."
Mata coklat tua Levi menatap dalam Ashley. "Apakah kamu benar-benar mencintai adikku atau hanya emosi sesaat? Itu yang harus kamu yakinkan dulu. Rasa kehilangan itu bisa karena memang kamu mencintai adikku atau karena ego kamu kena ditinggal perempuan yang mengaku mencintaimu."
Levi pun berdiri lalu memegang bahu Ashley. "Aku tahu taktik Ezra untuk menolongmu kemarin. It's very romantic kalau memang Kristal tidak kamu sakiti sedemikian rupa. Adikku bukan tipe orang yang mudah melupakan sesuatu apalagi kata-kata pedas dari orang yang dicintainya. Itu melukai hatinya paling dalam. Ingat itu! Sekarang, kamu Selami hatimu, apa sebenarnya perasaanmu ke Kristal. Kalau sudah tahu jawabannya, kamu tahu kan apa yang harus kamu lakukan."
Levi pun berlalu dari Ashley yang merasakan aura dingin dari Levi Reeves.
Keluarga mu memang menyeramkan, Kristal.
***
Yuhuuu Up Pagi Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote n gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️