
Arjuna hanya menggaruk-garuk kupingnya yang tidak gatal ketika mendapatkan Omelan dari sang Mama, Rain ketika mendengar putranya harus dirawat tiga hari lagi akibat kakinya mengalami bengkak.
"Astagaaaaa Junaaaa! Tunggu lah sampai kakimu sehat dulu baru enak-enak sama Sekar!" omel Rain gemas. "Kamu juga Sekar! Harusnya bisa menolak Arjuna!" Sekar pun menundukkan kepalanya dengan wajah memerah.
"Ma, dosa lho kalau istri nolak enak-enak sama suami" balas Arjuna sambil melengos. "Adduuhhh duh duh! Maaaaaa!" Arjuna meringis ketika Rain menjewer kupingnya.
"Hiiiihhhh, kamu tuh!" Rain memang datang ke rumah sakit sendirian karena Elang sedang pergi memancing bersama Rajendra dan Aidan disaat weekend seperti ini.
"Sekar, mama mohon, kalau Arjuna mulai kumat mesumnya, jewer saja! Nggak bakalan dosa!" pinta Rain dengan muka dramatis.
"Ma, Sekar tidak mungkin berani menjewer Arjuna. Sekar tuh perempuan halus, nggak kayak mama yang makin tua makin bar... Adduuhhh! Mamaaa! Kuping Juna bisa putus ini!" teriak Arjuna.
Sekar hanya tersenyum geli melihat interaksi suami dan ibunya yang terlihat hangat meskipun sedang ribut.
Seorang dokter datang dan memeriksa kaki Arjuna yang sudah diganti gipsnya dengan yang baru.
"Mr McCloud, saya minta jangan melakukan kegiatan aneh-aneh dulu selama tiga Minggu ya" kekeh dokter yang sudah tua itu.
"Nggak aneh-aneh kok dok. Saya cuman bercin... Adduuhhh!" kali ini Sekar yang memukul bahu suaminya.
"Jangan vulgar!" pelotot Sekar yang mendapat balasan jempol dari Rain.
Dokter ahli tulang itu hanya menggelengkan kepalanya mengingat pria tampan itu adalah putra dari Jeremy McCloud yang sekarang menjadi pemilik showroom mobil mewah dan perusahaan interior khusus mobil-mobil mahal meneruskan perusahaan keluarga.
"Mr McCloud, tolong sabar dulu ya proses membuat cucu Mr McCloud senior" kekeh dokter itu lagi.
"Dok, aku kok curiga kalau anda dan mama saya satu server deh!" cebik Arjuna sambil manyun.
"Mrs McCloud senior, Mrs McCloud junior, tolong jelaskan kepada Mr McCloud junior agar lebih berhati-hati ya. Saya sudah menasehatinya dari kemarin tapi biasanya, suami pasti lebih takut dengan kemarahan ibu negara dan ibu suri" gelak dokter itu.
Rain dan Sekar tertawa mendengar istilah dokter senior itu karena memang harus menjewer kuping Arjuna jika ingin cepat sembuh.
"Kalau begitu, saya permisi dulu."
"Kamu dengar itu mas? Ojo ngeyel!" omel Sekar setelah dokter itu keluar dari ruang rawat Arjuna.
"Kan tetap bisa dengan posisi seperti kemarin" goda Arjuna dengan muka jahil.
"Astaghfirullah Junaaaa!" Rain memegang pelipisnya merasa pusing putranya sama mesumnya dengan ayahnya, Elang. Pria tuh yaaaaahhhhhh!
***
Arjuna melihat Sekar sedang mengobrol dengan Rajendra yang bercerita berhasil mendapatkan ikan cod besar. Rajendra memutuskan ikut menginap dengan kedua orangtuanya di rumah sakit apalagi sudah seminggu lebih dia tidak bertemu dengan Sekar dan Arjuna.
"Memang tadi dapat berapa ikan?" tanya Sekar sambil mengelus kepala putranya.
__ADS_1
"Oom Aidan dapat dua, Opa dapat tiga, aku dapat satu ma. Besar lagi!" celoteh Rajendra heboh. "Terus tadi habis mancing, kita ke restoran Oom Ai masak bareng ikan yang kita tangkap tadi. Ma, Oom Ai pintar masak lho!"
"Ya jelas Oom Aidan pintar masak, kan dia chef!" sahut Arjuna.
"Pa, kalau sudah besar, Jendra boleh jadi chef?" tanya putranya.
Arjuna menoleh ke arah putranya. "Kamu mau jadi chef, jadi dokter, terserah Jendra. Pesan papa, kalau memang kamu ingin jadi chef, belajar lah dari kecil. Kalau mau belajar dari mama, aunty Gina dan Bik Sum dulu. Nanti biar papa bilang sama Oom Ai kalau kamu mau belajar memasak yang sulit-sulit."
"Yang penting, Jendra tahu dasarnya dulu seperti hapal bumbu, mana ketumbar, mana merica, mana Laos, mana jah, mana kunyit semacam itu. Besok mama masakin nasi liwet, Jendra ikut bantu mama ya" sambung Sekar sambil memeluk putranya.
"Iya ma. Besok Jendra ikut bantu masak mama" senyumnya. "Ma, boleh nggak aku bobok sama papa?"
Arjuna menatap horor ke Sekar. No Sekar! Kamu yang harusnya bobok sama aku!
Sekar belagak tidak paham kode suaminya. "Boleh kok. Kan tempat tidur papa dikasih yang besar jadi Jendra cukup kalau bobok disana."
Arjuna langsung manyun mendengar ucapan istrinya.
"Kalau mau bobok, ayo bersih-bersih dulu dan sikat gigi" ajak Sekar dan membawa Rajendra ke kamar mandi.
Nyebeliiiinnn kamu sayang! Arjuna pun cemberut.
***
Pagi menjelang dan Sekar pun bangun dari tidurnya lalu wajahnya tersenyum melihat suami dan anaknya tidur bersama.
📩 Mama Rain : Ya ampun tuh berdua ya kok bisa sama sih gayanya.
📩 Sekar Laras : Nggak usah test DNA ya Ma 😊😊😊
📩 Mama Rain : Nggak usah, Sayang. Ohya kata Papanya Juna, Jendra kepingin jadi chef. Benarkah?
📩 Sekar Laras : Benar ma dan mas Juna mengijinkan.
📩 Mama Rain : Syukurlah kalau Juna nggak masalah.
"Kamu kirim pesan ke siapa, Sekar?" tanya Arjuna dengan suara serak.
"Ke mama. Kirim foto kalian" jawab Sekar sambil menunjukkan foto yang diambilnya. Arjuna tersenyum. "Bagus fotonya."
"Mas mau minum atau apa?" tanya Sekar.
"Aku mau kamu" jawab Arjuna sambil menatap Sekar tajam.
__ADS_1
Sekar yang tahu modusnya sang suami hanya tersenyum. "Aku sikat gigi dulu."
Arjuna melongo. "Sekar! Sayang!" desisnya takut membangunkan putranya tapi Sekar sudah masuk ke dalam kamar mandi.
Iisshhhh kamu tuuuhhhh! Awas kalau nanti aku sudah sembuh!
***
Hari Minggu pagi ini, Aidan, Kaia dan Rhett datang membesuk sepupu mesumnya. Kaia sampai tertawa terbahak-bahak mendengar alasan Arjuna harus diopname tiga hari ini.
"Beeeuuu yang sudah buka puasa" gelaknya. Rajendra sedang diajak Rain dan Elang mencari makan siang.
Rhett menatap datar ke arah sepupu iparnya. "Tahan diri kenapa sih bro? Toh Sekar nggak kemana-mana juga!"
"Habis istriku enak banget!" ucap Arjuna tanpa malu yang membuat ketiga sepupunya jengah.
"Aku kemarin menemukan kenakalan mas Juna" potong Sekar agar suaminya tidak semakin mesum.
"Apa itu?" tanya Aidan.
"Majalah Pla*boy edisi spesial" cengir Sekar. Arjuna langsung lemas mendengar aibnya dibongkar.
"Whoaaahhh!" seru Aidan dan Rhett heboh.
"Edisi tahunan kan itu!" seru Aidan.
"Sekar, apa kamu tahu Arjuna milih Miss bulan apa?" tanya Rhett kepo yang mendapat pelototan Kaia.
"Berdasarkan dari kelusuhan, antara Miss January atau Miss June" cengir Sekar jahil.
"Wah Sekar, kamu mulai ketularan rusuh ya" kekeh Kaia. "Welcome to our family." Kedua wanita cantik itu saling bertos ria.
"Gawat bro, istri lu mulai menemukan bukti kenakalan mu. Kira-kira dia akan menemukan apa lagi ya?" gumam Aidan.
"Semoga nggak menemukan!" desis Arjuna dengan wajah kesal.
"Belum saja, Mr Arjuna Samudera McCloud" bisik Sekar penuh penekanan yang entah mengapa kali ini Arjuna benar-benar takut.
***
Yuhuuu Up Pagi Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote n gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️