
Masih Ashley dan Kristal
Kristal menatap sendu ke pria yang sudah memporak-porandakan hati dan pikirannya namun semua nasihat sepupu-sepupunya menguatkan dirinya.
"I'm sorry Ash. You're too late. So late."
Ashley melotot. "Apa maksudmu late?"
"Aku sudah tidak ada perasaan itu kepadamu. Sejak kamu tolak terakhir itu, aku sudah memutuskan menyerah denganmu." Kristal menatap mata Ashley dengan sendu. "Maaf tapi kamu sudah menyakiti hatiku dan aku sudah..."
"Apakah kamu sudah mendapatkan pria lain?" tanya Ashley dingin.
Kristal menggeleng. "Tidak ada pria lain, Ash serta tidak mudah merekatkan hati yang patah dan aku benar-benar sudah menyerah padamu. My love is gone."
Ashley menatap Kristal dengan tatapan memohon. "Please, don't give up on me, K."
Kristal pun tak mampu menahan air matanya. Benar kata Oma Vivienne. Mau sebar-barnya kamu, kalau urusan asmara kamu akan mejadi cewek cengeng. "I'm already give up on you Ash" bisiknya. "And I want you to leave now."
Ashley pun berdiri. Hatinya hancur melihat gadis yang mulai dicintainya pun tampak rapuh tidak seperti biasanya dia tahu.
"You know, I'm not giving up!" bisik Ashley. "I love you K and always be. Akan kubuat kamu akan mencintaiku lagi."
Ashley mencium kening Kristal dalam dan lama. "Ingat, Kristal. Aku akan membuatmu mencintaiku seperti dulu sebagaimana aku mencintaimu sekarang, besok dan selamanya."
Ashley pun berjalan menuju pintu ruangan Kristal namun sebelum membuka kenop pintu, dia berbalik dan melihat gadis itu masih menangis. Meskipun dirinya ingin merengkuh tubuh rapuh itu sekarang namun Ashley tahu akan membuat suasana runyam.
"Aku pergi dulu Kris dan aku tidak akan kembali ke London sebelum kita bersama." Ashley pun membuka pintu dan keluar.
Setelah pintu itu tertutup, tangis Kristal pun pecah. Ya Allah, aku masih mencintainya.
***
Keia yang melihat Ashley keluar dari pintu ruangan Kristal dengan wajah sedih dan bahu melorot bisa mengetahui bahwa Kristal masih belum mau menerima Ashley kembali. Pria itu tampak masih menyandarkan tubuhnya di pintu ruangan Kristal lalu menghela nafas panjang dan pergi menuju lift.
Setelah melihat Ashley masuk ke dalam lift, Keia pun masuk ke dalam ruangan sepupunya dan tampak sepupu bar-barnya menelungkupkan wajahnya diatas meja kerjanya dengan tubuh bergetar karena menangis.
Keia lalu merengkuh tubuh sepupunya itu. "Menangis lah jika itu memang menenangkan hatimu."
"Aku masih mencintainya mbak tapi aku tidak mau disakiti lagi seperti kemarin" ucap Kristal di sela-sela tangisnya.
( ingat ya Keia anak Mamoru Al Jordan kakak sepupu Valora mama Kristal. Jadi mengikuti aturan di keluarga Jawa, Kristal memanggil Keia mbak. )
"Apa yang kamu lakukan itu sudah benar. Biarkan Ashley mikir. Kalau dia benar-benar sekarang mencintaimu, maka dia akan berjuang untuk membuktikan dan membuatmu jatuh cinta lagi kepadanya." Keia mengelus rambut Kristal.
"Hei, bagaimana besok Sabtu kita ke cafe lokal. Ezra bilang disana live musicnya bagus-bagus lagunya" usul Keia.
"Mbak serius sama Ezra?" tanya Kristal dengan wajah masih sembab.
"Well, serius sih belum. Kan namanya juga penjajakan. Cocok, ya serius. Nggak, ya hubungan bisnis. Gitu kok repot! Lagian mbak kan juga pasti kembali ke Amsterdam juga lalu ke Manchester."
Kristal tersenyum ke arah kakak sepupunya yang cantik. "Aku ikut deh besok Sabtu!"
"Bagus! Lupakan Ashley! Waktunya kamu menata hati."
__ADS_1
***
Ashley berjalan menuju lobby untuk memesan Uber. Tadi di lift dia sudah memesan hotel di area Manhattan. yang dekat dengan apartemen Kristal. Akan aku buktikan padamu, Kristal. Kali ini aku yang akan mengejarmu!
Ezra masuk ke dalam lobby dan melihat Ashley berjalan seperti di dunia nya sendiri.
"Ashley Sky!"
Ashley pun mencari tahu siapa yang memanggil dan tampak Ezra Hamilton berdiri di dekat meja resepsionis.
"Mr Hamilton" sapa Ashley ramah.
"Apa yang membuatmu ke New York? Bukannya kita hendak melanjutkan bisnis di London?" tanya Ezra bingung.
"Saya... Ada urusan pribadi" ucap Ashley pelan.
"Di PRC group? Dengan Tuan Ryoma?" Ezra memandang Ashley. "Bukan tuan Ryoma tapi keponakannya. Kristal?" tebaknya.
Ashley hanya terdiam.
"Oh my God. Apa yang telah kamu lakukan kepada sepupu Keia dan Danisha?" kekeh Ezra.
Ashley hanya tersenyum kecut.
"Mau aku bantu?" tawar Ezra.
"Bantu apa Sir?"
"Meluluhkan seorang gadis."
***
Arjuna hanya memanyunkan bibirnya melihat pesan yang dikirimkan Ashley kepadanya. Sekar yang sedang membawakan secangkir hot choco untuk suaminya hanya mengerenyitkan dahinya melihat bibir smirk muncul setelah manyun.
"Kamu kenapa mas?" tanya Sekar sambil meletakkan cangkir itu ke nakas.
"Dasar Ashley! Minta ijin mengejar Kristal!" kekehnya.
"Kristal menerima?" tanya Sekar sambil tiduran di atas paha suaminya. Semenjak hamil, dia paling suka posisi seperti itu.
"Tentu saja Kristal menolak Ashley! Enak saja! Biar aku tahu Kristal masih cinta Ashley, aku sudah bilang biarkan Ashley yang mengejarmu sekarang!" jawab Arjuna sambil mengelus-elus rambut Sekar.
"Aku setuju itu mas. Kristal sudah berusaha sebelumnya namun Ashley terlalu tinggi hati dan sekarang posisi mereka terbalik. Menurutmu, Oom Raymond dan Tante Valora akan mau menerima Ashley?" tanya Sekar yang sudah mulai hapal semua keluarga Arjuna.
"Semoga saja Oom Raymond tidak berusaha menghajar Ash!" kekeh Arjuna.
Namun Sekar tidak menjawab ucapan Arjuna karena dia sudah tertidur di pangkuan suaminya.
"Ya ampun, semenjak hamil, kenapa kamu gampang tidur begini sih sayang?" gumam Arjuna yang pelan-pelan memindahkan tubuh istrinya menjadi di sebelahnya.
"Selamat tidur istriku" Arjuna mencium kening dan bibir Sekar. "Selamat bobok, son" ucapnya sambil mencium perut istrinya yang masih rata.
__ADS_1
***
Kristal, Keia dan Ezra datang ke sebuah club yang terdapat live music dan tampak pemiliknya sudah kenal Ezra. Ketiga orang itu mendapatkan tempat duduk yang private tapi bisa melihat panggung tempat para musisi itu manggung.
Kristal sangat menikmati para musisi yang bermain disana, mengacuhkan Keia dan Ezra yang asyik mengobrol. Diam-diam Kristal berharap kakak sepupunya mendapatkan pria yang baik seperti Ezra mengingat kejadian dengan Jimmy Terrence yang bikin gegeran semua keluarga.
"And now, kita kedatangan seorang pria dari London tapi kelahiran Chicago yang akan membawakan lagu Love is Gone. Please welcome, Ashley Sky!" suara MC membuat mata hijau Kristal membulat.
Ashley? Apa yang dia lakukan?
"Lagu ini saya persembahkan untuk seorang wanita yang sangat spesial bagi saya dan bodohnya saya, saya menyia-nyiakan kesempatan itu. Kristal Ruiz, this song is for you" ucap Ashley sambil menatap Kristal dalam.
Don't go tonight
Stay here one more time
Remind me what it's like, oh
And let's fall in love one more time
I need you now by my side
It tears me up when you turn me down
I'm begging please, just stick around
I'm sorry, don't leave me, I want you here with me
I know that your love is gone
I can't breathe, I'm so weak, I know this isn't easy
Don't tell me that your love is gone
That your love is gone...
"Love you Kristal. I want you so much and I want to marry you. Kristal Lara Ruiz, will you marry me?"
Kristal hanya bisa melongo.
***
Yuhuuu Up Sore Yaaaa
Maaf belum bisa crazy up, efek booster lengan kemeng jadi gampang pegal.
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote n gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️