Elang Untuk Rain

Elang Untuk Rain
Bonchap - It's The Way You Make Me Feel by Steps


__ADS_3

Masih Kristal dan Ashley


Kristal terbangun ketika mendengar suara ramai di luar kamar termasuk suara tertawa anak kecil. Sesaat dia merasa disorientasi berada dimana dan baru menyadari bahwa dirinya berada di rumah Tante Rhea.


Gadis itu bergegas mandi dan memakai baju yang tersedia dan segera keluar dari kamar tanpa make up di wajahnya.



"Akhirnya bangun juga kamu Kris" sapa Kaia sambil tersenyum di meja makan bersama suaminya Rhett dan kedua anak kembar mereka, Abi dan Reana.



"Selamat pagi. Eh ini masih pagi kan?" Kristal lalu mencium pipi Kaia dan bersalaman dengan Rhett.


"Aunty Kristaaalll" seru Abi dan Reana sambil memeluk auntynya. Kedua anak kembar yang sekarang berusia lima tahun itu tampak heboh.



Abi dan Reana Blair O'Grady


"Kalian kok makin biru sih matanya?" goda Kristal.


"Kalau matanya nggak biru, malah diragukan lagi Kris!" sahut Levi dari dapur sambil membawa sandwich.



Kristal melongo melihat rambut sepupunya.


"What happened with your hair?" tanya Kristal yang mengakui warna rambut Levi memang cocok.


"Saingan sama si kembar" sahut Levi santai.


"Kenapa pakai kacamata hitam, Vi?" tanya Rhett sambil tertawa.



"Mataku bengkak, bro! Nggak ganteng kalau dilihat!" jawab Levi narsis.


"Astaga, anaknya Oom Eiji tuh Yaaa" cebik Kristal.


"Lha kan aku memang anaknya, K" cengir Levi sambil mencium pipi sepupunya. "Kamu baik-baik saja?"


"Nope" jawab Kristal apa adanya.


"Apa perlu aku turun tangan?" tawar Kaia gemas.


"Z, udah deh! Kamu tuh dah jadi ibu ya, jangan pecicilan" ucap Rhett sambil mencium kepala Kaia.


"Habis! Gemes aku! Tuh orang memang minta dibejek-bejek!" omel Kaia.


"Kai, kamu nggak usah ikutan. Biar aku saja yang bantu Kristal" cengir Levi jahil.


"Oh no! Jangan pakai taktik ala kamu dan Arjuna ke aku ya Vi!" protes Rhett mengingat dulu dia pernah mengira Levi dan Arjuna adalah kekasih Kaia.


"Apa Ashley pernah lihat aku di London?" tanya Levi.

__ADS_1


"Kayaknya kok nggak. Lebaran kemarin di kastil Oom Jeremy kan cuma keluarga, nggak ada orang lain selain pelayan" jawab Kaia.


"Mau aku bantu menghajar si kulkas lima pintu?" tawar Levi.


Kristal memeluk Levi sayang. "Of course!" senyumnya.


Rhett O'Grady hanya memegang pelipisnya. "Mulai deh!"


"Apanya yang mulai papi?" tanya Abi yang dari tadi hanya memandang kedua orangtuanya bersama Oom dan Tantenya heboh sendiri.


"Oom Levimu mau ngerjain orang" jawab Rhett.


Abi pun menatap Oomnya. "Ganbatte Oom!"


"Yoooiiii!" jawab Levi sambil memakan sandwich nya.


"Lho Oom Duncan dan Tante Rhea kemana?" tanya Kristal.


"Jalan-jalan berdua seperti biasa" jawab Kaia.


Kristal hanya mengangguk lalu pelayan pun datang membawakan sarapan untuk Kristal.


***


Ashley terbangun dengan kepala pusing. Semalam entah habis berapa botol alkohol dia minum berusaha mengenyahkan bayangan wajah Kristal yang terluka tapi tetap saja tidak dapat dia hilangkan.



Segera dia mengambil rokok dan berjalan ke balkon, kemejanya sengaja tidak dia tutup dan masih memakai baju semalam.


Setelah mematikan rokoknya, Ashley lalu membuka laptop dan mencari tahu keluarga Kristal lainnya. Duncan Blair. Kaia Blair dan Rhett O'Grady. Ashley lalu meng hack CCTV yang ada di penthouse tempat Kaia dan Rhett tinggal dan semalam tidak ada sosok gadis itu disana.


Tinggal mansion Blair.


Ashley memasukkan data alamat mansion Duncan dan Rhea lalu menghack CCTV jalan dan wajahnya tersenyum melihat gadis itu turun dari taksi dan masuk ke dalam mansion dijemput oleh penjaga disana.


I found you, baby!


Ashley segera mandi dan bersiap-siap pergi ke mansion Blair. Apapun yang terjadi disana, dia sudah siap menghadapinya.


***


Mobil yang disewa Ashley sudah sampai di depan mansion Blair dan bersiap untuk menuju gerbang namun pintu gerbang terbuka dan tampak sebuah mobil Audi R8 Spyder keluar dari dalam mansion. Tampak seorang pria berkacamata hitam berambut blonde bersama dengan seorang gadis berambut coklat duduk bersama disana.



Mobil convertible itu lalu berjalan cukup cepat melewati mobil yang disewa Ashley. Meskipun demikian, Ashley sempat melihat bahwa gadis berambut coklat itu adalah Kristal.


Kristal dengan siapa itu?


Ashley pun langsung mengikuti mobil sport mewah itu dengan mobil Mercedes nya.


***


Levi dan Kristal sudah sampai di restauran milik Ryu Reeves yang sekarang dalam pengelolaan Aidan Blair karena Rain menyerahkan semua kepada keponakannya yang memang berkecimpung di dunia kuliner.

__ADS_1


"Mau makan apa siang ini?" tanya Levi yang menjadi perhatian para pengunjung restauran yang makan siang disana.



"Kok pada ngeliatin kamu, Vi?" bisik Kristal sambil duduk berhadapan dengan Levi.


"Aku kan memang ganteng paripurna" cengir pria itu cuek.


"Iisshhhh, narsisnya sama deh sama Oom Eiji! Aku bilang ke Tante Ayame kalau kamu makin lama mirip sama suaminya" kekeh Kristal.


"Kristal sayang, ini tuh adalah hasil DNA yang tidak perlu dicek ulang" jawab Levi serius. "Meskipun aku lebih keren dari papaku yang tukang drama itu."


Kristal terbahak. "Kukira kamu ngomong serius mau bilang apa, ternyata kacau!"


"Ohya, si kulkas mengikuti kita lho" bisik Levi.


Kristal melirik ke arah Ashley yang mengambil tempat duduk agak sudut agar tidak kelihatan.


"Kukira aku saja tadi yang merasa melihatnya, ternyata kamu juga ya Vi" cengir Kristal.


"Hei, jangan remehkan kekuatan gen kita, K. Bukankah kita sudah dididik dari kecil untuk selalu aware sama lingkungan mu?" ucap Levi yang menerima buku menu dari pelayan.


"Jangan bilang kamu pesan tenderloin steak lagi Vi" senyum Kristal.


"Dih, kok tahu sih?" cebik Levi manyun.


"Tahu lah! Mbak Kaia yang cerita."


Sesudah memesan makanan, Levi memegang tangan Kristal. "Anggep saja aku latihan sebelum sama cewekku."


"Memang kamu udah punya cewek Vi?"


Levi menggeleng. "Aku sama Aidan senasib belum mendapatkan wanita yang mampu membuat hati bergetar. Kalah sama Arjuna yang langsung DP anak" gelak Levi.


"Juna kan kecelakaan tapi nikahnya juga bukan sama mamanya Rajendra tapi sama kembarannya. Mana lagi hamil sekarang si Sekar" ucap Kristal.


"Walaupun bukan kesalahan Juna sih" gumam Levi sambil terus menggenggam tangan Kristal.


Pesanan mereka pun datang namun Levi tetap menggenggam tangan sepupunya.


"He's coming here" bisik Kristal sambil menatap Levi.


"Biarkan saja. Aku memang menunggunya!" ucap Levi dingin yang membuat Kristal merinding. Dia memang grusah grusuh tapi soal aura dingin, hanya Levi, Arjuna, dan Aidan yang seram.


"Lepaskan tanganmu dari tangan calon istriku."


***


Yuhuuu Up Siang Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2