
Hai Kaka semua terimakasih sudah memilih novel ini dan mau baca sampai part ini semoga suka dengan perjalanan cerita Rara sama CEO hot, happy reading Kaka ...
💋💋💋
Ketika kubuka mata menatap binar surya sudah menyelinap ke dalam kamar lewat kaca jendela yang sudah tersingkap. Kubangun menatap sekelilingku, aku masih di kamar Rangga.
Kulihat kumengenakan kemeja Rangga, kemeja yang kebesaran berlengan panjang berwarna putih. Kumenguap melepas kantuk yang masih berayun manja di kelopak mataku.
Kuusap wajahku dan kuputar leherku ke kiri dan kanan. Kutatap Rangga tak ada di sisiku, dia sudah duluan bangun. Kukenakan sandal santai berbulu pinkku.
Kupungut baju kotorku bersama baju Rangga di keranjang baju kotornya. Kubawa ke tempat mencuci baju selanjutnya menuju kamar mandiku dan kulihat ada tempelan gambar smile dari tisu yang di tempel di kaca tempatku gosok gigi.
Absurd ulah Rangga. Usai menggosok gigi aku ke luar, kulihat di lantai bawah Rangga tak ada tapi terlihat ada sesuatu di atas meja makan. Kuberjalan sedikit sempoyongan menuju meja makan.
Rangga memasak nasi goreng, kucicipi enak. Lebih enak buatan dia dari buatanku. Aku tersenyum menyendok nasi goreng itu sampai habis. Haus segera menuju kulkas.
Ada tempelan lagi berisi peringatan, jangan minum hard liquor tanpaku. Rangga takut kuulangi mabuk pertamaku semalam. Tapi kamu suka 'kan. Dia tidak rela istrinya mabuk.
Tapi semalam dia masih menolak membantu Ariel, dia takut Ariel menipuku. Oh Tuhan, bagaimana membujuk suami macam dia. Ubahlah suamiku Al saja. Alfarendra.
Aku sudah tidak mengantuk lagi lebih baik mandi dan masak untuk makan siang Rangga. Aku harus melakukan berbagai trik untuk membujuk Rangga biar mau membantu Ariel.
Jika mabuk berat gagal maka cara kedua adalah menu makan siang. Oke aku mandi dulu karena menyisakan aroma lelaki di tubuhku ini.
Langsung naik ke atas dan bersiap mandi. Sampai kamar mandi kulihat ketiakku sudah terasa ingin tumbuh bulu halusnya, kulihat area terlarangku pun sama.
Kucukur dengan pisau cukur lelaki, karena aku tipe benci bulu di tubuhku. Aku merasa gerah dan gatal bila ada bulu sedikit di area ketiak dan area terlarangku. Jadi kubuat glowing yaitu licin selicinnya. Nyaman.
Kini membersihkan sisa krim Rangga semalam lalu langsung mandi. Sehabis mandi sudah rapi dan cantik aku berfikir masak apa. Lewat teve aku malas cari chanelnya juga tak bisa direplay jika telat mencatat menunya.
__ADS_1
Menghubungi Siska tak bisa karena ia sedang kerja. Oh, aku tahu minta bantuan Al saja, aku yakin dia mau membantuku. Jika tak mau harus mau. Demimu Ariel, aku akan berjuang.
Lihatlah demi sayangku padamu aku rela mabuk tapi itu semua tidak mempan, meski iman Rangga tergoyahkan hatinya tetap keras. Sekali dia bilang No maka terus No.
Astaga aku lupa aku tidak punya nomor Al, aduh bagaimana ini. Apa aku datang saja ke rumah mertuaku, bukankah mereka suka padaku. Aduh membingungkan.
Aku berfikir dan terus berfikir. Sudahlah buka youtube saja, semoga ada menu yang kumengerti. Oke kubuka ponselku melihat menu berkuah. Sup Iga.
Kubuka kulkas tak ada iga tapi daging khas semua, gunakan saja sebagai alternatifnya. Potong dan bersihkan dagingnya, kini mengupas kentang dan wortel lalu potong dadu sedang.
Selanjutnya sedikit putren dan buncis juga, selesai semua bahan saatnya menyiapkan bumbunya. Bawang putih, bawang merah, jahe sedikit, kayu manis sedikit, garam, micin, gula, penyedap rasa daging dan bumbu kering.
Bumbu apa itu. Kubuka kulkas tak ada bumbu yang bertulis kering, bawang juga tidak ada capnya bumbu apa namanya. Yang aku butuhkan bumbu kering, apakah bawang kujemur dulu biar kering.
Membingungkan. Aku memasak menu seadanya dulu. Sudah selesai semuanya dengan panci presto kutumis bumbu yang sudah diblender dulu selanjutnya air tunggu mendidih dulu.
Kucoba sudah pas, artinya selesai. Rangga pasti suka makanan berkuah. Kusiapkan nasi panas dalam box dan kutaburi dengan rapi di atas nasinya bawang goreng.
Dalam sop kutaburi daun seledri potong dan bawang goreng juga daun bawamg potong. Enaknya jadi ikutan lapar. Kufoto dulu dan share di ig ku, masakan untuk someone.
Tapi jangan nanti dilihat teman-teman kantor akan di tanya masakan untuk siapa. Bulshit, aku tak perlu unggah di sosmed.
Kini berangkat naik taxi dan gunakan masker kesehatan karna baru-baru ini ada berita virus yang menyebar lewat udara, virus mematikan jadi kuikuti protokol kesehatan.
Selain itu makser supaya tidak di kenali satpam, jika tidak maka satu kantor akan gempar melihat OB yang sering mereka bully adalah istri bos besar mereka.
Satu sisi bagus tapi sisi lain aku tak mau mama dan Ariel mengetahui semua ini. Kini sudah sampai kuminta taxi menunggu. Kudatangi pos satpam dan meminta antarkan bekal untuk Rangga.
Kuberpesan menu dari rumah. Satpam langsung menuju ruang Rangga, aku tersenyum dan berbalik. Saat berbalik melihat Luna berjalan ke dalam kantor.
__ADS_1
Pasti mau bertemu Rangga, itu urusan dia tapi aku tak mau misiku gagal. Aku melangkah gontai menuju taxi, perasaanku linglung.
Luna tidak menggangguku tapi entah kenapa rasa jengkel melihat dia datang disaat aku punya misi dengan Rangga. Fikiran absurd.
Kini naik taxi lagi untuk pulang. Kukirim pesan lewat aplikasi hijau untuk Rangga.
For Rangga
Selamat menikmati sup daging khas buatanku, just for you.
Kutambah emo smile di ujung pesanku. Setengah jam kini sampai ke rumah. Aku mencuci baju saja dan menjemurnya.
Ternyata seperti ini kerjaan wanita yang sudah menikah, di rumah tidak bersantai tapi kerja. Bagiku rumit dan melelahkan.
Demi Ariel, aku rajin. Selesai mencuci kini menyapu dan mengepel rumah juga mengelap kaca. Selanjutnya menyiram seluruh tanaman, memungut sampah dedaunan.
Mengelap isi rumah lagi semua meja dan segala peralatannya kulap semua. Kini kinclong. Tinggal semprot aroma mawar klasiknya di seluruh ruangan rumah ini. Harum sekali.
Dan begitu lelah juga sakit di sekujur tubuhku tidak pernah melakukan semua ini dalam satu hari membersihkan rumah dua lantai luar dan dalam.
Untung gentengnya tidak kubersihkan, jika sampai kulakukan hal absurd itu kurasa aku pingsan kelelahan. Kini tubuhku begitu sakit, sakit sekali.
Dan badanku bau sekali, aku mandi saja sekarang juga. Pasti enak badan panas dan lelah dibawa mandi air fresh. Kini selesai mandi kenapa kumerasa tubuhku lain sekali.
Merasa gemetar dan kedinginan luar biasa. Kepalaku juga merasa ngilu begitu ngilu. Membuat mataku terejam sendiri karena tekanan sakit luar biasa di kepalaku. Segera kuberusaha berjalan dengan meraba tepi ranjangku karena mataku terpejam sendiri. Segera menaiki tempat tidur dan bergelumbus begitu dingin.
Sampai di sini dulu ya kaka dan lanjut ke part selanjutnya,jangan lupa ya Kak jejaknya like, vote, kritik saran end tips happy reading ...
💋💋💋
__ADS_1