
Setelah dari pantai Xia dan Zander berpindah ke salah satu taman bermain di kota S. Disana Xia menaiki kora-kora, tentu pria kaku yang tak tau caranya bersenang-senang itu pun ikut.
Zander duduk disamping Xia dengan mencengkram kuat pegangan. Xia yang antusias berteriak keras dengan gembira. Berbeda dengan Zander yang menahan teriakannya di tenggorokan dan memilih mencengkram kuat dari pada berteriak. Hingga mereka turun dari kora-kora.
"Menyenangkan bukan?" Girang Xia membungkuk, menumpu tangannya di lutut.
Xia menoleh menatap Zander, yang terkesan datar dan biasa saja.
"Apa kamu tidak menikmatinya?" tanya Xia lagi.
"Aku senang melihatmu senang."
"Aaahh.. jawaban macam apa itu?" kesal Xia membuang muka.
"Mmm.. Kamu mau es krim?"tawar Xia melihat penjual eskrim di sekitar situ.
"Sepertinya enak juga makan eskrim setelah seharian bermain."ucap Xia melangkahkan kaki.
"Tunggulah disini. Biar aku beli." ucap Xia dengan riang meninggalkan Zander duduk di bangku taman.
"Kamu....." Tangan Zander terangkat hendak mencegah, namun Xia sudah terlanjur pergi.
Zander menarik tangannya lagi. Zander melihat sekeliling, ada banyak orang yang berlibur bersama keluarganya ternyata.
Zander menatap sebuah keluarga, seorang ayah, ibu, dan dua anak nya yang masih kecil. Satu berumur sekitar dua tahun dalam gendongan ayahnya dan satu lagi seumuran anak sd.
Si anak SD merengek meminta menaiki roller coster. Namun sang ibu tidak mengijinkan. Sedangkan anak umur dua tahun dalam gendongan ayahnya menangis minta susu.
Zander tersenyum lucu.
"Apa anda juga menginginkan nya tuan?" suara Zene mengagetkannya.
Zander menoleh kesamping. Asistennya itu tersenyum melihat kearah yang sama.
"Apa mungkin untukku?" tanya Zander melihat keluarga itu dengan tatapan menerawang.
"Tentu saja. Anda sudah punya nyonya Xia."
"Tapi dia tidak mencintaiku." lirih Zander.
"Siapa peduli tuan, anda sudah menidurinya. Mungkin saat ini kecebong anda sudah berkeliaran dirahim nyonya...." ucap Zene dengan wajah riang tanpa dosa.
BLETAAAKKK!!
Zander menjitak kepala Zene.
"Ampuni saya, Tuann...." tangis Zene mengaduh memegangi kepalanya.
"Kenapa kamu kemari?" tanya Zander dingin.
"Seperti biasanya, membawa berita penting..." ucap Zene dengan senyuman Khas diwajahnya.
Zene mendekat dan berbisik ditelinga Zander yang sesaat mendengarkan. Zander tak menunjukan ekspresi apapun.
"Biarkan saja."
__ADS_1
"Tapi, ini mendesak, tuan." ucap Zene lalu berbisik lagi ditelinga Zander.
"Baiklah! Persiapkan penerbangan ke kota malam ini." perintah Zander.
"Biar kulihat wajah-wajah benalu yang akan memprotes itu." seringai Zander dengan sorot mata tajam.
"Zene!" seru Xia mendekat, "Kau disini?"
Zander dan Zene sama - sama terlonjak kaget. Xia jadi geli sendiri.
"Kenapa dengan kalian?" tanya Xia geli, "Apa kalian habis berbuat mesum?" goda Xia terkekeh.
"Tidak! Aku masih normal." elak Zander cepat. "Aku hanya berdiri untukmu.."
Xia dan Zene tertegun.
"Ahahaha...." tawa Xia canggung.
Tuan, pliss, jangan permalukan diri anda. batin Zene.
"Aku hanya beli dua eskrim," ucap Xia mengangsurkannya ke tangan Zander.
"Ini untuk mu saja. Aku akan beli satu lagi."
"EEEHHEEEEMMMM!!" dehem Zander keras-keras mengkode Zene untuk pergi.
"Tidak nyonya. Urusan saya sudah selesai. Saya akan pergi." Zene menolak dengan cepat.
"Kenapa?" tanya Xia, "Ikut saja. Akan menyenangkan jika ramai-ramai."
"Benarkah?" Mata Zene berbinar, Sudah lama aku tidak bermain di taman bermain ini... Batin Zander senang.
"Ahaha.. Tapi saya pikir-pikir lagi, saya sedikit sibuk nyonyah...."
Xia melirik suaminya.
"Jangan perdulikan dia. Dia hanya sakit tenggorokan." kekeh Xia mengibaskan tangannya di udara.
Tidakkah itu takutkan nyonya... batin Zene dilema. Ingin main tapi takut juga dengan tuannya.
Xia merangkul lengan Zene. Membuat asisten Zander itu terlonjak kaget, dan berkeringat dingin.
"Ayooo beli eskrim lagi."
"Zene! Kau mau mati dengan cara bagaimana?"ketus Zander berdiri dengan galak, meremas cone eskrim sampai hancur.
"Ampuni saya Nyonya...." rengek Zene melepas paksa tangannya.
Xia terpingkal.
"Ahahahahah.... Kalian berdua lucu sekali." kekehnya.
Tuhann... Lama-lama aku bisa gila jika begini. Yang satu cemburuan, yang satu lagi suka menggoda. Dan aku berada diantara mereka.. jerit batin Zene menangis.
Xia mengambil tisu dari tasnya, dan membersihkan tangan Zander yang kotor oleh eskrim.
__ADS_1
"Ayo! Ayo! Kita main bersama hari ini. Sekarang beli eskrim dulu." Ajak Xia merangkul Zander dan menarik tangan Zene. Agar ikut bersamanya.
Xia memilih eskrim untuk Zander dan Zene. Gadis itu cukup tau suaminya kesal karena keusilannya barusan, jadi untuk meredam, Xia memberikan eskrim pertama pada Zander. Dan berikutnya untuk Zene.
Xia sengaja memesan eskrim yang stik seperti milik Zander. Lalu menunjukan pada suaminya itu.
"Sayaangg..." panggil Xia dengan riang, "Lihatlah! Eskrim kita samaan." Xia menempelkan eskrimnya pada eskrim Zander.
"Sudah kek Couple kan?" seru Xia dengan lirikan menggoda pada suaminya itu.
Zander yang dengan mudahnya dibujuk itu, merona.
Nyonya tau saja cara buat meluluhkan amarah Tuan Zander. Huuff,, selamat... pikir Zene lega mengurut dadanya.
Xia menjilati eskrimnya. Zander meliriknya iri.
Uuuuggghhhhh.... Aku ingin menjadi eskrim itu.... Batin Zander. Pengelihatannya berpusat pada eskrim yang di jilati Xia.
****
Malam itu, Zander dan Xia kembali ke kota dengan menggunakan jetprinya biar cepat. Setelah mengantarkan Xia ke vila, Zander pamit untuk urusannya.
"Aku akan pergi untuk suatu urusan." pamit Zander."Tunggu aku kembali. Jangan tidur. Okey?"
"Kamu mau kemana?"
"Hanya kerumah lama."
"Kau tidak mau mengajakku?"
"Nanti jika sudah waktunya."balas Zander."Tunggulah dirumah. Jangan tidur."
Xia mengangguk patuh.
"Ayo pergi Zene."
Mobil Oren itu membawa Zander pergi keluar Vila. Xia hanya menatap hingga mobil itu tak terlihat lagi.
"Rumah lama? Apa yang kamu sembunyikan dariku, Tuan Zander?" gumam Xia.
****
Sesampainya di rumah Kediaman Keluarga Besar Zander.
Di meja makan duduklah disana Ayah Zander, mama Anggia, Peter dan Alexa.
____€€€____
Readers, kira-kira apa ya, yang bakal Zander alami? Dan apa rencana mereka untuk Tuan Zander?🤔🤔
Kasih semangat donk, biar Othor up terus setiap hari.
like dan komen ya
Terima kasih.
__ADS_1
Salam___
😊