Gairah Cinta Semalam

Gairah Cinta Semalam
Chap 46


__ADS_3

Zander mondar mandir di depan gerbang vilanya.


"Kenapa dia tidak kembali? Ini sudah satu jam." Kesal Zander menedang kerikil di depannya.


Zander marah, sangat marah, bagaimana bisa istrinya justru memilih pergi dengan lelaki lain dan meninggalkannya seperti ini.


"Baiklah! Aku tidak akan menunggu lagi. Tidak usah pulang kalau begitu!"


Zander masuk kedalam vila nya, mencoba meredam hawa panas dihatinya. Zander akhirnya memilih berendam saja. Selama berendam pikiran Zander tak lepas dari istrinya. Entah kenapa otak nya selalu berfikiran buruk, Saat dia berendam, membayangkan Xia juga sedang berendam dengan Peter. Zander memukul air didepannya saking kesalnya. Setelah berendam selama satu jam. Zander keluar dari kamar mandi. Melihat ponselnya. Tak ada pesan ataupun telpon dari Xia.


"SIAALLL!" umpatnya menedang ranjang, Namun justru betisnya yang terpentok. Zander memegangi betisnya yang sakit.


"Aduh!! Aduh! aduuhh!!"


"Bahkan ranjang ini pun menyakitiku!" kesalnya hendak menendang lagi tapi teringat rasa sakit dibetisnya, akhirnya dia urungkan.


Zander berjalan menuruni tangga, melihat kearah pintu utama. Namun tak ada tanda-tanda Xia pulang. Hatinya makin geram dan sakit secara bersamaann.


Zander mengambil sebotol vodka, lalu menegaknya. Dia melihat jam di dinding. Pukul 7 malam. Rasanya semakin marah saja. Zander sekali lagi melihat hpnya, berharap Xia menghubunginya. Namun nihil.


Zander akhirnya menghubungi lebih dulu. Namun nomornya tidak aktif.


"Kenapa tidak aktif?"


Zander mengepalkan tangannya. Lalu mulai menghubungi Zene.


"Zen, temukan dimana Nyonya sekarang!"titahnya.


Zander kembali kekamarnya, mencoba menenangkan diri. Ponselnya berdering, dengan cepat Zander mengangkatnya. Terdiam sejenak, netranya melebar, tanda dia sangat terkejut.


πŸ“ž: "Apa? Mau apa dia disana?" teriaknya marah.


Tuan saya mana tau kenapa? Kalian yang bertengkar kenapa malah melibatkan saya? Memangnya saya dewa? batin Zene merasa ngenes.


πŸ“ž: "Persiapkan perjalanan kesana sekarang!"


πŸ“ž: ["Baik tuan."]


.


*****


####


Sesampainya Zander disana itu, waktu menunjukan pukul 10 malam. Zander beserta ekornya dan Zene berhenti di halte tempat Xia terakhir terlihat.


Salah satu pengawalnya berlari dari arah warung tempat Xia tadi sempat makan.


"Tuan, penjual disana bilang Nyonya tadi sempat makan disana, dan berjalan kearah itu." ucap nya menunjuk warung lalu berpindah menunjuk kemana Xia melangkah.


"Menyebar! Dan cari nyonya sampai ketemu!" perintah Zander memberi instruksi anak buahnya menyebar.

__ADS_1


Zander juga ikut mencari. Dia berjalan kearah mana hatinya menuntun langkahnya. Matanya melihat sekeliling, dan melihat sesosok yang dia kenal sedang berjongkok di bawah lampu trotoar.


Zander melangkahkan kaki mendekat. Mendengar Xia bergumam-gumam.


"Maaf Zander!"


Xia semakin menenggelamkan kepalanya di lutut.


"Maafkan aku! Aku pasti sedang dihukum Tuhan karena marah pada mu...." lirih Xia memeluk erat lututnya.


"Kamu memang patut dihukum!" ucap Zander berdiri tepat didepan Xia dengan wajah kesal.


Xia mendongakan kepalanya, melihat wajah suaminya dengan mata berair. Ada kelegaan diwajah Xia. Dari isakan kecil berubah jadi tangis yang keras.


"Hu.. Huu... Huuaaaaaa....."


"Dasar bodoh!" antara kesal dan iba, Zander menatap kebawah, melihat wajah istrinya yang menangis memeluk lututnya.


Zander menekuk lututnya kebawah ikut berjongkok. Lalu memeluk istrinya, mengusap lembut punggung Xia. Zander menghembuskan nafasnya.


****


####


"Apa yang kamu lakukan disini larut malam? Bukannya pulang malah keluyuran." omel Zander berjalan disisi istrinya yang masih terisak kecil.


"Aku tersesat."


Hening sesaat, hanya suara isakan Xia dan suara kodok yang beradu dengan ringkikan jangkrik terdengar.


"Kenapa ponselmu nggak aktif?"


Xia menghentikan langkahnya, Zanderpun menyesuaikan. menyembunyikan tangannya dipunggung.


"Hp ku habis batre, dompetku hilang, dan aku tersesat." rintih Xia pelan.


Zander tertawa geli.


"Heeehh..hahahaha...."


Xia memukul lengan Zander.


"Itu tidak cukup sebagai hukuman! Kau sangat kualat!"


"Maaf!"


Zander melihat sekeliling, sambil membuang nafasnya. Di lihatnya sebuah plang penginapan tak jauh dari sana.


"Baiklah! Akan ku maafkan." ucap Zander sok pemaaf, "Tapi itu tergantung bagaimana kamu melayaniku malam ini..."


Xia menatap wajah Zander seketika. Pria itu mengalihkan pandangan kesamping dan menunjuk plang penginapan dengan dagunya. Xia menoleh melihat kearah yang ditunjuk Zander.

__ADS_1


"Haaaahhh..... Malam ini dingin sekali.. Aku butuh yang hangat-hangat!" suara Zander melirik sedikit istrinya.


Xia terdiam menggigit bibir bawahnya, sudah membayangkan akan seperti apa kedepannya.


Di penginapan, berjajar mobil-mobil mewah dengan sangat rapi. Tentu saja itu milik Zander dan para ekornya. Entah mimpi apa semalam si pemilik penginapan sampai bisa memiliki tamu sebanyak itu dalam satu malam. Tentu saja wajahnya sangat sumringah. Apa lagi Zander menambahkan tips yang tidak sedikit.


Di sebuah ruang yang bersekat bambu yang disusun rapi bak bilik jaman majapahit itu, terdengar suara- suara yang membuat jiwa jomblo meronta.


Tentu saja ruangan itu dijaga oleh pengawal Zander.


"Uuuugggghhhh...."


"Baguuusss....."


"Eennnaaakkkk baanggeett....."


"Teruuss saayyaanngg....."


"Uuuhh....."


"Haaaaaa.... Uuuuuuuuhh...."


Suara Zander yang menyakitkan ditelinga para pengawalnya.


Astaga, apa yang tuan dan nyonya lakukan? Kenapa bersuara begitu keras. Sungguh menyiksa kami.


Aku berharap aku tuli jika sepanjang malam begini...


Bagitulah suara kebatinan pengawal Zander yang berjaga di luar kamar.


_____€€€_____


Readers, Pikiran kalian treveling tidak?? Hehehe...


***Intermezo aja,


Sebenarnya, masalah kesialan gara2 ngambek sama suami itu mengacu pada pengalaman pribadi othor. Dulu pernah ngambek sama pak suami, terus motoran keliling. Niatnya cari udara segar buat ngilangin dongkol, eh, malah ban kempes, hp juga jatuh entah dimana.😣***


Pengajaran, jangan ngambek sama suami. Dibicarakan baik-baik aja😁. Dari pada sial.πŸ˜†


Sekian intermezo nya.✌


Maaf ya kalau sempet bikin dongkol.


Kasih semangat donk, biar Othor up terus setiap hari.


like dan komen ya


Terima kasih.


Salam___

__ADS_1


😊


__ADS_2