Hurt! Empress Shopia

Hurt! Empress Shopia
eps. 80 :Kebahagian


__ADS_3

Ketiga orang itu menatap dalam diam, tidak ada yang berbicara. Kaisar Raymond, bibirnya terasa berat untuk mengatakan. Ia kelu, ia tidak tahan, sakit, marah, kecewa semuanya menjadi campur aduk di hatinya. Melihat tatapan Kaisar Xavier begitu mendamba mantan istrinya.


Sedangkan Permaisuri Shopia, ia hanya diam. Entahlah, hatinya bingung, ia merasa kecewa dan ingin marah saat mengingat semua kejadian di masa lalunya, tapi melihat keadaan Kaisar Raymond. Entahlah, ia tak bisa berfikir lagi.


"Bagaimana kabar mu, Permaisuri Shopia?" Kaisar Raymond bersikap biasa saja. Walaupun hatinya terasa di sobek.


"Aku, aku baik Baginda."


"Syukurlah,"


Kaisar Xavier merasa panas, berulang kali ia menghembuskan nafas panasnya. Ia pun meneguk teh yang masih panas dan mengepul itu. Matanya terus melirik kanan kiri, melihat istri dan mantan suaminya.


Cemburu, sudah pasti. Bahkan ia ingin meraung-raung pada istana ini.


"Kamu sangat bahagia, maafkan aku."


"Maaf, selama Permaisuri di sini aku tidak memberikan kebahagiaan sedikit pun."


"Aku ucapkan, selamat atas pernikahan kalian," ujarnya."


"Bagaimana kabar Baginda?" Permaisuri Shopia memotong perkataan Kaisar Raymond.


Kaisar Raymond diam seribu diam, ia malu mengakui rumah tangganya yang hancur lebur. Ia sangat malu pada Kaisar Xavier, menyia-nyiakan wanita di hadapannya dan berujung kehancuran dirinya sendiri. Mungkin inilah yang di namakan sebuah karma. "Aku tak mampu menjaganya, Permaisuri. Aku tak mampu, beruntungnya dirimu memilih berpisah dengan ku."


"Benar, aku merasa orang yang paling beruntung di pilih oleh Permaisuri." Sanggah Kaisar Xavier. Ia tidak betah melihat keduanya yang seakan terbenam di masa lalu. "Sayang, kita harus kembali. Pangeran dan Putri pasti mencari kita," ujar Kaisar Xavier. Ia ingin melerai masa lalu keduanya.


"Tidak bisakah di sini dulu, aku ingin memperkenalkan putra ku."


Permaisuri Shopia tersenyum, "Aku ingin melihatnya Baginda."


Kaisar Raymond menyuruh seorang pelayan untuk memanggil putranya. Selang beberapa saat, seorang anak kecil di tuntun mendekati mereka.


Permaisuri Shopia dan Kaisar Xavier saling menatap, mereka kasihan pada anak kecil yang berjalan menghampirinya.


"Putra ku," Kaisar Raymond menggenggam putra semata wayangnya yang menatap lurus ke depan. "Iya ayah." Sahutnya seraya membalas genggaman tangan sang ayah di tangan kirinya.

__ADS_1


"O, iya. Di depan mu ada Permaisuri Shopia dan Kaisar Xavier, beri salam sayang."


Anak kecil itu tersenyum memberikan hormat. "Salam Permaisuri, salam Baginda."


Permaisuri Shopia tersenyum sambil meneteskan air matanya. Seandainya anaknya masih hidup sudah pasti usianya sama seperti usia anak Selir Lusia. Ia rindu, sangat merindukan anaknya.


Permaisuri Shopia beranjak berdiri, ia langsung menghampiri Pangeran Aronz, berjongkok di hadapannya. Tanpa memperdulikan apapun, Permaisuri Shopia memeluk Pangeran Aronz, ia merasa anaknya hidup kembali.


"Permaisuri." Kaisar Xavier bangkit, dia memegang kedua bahunya. "Permaisuri tidak apa-apa kan?"


"Aku hanya merindukannya, Baginda." Permaisuri Shopia melepaskan pelukannya. Dia beralih memeluk Kaisar Xavier.


"Sudah, sudah cukup. Jangan membahasnya, kita pulang."


"Ibu,"


Permaisuri Shopia beralih menatap anak kecil di depannya.


"Bolehkah aku memanggil mu, Ibu." Kaisar Raymond menggigit bibir bawahnya, ia langsung duduk di rumput hijau itu, memeluk Pangeran Aronz. Sakit dan perih, Pangeran Aronz memanggil mantan istrinya 'Ibu' betapa kejamnya Lusia, sampai anaknya memanggil orang lain ibunya. Betapa mengharapkannya putranya kasih sayang seorang ibu. Kasih sayang yang seharusnya dia dapatkan, namun tidak di dapatkan.


"Bolehkan, Ibu memeluk mu, sayang."


"Ibu,"


"Iya, sayang."


Permaisuri Shopia merasa nyaman, ia merasa kasihan pada Pangeran Aronz yang tak mendapatkan kasih sayang pada ibunya. "Siapa nama mu?"


"Aronz,"


Kaisar Xavier tersenyum, meskipun ia cemburu, ia harus melihat sisinya. Pantaskah dirinya cemburu atau tidak. Pangeran Aronz membutuhkan kasih sayang ibu, setidaknya dengan menyebut istrinya, ibu, bisa mengurangi kesedihannya.


"Terima kasih atas apa yang kalian lakukan hari ini, aku harap Baginda dan Permasisuri Shopia di limpahkan kebahagiaan."


Mungkin ada yang berminat Season 1 Permaisuri Sang Penguasa😊🙏

__ADS_1


Open PO


Judul: Permaisuri Sang Penguasa


Penulis : Sayonk


(289 halaman)


Rp. 88.000


Sinopsis :


Permaisuri yang dicampakan oleh Kaisar. Seorang anak yang di buang oleh ayah nya sendiri. Pulang ke istana menggerakkan hati kaisar, memberikan kesempatan bagi kaisar. Namun, lagi-lagi dikecewakan. Bagaimana kehidupan kaisar setelah di tinggalkan permaisurinya? mampukah sang Permaisuri memberikan kesempatan lagi atau memilih mengabaikannya?


#PermaisuriSangPenguasa #Sayonk #NovelindoPublishing #Noveltoon


Format pemesanan


Nama


Alamat


Kota


Kelurahan


Kecamatan


Kode pos


Nomer hp


Judul buku


Transfer ke rek 0560368836 an Diana bank bca

__ADS_1


Online Order


https://api.whatsapp.com/send?phone\=62818331696


__ADS_2