I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 12


__ADS_3

Happy Reading ya 😊


Mohon dukungannya....biar semangat nulisnyaπŸ‘


***


" Pak , jangan seperti ini terus !".


ucap Ayna kesekian kalinya pada Pak Riko.


Seperti biasa ia disuruh menunggu Pak Riko untuk pulang bersama.


Ia tak kuasa menolak, Pak Riko termasuk orang yang pemaksa...tentu saja Ayna takut berimbas ke nilainya jika ia tidak menurut.


" Apa kamu merasa terganggu?".


jawab Riko santai, meletakkan alat tulis nya di meja..sambil memandang Ayna yang duduk di dalam ruangannya .


" Tentu saja Pak , saya tidak nyaman ".


" Kenapa Ay ?".


" Bapak tanya kenapa, karena bapak terlalu baik pada saya, saya jadi gak enak ".


Apalagi jika fans mu tau bisa habis aku...batin Ayna.


" Enakin saja Ay , lagi pula saya suka antar jemput kamu ". Pak Riko masih saja ngeyel....dia tidak tau betapa Ayna sangat terbebani dengan kelakuan dosen nya ini.


Situ iya suka, saya yang gak suka....gumam Ayna.


" Bicara yang jelas Ay ".


" Pakkk....bapak tau ngga ...?".


" Ngga tau dan gak mau tau ".


Riko tersenyum tipis melihat Ayna yang terlihat makin kesal dengan ucapannya.


" Bapak ihhh , dengerin dulu apa ".


kesal Ayna yang ucapannya dipotong Pak Riko.


" Begini ya bapak dosen yang terhormat, kita itu tidak ada hubungan apa- apa, adik bukan , istri bukan , keluarga bukan , pacarpun bukan....jadi bapak gak usah terlalu care pada saya , takutnya saya jadi baper , apalagi jika fans fanatik bapak tau ,bisa dibuly habis - habisan saya ".


" Siapa yang berani membuly kamu ,mereka akan berhadapan dengan saya , kalo kamu merasa saya gak ada hubungan sama kamu , ya sudah jadi pacar saya saja !".


" Bapak bercanda ya ?".


" Saya serius Ay , atau mau langsung jadi istri saya saja , bagaimana ?".


Mulut Ayna sampai terbuka , gampang sekali dia ngomong seperti itu.


" Dih Bapak ini , gak romantis banget...nembak cewek kaya orang nawarin cemilan ".


" Mau kamu gimana Ay , apa saya harus bersimpuh di hadapanmu lalu membuka kotak cincin gitu , kalo itu mau kamu akan saya jabanin!".


Muka Ayna bersemu merah , ia jadi salah tingkah mendapat tatapan tajam dari Pak Riko.


" Gak gitu juga Pak ".


" Apa bapak gak salah mau sama saya , saya wong ndeso loh pak ".


" Saya mencintai kamu Ay ".


tatapan mata Pak Riko mulai meredup...ia benar - benar jatuh cinta pada mahasiswanya ini.

__ADS_1


" Tapi saya tidak pantas buat bapak ...sayaa...".


" Kamu lama Ay , saya tau kamu juga suka saya , ayo saya antar pulang , nanti malam pulang kerja saya jemput, kita kencan !". Dengan PD nya Pak Riko mengatakan itu.


Ia pun menarik tangan Ayna keluar ruangan.


Ayna berjalan mengekori Pak Riko.


" Masuk Ay !".


Ayna masih kepikiran ucapan Pak Riko.


" Pak , tapi saya tidak mau pacaran ".


" Oh kamu mau langsung aku nikahin Ay ".


" Bapak ini saya ngomong dipotong melulu , gini saya gak mau ribet kalo punya pacar , saya mau fokus sama kuliah saya biar cepat lulus dan busa bantu meringankan beban ibu ".


" Kalo nikah , bea siswa saya pasti dicabut , lalu biaya darimana saya buat kuliah ".


" Itu biar saya yang nanggung, kamu gak usah pikirkan masalah biaya....saya mampu menghidupi kamu bahkan keluarga kamu ".


ucap Riko sombong , menunjukkan bahwa dirinya adalah pria mapan.


" Iya saya tau Pak Riko tajir , sebab itu saya tidak mau berhutang budi pada anda Pak , saya ingin berjuang dan berpijak pada kaki saya sendiri ".


" Oke, tapi tetap saya anggap kamu pacar saya , calon istri saya....jadi kamu tidak perlu sungkan dengan perlakuan saya ke kamu , dan kamu juga tidak boleh menolak jika saya membantu kamu !".


Seperti biasa perintah pak Riko tidak boleh ditolak.


Huftt.....susah juga berurusan dengan Pak Riko.


" Terserah bapak saja ".


" Nah gitu dong nurut sama calon suami ".


" Saya pacar kamu Ay , bukan bapak kamu...ganti panggilan kamu ke saya !".


" Panggil apa?".


" Saya orang jawa, saya panggil Mas aja ".


" Kedengaran nya bagus , coba Ay ?".


pinta Pak Riko...Ayna sampai tersenyum kaku.


" Emm....Mas...mas Riko ".


" Manis nya , jadi kepingin cium ".


Mendengar itu Ayna langsung menutup mulutnya.


" Awas ya Pak kalo macam- macam, saya batalin jadi calon istri bapak ".


" Kenapa bapak lagi sih Ay ".


" Habis Mas Riko ngeselin ".


" Mas , cukup kita berdua saja yang tau tentang hubungan ini ya , mas harus merahasiakannya!".


" Kamu malu menjadi pacar saya ?".


Pak Riko tidak suka Ayna berkata seperti itu.


" Sudah saya bilang tadi , saya gak mau dibuly fans fanatik kamu Mas ".

__ADS_1


" Baiklah kalo itu mau kamu ".


Batin Ayna lega , Pak Riko tak lagi mendebatnya.


Sesampainya di restoran, Ayna turun dengan cepat tak lupa ia ucapkan terima kasih pada Pak Riko.


Sudah sebulan ini ia melayani tamu VIP dengan orang yang sama , dua orang suami istri yang terlihat begitu romantis di mata Ayna.


Ayna sebenarnya penasaran, mengapa selalu ia yang disuruh untuk melayani tamu tersebut.


Apalagi dengan wajah pria paruh baya yang bersama wanita itu , wajahnya selalu memakai masker seperti sengaja menyembunyikan wajahnya pada orang lain.


Kali ini ia semakin dibuat kaget ketika masuk ruangan VIP itu , ia melihat bosnya berada di dalam sana bersama suami istri itu.


" Bang Rey disini ?".


" Iya Ay...duduklah ".


Dengan ragu Ayna pun ikut duduk bersama Reyhan.


" Apa saya tidak menganggu bila saya duduk disini ?".


Reyhan menggelengkan kepalanya.


" Ay , kenalkan ini kedua orang tuaku ".


Reyhan memperkenalkan Papa Hasan dan Mama Lina.


Deg...


Ayna jadi deg - deg kan , ada apa ini.. Bang Reyhan memperkenalkan orang tuanya padaku...banyak pertanyaan muncul di kepala Ayna..


" Ini mama ku , mama Lina ".


" Ayna tante ".


Ayna mengulurkan tangannya hendak menyalami Mama Lina.


Tanpa disangka Mama Lina menarik Ayna ke pelukannya.


Reyhan dan Pak Hasan tersenyum melihat interaksi keduanya.


" Kamu cantik sekali Ayna ".


ucapnya, mengelus lembut punggung Ayna.


" Terima kasih Tante ".


balas Ayna.


" Dan ini Papa ku , Papa Hasan ".


ucap Reyhan kemudian.


Pak Hasan dengan gerakan lambat membuka maskernya..


Mendengar nama dan melihat wajah Pak Hasan , Ayna terpaku....seperti disambar petir..


" Ini kannnnn....".


Matan Ayna membulat sempurna, menatap tajam Papa Hasan ....


Air mata Ayna mengalir tanpa permisi.....


Bersambung.....

__ADS_1


**


Terima kasih sudah mampir πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2