I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 13


__ADS_3

Happy Reading


Dukungan nya jangan lupa🙏


**


" A..A..Ayah...".


Ayna tidak bisa bergerak , mendadak tubuhnya kaku dan bergetar hebat , ia terus menatap pria yang ada di depannya ini, pria yang sama yang telah menorehkan luka pada sang ibu juga pada nya dan adiknya....namun juga sosok yang teramat sangat ia rindukan.


Ia tak salah mengenali , meski sudah tidak terlihat muda lagi , tapi Ayna yakin pria itu adalah pria yang selalu ia lihat di foto yang membuat ibunya menangis tiap malam.


" Benarkah ini Ayah ?"


Sesaat ia sadar lalu menghapus tangisnya, ia ingin terlihat tegar didepan Pak Hasan, dan tentu saja akan meminta penjelasan meskipun itu mungkin sudah tidak diperlukan lagi.


" Iya sayang , ini Ayah , Ayah mu ....maaf kan Ayah sayang ".


Pak Hasan menangis dan mendekat ke Ayna ingin memeluk Ayna. Tapi Ayna memundurkan badannya.


" Maaf ...maaf untuk apa tuan ?".


Pak Hasan cukup kaget ketika Ayna berubah memanggilnya Tuan.


" Ayna , maafkan Ayah !".


" Seharusnya orang pertama yang anda mintai maaf adalah ibu saya , karena dialah orang yang paling anda lukai, kalo saya tidak apa- apa , saya sudah terbiasa tidak punya Ayah ".


ucap Ayna lagi .


" Ayna , dengarkan dulu penjelasan Papa Hasan ya nak !". Suara Mama Lina membuat Ayna menoleh, Mama Lina mengusap punggung Ayna pelan seakan menyalurkan kekuatan untuk Ayna.


Reyhan hanya terdiam, ia sendiri bingung harus berbuat apa....ia tau Papa nya punya salah yang besar , kalo dia ada di posisi Ayna pun pasti dia akan marah


Ayna mengangguk pelan , melihat betapa Mama Lina yang begitu lembut dan terlihat begitu penuh kasih sayang.


Tidak ada salahnya ia mendengarkan penjelasan Papa Hasan.


Papa Hasan bernafas lega , setidaknya Ayna masih mau mendengarkan penjelasannya, kesempatan ini akan ia gunakan sebaik - baiknya.


Ia kembali duduk di depan Ayna dan mulai bercerita.


Ayna mendengarkannya sampai Pak Hasan selesai bercerita tanpa menyelanya sedikitpun.


" Maafkan Ayah , Ayna...maafkan Ayah !".


ucap Papa Hasan berkali - kali.


" Maafkan Ayah kamu Ayna ,ini bukan murni kesalahan Mas Hasan , Mama juga tidak keberatan bila Mas Hasan mau kembali ke keluarganya...Mama ikhlas , ia sudah banyak berkorban buat keluarga Mama , kau tau Ayna , Mas Hasan merasa rendah diri , ia merasa tak pantas lagi , apalagi sekedar untuk meminta maaf....jika saja ingatannya kembali dari dulu mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini ".


Mama Lina ikut memberi penjelasan , air matanya pun ikut mengalir deras.

__ADS_1


" Mama juga merasa bersalah pada ibu mu Ayna , karena Mama lah Mas Hasan tidak meninggalkan kami , aku dan Reyhan ....karena ia berjanji pada mendiang suamiku untuk selalu menjaga kami , mungkin Mas Hasan merasa berhutang budi setelah kami selamatkan dan memberinya pekerjaan , Ayahmu pria baik Ayna ,ia menjalankan amanat suamiku dengan baik meski ia jadinya mengabaikan keluarganya sendiri ".


Ayna merenungkan setiap ucapan Pak Hasan dan Mama Lina....


Hatinya mulai bisa memaafkan Ayahnya , meski rasa sakit itu masih ada .


Tapi bagaimana dengan ibunya.....


" Ayna perlu waktu Yah ".


Pak Hasan lega , setidaknya Ayna kembali memanggilnya Ayah.


" Maafin juga Mama ya Ay ".


" Iya tante...Ayna memaafkan tante..".


Mama Lina menghambur memeluk Ayna kembali.


" Terima kasih, terima kasih sayang...panggil aku Mama , seperti Reyhan....Rey kamu tidak mau memeluk adikmu ".


" Eh..".


Reyhan terkejut Ia hanya nyengir saja.


jadi canggung rasanya.


" Gak perlu meluk Ma , dari pertama melihat Ayna, aku sudah sayang dan menganggapnya seperti adik sendiri...ternyata memang dia adikku , meski adik tiri tapi ternyata perasaanku tidak salah " .


Papa Hasan dan Mama Lina lega sudah mengungkapkan semuanya ke Ayna.


Yang paling membahagiakan bagi mama Lina adalah kini ia mempunyai anak perempuan yang sangat ia idam- idamkan meski bukan terlahir dari rahimnya.


Sejak saat itu pula Reyhan makin menunjukkan kasih sayangnya pada Ayna , adik yang ingin ia lindungi.


Para karyawan Reyhan pun akhirnya diberi tahu tentang hubungan Reyhan dan Ayna , agar tidak terjadi kesalah pahaman .


Awalnya mereka cukup kaget mendengarnya, tapi itulah takdir sang Pencipta yang tidak bisa kita menduganya.


Rosa yang menaruh hati ke Reyhan awalnya cemburu dengan kedekatan Reyhan dan Ayna...tapi kini hatinya lega karena telah mengetahui kenyataannya.


" Pakai motor ini Ay , abang membelikannya untuk kamu !".


Reyhan terus memaksa agar Ayna mau memakai motor matic yang dibelikannya untuk adiknya ini.


" Tapi bang ini berlebihan ".


" Tidak ada yang berlebihan untuk keluarga sendiri Ay , Abang akan kecewa jika kamu masih menolaknya, ini juga perintah Mama , tadinya aku mau membelikan kamu mobil tapi kamu pasti tidak mau ".


" Tentu saja aku tidak mau , abang kan tau aku tidak bisa menyetir, lalu untuk apa aku punya mobil , percuma nanti cuma bisa dilihatin doang ".


" Ya sudah , makanya pakai motor ini saja , biar kamu gak ketergantungan pada dosen mu itu ".

__ADS_1


Reyhan mengetahui jika dosen muda itu selalu mengantar jemput adiknya.


" Abang tau tentang pak Riko?"


" Hemmm....dan Abang gak terlalu suka padanya ".


" Jelas Abang gak suka kan sama - sama lelaki ...masak iya Abang ku yang tampan ini belok ".


Tawa Ayna lepas.


Tuk...Reyhan menyentil kening Ayna.


" Kamu ya kalo dibilangin , abang sama dia sama - sama lelaki jadi tau mana yang bener mana yang engga ".


" Duhhh...sakit Abang...tapi selama ini dia ngga berbuat macam- macam kok bang ".


" Syukurlah, semoga dia memang serius sama kamu , kalo dia berani menyakiti kamu , abang orang pertama yang akan memutilasinya !".


" Ihhh ...sadis juga Abang...mana kuncinya , barang yang sudah dikasih pantang diminta kembali ya bang ".


" Buat apa abang minta kembali, itu juga sudah atas nama kamu ".


" Serius bang ?"


" Makanya dilihat dulu surat - surat nya jangan main asal ambil aja ".


" Eh iya bener , makasih ya Bang ".


" Sama- sama, nanti kalo kamu sudah bisa menyetir, abang akan membelikan kamu mobil ".


" Janji ya bang , jangan nyesel di kemudian hari ya kalo aku tagih janjinya ".


Ayna pun meluncur dengan motor barunya.


Tak lama mobil Riko datang ke restoran.


Ia sedikit terlambat karena ada masalah tadi.


" Kok sudah tutup...apa Ayna sudah pulang ya ".


Merasa sudah malam , Riko tak berani menyambangi nya ke tempat kosnya Ayna.


Ia lebih memilih untuk pulang.


" Aku Wa saja entar....awas aja anak itu , pulang gak ngabarin dulu , harus diberi pelajaran tuh anak ".


ucapnya pelan sambil menjalankan mobilnya.


Bersambung.....


***

__ADS_1


__ADS_2