
Happy Reading
Jempolnya jangan lupa 👍👍👍
***
" Ayna , duduklah disini , itu sudah rapi jangan kamu buat berantakan lagi !".
Pak Riko ingin tertawa melihat tingkah Ayna yang semakin menyibukkan diri , bahkan tatanan buku yang sudah rapi ia rapikan ulang.
" Iya pak ".
Ayna duduk di sofa depan pak Riko.
" Kenapa ?".
" Kenapa apanya Pak ?". tanya balik Ayna.
" Itu dari awal masuk mukamu tidak mengenakan sekali , kamu gak ikhlas bantu saya membereskan tempat ini ".
" Ikhlas kok Pak , suer ".
Ayna sampai mengangkat dua jarinya.
" Saya boleh pulang dulu gak Pak ?"
" Tunggulah kedua temanmu , lagian juga mereka sedang beli makanan , saya akan merasa bersalah jika kamu pingsan di jalan karena belum makan siang ".
" Gak akan Pak , saya kuat kok , boleh ya Pak ".
mohon Ayna.
" Saya bilang tidak ya tidak , tunggu sebentar lagi ".
Ayna hanya mendengus, tak kuasa melawan sang dosen , taruhannya nilai soalnya.
Mereka berdua terdiam dengan pikiran masing- masing. Ayna tak berani mengangkat wajahnya.
Pak Riko sendiri asik memandangi mahluk manis yang sedang tertunduk di depannya.
Cepat....cepatlah datang....kalian lama sekali...gumam Ayna.
Ternyata doa Ayna terkabulkan suara pintu diketuk dan masuklah dua orang yang paling ditunggu Ayna.
" Makanlah !".
Ayna makan dengan cepat....karena ia harus segera pergi , ia sudah terlambat masuk kerja.
Berbeda dengan Suci dia sengaja memperlambat makannya , kapan lagi kan makan sambil mandangi cogan....ia harus jaga imej di depan dosennya ini.
" Pelan - pelan Ayna !".
ucapan Pak Riko malah membuat Ayna tersedak.
Uhukk...uhukk.....
Pak Riko dengan cepat memberikan air minum ke Ayna. Ayna langsung menyambarnya...
Gleg..gleg...gleg..." Terima kasih Pak ".
ucapnya setelah tenggorokannya lega.
" Kamu buru - buru sekali Ayna , ada janji ya ?".
Pak Riko mulai kepo.
" Iya Pak ada janji , janji sama Bos restoran ".
__ADS_1
mendengar itu pak Riko sedikit tidak suka Ayna punya janji dengan seorang pria .
" Takut dipecat saya pak , karena kelamaan disini saya bisa terlambat masuk kerja "
Ohhh....kerja....syukurlah...batin Pak Riko lega.
" Kamu kerja Ay , untuk apa ? ".
Tuh kan pak Riko benar - benar kepo .
" Duh Bapak ini gimana sih , bapak sendiri kerja buat apa kalo bukan buat dapetin duit ".
" Saya hanya menyalurkan hobby saya berbagi ilmu , kalo dapat duit itu namanya bonus namanya ".
" Bapak bisa aja , ujung- ujungnya duit juga ".
Nida dan Suci hanya mendengarkan perdebatan Ayna dan Pak Riko.
" Duit yang kamu dapat , kamu pake buat apa Ayna ?"
makin kepo nih dosen.
" Buat sesuap nasi Pak , saya kan bukan orang kaya , kuliah saja saya dapat bea siswa , jadi untuk meringankan beban ibu , ya saya harus kerja.".
" Stop Pak jangan tanya lagi , saya seperti sedang interview kerja aja ....Bisa saya pulang sekarang, saya sudah terlambat Pak ".
Sebelum melebar kemana - mana , lebih baik dihentikan sekarang pikir Ayna.
Karena ia melihat Pak Riko yang akan membuka mulutnya lagi, dan bertanya pertanyaan tak berfaedah.
" Ya sudah habiskan dulu makanan kalian !".
" Ssttt Ci buruan ,aku tinggal nih ".
" Gak bisa lihat orang seneng kamu Ay, kapan lagi makan sambil liatin orang ganteng, biar gak ada lauk nya juga terasa nikmat ".
Bener - bener oleng otaknya nih anak , Ayna makin kesal.
Ayna beranjak dari tempat duduknya, tak disangka Pak Riko juga ikut bangun dan menyambar kunci mobilnya.
" Lah Bapak mau pergi juga ?".
" Saya mau mengantar kamu ".
ucap Pak Riko datar.
" Gak usah repot - repot Pak ".
" Saya gak repot kok , ini sebagai tanda terima kasih karena kamu sudah merapikan tempat saya ". bisa saja Pak Riko membuat alasan .
" Biar nanti saya yang bicara sama Bos kamu , biar kamu gak kena marah ".ucapnya lagi
Dengan terpaksa Ayna mengangguk, sepertinya percuma menolak , karena pak Riko selalu punya seribu alasan.
" Saya bagaimana pak , makanan saya belum habis ". rengek Suci.
" Kamu habiskan , pake saja ruangan saya , kalo sudah selesai kamu bisa keluar ".
" Gak mau ah , kami ikut nebeng ya Pak , kan sejalan tempat kos sama restoran tempat kerja Ayna ...boleh Ya pak ". tentu saja Suci tidak mau ditinggal , sekalian ngirit ongkos pulang.
Pak Riko mengangguk, Suci membungkus makanannya untuk ia bawa.
" Kok dibungkus lagi Ci?" tanya Nida.
" Sayang kalo dibuang, masih banyak kok, nanti aku lanjutin makan di kos- kosan".
Pak Riko tersenyum dan menggelengkan kepalanya, Suci lupa menjaga imejnya yang sedari tadi ia pertahankan....soal perut mana bisa kompromi.
__ADS_1
Sampai di parkiran Pak Riko menarik baju Ayna .
" Kamu duduk di depan, temani saya ".
" Saya bukan supir kalian ".
Ayna bingung , gimana nih orang, menawarkan dirinya sendiri untuk mengantar , tapi tidak mau dibilang supir....terserah lah ...Ayna lebih baik menurut.
Suasana dalam mobil hening .
" Kamu sudah lama kerja Ay ?".
Pak Riko mencairkan suasana yang tegang.
" Belum pak , makanya saya gak enak sama bang Reyhan ".
" Ohh jadi bos kamu namanya Reyhan....apakah dia masih muda Ay ?".
" Masih pak , seumuran bapak mungkin , kenapa ?? bapak mau kenalan sama Bos saya,".
Ayna terkekeh.
" Kamu meledek saya Ay , dikira saya belok apa ".
" Hahaha....kirain Bapak penasaran sama Bos saya, masih jomblo juga loh Pak dia nya ".
akhirnya tawa Ayna pecah juga .
" AYNA !!!! ".
" Sekedar information Pak , biar Bapak gak kebanyakan nanya, jadi sekalian saya jelaskan ".
" Kamu ya.....".
" Stop Pak....saya turun disini saja ".
" Terima kasih ya Pak , dan antarkan dua gadis ini sampai kos - kosan dengan selamat , kalo terjadi apa- apa, bapak orang yang pertama saya cari ".
" Da da Suci , Nida ....Assalamualaikum ".
Belum juga Pak Riko bersuara , Ayna sudah ngacir ke restoran.
" Sama - Sam....".
Pandangan Pak Riko terputus setelah Ayna masuk ke dalam restoran.
Ia kembali menjalankan mobilnya, mengantar kedua mahasiswanya pulang.
Nida dan Suci mengucapkan terima kasih.
" Gak mampir dulu Pak " pinta Suci.
" Tidak, terima kasih....apa Ayna juga ngekos disini juga ".
" Iya pak ".
" Oh...saya pamit dulu ya ".
" Lumayan ya Nid, diantar dosen ganteng.....nanti malam aku pasti mimpi indah nih ".
Suci senyum- senyum sendiri membayangkan wajah sang dosen.
" Dasar gila ".
Nida memilih masuk meninggalkan Suci yang masih terbang angannya.
Disosor soang tau rasa tuh anak ....gumam Nida.
__ADS_1
****
Bersambung