I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 63


__ADS_3

Happy Reading


***


" Papi sudah pulang ?". Mami Soraya cukup kaget , suaminya sudah berada di dalam rumah ketika ia baru pulang berkumpul dengan teman - temannya.


" Kenapa , kau tidak senang aku sudah pulang ". Papi Ammar menjawab tanpa menoleh pada sang istri sambil menikmati secangkir teh buatan pembantunya.


" Ngga gitu Pi , Mami senang kok Papi sudah pulang , kenapa Papi masih saja ketus sama Mami ?".


" Itu karena kamu belum berubah juga, cobalah kurangi bertemu teman - temanmu yang tidak ada manfaatnya itu , ingat umur kita sudah tidak muda lagi , berhentilah berfoya - foya !". ucapan Papi Ammar begitu menohok Mami Soraya.


" Tapi nanti aku tidak punya teman Pi ?".


" Kenapa ?? kamu lebih takut kehilangan temanmu daripada kehilanganku?".


" Maksud Papi apa ?".


" Aku tidak bermaksud apa - apa , sabar itu ada batasnya , aku sudah terlalu sabar dengan kelakuan mu selama ini , dan sudah cukup bagiku , kau sudah terlalu jauh meninggalkan keluargamu ".


" Pi...". Mami Soraya semakin bingung dengan ucapan suaminya.


Apa Papi tau ya apa yang aku lakukan pada Ayna dan Abhi ....gawat nih, rencana belum berhasil juga..apalagi Papi sudah di rumah , makin tambah susah sekarang...


Ternyata Mami Soraya belum menyadari betapa kelakuannya selama ini tidaklah baik, ia suka sekali berpergian bersama teman - temannya , membeli barang sesukanya...sampai ia juga menelantarkan Abhisek ,putra semata wayangnya.


" Apa yang kamu lakukan lagi tanpa sepengetahuanku hah ? ". kali ini mata Papi Ammar menatap tajam ke Mami Soraya .


" Tidak ada Pi ".


" Oke kalo kamu ngga mau ngaku , aku akan cari sendiri jawabannya, dan bersiaplah menerima hukumannya ". ucap Papi Ammar berlalu pergi meninggalkan Mami Soraya, bahkan ia masuk ke kamar Abhisek untuk beristirahat di sana.


" Gimana ini , ngaku ngga ya...tapi kalo Papi beneran marah gimana ". Mami Soraya bergumam , setelah itu ia bermaksud meminta maaf pada Papi Ammar, sebenarnya ia juga mulai takut dengan ancaman suaminya itu.


Apalagi sekarang Papi Ammar selalu ketus ketika berbicara dengannya . Ia mengejar suaminya ke kamar utama. Betapa kagetnya ia ketika tidak melihat suaminya di kamar itu.


" Papi kemana , ah mungkin di kamar Abhi ". Ia lalu mencari ke kamar Abhisek, tapi apa kamu itu terkunci , ia tak bisa masuk kesana.


" Papi.....ma...af...". ucapnya lirih berdiri di depan kamar Abhisek, tanpa ia sadari air matanya mulai turun, betapa sakit hatinya , belasan tahun berumah tangga baru kali ini Papi Ammar memperlakukannya seperti ini.


Maafkan Papi , itu semua supaya Mami menjadi istri yang baik seperti dulu , kembalilah ke jalan yang benar Mi , sebelum aku benar - benar akan meninggalkanmu.....ucap Papi Ammar, ia tau istrinya ada di luar pintu .


*


*


Ayna menghambur ke pelukan Mama Hana , ia datang bersama suami dan anaknya Zaky.


" Ayna kangen sekali sama tante , tante sekeluarga sehat?".


" Alhamdulillah sehat Ay , maafkan kami baru bisa datang kemari ". Mama Hana membelai puncak kepala Ayna, ia begitu sayang pada Ayna .

__ADS_1


Abhisek hanya melihat interaksi keduanya dengan penuh tanya di otaknya .


" Kamu makin cantik aja Ay , aku dengar kamu sedang hamil ?".


" Iya Tante sudah mau empat bulan ".


" Memang ya aura orang hamil itu berbeda , kamu makin tambah mempesona, sayang sekali kamu gagal jadi menantu ku , lihat tuh Zaky sampai patah hati berat Ay ".


" Mama apaan sih...aku dibawa - bawa ". Zaky pun bersuara.


Ehemmm....Abhi berdehem , karena merasa dicuekin oleh istrinya.


Benar kata Bang Aqil sainganku banyak....siapa lagi ini....Ayna sampai lupa mengenalkanku...


" Eh iya , Tante masih ingat kan ,ini suami Ayna ". Ayna menarik tangan Abhi dan menggegamnya , ia tau suaminya dalam mode cemburu.


" Ya ingatlah , orang setampan ini masak dilupakan ,tapi masih gantengan anak Tante Ay....ha..ha..ha..". canda Mama Hana.


" Zaky memang paling ganteng Tante diantara kami bertiga ". Ayna ikut tertawa, maksud Ayna adalah dirinya , Mimi dan Zaky.


Zaky tersenyum senang dipuji Ayna , tapi tidak dengan Abhi, pria itu makin terlihat kesal.


" Ay .." panggilnya Abhi manja.


" Lihat Ay , suami kamu tidak terima kamu memuji putraku ". ledek Mama Hana.


" Bagiku kamu tetap tak terkalahkan Mas , tampan , kaya , masih muda lagi ...nikmat mana yang akan aku dustakan...iya kan Tante ".


" Kamu sekarang pandai merayu juga Ay...duh makin nyesek deh si Zaky ngga dapat kamu ".


Aamiin .....Mama Hana dan suaminya juga Zaky ikut mengaminkan.


" Tapi aku boleh kan mengganggap anak kalian sebagai cucuku , Ay ..Bhi ?". pinta Mama Hana.


Ayna menengok ke Abhi ,dan Abhi pun mengangguk tanda tak mempermasalahkan itu. " Tentu saja boleh tante....anakku pasti senang mempunyai banyak oma itu berarti banyak pula yang akan menyayanginya ".


" Terima kasih sayang , Tante pulang dulu ya Ay , kabari kalo kamu sudah lahiran ".


" Pasti Tante..".


" Kamu langsung ke kota Zak ?".


" Iya Ay , gak ada lagi yang merindukanku disini !" jawab Zaky sendu , menatap nanar pada Ayna.


Melihat itu Abhi langsung melingkarkan tangannya ke pinggang Ayna , tanda kepemilikan.


" Terima kasih ya Zak, kamu sudah menemaniku kemarin ".


" Sama - sama Ay...eemmm boleh peluk gak Ay , pelukan sahabat ". ucap Zaky ragu , sambil melirik ke Abhisek.


Tanpa diduga Abhisek langsung memeluk Ayna. " Kamu tau jawabannya kan Zak , yang punya gak bolehin.." Ayna terkekeh.

__ADS_1


" Ayna milikku, kamu cari yang lain ".


" Posesif juga suamimu Ay...ya udah aku pulang saja , sampai jumpa di kota ya Ay ".


Abhi bertanya - tanya dengan ucapan Zaky yang terakhir....berarti Zaky juga tinggal di kota , wah bahaya mengancam nih, pebinor harus diwaspadai ..begitu pikir Abhi.


" Ada apa Mas , mukamu itu loh gak enak dilihat ". Muka terlihat makin jutek sepeninggal Zaky dan keluarganya.


" Kamu gak tau apa salahmu sayang?".


" Memangnya aku salah apa ?".


" Gak ingat tadi memuji pria lain di depan suamimu , kamu harus dihukum sekarang, ikut aku !". Abhi membawa Ayna ke kamar nya di rumah Ibu Anna.


" Ngapain ini kesini , hukumannya apaan sih Mas ,lagian aku gak benar - benar memuji Zaky , aku kan muji kamu Mas , suamiku yang paling ganteng ".


" Engga mempan rayuannya, aku akan tetap menghukummu , buka baju mu!".


" Hah...Mas mau apa , pagi kan sudah Mas , jangan aneh- aneh nanti ibu datang ".


" Ibu masih sibuk di tokonya, yang pagi ?? memang kita ngapain tadi pagi , aku sudah lupa ". Abhi langsung melucuti pakaiannya istrinya yang masih cengo dengan ucapannya tadi.


" Kamu tau Mas , kalo begini aku teringat waktu kita nikah , kamu terus saja minta ke kamar dan meminta jatah ".


" Maka dari itu , ayo kita lakukan terus , supaya ingatanku cepat kembali ".


Ayna gemas mencubit perut suaminya. " Aduh sayang...kamu senang sekali menganiaya suamimu ".


" Mana ada terapi begituan buat mengembalikan ingatan ".


" Ada sayang , buktinya aku , pertama melakukan penyatuan malam tadi sedikit demi sedikit aku mengingat sesuatu ".


" Iya , tapi tetap saja yang kamu ingat bukan diriku , tapi tentang begituan terus yang kamu ingat ".


" Itu namanya sudah ingat sayang , buktinya aku semakin yakin kalo kamu istriku yang paling ku cinta.....sekarang berhenti bicara banyakin bekerja..".


Abhi merebahkan Ayna dengan pelan , ia mulai mencumbu istrinya. " Aku yang akan mempimpin , nanti gantian kamu ya Yang ".


" Tunggu , dua kali Mas ?".


" Engga...aku sekali kamu sekali ". jawab Abhi enteng.


" Sama aja Mas , gak boleh banyak - banyak Mas , aku masih hamil muda, aku juga masih lelah ".


" Baiklah....".


" Mas ..".


" Diam Ay , nanti gak kelar - kelar...keburu Ibu kesini nanti ". Ayna tergelak ....Abhi masa bodoh ia tetap menyalurkan hasratnya yang sudah diujung tanduk.


Sekali mencoba ketagihan terus ...itu yang dirasa Abhisek saat ini , ia pun tak bisa jauh dari istrinya itu...Ayna sampai risih, ke kamar mandi pun Abhi ikut meski menunggu di depan pintu...hadeehhhh , Ayna sampai pusing , kenapa suaminya jadi semakin aneh.

__ADS_1


Bersambung......


***


__ADS_2