
Happy Reading
***
Tok tok tok...
" Bukain sana Zid....Mbak mau mandi dulu, sudah gerah ".
Ceklek...
" Cari Siapa?".
" Ayna nya mana ?".
" Lagi mandi ?" " Masuk dulu !".
" Duduk !". perintah Zidni , tapi Abhisek menurutinya tanpa protes.
" Kamu siapa kok bisa masuk rumah Ayna seenaknya ?".
Mata Zidni memicing , memperhatikan pria di depannya ini.
" Mau tau aja apa mau tau banget ".
Sialan nih bocah...
" Mau tau aja ".
tak ayal Abhi menjawab juga pertanyaan Zidni.
" Ohhh ya , tapi kita belum kenalan , kenalan dulu dong , aku Zidni ...kamu?".
" Abhisek, pacarnya Ayna ".
" Pacar , masa sih , masa Ayna pacaran sama berondong begini ".
" Itu bukan masalahmu , kamu ngatain aku berondong , la kamu sendiri apa kabar ...gak usah ikut campur deh, yang ingin aku tau kenapa kamu bisa masuk ke dalam rumah pacarku ?".
Sepertinya dia lagi cemburu, aku kerjain ahh ...
" Tapi Ayna sudah sama saya sedari kecil , masa tiba - tiba berpaling padamu ?".
" Maksud kamu apa , jangan main - main sama saya ?".
" Kita tunggu saja orangnya ,dia pilih aku atau kamu ?".
tantang Zidni , ia tertawa dalam hati.
Kena kau.....
" Kamu ...".
Ada Ayna datang, sehingga Abhisek tak melanjutkan ucapannya.
" Siapa tamunya Zid ?".
" Loh Bhi , kamu datang ?".
" Hemmm ".
__ADS_1
Abhisek mengepalkan tangannya, melihat apa yang dilakukan Zidni.
Melihat Ayna datang ,Zidni langsung bangun dan memeluk pinggang Ayna , ia ingin totalitas mengerjai Abhisek.
" Mbak , dia sepertinya cemburu padaku , jadi aku kerjain saja ". bisik Zidni , mulutnya sengaja Ia dekatkan ke telinga Ayna.
Melihat itu tentu Abhisek makin terbakar hatinya.
Apalagi Ayna memukul lengan Zidni pelan.
" Kamu ini , bisa saja ". Ayna pun ikut berbisik.
" Lihat tuh Mbak , kepalanya sudah numbuh tanduk dua ". bisiknya lagi.
" Ada yang mau kamu jelasin ke aku Ay ?"
" Siapa dia Ay , kamu menduakan aku ?".
" Apanya yang harus dijelasin , lagian juga siapa yang menduakannmu sih , kita kan gak ada hubungan Abhi ".
" Kamu sudah pikun rupanya Ay, bukankah sudah ku bilang kalo kamu pacar aku , belum lama kita jadian kamu sudah mendua Ay ".
" Siapa sih yang mendua?".
" Itu kamu, dengan dia tuhhh , pake acara peluk - pelukan lagi , aku kurang apa Ay , sampai kamu tega begini ".
Zidni sudah tidak dapat menahan tawanya , ia sampai memegang perutnya.
" Aduh Mbak...sakit perutku ".
" Puas kamu , seneng banget ya habis ngerjain orang ". Ayna malah memukul adiknya itu.
pinter banget Zidni menjawabnya.
Hah....dikerjai....Mbak , bocah ini memanggil Ayna Embak, jangan - jangan .....Sialan jadi dari tadi aku dikerjai nih...awas aja....Abhisek mengeram.
" Ya , dia adikku , maaf dia memang sedikit usil, sama seperti dirimu juga jadi jangan kaget ,kalian satu server ". jelas Ayna tau apa yang sedang ada di otak Abhisek.
" Sorry- sorry ...salam kenal aku adik nya Mbak Ayna yang paling ganteng tiada tara ".
" Salam kenal juga, aku pacarnya Ayna yang paling tampan seantero indonesia ".
mereka berdua sama - sama narsis ternyata , benar kata Ayna mereka memang satu server.
" Sana mandi Zid , bau kamu ".
" Orang ganteng mah baunya keringatnya wangi ".
" Iya deh , tapi tetap kamu harus mandi , kalo gak mandi kasihan kambing ada saingannya ".
Ck...disamain sama kambing...gerutu Zidni.
" Aku buatin minum dulu ".
Tanpa Ayna sadari Abhisek mengekorinya di belakang.
" Eh Bhi , kamu selalu saja bikin kaget , duduk saja sana ".
Abhisek malah duduk di dapur sambil memperhatikan Ayna.
__ADS_1
" Minumlah Bhi , habis itu pulang ya !".
" Ngusir ". " Jangan kuatir kan ada adik kita ".
" What , adik kita , adikku kali ".
" Adikmu ya adikku juga".
" Terserah deh ".
Abhisek sengaja meminum airnya sedikit- sedikit.
Zidni turun setelah mandi.
" Zid, mau ngga mabar ?".
" Boleh juga tuh usulnya ".
" Beli cemilan sono, nih !".
Abhisek menaruh sepuluh lembar uang ratusan.
" Bawa saja mobil ku!".
Mata Zidni berbinar, apalagi ditambah kunci mobil.
" Gak kebanyakan nih ?".
" Sisanya busa kamu simpan , terserah kamu mau beli apa ".
" Bener ya , terima kasih....tenang aja ,aku restu kok kamu jadi pacarnya Mbak Ayna , kalo perlu nikahin saja sekalian , hati - hati saingan kamu banyak ". ucap Zidni pelan ke Abhisek.
" Tunggu - Tunggu, kalian seenaknya saja bikin acara di rumahku, lagian kamu Zid memang bisa nyetir mobil ?".
" Dah Mbak Ayna tenang saja , aku pergi dulu, baek - baek sama kakak ipar jangan berantem , apalagi berbuat mesum entar digrebek warga ".
" Emang ya ni anak.....".
Zidni lari menghindar dari amukan Embaknya.
Tinggalah kini mereka berdua....
Tatapan tajam Abhisek membuat Ayna salah tingkah.
" Bhi , jangan ngelihatin seperti itu ih ".
" Kenapa , kamu baper ya ".
" Mending kita ke depan deh , dari pada disini takut ada setan yang lewat ".
" Biarin aja , biar kita langsung dinikahkan ".
" Mulai gila deh....".
Ayna meninggalkan Abhisek menuju teras depan , Abhi pun terpaksa mengikutinya....
Bersambung...
***
__ADS_1