
Happy Reading 😊
***
" Diantar siapa Ay ?" tanya Suci yang melihat Ayna keluar dari mobil Reyhan .
Suci tak sengaja melihatnya , dia baru saja pulang membeli makanan untuk makan malam.
" Diantar Bos ".
Ayna dan Suci berjalan beriringan menuju kamar mereka.
" Yang bener , hebat deh...baru dua hari kerja udah diantar pulang sama Bos ".
" Iya ya , ngimpi apa ya aku semalam , sampai - sampai bang Reyhan mau nganterin karyawan barunya..".
" Eh tapi ngga juga sih....orang yang diantar bukan cuma aku kok, tadi bareng Mbak Rosa , orang kepercayaan bang Reyhan , lagian tadi juga aku duduknya di belakang kayak penumpang ".jelas Ayna , ia tau pikiran Suci sudah kemana - mana.
" Ppfffrtttt kirain cuma berdua , ternyata numpang di belakang to ".Suci menutup mulutnya, ia pun tau Bos nya Ayna itu hanya sekedar kasihan terhadap karyawannya.
" Ya ya terus aja ketawa ...udah ah , aku masuk dulu ya Ci ".
Setelah membersihkan diri, Ayna membuka Hp nya , ia lihat ada pesan dari nomor baru.
" Aku berangkat Mbak ".
" Aku akan merindukan mu Mbak ".
Ayna agak bergidik membaca pesan yang kedua.
ia pastikan itu pesan dari Abishek, Ayna ingat tadi anak itu meminta nomor Hp nya dan bilang akan selalu memberi kabar.
" Apa - apaan tu bocil, dah kayak ABG lagi kasmaran aja, pake rindu segala ".
Ayna gak habis pikir apa yang ada di pikiran Abishek, karena Ayna merasa bukan siapa- siapanya , ia hanya orang lewat saja.
Tapi jarinya membalas pesan Abishek tersebut.
" Iya , hati - hati di jalan , Semoga selamat sampai tujuan , belajar yang rajin biar jadi orang , oh ya satu lagi gak usah rindu, berat kata Dilan kamu gak akan kuat , kamu masih di bawah umur ".
Send......Terkirim...
__ADS_1
Masih ceklis satu...pasti masih di pesawat .
Ayna cekikikan sambil mengirim pesan itu.
***
Damar memarkirkan motornya ke dalam garasi rumahnya.
Mengucapkan salam sambil nyelonong masuk.
" Emaaaaakkkk Damar pulang nih bawa oleh - oleh ". teriak Damar.
" Berisik bang, kayak di kebun binatang aja ".
balas Dara adik Damar.
" Emang , elo yang jadi monyetnya ".
Damar sambil mengacak rambut adiknya yang sedang menonton televisi.
" Gak apa - apa jadi monyet kan ada elo , kakak monyet ".
" Husttt...kalian berdua ini selalu saja ribut kalo ketemu , jangan berisik Bapak sudah tidur ".
" Siapa bilang dek , jangan memberi pernyataan palsu ". ucap Damar.
" Kan kata abang gue monyet , otomatis Emak jadi Emak nya monyet dong ".
jelas Dara sengaja memanasi Emak nya.
" Peace Mak , Damar kan cuma bercanda , adek aja yang sensitip , gitu aja ngadu ....ni Mak , Damar bawain makanan sejuta umat ....gorengan ".
" Jangan jajan mulu apa Mar , duitnya disimpen buat modal kamu nikah nanti ". kata Emak tapi sambil mencomot makanan yang dibawa Damar.
Dara juga tak kalah gesitnya dengan Emak , tangan kanan menegang gorengan , tangan kirinya cabe rawit.....beehhhh nikmatnya tiada tara meski kepedesan Dara tak berhenti menambah cabe di tangannya.
Damar hanya mendecih tak berani menyela...
Gak usah kata Emak , tapi makan sudah habis dua aja...gerutu Damar.
" Gak Mak , orang itu dari Dika kok , dia lagi cari pahala makanya mentraktir Damar ".
__ADS_1
Damar tertawa dalam hati , ia memutar balikkan fakta yang sesungguhnya terjadi.
" Ohhh ya udah gak apa - apa kalo itu dari Dika , bilangin ke dia ya sering - sering nyari pahala , biar kamu selalu bawa oleh- oleh buat emak , emak senang rejekimu juga akan lancar Mar ".
" Iya Mak , nanti Damar sampein ke Dika , siapa tau dia khilaf lagi , buat traktir Damar tiap hari ".
" Jangan bikin anak orang bangkrut bang, kualat loh !". Dara menyela.
" Heleh ...elo juga menikmati hasil rampoksn gue ". sindir Damar.
" Uhukk uhukk .....Apa Bang...ngrampok ...yang bener bang...duhhh pantesan perut gue sakit ".
" Gimana gak sakit tuh perut, cabe segitu banyaknya ludes semua, tinggal batangnya doang ".
" Makanya minum dulu ,makan kok gak ngerem ".
" Ambilin bang !". perintah Dara.
" Dasar adek laknat....nih minum ".
meski memaki , Damar tetap mengambilkan minum untuk adek nya, meski sering bertengkar tapi Damar sangat menyayangi adek nya itu.
" Terima kasih bang ".
" Sama - sama , rapihin sampahnya , jangan makan isinya doang terus kabur ".
" Iya abang ku sayangggg".
" Emak tidur dulu ya , mau ngelonin bapak ".
" Emak mah suka gitu kalo ngomong, ada anak kecil nih Mak ".
Dara mencebik , emang keluarganya rata - rata suka bercanda semua, termasuk dirinya.
" Kecil , jempolmu yang kecil ....udah sana cuci kaki, sikat gigi lalu bobo, besok sekolah nanti kesiangan , abang juga mau istirahat".
" Oke bang , besok tambahin uang sakunya ya bang ".
Hemmm ....Damar mengangkat jempolnya.
***
__ADS_1
Terima kasih sudah mampir 🙏