I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 43


__ADS_3

Happy Reading


***


Brakk .....Pintu ruangan Abhi terbuka dengan kasar , Abhi kaget , ia sampai terlonjak dari tempat duduknya.


Mulutnya bersiap untuk memarahi si pembuka pintu, tapi urung melihat yang datang adalah Maminya tercinta.


" Setelah membuat Mami malu , kamu kabur entah kemana , apa mau kamu Bhi ?".justru Mami Sorayalah yang malah memarahi Abhisek.


" Siapa yang buat malu sih Mi , Abhi mah gak mau apa - apa , yang Abhi mau cuma satu biarkan Abhi memilih calon pendamping hidup aku, dan Mami berhenti menjodohkanku apalagi dengan Rengganis gadis manja itu ".


" Kamu berani menolak keinginan Mami , Bhi ".


" Tapi ini hidupku Mi , aku yang menjalani bukan Mami ".


" Tapi Mami sudah pilihkan gadis yang baik buat kamu, dia cantik ,kaya , berpendidikan...kurang apalagi ?".


" Baik menurut Mami bukan Abhi , Mami mau tau kurangnya dia dimana?". " Kurangnya karena aku sama sekali tidak ada respect sama Rengganis apalagi untuk cinta padanya , hatiku sudah mencintai orang lain Mi ?".


" Siapa dia , apa dia pantas menjadi bagian dari keluarga kita , katakan pada Mami ?". Mami Soraya mengikuti arah pandang mata Abhi , yaitu meja kerja Ayna.


Sontak Mami Soraya membulatkan matanya. " Jangan bilang kamu menyukai bawahanmu itu , oh ya kemana tuh anak , kerja kok keluyuran bisa bikin bangkrut perusahaan kalo gitu caranya , kamu terlalu lembek Bhi , jadi besar kepala dia ".


" Sudahlah Mi , sebaiknya Mami pulang , aku tidak konsentrasi kerja kalo Mami terus mengomel disini !". Abhisek mengusir Maminya dengan cara halus.


" Baik Mami akan pulang, tapi kamu harus ke rumah malam nanti , Mami akan tetap me jodohkanmu dengan Rengganis, itu keputusan Mami ".


" Kalo Mami suka sama Rengganis, Mami saja yang menikah dengannya !". teriak Abhi sebelum Maminya kembali membanting pintu.


Brak...Pintu kembali ditutup dengan kasar .Lama- lama pintuku rusak kalo Mami nutupnya sekasar itu terus, gerutu Abhi.


Abhi mengelus dadanya , ia pun menghembuskan nafasnya kasar...tidak tau lagi bagaimana caranya memberi pengertian pada Maminya , tidak seperti Papi Ammar yang selalu berpihak padanya.


Mungkin inilah waktu yang tepat untuk memberi tahu Mami tentang pernikahan ku dengan Ayna , agar Mami berhenti menjodohkanku dengan Rengganis....Baiklah nanti malam aku bongkar semuanya....gumam Abhi.


" Ayna mana sih kok belum datang juga ".


Sementara Ayna masih di dalam pantry , tadi saat dia datang masih ada Mami Soraya di dalam ruangan Abhi , Ia memilih menghindar tidak ingin terlibat dengan urusan Ibu dan anak itu, apalagi mendengar suara Mami Soraya yang sedang marah - marah itu , Ayna tak mau terkena imbasnya lagi.


Kringgggg....


Ayna : Assalamualaikum ya Bhi ?


Abhi : Waalaikumsalam, dimana kamu sayang ?".


Ayna : Di hatimu, hahaha....jangan marah dulu ,aku sudah disini sedari tadi.

__ADS_1


Abhi : Disini dimana , aku belum melihatmu.


Ayna : Aku di pantry, apa Mami mu sudah pulang ?".


Abhi : Hem...iya ...sekarang cepatlah kemari !".


Tuutttt.....telepon diputus oleh Abhi.


Seenaknya saja main tutup...gerutu Ayna.


Tok tok tok....Ceklek.


" Gak disuruh masuk nih " kepala Ayna melongok ke dalam.


" Masuk aja , pake ketok pintu segala sih ".


" Aku kan orangnya sopan dan santun , sebelum yang punya ruangan mengijinkan masuk mana aku berani, siapa tau lagi berduaan sama gadis kan bisa ganggu aku ".


Tuk...bibir Ayna diketuk dengan jari Abhisek.


" Kalo ngomong tuh jangan asal , enggak akan dan enggak akan pernah , cukup kamu satu untuk ku sekarang dan sampai ajal memisahkan kita ".


" Ohhh....so sweet , manis sekali suamiku ini ". " Loh kok dikunci pintunya?".


" Biar gak ada yang ganggu, taruh dulu makanannya di meja Ay !".


" Ini mau makan , tapi makan kamu dulu hehehe ". Abhi terus saja menarik tangan Ayna menuju kamar pribadinya di belakang rak buku.


" Tapi ini di kantor Bhi ...". Ayna tentu saja khawatir takut ada yang mengetahuinya.


" Siapa perduli , cuma sebentar sayang ". Ayna tentu saja tidak bisa menolak keinginan suaminya.


Aqil yang diluar mencoba membuka handle pintu, tapi sia - sia pintu itu tak bergerak sama sekali. " Sialan nih Bos sama istrinya pasti lagi enak - enak nih , bikin aku ngiler aja......aakkhhhh Tuhan kapan hambamu ini dapat jodoh !". teriak Aqil meski tidak kencang.


Malam ini Abhi benar - benar membawa Ayna ke rumahnya. Abhi menggenggam tangan Ayna erat , mencoba saling menguatkan.


" Apapun yang terjadi jangan pernah berfikir untuk meninggalkan ku, kamu janji Ay ?".


Ayna mengangguk " Kita berjuang bersama Bhi ". Bibir Abhi tersungging manis mendengar jawaban sang istri.


Di dalam ternyata sudah ada Mami Soraya dan Papi Ammar serta keluarga Rengganis.


" Kenapa kamu mengajak orang lain Bhi , ini kan pertemuan keluarga ". ucap Mami Soraya menyambut kedatangan Abhi dan Ayna.


" Mi , duduklah...dengarkan dulu apa yang akan Abhi katakan !". kata Papi Ammar menarik istrinya untuk kembali duduk. " Bhi , Ay duduklah !".


Abhi sama sekali tak melepas genggaman tangannya, semua itu tak luput dari pandangan semua yang ada di ruang tamu.

__ADS_1


" Sebelumnya perkenalkan dia istriku, Ayna namanya ". jelas Abhi tanpa basa basi.


Semua kaget terkecuali Papi Ammar. " Kamu jangan bohongin Mami Bhi , ini gak lucu tau ".


" Memang gak lucu Mi , tapi aku berkata yang sebenarnya , kami sudah menikah dua hari yang lalu di kampung Ayna ".


Rengganis langsung menangis , " Aku gak mau kalo perjodohan ini batal Ma Pa...aku mau menikah dengan Abhi ".


" Iya nak , kamu akan menikah dengan Abhi ". ucap Mamanya Rengganis menenangkan putrinya.


" Maaf Tante Om , saya tidak bisa , cari saja pria yang masih lajang buat putri Tante " . balas Abhi.


" Gimana ini jeng, saya gak mau tau ya kalo sampai rencana ini gagal ". Mamanya Rengganis tetep kekeh melanjutkan perjodohan ini.


" Benar Pak Ammar, apalagi saya sudah memberi tau semua orang bahwa anda akan jadi besan saya , mau ditaruh dimana muka saya nanti kalo sampai gagal ". Papanya Rengganis ikut berbicara.


" Maaf Pak Roni , ini semua diluar kuasa saya , anak saya berhak menentukan kebahagiaan nya , dan itu bersama Ayna ". jelas Papi Ammar.


" Apa Papi tau semua ini ?". Melihat Papi Ammar mengangguk, Mami Soraya makin meradang . " Teganya kalian menikungku , sampai kapanpun aku tak akan merestui pernikahan kalian ".


" Kau pasti dibodohi oleh wanita ini Bhi , dia hanya mau hartamu saja , lebih baik ceraikan dia sekarang, Mami akan memaafkan mu ". ucap Mami Soraya lagi.


" Tidak akan dan tidak akan pernah Mi ".


" Kau lihat , gara - gara dirimu anakku yang penurut sekarang membangkang , dasar wanita tak tau diri , tidak mengaca ....upik abu mau jadi putri , jangan ngimpi ".


" Ayo Ay , kita pergi dari sini !".


" Tunggu Bhi , kamu boleh kok tidak menceraikannya, aku rela menjadi istri kedua mu ". Rengganis tiba - tiba bangkit mencegah Abhi yang akan pergi .


" Wanita gila , cari saja pria yang mau punya istri dua , maaf aku tidak ". Abhi pun tak menghiraukan mereka lagi , terus menarik istrinya untuk segera menjauh dari sana.


" Bhi jangan pergi , aku mencintaimu ". Rengganis mulai mengamuk.


" Sebaiknya kita bawa pulang Ma...takut kumat dia ". Papa Roni berbisik pada istrinya.


" Kami pulang dulu jeng , tapi ingat kami tetap akan menagih janji jeng Soraya ". Setelah mengatakan itu keluarga Rengganis meninggalkan rumah Pak Ammar meski Rengganis terus saja meronta menolak untuk pulang.


" Aku cinta padamu Bhi...I Love you..." teriak Rengganis.


" Sudahlah Mi , biarkan Abhi dengan pilihannya...Ayna anak yang baik , Papi sudah mengenalnya ".


" Tidak Pi , Mami akan buat mereka berpisah ".


Bersambung


***

__ADS_1


__ADS_2