I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 24


__ADS_3

Happy Reading


Part sedih....kehilangan....


***


" Sayaaanggg bangun.... "


Ayna mengerjapkan matanya.


" Eh Mas , Mas Riko ....kamu sudah bangun Mas , Alhamdulillah kamu sudah sembuh Mas, Mama dan Papa pasti senang sekali ...".


ucap Ayna , matanya berbinar melihat sosok yang berdiri di hadapannya.


Tapi kemudian matanya mengernyit ketika melihat apa yang dipakai suaminya kini.


" Tunggu Mas , kapan Mas ganti baju, dan kenapa baju Mas putih semua , seperti mau berangkat haji aja " ujar Ayna ...sedikit tertawa lirih , bahagia suaminya kini baik - baik saja.


Riko masih tersenyum lembut sambil terus memandangi wajah sang istri.


" Sayang , Mas nitip Mama sama Papa ya , jaga mereka dan anggap mereka seperti orang tua kamu sendiri ".


Ayna mengangguk patuh...ia terpana melihat wajah suaminya yang bercahaya.


" Kamu harus bahagia ya sayang , cari pendamping yang baik untuk menemani kamu menjalani kehidupan ".


" Maksud Mas apa , aku disuruh nyari suami lagi gitu , kan sudah ada Mas , aku gak perlu suami yang lain lagi ".


" Maafkan Mas , Mas gak bisa menemanimu ".


" Mas mau kemana...aku ikut Mas aja ".


" Gak bisa sayang , kamu tetap disini ya jaga Mama dan Papa, dan ingat pesan Mas , cari pendamping buat hidupmu , Mas akan bahagia jika kamu pun bahagia ".


" Ay gak mau , maunya sama Mas aja , aku ikut ya Mas ".


" Boleh Mas memelukmu ".


Ayna berdiri dan langsung menghambur ke pelukan sang suami .


" Selamat tinggal sayang, Mas akan menunggu mu ".


Sedikit demi sedikit bayangan Riko memudar dan menghilang.


" Mas...mas Riko...mas..mas..massss".


" Ayna ...Ayna..bangun ...bangun nak !".


Mama Arini terus mengguncangkan tubuh Ayna agar terbangun.


" Ma...Mana Mas Riko Ma...tadi dia disini , Mas Riko sudah sadar Ma ".


Sudah hampir dua bulan Riko dinyatakan koma , dan selama itu pula Ayna selalu setia menemani suaminya.

__ADS_1


Ia hanya pergi kuliah hanya pulang sebentar ke rumah selanjutnya dia di rumah sakit .


Rumah sakit menjadi rumah keduanya saat ini.


Mama dan Papa Riko sudah menerima kehadiran Ayna menjadi menantu mereka...apalagi melihat betapa setianya Ayna dan sabarnya dalam mengurus Riko.


Mama Arini sangat menyesal , jika saja ia tidak memaksa Riko untuk pergi ke rumah Sania malam itu mungkin hal ini tidak akan pernah terjadi.


Menuntut keluarga Sania pun tak bisa karena tak ada bukti yang kuat..


Yang lebih mengesalkan lagi buat Mama Arini, keluarga Sania tidak ada itikad baik untuk meminta maaf maupun untuk sekedar menjenguk Riko.


" Ay , Riko masih koma , lihatlah dia masih terbaring lemah di situ "


" Tidak mungkin Ma , tadi Mas Riko membangunkan Ayna, bahkan tadi....tadi dia nyuruh Ayna buat jaga Mama sama Papa ".


" Trus Mas Riko juga tadi pamitan sama Ayna , gak tau mau kemana ".


Ayna terus saja menangis sampai sesenggukan.


Mama Arini sendiri terdiam setelah mendengar cerita Ayna tentang pertemuannya dengan Riko yang Mama Arini yakini pasti di bawah alam sadar Ayna.


Apa Riko akan pergi ya....firasat Mama Arini mengatakan mungkin saja Riko sudah mulai menyerah dengan keadaanya .


Tak lama suara nyaring terdengar...


Mendengar itu Ayna langsung memencet tombol darurat , dokter pun datang dengan cepat.


Di luar Mama Arini dan Ayna saling berpelukan dan menangis.


" Maafkan kami ....kami sudah berusaha semaksimal mungkin...rupanya takdir berkata lain , Pak Riko sudah menghembuskan nafas terakhirnya , yang sabar ya Bu !".


ucap dokter berlalu pergi.


Ayna dan Mama Arini menghambur masuk kedalam.


" Mas , kenapa kamu menyerah, kenapa kamu tinggalkan kami , bukankah kamu berjanji kita akan pergi honeymoon, bangun Mas , jangan bercanda seperti ini , aku tidak suka ".


Ayna memeluk jasad Riko yang mulai terasa dingin .


Mama Arini tak kuasa melihat putra satu- satunya itu telah pergi meninggalkannya.


Pikirannya kosong , lalu tubuh Mama Arini ambruk ke lantai, ia jatuh pingsan.


" Mamaaa....".


Papa Riko datang disaat istrinya pingsan , ketika Mama Arini siuman , jenazah Riko sudah rapi dan siap dibawa pulang.


Airmata Ayna sepertinya sudah tidak keluar lagi , ia mencoba untuk ikhlas agar tidak memberatkan jenazah Riko.


Ia terus saja mengaji dan mendoakan agar dosa sang suami diampuni.


Hanya Mama Arini yang terlihat tak baik - baik saja....ia sudah pingsan beberapa kali.

__ADS_1


Ibu Anna datang pada malam harinya.


" Yang sabar ya nduk , kamu harus ikhlas agar jalan suamimu diringankan.".


" Iya Bu ".


" Sekarang kamu makan, setelah itu bujuklah mertuamu, kasihan dia , sepertinya masih berat untuk merelakan putranya ".


Ayna menuruti ibunya , ia paksa makanan itu masuk ke mulutnya, meski ia tak selera untuk makan.


Baru setelah itu Ayna menyuapi sang mertua dengan penuh kasih sayang.


Sudah seminggu Ibu Anna menemani Ayna.


Kini saatnya ia pulang.


" Jeng Anna, apa tidak bisa lebih lama lagi disini!"


meski baru mengenal Ibunya Ayna, Mama Arini tau betapa tulusnya wanita ini.


Kini ia menyadari dari mana Ayna mempunyai sifat yang baik, ia menyesal pernah tidak mengakui Ayna sebagai menantunya.


Tapi nasi sudah menjadi bubur, terlambat sudah kini Riko sudah tidak ada di dunia ini.


" Maaf bu Arini , saya sudah terlalu lama disini , kasihan Zidni , ia terlalu banyak bolos sekolah ".


" Zid gak bolos ya bu , sudah ijin kok sama Pak guru " Zidni gak terima dikatakan bolos oleh Ibu Anna.


" Iya iya ibu tau , pake ngegas lagi ".


Melihat perdebatan itu , Mama Arini terkekeh...membuat Ayna dan Papa Radit senang , akhirnya Mama Arini sudah tidak sedih lagi.


" Zidni disini saja jadi anak Mama Arini sama Papa Radit, mau ya nak ".


Mama Arini meminta Zidni untuk memanggil nya Mama .


" Zidni sih mau saja , tapi kasihan sama ibu nanti sendirian di kampung ".


" Jeng Anna juga boleh kok sekalian tinggal disini ".


" Terima kasih bu ,nanti saja kalo Zidni kuliah , katanya dia mau kuliah di kota seperti Mbak nya, nanti saya nitip Zidni disini bisa gak bu ?".


" Bisa bisa, kapan itu ?".


" Tiga tahunan bu , dia baru masuk SMK".


" Oke aku akan tunggu ".


Seperti waktu itu Ibu Anna dan Zidni pulang diantar oleh orang suruhan dari keluarga Riko.


Bersambung....


Kisah Ayna yang sebenarnya baru akan dimulai...

__ADS_1


***


__ADS_2