I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 18


__ADS_3

Happy Reading


***


" Nih....kamu lihat Rik !".


Mama Arini menaruh dengan kasar beberapa lembar foto ke meja di depan Riko.


" Apa ini Ma ?".


Riko penasaran ada apa Mamanya kali ini memanggilnya ke rumah.


Riko membuka lembaran- lembaran foto tersebut .


" Tuh ...kelakuan gadis yang akan kamu jadikan istri, bahkan bos nya di restoran pun ia rayu ".


sarkas Mama Arini...tersenyum sinis , merasa telah memperlihatkan bukti bahwa Ayna adalah gadis yang tidak benar.


" Dari mana Mama dapat foto ini ?".


Riko cukup kaget melihat foto Ayna dan Reyhan sedang berdua ...dan sepertinya itu rumah sakit.


" Itu gak penting Rik....jangan - jangan dia udah gak perawan lagi , mungkin dia periksa kandungan ke rumah sakit itu , dia pasti hamil diluar nikah ". ucapan Mama Arini begitu kejam , menuduh tanpa bukti yang jelas , hanya karena Ayna pergi ke rumah sakit.


" Ma....Ayna bukan gadis seperti itu , bahkan aku saja tidak bisa menyentuh nya ".


Riko tidak terima gadis nya difitnah , sedangkan ia tau , bersentuhan fisik saja Ayna tidak mau ...Jika itu terjadi juga karena ia yang mencuri menyentuh Ayna secara tiba - tiba.


" Kamu itu sudah dibodohi nya Rik , dengan mu saja dia sok suci , gak taunya sampai hamil gitu...cih.. wanita macam apa itu ".


Mama Arini terus saja menghina dan memberi opini buruk pada Ayna.


" Riko akan buktikan kalo Ayna tidak seperti itu ".


Riko pergi begitu saja meninggalkan Mamanya yang terus berteriak memanggil namanya.


" Rik...Rik...dengerin Mama Rik...kamu akan menyesal tidak mau mendengarkan Mama ...tinggalkan gadis itu Rik....Rikoooo ".


Mama Arini begitu kesal, upayanya untuk memisahkan Riko dan Ayna belum berhasil.


Riko langsung menancap gasnya kencang menuju tempat Ayna.


Melihat pintu terbuka...ia masuk dengan tergesa ke kost san Ayna.


Hati nya bergemuruh ketika melihat Reyhan sedang mengambilkan minum untuk gadisnya.


" Sedang ap...?". Riko hendak bertanya pada Reyhan.


ucapannya menggantung ketika melihat Ayna yang tergolek lemah di sofa.


" Ay....sayang kamu kenapa ?".


Riko berjalan mendekat ke Ayna dan berjongkok....ia sengaja menekankan kata sayang , menunjukan ke Reyhan kepemilikannya terhadap Ayna.


" Aku sakit Mas ".


fikiran Riko cemas takut apa yang dikatakan Mamanya tentang Ayna terbukti, melihat gadisnya itu sedang tak berdaya.


" Kamu beneran sakit ?".


" Tentu saja sakit beneran ...dasar bodoh ". sela Reyhan.


" Kau...apa yang kau lakukan disini !".


" Kamu gak lihat , aku mengambilkan minum buat Ayna ". ketus Reyhan.


" Nih, minum dulu obatnya ya setelah itu baru kamu istirahat ".

__ADS_1


ucapnya lembut ke Ayna , sambil mengusap kepala Ayna.


Reyhan memang sengaja , ia akan mengerjai Riko.


Senyum smirk Reyhan ketika ia melirik Riko yang mulai mengepalkan tangannya.


Ayna menuruti perintah Reyhan.


" Iya bang "


" Kenapa kamu tidak menelponku Ay , malah kamu minta tolong sama dia ".


Reyhan ikut membantu mengambilkan obat Ayna.


" Terima kasih Mas ".


" Ay...sayanggg...kamu dengarkan pertanyaan ku ?". tanya Riko lagi.


" Sudah istirahat saja , biar cepat pulih ...jangan dengarkan dia , orang sakit kok malah diajak ngobrol " . lagi - lagi Reyhan memancing amarah Riko.


" Mau kamu apa , ini urusanku dengan Ayna , kamu gak perlu ikut campur !".


" Mas..bang ..".


" Kamu diam saja Ay...abang mau lihat seberapa gentlenya dia ".


" Apa maksudmu ?".


" Katanya mau menikahi Ayna , minta ijin padaku saja kamu tidak ". ledek Reyhan.


" Untuk apa aku minta ijin pada mu ...gak penting ". balas Riko.


" Banggg sudah , jangan menggodanya terus ".


Ayna makin pusing melihat Reyhan dan Riko terus berdebat.


" Hey , hanya aku aku yang boleh memanggilnya Sayang ". kekesalan Riko makin memuncak.


" Lihat Ay , belum jadi suami aja sudah posesif begitu ".


" Mas Riko duduklah, bang sudah...".


" Dia abangku , abang tiri tepatnya ".


jelas Ayna , amarah yang sudah mencapai ubun - ubun kini luruh sudah.


" Kamu serius Ay ".


Ayna mengangguk.


Reyhan terlihat tersenyum mengejek ke Riko.


" Gimana shock terapinya ...mantap kan ?"


" Jadi dari tadi kamu mengerjaiku Rey ,".


kali ini Riko mau memanggil nama Reyhan.


" Panggil abang , atau aku batalin rencanamu buat nikahin adikku !".


Ayna terkekeh melihat kelakuan Reyhan.


" Cih abang....umur kita sama Rey ".


" Tapi kamu akan menikahi adikku , oh ayolah Rik kamu mau jadi adik iparku tidak, atau aku carikan saja Ayna pria lain ".


" Enak saja , aku sudah menandainya sejak awal ia masuk kelasku ".

__ADS_1


ucap Riko keceplosan....ia membuka rahasia yang selama ini disimpannya.


" Ha..ha..ha..rupanya dia jatuh cinta pada pandangan pertama, sudah Bucin rupanya kamu sama adikku ".


" Biarin ".


Ayna menghela nafasnya , berakhir sudah drama sang abang...ia tak menyangka Reyhan begitu banyak bicara kali ini.


" Jadi kemaren itu kamu periksa diantar bang Reyhan ya Ay?".


Geli rasanya memanggil lelaki yang seumuran dengannya dengan sebutan Abang.


# Flasback on #


Tok tok tok....


" Ay...ini Abang Ay...buka pintunya ".


Lama sekali dia , apa gak bisa bangun ya ...ucap Reyhan lirih. Ia kembali mengetuk pintu kamar Ayna.


Dengan langkah berat Ayna berusaha bangun untuk membukakan pintu.


" Bang ".


" Kamu benar - benar sakit , badan kamu panas sekali Ay ".


Tangan Reyhan menyentuh dahi Ayna.


" Dari mana abang tau kalo aku sakit ?".


" Dari Rinda , kamu lupa , kamu kan karyawanku , karyawan yang gak masuk pastilah minta ijin , kamu ya , sama abang sendiri gak mau terbuka ".


" Ohh..kirain aku mulut Rinda lemes pake ngasih tau abang segala ".


" Kita ke rumah sakit sekarang!".


ajak Reyhan.


" Ini demam biasa Bang, aku sudah minum obat kok tadi dibeliin sama Suci ".


" Kamu mau aku dimarahin sama Papa ,masa jaga adik satu saja gak bisa , buru ganti baju, aku gak terima penolakan ".


" Ke klinik terdekat saja Bang , biayanya gak terlalu mahal ".


" Kamu masih mikirin biaya , kan ada abangmu ini , uang ku banyak Ay jangan kuatir ".


" Cih.....sombong ".


Reyhan terkekeh.


Ayna pun mengganti pakaiannya.


Sampai di rumah sakit Ayna turun dengan perlahan , melihat Ayna yang hampir jatuh , Reyhan pun langsung membantunya.


" Abang bantu ya Ay ?".


Ayna hanya mengangguk.


Dari jauh seseorang telah mengambil foto mereka yang terlihat mesra itu secara diam - diam.


# Flasback of #


Riko yang mendengar cerita dari Ayna akhirnya bernafas lega...ternyata fitnah sang Mama tak terbukti.


Aku memang tak salah sudah memilihmu...gumam Reyhan , tersenyum lega.


Bersambung....

__ADS_1


***


__ADS_2