I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 32


__ADS_3

Happy Reading


***


Ayna melonjak kaget ketika membuka pintu ruangan sang direktur, Sang Bos yang berdiri tepat di depan pintu sambil tersenyum manis.


" Astagfirullahaladzim ".


Ayna memegang dadanya , takut jantungnya jatuh saking kagetnya.


" Yang bener aja napa Bos, pagi - pagi sudah bikin orang jantungan ".


" Aku nunggu kamu Ay ".


" Tapi gak di depan pintu juga kali , kurang kerjaan deh ".


" Gimana Ay ?".


" Apa ?" Ayna menutup pintu.


" Jawabanmulah , jangan bilang kamu lupa ".


Emang aku lupa , lagian masih ingat aja nih bocah ...Ayna nyengir kuda.


" Kalo aku jawab tidak , apa Bos terima ?".


" Ngga Terima ".


jawab Abhi singkat.


Nah tuh kan...tepat seperti dugaanku..


" Lalu aku harus bagaimana Bos?".


" Ya terima cintaku ".


" Maksa tuh mah ".


" Kamu sedikitpun tidak ada rasa padaku Ay ".


Abhisek berjalan terus , sehingga Ayna perlahan berjalan mundur sampai mentok di pintu.


" Tatap mataku Ay, bilang kalo kamu gak suka sama aku ".


Seperti terkena hipnotis mata Ayna pun fokus ke mata Abhisek.


Sorot mata Abhi menembus jauh ke dalam mata Ayna, sejenak Ayna pun terlena dengan tatapan tajam pria muda di depannya itu.


Deg...tiba - tiba ada getaran masuk ke relung hati Ayna.


" Ay ".


panggilan Abhi mengembalikan kesadaran Ayna.


Ayna membuang pandangannya ke samping, ia tak memungkiri pesona Bos nya ini begitu mempesona, bahkan hatinya yang selama ini sangat susah untuk menerima kehadiran seseorang begitu gampangnya tertembus hanya karena tatapan Abhisek.


" A ..a...aku tidak tau Bhi ".


Abhisek kemudian menyatukan keningnya dengan kening Ayna.


" Apa kamu tidak bisa merasakan cintaku ini Ay , percayalah aku sudah memendam cintaku cukup lama , aku menahannya hanya agar aku bisa menjadi pantas di sampingmu ".


" Bukan kamu Bhi , tapi justru akulah yang tidak pantas untuk kamu , kamu lihat umurku...statusku ... ".


" Husssttt...aku tak perduli , yang aku tau aku mencintaimu itu saja ".

__ADS_1


Abhi menutup mulut Ayna dengan jarinya , ia tau Ayna pasti akan terus merendahkan dirinya sendiri.


" Katakan , kamu juga mencintaiku ?".


Hembusan nafas Abhi membuat Ayna sampai memejamkan matanya...hatinya sedang berperang untuk menentukan jawaban.


Melihat Ayna yang memejamkan matanya , disalah artikan oleh Abhisek.


Ia makin merapatkan badannya ke Ayna, kedua tangannya berada di pinggang Ayna.


Tok tok tok...


ketukan pintu menghentikan aksi Abhisek...


" Siapa sih ".


geramnya.


Ayna sendiri langsung menjauh dan langsung duduk di kursinya.


Ia memukul kepalanya pelan , merutuki kebodohannya tadi , bodoh...bodoh....ucapnya


.....untung Aqil datang pada waktu yang tepat kalo tidak ,ia tidak tau apa yang akan terjadi.


Aku harus jaga jarak dengan Abhi , dekat dengannya buat jantungku tak sehat....


" Bos, boleh saya masuk !".


ucap Aqil dari luar.


" Mulai sekarang kamu pacar aku Ay ".


Hah....Ayna tak bisa berkomentar, karena pintu keburu dibuka oleh Aqil.


" Masuk bang !".


" Kita ada meeting dengan PT . XX sebentar lagi Bos ".


" Mereka sudah datang ?".


" Belum Bos ".


" Kita langsung ke ruang meeting, Ay ayok !".


" Ayna saja nih , saya gak diajak Bos ?".


Abhisek memutar bola matanya.


" Biasa nya juga ikut sendiri , pake minta diajak ...asisten saya itu siapa coba , baperan amat Bang ".


" Ya kali mau berduaan saja sama Ayna, ya ngga Ay ". Aqil malah mengedipkan matanya ke Ayna.


" Jangan genit ke dia Bang , sekarang Ayna pacarku ..".


Aqil beralih menatap Ayna meminta jawaban pasti, tapi Ayna malah menggelengkan kepalanya dan mulutnya mengucapkan BOHONG BANG tanpa suara.


" Kalian jangan saling kode , jangan buat aku cemburu Ay !".


Aqil makin dibuat melongo dengan ucapan Bos nya itu, tapi ia tak ambil pusing , ia pun melangkah mengikuti langkah Bos nya bersama Ayna, nanti saja dia akan menginterogasi Ayna .


Pimpinan PT . XX dari tadi terus saja mencuri pandang ke Ayna...tentu saja itu membuat Abhi tak suka.


" Gimana Pak Axel ...kalo anda setuju , kita segera mendatangani surat perjanjian...".


Ucap Abhi untuk mempersingkat waktu , ia tak mau pria itu menatap pacarnya ( karena Abhi sudah mengklaim Ayna sebagai pacarnya ).

__ADS_1


" Anda sepertinya tidak sabaran Pak Abhi , tapi baiklah saya akan menandatanganinya ".


Deal...kerja sama terjalin.


" Hmm karena sudah selesai, bolehkah saya meminta waktu untuk berbicara berdua dengan asisten anda , Pak Abhi ?". pinta Axel.


" Ohh sama Bang Aqil...silahkan dia punya banyak waktu kok ".


Sialan nih bocah...dia pikir aku apa , mau ngobrol berdua sama asisten laki- lakinya....Axel bergumam.


" Bukan , bukan dia , tapi dengan nona Ayna ".


" Ada urusan apa anda ingin berbicara dengan Ayna ".


Ni bocah, kalo gak butuh kerja sama ini sudah ku sleding nih sampai monas ...geram Axel .


Sekertaris Axel dan juga Ayna hanya menjadi pendengar setia , biarkan saja para Bos nya ini saling tanya jawab .


" Saya hanya ingin mengajaknya untuk makan siang , apa anda bersedia nona Ayna ?".


" Tidak bisa , Ayna ada perlu denganku , ada urusan yang urgent banget , jadi maaf ya Pak Axel ". jawab Abhi ketus.


Ayna baru aķan menjawab pertanyaan Axel , tapi Abhi sudah lebih dulu mewakilinya.


Urusan apa coba, suka mengada - ada nih Bos, lagian aku juga akan menolak ajakan Pak Axel kok..Ayna makin gerah dengan sikap Abhi yang mulai posesif , padahal dia merasa bukan siapa - siapa nya Abhisek.


Aqil sendiri tertawa dalam hati , mulai Bucin nih bocah , tapi Aqil diam tanpa kata ,dia memasang wajah cool nya....biar kelihatan wibawa gitu.


" Ya sudah , mungkin lain kali ya nona Ayna ".


" Tidak ada lain kali ". lagi - lagi Abhi yang menjawab.


" Maaf kan Bos saya Pak Axel , dia lagi banyak pikiran , terima kasih atas ajakannya, saya merasa tersanjung, panggil saya Ayna saja Pak, gak usah pakai embel - embel nona, saya hanya seorang pegawai biasa ".


" Oke Pak Abhi , Pak Aqil , saya pamit dulu semoga kerja sama ini sukses....dan Ayna tunggu kabar dariku ya !".


Kedipan mata Axel ke Ayna makin membuat Abhi kesal.


" Genit amat sih , apa dia tidak tau Ayna kan milikku , mukanya telihat mesyum , kamu jangan sampai tergoda Ay, pasti dia itu buaya darat, kamu senang Ay digoda sama si Axel itu ". Abhi terus menggerutu sampai masuk ruangannya.


" Ay , kamu engga jawab pertanyaanku?".


Pertanyaan yang mana sih , perasaan dari tadi ngoceh sendiri...


" Apa Bos ?".


" Itu kamu suka digoda sama si Axel itu ?".


" Engga ".


" Bagus, pertahankan itu , kamu hanya boleh tergoda olehku!".


" Iya Bos ".


" Bos ????


" Iya Abhi ...sudah ?".


" Kalo sudah aku mau kerja lagi ".


" Ya sudah kerjalah , nanti makan siang denganku , eitsss gak boleh nolak , ini perintah atasan !".


Terserahlah.....


Sak karepmu Boss......

__ADS_1


Bersambung....


***


__ADS_2