
Happy Reading
Jangan lupa jempolnya 👍
***
Ayna meminta untuk pulang lebih dahulu , meski belum terlalu mencintai Riko , tetap saja kejadian tadi membuat moodnya anjlok.
Dan tentu saja Reyhan tak mempermasalahkannya.
" Kamu gak apa- apa Ay , apa perlu aku temani pulang ?".
Rinda lumayan tau kedekatan Ayna dan Riko meski Ayna tak pernah mengumbarnya.
" Gak Rin,itu mah maunya situ mau bolos kerja , pake alesan mau nganter lagi... emang sudah nasib kali ya Rin , Orang kaya maunya mendapat menantu dari kalangan orang kaya juga "
" Dih buruk sekali prasangkamu padaku "
" Itu mah sudah biasa kali yang kaya sama yang kaya, yang miskin ya kalo bisa nyari yang kaya Hahaha, biarin Ay , mati satu tumbuh seribu ". hibur Rinda.
" Enak aja, satu aja gak habis masa sampai seribu , bisa pusing tujuh keliling komplek dong ".
" Aku pulang ya ".
" Ay ".
panggil Rinda.
" Apa?".
Ayna pun menghentikan niatnya untuk melajukan motornya.
" Jangan bunuh diri ya Ay ".
Muka Rinda dibuat memelas.
" Sialan ....mending aku pulang , malah jadi gila kalo ngelayanin kamu ".
Rinda tertawa , setidaknya ia tau bahwa temanya itu baik - baik saja.
Untuk mengusir kegalaunnya Ayna membuka ponselnya sambil rebahan.
" Saatnya jadi kaum rebahan......woahhhh...nikmatnya ".
Ting....satu pesan masuk
" Mbak 😊"
" Belum tidur ya ?".
Belum juga Ayna balas , sang pengirim pesan langsung menelponnya.
" Assalamualaikum Mbak ?".
" Waalaikumsalam Bi ?".
" Aku ganti VC ya , kangen berat nih !".
Abishek langsung mengubah ke VC.
Ayna pun beralih duduk bersandar.
" Mbak Ayna makin cantik aja ".
ucap Abi melihat wajah Ayna , ia begitu sumpringah.
__ADS_1
" Apaan sih Bi , malam - malam gombal ".
" Serius Mbak , emmm jadi pengen pulang ".
" Mbak juga pengen Bi ".
" Pengen ketemu aku Mbak ".
" Pengen nabok kamu , lagian kamu tuh masih bocah Bi , banyakin belajar biar jadi orang , jangan banyakin ngegombal !".
" Nanti aku akan buktikan ke Mbak, kalo aku bakal jadi orang sukses ".
" Nah gitu dong semangat , gak usah nyari cewek dulu , fokus ke tujuan awal ".
" Oh tentu , Orang aku sudah punya calon kok , tenang aja Mbak , aku gak bakalan nyari cewek disini , aku masih suka produk dalam negeri ".
" Baru dibilangin , udah punya calon aja , terserah kamu Bi ".
" Mbak ...".
" Apa ?".
" Tunggu aku pulang ya ".
Ayna menyatukan alisnya, ada apa nih bocah.
" Iya ".
" Awas , Mbak jangan nikah dulu sama orang lain ya , selamat bobo cantik Mbak....Assalamualaikum ".
" Iya ...waalaikumsalam ".
Tuh bocah makin gak jelas pesannya , gak usah mikirin Ay....masalah mas Riko aja bikin pusing ..mending tidur dah....gerutu Ayna.
Pulang dari restoran Riko terpaksa mengantar Sania pulang meski ia terpaksa karena paksaan sang Mama.
" Gak usah San ".
" Ayo lah Rik , jangan mengecewakan tante , ayo masuk dulu !".
Merasa gak enak , karena Mama Mia terus mendesak, akhirnya Riko pun mampir sebentar sekedar untuk mencicipi minuman.
Riko merasa gerah , Sania dari tadi memepetnya terus.
" Sudah terlalu malam , Riko pamit dulu Tante , Om ...San ".
Riko berjalan dengan cepat , keluar dari rumah Sania , ia tersenyum tipis kepada Sania yang mengantarkannya sampai luar.
" Akan aku pastikan , kamu jadi milikku Riko ".
ucap Sania setelah kepergian Riko.
Riko menjalankan mobilnya kemana lagi kalau bukan ketempat kost Ayna, sang pujaan hati.
Karena sudah larut malam , Riko hanya berhenti di pos satpam.
" Eh den Riko , tumben malam sekali den ?".
" Iya nih Pak Slamet , apa Ayna ada di dalam ?".
" Iya den , ada...kayaknya pulang cepat tadi dari kerjaan , mungkin kurang enak badan ".
" Kenapa Pak ?".
" Soalnya saya lihat tadi jalannya tidak semangat , bahkan saya saja lupa disapanya ".
__ADS_1
Ayna selalu ramah apalagi pada Pak Slamet , ia seperti menemukan sosok ayah di diri Pak Slamet , apalagi pak Slamet orangnya lucu.
" Tapi maaf ya den Riko , bapak gak mengijinkan untuk berkunjung, sudah terlalu malam , nanti den Riko bisa digrebek warga ".
ucap Pak Slamet.
" Iya Pak saya tau , tapi kalo digrebek langsung dinikahin sama Ayna , saya mah gak nolak Pak ".
" Dan Riko sudah kebelet ya , kenapa gak langsung minta sama orangnya saja den ?".
" Itu lah Pak , saya sudah mengajaknya untuk menikah , tapi dianya masih ingin fokus kuliah ".
" Mungkin Mbak Ayna nya masih ragu dengan cinta den Riko , mungkin juga Mbak Ayna kurang percaya diri jika bersanding dengan den Riko yang....emmm maaf ya den kalo saya lancang ...".
Pak Slamet meminta ijin pada Riko , takut Riko tersinggung.
" Katakan saja Pak , saya lagi butuh pencerahan nih ". balas Riko sambil terkekeh agar Pak Slamet tidak canggung.
" Aden bisa aja , gini den , den Riko kan orang berada , istilah orang mah sultan gitu namanya , sedangkan Mbak Ayna , aden tau sendiri , dia tinggalnya di kos - kosan, kuliah sambil bekerja ...kalo dibanding dengan den Riko kan beda jauuuuuhhhh ".
" Tapi saya gak mempermasalahkan itu Pak , saya tulus mencintainya ".
" Lah itu bagi aden , bagi keluarga aden gimana....tugas den Riko sekarang harus bisa menyakinkan Mbak Ayna ".
" Sebaiknya aden pulang aja dulu , tenangkan pikiran , siapa tau dapat wangsit ".
Kelakar pak Slamet.
" Wangsit apaan Pak ?".
" Hahaha...jalan keluar den ".
" Pak Slamet bisa aja....tapi terima kasih pak , masukan bapak sangat berguna bagi saya ".
" Sama - sama den , syukurlah kalo begitu ".
" Ini Pak buat temen jaga malam ....maaf cuma mentahnya ".
Riko memberi dua lembar uang seratusan.
Tentu saja Pak Slamet tidak akan menolak.
" Wahhh rejeki nomplok ini, kalo gini gantian saya yang terima kasih sama aden , saya doakan Mbak Ayna jadi jodoh den Riko ".
" Aamiin....aamiin Pak...terima kasih doanya ".
" Sudah - sudah jangan terima kasih terus, entar gak selesai- selesai...".
" Oke ...Assalamualaikum Pak...selamat jaga malam ....jagain juga calon istri saya ya Pak !".
pamit Riko.
" Siaappppp atu den ".
Pak Slamet berdiri dan memberi hormat.
Riko tertawa melihatnya, setidaknya hatinya yang resah terobati setelah berbicara dengan Pak Slamet dan kelakuan konyolnya .
" Besok aku harus menyelesaikan masalah ini biar tidak berlarut - larut , aku gak mau menikah dengan Sania .....aku harus bisa menyakinkan Ayna ".
tekadnya sudah bulat meski harus menentang keputusan sang Mama.
Perjuangan Riko untuk cintanya dimulai......
Bersambung
__ADS_1
***