I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 17


__ADS_3

Happy Reading ya


***


" Ay , mari kita bicara !".


Besok paginya Riko langsung mendatangi kembali kost - kost san Ayna.


Semalaman ia tidak bisa tidur nyenyak , takut kehilangan pujaan hati terus membayanginya.


Apalagi kali ini penghalang terbesar adalah restu dari kedua orang tuanya.


Ayna membuatkan teh hangat dan juga sarapan buat Riko.


" Makanlah Mas , aku tau kamu pasti belum sarapan kan , kamu juga kurang tidur ya mas?".


" He ' em ...Terima kasih Ay ".


Riko makan dalam diam , dia sudah mengumpulkan banyak kata yang ingin ia sampaikan pada Ayna.


" Ay ....ayo kawin lari !".


ucap Riko spontan setelah menghabiskan makanannya...ia seperti baru dapat asupan tenaga.


" Hahhh ".


Mulut Ayna sampai menganga , kaget dengan ajakan Riko .


" Menikahlah denganku Ay , aku gak mau dijodohkan sama Mama , kamu pasti sudah mendengarnya tadi malam ?".


" Tapi Mas ...".


" Percaya padaku Ay , aku sangat mencintaimu, aku gak mau kehilangan mu , makanya ayo kita menikah....apa Kamu tidak mencintaiku ay ! ".


" Tapi gak kawin lari juga lah Mas ".


" Ay ...kamu mencintaiku?".


tanya Riko lagi karena Ayna belum menjawab pertanyaannya yang satu ini.


" Iya Mas , aku juga mencintaimu, tapi kita kan masih punya orang tua jadi minta lah restu dari mereka dulu ".


" Terima kasih Ay, jadi kamu sekarang sudah mau aku ajak nikah ?".


Karena memang sebelumnya Ayna menolak ajakan Riko , masih banyak yang menjadi pertimbangannya .


Ayna mengangguk pelan....setelah ia berfikir mungkin ini sudah jalannya , ia juga takut berbuat dosa mengingat Riko yang sudah cukup umur...lebih baik pacaran setelah menikah.


" Apa gak masalah Mas , kamu sudah dijodohkan oleh kedua orang tuamu , aku takut mereka kecewa Mas , lagi pula yang dijodohkan denganmu gadis yang cantik dan tentu saja dari kalangan atas yang selevel dengan keluarga mu Mas ". Ayna ternyata belum yakin akan keputusannya....ia takut menyakiti hati orang tua Riko.


Kata - kata Mama Riko masih teringat jelas di otaknya.


" Jangan dengerin omongan Mama waktu itu Ay....mau Mama nunjukin gadis secantik apapun aku tidak akan tergoda, hatiku sudah kamu kunci Ay ".


" Eh malah ngegombal ".


" Namanya juga orang tua Mas, pasti Mama kamu hanya ingin yang terbaik buat kamu putra satu- satunya mereka ".


" Baiklah kalo itu mau kamu , ayo kita minta restu mama dan papa ku !".


" Sekarang Mas ?".


" Lebih cepat lebih baik Ay ".


" Tapi apapun keputusan mereka jangan pernah tinggalkan aku, kita berjuang bersama...oke ".

__ADS_1


" Baik Mas , aku ganti baju dulu ya ".


Tiba- tiba Riko berdiri.


" E e e e..mau apa Mas ...stop berhenti ?".


" Mau peluk kamu Ay ".


" Tidak - tidak..gak boleh, belum halal ".


inilah yang ditakutkan Ayna , Riko selalu curi- curi kesempatan untuk berkontak fisik.


Ayna menyadari karena Riko pria dewasa.


Riko mendengus...


" Jadi gak sabar buat nikahin kamu , besok aja ya Ay kita menikahnya !".


" Mas jadi gak nih ke rumah orang tua mu ?".


" Jadi lah ".


" Ya udah makanya gak usah macam - macam ".


Ayna mengambil baju lalu melangkah ke kamar mandi.


Tapi Riko mengikutinya.


" Aku ikut Ay ".


" Masssssss !!!!".


" Haa..ha...ha...iya engga ...becanda Ay , galak banget calon istri ". celotehnya .


*


Tapi Ayna tak bergeming dari tempat duduknya.


" Ay , ayo turun !".


" He..he..he...kok nyaliku ilang ya Mas ".


Ayna tak dapat menutupi kegugupannya.


" Ada Mas Ay , grogi mah biasa kalo mau ketemu calon mertua , kalo gak turun juga Mas cium nih !".


" Dih apaan sih , otak nya kesitu mulu, ayok dah....Bismillahirrohmaanirrohiim...".ucap Ayna sambil melangkah mengikuti.


Setelah mengucapkan salam , mereka berdua masuk .


Pembantu rumah yang membukakan pintu.


" Kamu duduk dulu Ay , aku mau memanggil Mama sama Papa "


Tak lama Riko datang bersama kedua orang tuanya.


" Ada apa ni Rik ?".tanya Mama Arini..matanya menatap tajam ke arah Ayna.


" Duduk dulu Ma..Pa..!".


" Jelaskan !". kata Mama Arini tegas , ia tau dari gelagat Riko pasti ada sesuatu , apalagi di depannya ada seorang gadis yang tidak ia kenal.


" Kenalkan ini Ayna Ma , Pa ".


Ayna memasang senyum termanisnya lalu menyalami kedua orang tua Riko.

__ADS_1


Untungnya orang tua Riko menerima uluran tangan Ayna meski tidak sepenuh hati.


" Terus maksud kamu apa Riko...membawa dia kemari ". Mama Riko menunjuk Ayna dengan dagunya.


" Ma..Pa..., maafin Riko sebelumnya, Riko menolak perjodohan dengan Sania Ma , Riko sudah punya pilihan sendiri ".


" Ayna yang ingin Riko jadikan istri Ma , bukan yang lain ".


" Gak bisa begitu Rik , ini sudah keputusan kami , kamu jangan bikin Papa sama Mama malu , apa kata Om Jaya dan Tante Mia kalo perjodohan ini batal hah !".Mama Arini membentak Riko.


" Tapi Ma , Riko cuma cinta sama Ayna ".


" Tunggu sepertinya saya pernah lihat kamu, oohhh kamu gadis pelayan restoran itu ya , pantas saja muka mu gak asing , apa tujuan kamu mendekati anak saya Riko , kamu tau Riko anak orang kaya kan , saya tau gadis seperti apa dirimu , mendekati pria kaya untuk memeras hartanya....iya kan?".


" Astagfirullahaladzim Tante...kejam sekali tuduhannya, saya sama sekali tidak pernah mendekati Mas Riko ".


" Benar Ma apa yang dikatakan Ayna, justru Riko lah yang mengejar Ayna ".


" Kamu tidak perlu membelanya Rik , bisa besar kepala dia , Mama dan Papa pokoknya tidak setuju !".


" Sudah Ma , nanti darah Mama naik lagi , dengarkan Papa , Riko ".


" Banyak akibat yang akan ditimbulkan jika kamu membatalkan perjodohan ini , Papa harap kamu pikirkan lagi dengan matang dan kamu Ayna , jika kamu mencintai Riko sebaiknya kamu mundur ...itu untuk kebaikan kamu terlebih juga untuk kebaikan Riko !".


Mama Arini dan Papa Radit meninggalkan Riko dan Ayna di ruang tamu.


" Tanpa persetujuan kalian pun aku akan tetap menikahi Ayna , Ayo Ay ...kita sudah tidak ada urusan lagi disini !".


Teriak Riko lalu menarik tangan Ayna keluar rumah.


*


" Mas ".


" Mau ya Ay menikah dengan ku , please ".


" Tanpa restu orang tua kamu Mas ?".


" Iya , kita menikah dulu baru kita minta restu lagi dari mereka....siapa tau mereka berubah pikiran ".


" Entahlah Mas , aku jadi pusing ".


" Kamu cukup bilang iya Ay ".


" Jangan menolak ku , atau aku akan berbuat nekat ".seringai di bibir Riko. Muncul ide untuk membuat Ayna menerima keinginannya.


" Apa yang akan Mas lakukan?".


" Menodai mu misalnya ".


" Massssss ".


Tangan Ayna langsung menutupi tubuhnya dan kepalanya menggeleng....tanda menolak.


" Iya iya....aku mau ".


" Bagus, gadis pintar ...aku akan mengurus semuanya, kamu cukup duduk manis ....aku pastikan minggu ini kita sudah menikah !".


Riko bergegas pergi dari tempat Ayna, ia bersemangat sekali untuk mengurus pernikahannya.


Ayna memijit kepalanya...makin pusing rasanya...lebih baik menghafal pelajaran dari pada memikirkan hal ini....entah apa yang akan terjadi besok pagi.


Bersambung.....


***

__ADS_1


__ADS_2