I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 31


__ADS_3

Happy Reading


***


Abhisek kehilangan selera makannya setelah melihat interaksi antara Ayna dan Reyhan.


Apalagi tadi dia mendengar....


* Flasback on *


" Gimana kabarnya Ay , sehat ?".


" Alhamdulillah sehat Bang , Abang juga gimana?".


" Alhamdulillah sehat juga , jadi orang sibuk ya sekarang, Mama nanyain tuh ".


" Ah iya , Mama sama Ayah gimana Bang , maaf akhir - akhir ini memang sibuk banget soalnya ".


" Keduanya sehat , cuma rindu katanya , lama kamu gak ke rumah ".


" Iya , sampein maafku ke Mama dan Ayah ya Bang !".


" Iya , tapi janji kamu harus menengok mereka ".


Ayna mengangguk.


" Ayna janji Bang , mungkin minggu ini Bang ".


" Ini siapa , kamu gak kenalin ke Abang , Ay ?".


Reyhan melihat ke arah Abhisek , ia tau sejak tadi pria muda di depannya memandangnya dengan penuh tanya.


Ayna menepuk jidatnya.


" Ayna sampe lupa , kenalin Bang ...ini Bos tempat Ayna bekerja ".


" Bos...kenalin ini Abang Reyhan ".


Reyhan dan Abhisek pun berjabat tangan.


" Reyhan ".


" Abhisek ".


Keduanya menyebutkan nama masing- masing.


" Kamu masih terlalu muda untuk jadi Bos , benarkan ucapan saya , umurmu juga mungkin masih dibawah Ayna ?".


Reyhan menelisik penampilan Abhisek .


" Terima kasih atas pujiannya Bang...".


Abhisek tersenyum smirk....merasa diremehkan oleh Reyhan.


Dia Bos berondong Bang....tapi otak dia terlalu encer , masih muda sudah lulus kuliah...bisik Ayna di telinga Reyhan....membuat Reyhan menarik kata - katanya tadi , ia kira Abhisek naik jabatan karena pemberian dari orang tuanya.


Abhisek curiga apa yang dibisikkan Ayna ke Reyhan.


" Rupanya kamu pemuda berbakat ya ".


puji Reyhan , Abhisek pun tersenyum jumawa , jadi ia tau Ayna barusan pasti telah memujinya.


" Kenapa gak kerja di perusahaan Riko saja Ay !".


" Tidak ah Bang , aku lebih suka tantangan ...gak mau lah pake KKN , warga negara yang jujur aku tuh ".


" Apanya yang jujur , kamu juga dibantu sama Pak Samhadi , kamu kira Abang gak tau ".


" Hehehe...pokoknya intinya beda Bang ".


Reyhan sampai gemas dan mengacak kepala Ayna.


Mereka berdua terus berbincang melepas rindu....tanpa mereka sadari ada seseorang yang menahan kecemburuannya .

__ADS_1


Apa - apaan , Mama ..Ayah....Ayna sudah sedekat itu dengan pria ini...lalu siapa lagi itu tadi , Riko....ya Riko...kenapa sainganku banyak sih....gerutu Abhisek di dalam hati.


" Ya sudah lanjutkan makanmu , biar Abang gratisin ".


" Eh jangan Bang , ini Bos ku yang traktir kok , sayang nanti uang dia gak kepake ".


" Kalo mau gratisin lain kali aja Bang , kalo aku bawa temen - temen aku ".


" Kalo kamu bawa semua temen - temen kamu , bisa tekor Abang...Ay ".


Canda Reyhan...hanya dibalas oleh tawa Ayna.


" Abang lanjutin kerja dulu ".


* Flasback of *


Mendengar Ayna mau main dan akan bertemu dengan orang tua Reyhan , menambah rasa kesal Abhisek.


Ayna yang sedari tadi cuek akhirnya sadar ketika sang Bos cuma mengaduk - aduk makanannya.


" Bos, gak dimakan...apa kurang enak ?".


" Hemm ".


" Jawab yang bener apa , hemm ...apaan itu ?".


" Selera makanku tiba- tiba menghilang?".


" Kenapa....apa mau aku suapin?".


ucap Ayna asal...tapi ditanggapi lain oleh Abhisek.


" Boleh...ayo suapi aku sekarang !".


What....ni bocah minta ditampol apa...Ayna mulai jengah.


" Ayo Ay, suapi ...".


hilang sudah wibawanya di depan Ayna tapi ia tidak perduli, yang Abhisek dapat perhatian dari mbak tercintanya ini.


" Tapi apa gak malu Bos ".


Tapi Abhisek malah pindah tempat duduk ke samping Ayna , ia pun mengarahkan tangan Ayna untuk mengambil makanan dan menyuapkannya ke mulutnya sendiri.


" Eemmm...kok jadi tambah enak ya Ay ".


" Coba lagi ".


Begitu terus ucapan Abhi sampai senua isi di piring habis.


" Kayak habis nyuapin bocah balita ".


sindir Ayna...tapi tak digubris Abhisek.


" Sekarang kita pulang!".


Setelah membayar, Abhi kembali menarik tangan Ayna.


" Aku pulang sendiri saja Bos ".


" Engga bisa , tunjukkan dimana kamu tinggal ".


Abhisek cukup heran penampakan rumah Ayna yang cukup besar , bukankah dia dulu sampai butuh kerja paruh waktu..


" Kamu ngontrak rumah sebesar ini Ay ?".


" Tidak , ini rumahku ".


" Mau mampir dulu ?".


basa basi Ayna.


" Ya , dengan senang hati ".jawab Abhi.

__ADS_1


Kirain aku bakal nolak...pikir Ayna.


" Maaf Bos, duduk di teras aja ya , takut ada fitnah ".


Abhi menurut...tak lama Ayna kembali dengan secangkir teh hangat.


" Minum Bos !".


" Ay...aku mohon panggil aku Abhi seperti biasanya , aku merasa jauh jika kamu terus memanggilku Bos, telingaku jadi sakit ".


Hufttt....hembus nafas Ayna.


" Baiklah , tapi jika kita hanya berdua, oke ".


" Oke ".


" Maaf Ay , jangan tersinggung ya...kok bisa kamu tinggal di rumah sebesar ini..dan sepertinya kamu tinggal sendirian ?".


" Ceritanya panjan Bhi...".


Ayna berfikir haruskah ia menceritakan masa lalunya kepada Abhi....mungkin ada baiknya dia cerita agar Abhi tau siapa dirinya.


" Sebenarnya ini rumah suamiku ".


Deg...jantung Abhisek seperti berhenti berdetak mendengar kata suamiku.


" Tepatnya mantan suamiku ".


" Lalu dimana suami kamu Ay , aku tidak melihatnya...apa dia belum pulang kerja ".


Bibir Abhisek cukup bergetar menanyakan itu , ia takut menerima kenyataan yang mungkin akan sangat menyakitinya.


" Dia tidak akan pulang Bhi...tiga tahun lalu suamiku meninggal seminggu setelah kita menikah , dia kecelakaan saat kita merencanakan bulan madu ".


ucap Ayna sendu kembali mengingat kejadian itu.


" Maafkan aku Ay, kamu jadi mengingat kejadian pahit itu...maafkan aku !".


" Tidak apa- apa Bhi...itu sudah lama kok ".


" Kamu jadi tau kalo aku sekarang janda ".


" Apa masalahnya dengan Janda , aku tetap menyukaimu !" ucap Abhi spontan.


Ayna melihat ke Abhi , apa dia salah dengar dengan ucapan Abhi barusan.


" Ya Ay...aku sangat menyukaimu , aku mencintaimu sejak pertama kita bertemu, saat kamu menolongku....I LOVE YOU MBAK !".


" Kamu terlalu capek Bhi , sebaiknya kamu pulang beristirahatlah ".


" Tidak Ay....aku benar- benar mencintaimu , kau tau sungguh tersiksa rasanya saat jauh darimu dan tidak bisa melihatmu , aku tidak main - main ".


" Bhi , kamu tau kan statusku apa...mana mungkin juga keluargamu akan menerimaku , kamu masih sangat muda , carilah gadis yang seumuran denganmu , aku terlalu tak pantas buat kamu !".


" Tapi aku tetap maunya kamu Ay ".


Abhi sampai berjongkok di depan Ayna yang sedang duduk.


" Kamu pikirkan dulu , tidak usah menjawab sekarang, tapi besok kamu harus jawab iya padaku !".


" Itu namanya pemaksaan , gak usah nyuruh untuk berfikir kalo ujung- ujungnya kamu yang nentuin jawabnya ...".


Abhi senang ketika tawa kecil keluar dari mulut Ayna.


" Nah gitu ,terus tersenyum, jadi makin cantik deh...".


" Aku pulang ya , mimpi in aku , dan ingat besok aku tagih jawabanmu, satu lagi aku tidak mau mendengar kata tidak...oke ".


ucapnya lalu pergi dari rumah Ayna.


Bersambung...


***

__ADS_1


__ADS_2