I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 62


__ADS_3

Happy Reading


***


Ayna mengerjapkan matanya pada jam tiga pagi , bibirnya mengulas senyum mengingat pada mimpinya semalam .Mimpi bertemu dengan suami tersayang bahkan sampai bercinta.


Ayna menggelengkan kepalanya, ia masih terbayang kegiatan semalam " Ahhh ada apa dengan otakku , kenapa tidak hilang juga...".


" Semalam bahkan tidur ku sangat nyenyak sekali sampai bermimpi bersama Mas Abhi , apa ini efek karena rindu berat ya ". Ayna masih bergumam sendiri.


" Tapi semalam seperti nyata...tunggu...ini tangan siapa ..??? Ayna baru sadar ada tangan yang memeluknya dari belakang.


Deg...jantungnya berdetak kencang, pikirannya jadi kacau, dengan pelan ia membuka selimut ".


" What...!!! Ayna membekap mulutnya agar tidak berteriak.


" Jadi semalam itu bukan mimpi , tapi dengan siapa ??? Jangan sampai ia berhubungan badan dengan pria lain , ia juga sempat berfikir Gandi yang melakukan ini ...otaknya seketika buntu , tentu saja ia takut sekali.


Tapi ketika hidungnya mencium wangi khas suaminya , ia memberanikan diri untuk membalikkan badannya.


" Mas Abhi...". tangan terangkat mengusap wajah suaminya .


" Benarkah ini kamu Mas , semoga saja ini bukan mimpi dan bukan haluku saja karena begitu merindukan mu Mas ".


Sedangkan si tersangka masih bertahan dalam kepura- puraannya....Abhi sudah terbangun sejak Ayna bergumam tadi , ia nyaris tertawa ketika Ayna mengira kegiatan bersamanya adalah mimpi.


Dasar...emang gak bisa bedain mana mimpi mana yang betulan , masak gak berasa ...punyaku kan cukup lumayan besar ....batin Abhi.


Ayna dengan berani mencium bibir Abhi berulang- ulang hingga ia kaget ketika Abhi membalasnya , bahkan menekan tengkuknya.


" Mas !!!


" Kamu nakal ya , beraninya kalo aku sedang tidur , coba sekarang berani tidak ?".tantang Abhi.


" Iiihhh kok Mas ada di sini sih ?".


" Emang gak boleh ngunjungi istri sendiri hemm ?".


" Boleh sih , terus kamu kesini sama siapa Mas ?".


" Sama Bang Aqil Ay , dia tidur dibawah ".


" Ohh..Emm Mas , apa sudah mengingat aku ?".


" Belum semua Ay , masih samar ...waktu kita bercinta semalam ada ingatanku yang kembali terlintas ".


" Tentang apa ,"


" Seperti yang kita lakukan semalam , aku mengingat ketika malam pertama kita di rumah Ibu!".


" Isshh kenapa yang diingat justru tentang itu , otakmu gak beres Mas !".


" Ha..ha...ha...mana aku tau , kan buka aku yang minta, apalagi saat mendengar kamu mendesah ...aku jadi semakin ingat saat malam itu ".


Puk...Ayna memukul tangan Abhi cukup keras.


" Aduh , kok dipukul sih Ay ?".


" Kenapa jadi makin gesrek gini , kemaren - kemaren ketus sama aku ".


" Kemaren kan belum ngerasain ini , ini sama ini ". Abhi memegang bibir , dua buah semangka dan juga inti milik Ayna .


Puk ...lagi - lagi Ayna memukul suaminya.


" Kenapa dipukul lagi sih ".

__ADS_1


" Mas Abhi bukan sih , kok jadi gini ya ".


" Sungguh Ay , setelah penyatuan kita semalam , aku semakin cinta sama kamu , aku gak mau kehilangan kamu , jangan pergi dari ku Ay !".


" Aku gak pergi Mas , cuma...".


" Cuma apa ??? pulang ke kampung gak ajak - ajak aku , itu sama aja meninggalkanku Ay ".


" Bagaimana aku mengajakmu , menemui kamu saja gak bisa , telpon juga gak bisa....kamu gak tau sih, Mami kamu.....maaf Mas ". Ayna tak berani melanjutkan ucapannya, ia takut Abhi berfikir ia menjelekkan Mami Soraya.


" Aku tau , semua karena Mami kan , yang tak mengijinkan kamu untuk menemuiku ?".


" Kamu tau Mas ?".


" Tau , dan aku tau semuanya , kenapa kamu gak bilang sama aku ?".


" Memang percaya kalo aku bilang Mami kamu rese...engga kan ".


Abhi membenarkan perkataan Ayna , belum tentu ia percaya , inipun karena ia sudah melihat betapa kasarnya Mami Soraya terhadap istrinya ...Abhi sangat berterima kasih pada Aqil yang membuka matanya .


" Sudah jangan bicarakan itu lagi , gimana kamu Ay dan anak kita , apa dia menyusahkanmu ?".


" Alhamdulillah, dia anak yang baik ,tau kalo Ayahnya otaknya lagi error makanya dia tidak minta macam - macam ".


Abhi mendengus, " Tentu saja dia tidak menyusahkanmu, tapi dia buat Ayahnya menderita... mual - mual dan tidak bisa makan karena aku tidak mencium bau kamu , lihatlah sekarang karena bersamamu aku baik - baik saja".


Ayna terkekeh mendengar itu ," Wah, anakku pintar sekali , dengan begitu kamu kan jadi mencariku , iya kan Mas ?".


" Ay..".


" Hemm ".


" Ay...aku menginginkannya lagi , semalam sebenarnya aku ingin menambah , cuma lihat kamu yang mengantuk berat ,aku jadi tidak tega...sekarang boleh ya ?".Tatapan mata Abhi mulai sendu , menahan hasrat yang kembali muncul karena gesekan di bawah selimut.


" Ay ..".


" Apa lagi Mas?".


" Kamu yang memimpin ya , ini kemauan baby loh Ay ...jangan menolak nanti anak kita ileran, mau ya Ay...mau ya ".


Sungguh Ayna tak bisa berkata apa- apa, pintar sekali suaminya ini , menggunakan anaknya sebagai alasan. Mata Ayna memicing...


" Ini bukan akal - akalan mu kan Mas ?".


" Sungguh Ay ,aku tidak bohong , aku yang mengidam Ay , aku sudah menanyakannya ke dokter ".


" Kok aku jadi makin ngeri ya kamu yang mengidam Mas ". takut Abhi menyalahgunakan ngidamnya untuk kepentingan pribadinya , contohnya seperti permintaannya saat ini... begitu pikir Ayna.


" Baiklah...sesuai permintaanmu Tuan Abhisek ". ucap Ayna sensual.


Abhisek tertawa menang....ada bagusnya juga aku yang mengidam , jadi Ayna tak bisa menolak keinginanku...ha..ha...cerdas juga otakku ini.


Mereka membersihkan diri setelah pergulatan panas itu.


" Terima kasih, makin kesini kamu makin menggairahkan Ay....aku Jadi tak bisa jauh darimu , kita dikamar aja ya Ay , gak usah keluar ".


" Hehh....mau ngapain di kamar terus , aku capek Mas ".


" Nanti gantian aku yang servis kamu gimana ?".


" Engga , lagian kamu lupa , ada bang Aqil juga dibawah...aku juga lapar ". Ayna langsung beranjak keluar kamar.


" Ay...tunggu sayang , jalannya jangan cepat- cepat , ingat ada my baby disini ".


Ayna membuatkan minuman buat suaminya dan Aqil.

__ADS_1


" Loh ada satu lagi tamunya...maaf aku gak tau , aku bikinin dulu ya !".


" Terima kasih loh Ay...kopi buatanmu memang the best, masih ingat saja kesukaanku " teriak Aqil.


" Sama - sama Bang , dan ini untuk anda Pak ".


" Terima kasih Non ". Ayna tersenyum dan mengangguk.


" Ay , aku ingin kopi juga dong ". rupanya Abhi ngiler lihat minuman Aqil.


" Tapi kamu kan gak biasa minum kopi Mas ".


" Turutin aja Ay ,dari pada bayi besarmu ngambek , efek ngidam itu Ay ". kata Aqil.


Ayna pun membuatkan kopi sesuai keinginan suaminya. Setelah itu ia beranjak lagi ke dapur untuk memasak. Tapi Abhi terus mengikutinya dan menempel pada Ayna.


" Mas , duduk sana , aku mau masak , susah kalo Mas terus nempel gini !".


" Gak mau Ay , aku gak mau jauh dari kamu , nanti kamu pergi lagi tinggalin aku ". rengek Abhi seperti bocah kecil.


Ibu datang membawa bahan masakan. " Biar ibu saja yang memasak Ay , kamu temani saja suamimu ,masih rindu rupanya !".


" Betul itu Bu , aku sayang ibu ". ucap Abhi lagi...Aqil yang melihat itu jadi bergidik ngeri.


" Efek Ngidam suami mu mengerikan juga ya Ay ". kelakar Aqil.


" Gak usah ikut campur Bang...sana katanya mau pulang!". usir Abhi.


" Teganya anda Bos , habis manis sepah dibuang , sudah bagus aku mau anter kesini...belum juga dikasih sarapan main nyuruh pulang aja ".


" Sudah jangan berantem, aku bantuin ibu dulu ya Mas , biar cepat selesai ".


" Tapi aku mau tetap disini !".


" Oke , tapi Mas duduk ya ,ingat jangan ganggu!". Ayna mengambilkan kursi agar Abhi bisa duduk berdekatan dengan nya. Ibu geleng - geleng kepala nya melihat kelakuan menantunya yang menurutnya lucu . Sedang Aqil tertawa meledek.


Selesai sarapan , Aqil langsung pamit pulang. " ingat Bos, bonus buat aku , gak usah banyak- banyak cukup tiket buat bulan madu aku sama Valentine ". pinta Aqil.


" Itu malak namanya Bang , tapi boleh deh itung - itung amal ".


" Bang Aqil kapan nikahnya sama kak Valent?".


" Sebulan lagi ,datang ya Ay !".


" Siappp Bang , salam buat kak Valent ya ...dan hati - hati di jalan ".


*


*


Othor : Mana Bhi katanya punya kamu lumayan besar...lihat dong 🤔


Abhi : Gak ah , ntar othor pingsan lagi lihat punyaku.


Othor : Gak lah , mana ada pingsan....paling cuma lari....


Abhi : Kok lari thor ???


Othor : Iya lari, lari mendekat buat megang punyamu ha..ha..ha...


Abhi : 😪


Bersambung....


***

__ADS_1


__ADS_2