I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 87


__ADS_3

Happy Reading


***


Tak terasa Arjun telah melewati semester pertama. Seperti biasa peringkat satu di kelas bahkan juara umum masih dipegang Arjun , dia belum tergantikan.


Kia harus puas di posisi 5 , dia patut bersyukur , ada peningkatan pada dirinya, setidaknya bisa ia banggakan di depan Arjun.


Tadinya Kia tidak terlalu memikirkan nilainya , yang penting naik kelas saja , itu cukup baginya...karena ia merasa buat apa dapat prestasi , jika hanya dia sendiri yang senang, tidak dengan orang tuanya.


" Kia ...ikut aku sebentar !". Arjun menarik islam tangan Kia ke hadapan Bundanya .


Kia menurut saja , tapi ia cukup kaget ketika ia tau , Arjun membawa di menghadap wanita cantik berhijab , dan dipastikan pasti itu Bundanya Arjun.


Kia mendadak gugup....Arjun main tarik aja , duh harus ngomong apa ya sama Bundanya Arjun...gak siap nih..monolognya.


" Bunda , kenalin nih teman Arjun , teman spesial Bun !". ucap Arjun...mengenalkan Kia.


" Ki...Kia...".


" Eh..iya Tante , kenalin namaku Shaokia , panggil aja Kia Tan !".


" Nama yang cantik , secantik orangnya...".


" Terima kasih Tante...Tante juga cantik sekali , pantas saja Arjun sangat tampan , ternyata Bunda nya seperti Bidadari ".


" Kamu gombalin Bundaku ya Ki ". celetuk Arjun.


" Apaan sih Jun...Tante emang cantik kok ".


" Oh ya...eh tapi terima kasih loh ya tadi sudah memuji abang sangat tampan ".


Ayna tersenyum geli melihat tingkah anaknya yang terlihat manis menggoda teman wanitanya .


" Kapan gue bilang gitu Jun , Elo ngarang kali ". Kia tidak mau mengakuinya....ia merutuki mulutnya yng keceplosan memuji Arjun , bahkan di depan orang tuanya.


" Lihat Bun , mendadak amnesia dia ".


" Gak kan Bun..., tadi aku gak ngomong gitu ". Kia sepertinya ingin menghilang saja, barusan ia memanggil orang tua Arjun dengan sebutan Bunda.


" Tuh Bun , sudah minta di halalin nih anak , manggilnya aja udah Bunda ".

__ADS_1


" Sudah , kamu itu jangan suka menjahili anak orang apa Ar !".


" Bunda seneng kok ,kalo kamu panggilnya Bunda seperti Arjun "


" Denger kan Ki...kode tuh , kalo kita sudah direstui , ya kan Bun ?"


" Iya deh , biar anak Bunda seneng....".


" Kok gitu Bun...yang ikhlas dong buat putra tertampan anda ini ".


" Ikhlas sayang , Bunda ikhlas lahir batin....kamu sama siapa sayang ?". pertanyaan Ayna membuat Kia menundukkan kepalanya.


" Sama bibi Bun....Mommy dan Daddy sibuk soalnya ".


Melihat perubahan ekspresi Kia , Ayna tau gadis ini tidak baik - baik saja, Ayna pun membawa Kia ke pelukannya.


" Ada Bunda, anggap saja aku Bunda kamu juga !".


" Boleh Bun ?".


" Tentu saja boleh....".


" Jangan diangkat jadi anak ya Bun , soalnya Kia calon istri masa depan Arjun, kalo jadi saudara, batal nikah dong ".


" Eh Iy...iya Bun ".


" Kia nanti makan malam di rumah Bunda ya, kita mau merayakan keberhasilan Arjun ".


" Tapi Bun ...".


" Gak boleh nolak permintaan calon mertua Kia ". sahut Arjun.


" Nanti Biar Arjun yang jemput kamu , mau ya sayang !".


" Iya Bunda, Kia mau ".


" Kalo gitu Bunda pulang dulu , jangan lupa nanti malam ya Kia , dan buat kamu anak muda , jangan pulang terlalu sore ya...".


" Oke Bunda ".


Dari jauh Cecil melihat interaksi antara Kia dan Bundanya Arjun yang begitu akrab, membuat Cecil makin iri dengan Kia.

__ADS_1


Arjun mengajak Kia berkeliling kota hari ini...tapi tak lama , karena malamnya ia berjanji akan menjemput Kia untuk datang ke rumahnya makan malam.


Sudah berulang kali Kia berganti baju, bi Yah makin pusing apalagi melihat seisi lemari sudah berpindah di lantai berserakan.


" Aduh Bi Yah , aku pake baju apa nih....bingung jadinya ".


" Gimana gak bingung Non , orang semua isi lemari Enon keluarkan, bibi aja ikut pusing melihatnya ".


" Lalu mana yang cocok Bi ?".


" Enon pake apa aja cocok kok Non...percaya sama Bibi !".


" Bibi gak nyelesein masalah...pilihin dong Bi !".


" Ini Non...gaunnya sopan warnanya juga kalem gak mencolok, pasti Non Kia terlihat anggun ". pilihan Bi Yah membuat mata Kia berbinar.


Ia mengecup pipi Bi Yah, lalu berlari untuk berganti baju...." Cup....terima kasih bi ".


Terima kasih nak Abhi ,sudah membuat Non Kia tersenyum kembali ....ucap Bi Yah , tak terasa ia juga meneteskan air mata bahagia.


Jam 7 malam Arjun sudah sampai di rumah Kia. Ia pun tak lupa membawa buket bunga untuk Kia.


" Bi ...saya pinjam dulu ya bidadarinya ".


" Boleh den , tapi jangan lupa di balikin lagi kesini ya , kan belum halal ".Bi Yah pun sudah akrab dengan Arjun...menurut Bi Yah , Arjun sosok yang sangat sopan dan menyenangkan..dan satu lagi, lucu.


" Siap Bi..!".


" Mari Nona...mobil sudah siap ...silahkan masuk !".


Kia menundukkan badannya, ia berasa tuan putri diperlakukan seperti ini oleh Arjun.


" Gue gak nyangka , elo masih bocah tapi romantis abis, belajar dari mana Jun ?".


" Dari mana ya...dari Ayah mungkin....soalnya Ayah romantis sekali sama Bunda...Ayah Bucin abis ke Bunda ".


" Oh ya , pasti seru kisah cinta orang tua elo Jun ?".


" Nanti lain kali gue cerita , soalnya kisahnya panjang banget...bisa 1000 episode kalo dibuat sinetron ".


Sesaat kemudian.......sampailah mereka.....

__ADS_1


Bersambung...


***


__ADS_2