I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 97


__ADS_3

Happy Reading


***


Arjun tersenyum melihat gadis yang akan menjadi istrinya itu sedang dilulur oleh seorang wanita paruh baya. Meski ia tak dapat menyapa Kia , dan juga hanya beberapa detik durasinya , setidaknya rindunya sudah terobati.


Sebelumnya....


Karena tak tega , akhirnya Ayna meminta pada besarnya , Mommy Ivanka untuk memvideokan Kia .


Dan karena bantuan Ayna lah , Arjun bisa melihat gadis yang dirindukannya itu.


Arjun tak berhenti memberikan ciuman dan ucapan terima kasih pada sang Bunda.." Makasih Bun , Bunda memang the best pokoknya ". Kegiatan itu terhenti ketika sang empunya Ayna datang.


" Berhenti menciumi istri Ayah , Arjun....kamu kan sebentar lagi punya istri , jangan istri Ayah yang kamu jadikan pelampiasan ".


" Terakhir kali Yah , nanti kalo Kia sudah jadi istriku, aku gak akan ganggu Bunda lagi , palingggg....".


" Paling apaan ..?".


" Paling Ayah masih akan bersaing dengan Isha dan juga si kembar ". Benar juga kata si Arjun, kenapa Abhisek melupakan masih ada tiga anaknya yang suka menguasai Ayna.


" Nanti Ayah kirim semuanya ke asrama.., biar Ayah gak ada yang ganggu ". Ayna langsung melotot ke arah suaminya.


" Siapa yang mau ngirim anak - anakku ke asrama hemmm ?".


Nyali Abhisek langsung ciut , Arjun hanya tertawa terbahak , seraya meninggalkan Ayahnya yang masih merayu Ayna.


" Engga Yang , tadi bercanda kok..". gara - gara si Arjun mancing - mancing , jadi begini deh , sang ratu ngambek.....bisa diblokir entar malem nih , gak bisa, aku harus membuat Ayna gak marah lagi....batin Abhisek.


" Jangan begitu Mas , aku melahirkan mereka penuh perjuangan, lagian mereka juga masih kecil- kecil , jangan jauhkan mereka dariku Mas !".


" Iya iya , engga ..aku janji , beneran tadi cuma bercanda sama Arjun....maafin Mas ya sayang !".


" Hmm..baiklah, tapi janji jangan ngomong seperti itu lagi , aku gak suka ".


" Janji Yang , ikut aku sebentar yuk !".


" Kemana ?".

__ADS_1


" Ikut aja , aku jamin amarahmu akan reda ". Abhisek menarik tangan Ayna pelan menuju kamarnya.


" Maksudmu kita.....???? Ayna mulai paham apa yang akan dilakukan sang suami padanya.


Abhisek mengangguk, ia langsung mendekat berbisik sensual ke telinga Ayna, lalu sedikit menggigitnya, memberi rangsangan...


" Aku menginginkanmu Yang...".


" Tapi Mas...".


" Gak terima penolakan sayang....Mas janji sebentar saja...". Maksudku gak sampai dua jam Ay...ucap Abhi dalam hati , ia menyeringai , Ayna masuk dalam perangkapnya.


Abhisek tau meski di awal Ayna akan protes tapi kalo sudah berjalan, pasti Ayna akan lupa , dan Abhi bisa melakukannya berulang- ulang sampai ia benar - benar lelah ...itulah taktik Abhisek.


Penganten lama rasa penganten baru.


*


Seminggu sudah berlalu , penantian yang menyiksa batin Arjun kini berakhir sudah. Dibalut jas berwarna putih Arjun tampak makin tampan dan gagah , mengalahkan ketampanan sang Ayah ketika masih muda.


Abhisek pun mengakui itu, Ayna sendiri berulang kali mengelus dadanya , rasa tak percaya , bahwa hari ini ia akan mendapatkan menantu...ia juga menyeka air matanya , yang tanpa permisi menetes ke pipinya.


" Beda Yah , kan Ayah dadakan jadi gak sempat mikir....kalo aku yang lihat banyak Yah , jadi tegang makanya ".


" Tarik nafas , baca Bismillah , yakinlah selalu kalo Allah bakal melancarkan semuanya , pasti hatimu akan tenang Ar ". ucapan Ayna memenangkan Arjun.


Hotel milik keluarga Kia sudah dihias sedemikian rupa , disinilah Arjun dan Kia akan melangsungkan pernikahan mereka.


Daddy Hermawan memang membuat pesta ini begitu sangat mewah , mengingat Kia putri satu - satunya , dan ini adalah hajatan pertama dan terakhirnya, ia beserta istri ingin menjadikan moment pernikahan Kia sangat berkesan hingga sudah untuk dilupakan.


Arjun sudah duduk dihadapan penghulu dan ia pun sudah menjabat tangan Daddy Hermawan untuk mengucapkan ijab qobul.


Ayna pun tak berhenti berdoa dalam hati , supaya putranya lancar dalam mengucapkan ijabnya pada sekali tarikan nafas.


" Saya terima nikahnya dan kawinnya Shaokia Hermawan binti Agung Hermawan dengan maskawinnya yang tersebut tunai !".


SAH......para saksi pun mengucapkan kata sah itu secara bersamaan.....lega sudah hati Arjun dan juga kedua orang tuanya.....seraya mengucapkan kata Alhamdulillah.


Kia mencium tangan Arjun dengan penuh khidmat, lalu Arjun mencium kening Kia ....ia menikmatinya hingga para orang tua dan penghulu di sana akhirnya memberi kode pada Arjun untuk menyudahi ciumannya.

__ADS_1


Ehem...ehem....serentak mereka berdehem...


" Nak Arjun sepertinya ketagihan ini...tapi maaf ya saya ganggu kegiatannya, nanti bisa dilanjutkan di kamar saja , sekarang tanda tangan dulu , para tamu juga sedang menunggu ingin memberi selamat pada kalian...jadi ditunda dulu ya kegiatan uwunya..". ucapan Pak Penghulu membuat Kia jadi malu.


" Melihat kalian malu - malu begini , saya jadi kepingin buru - buru pulang , ingin segera bertemu dengan istri saya...". kelakar Pak Penghulu mencairkan suasana....membuat semuanya tertawa.


Para tamu memberi selamat pada Kia dan Arjun . Meski hanya keluarga dekat , tetap saja Kia dan Arjun kelelahan, karena keluarga mereka termasuk keluarga besar.


Malamya baru akan di adakan resepsi pernikahan nya...dan pastinya akan tambah lelahnya , mengingat Daddy Hermawan yang mengundang para relasinya dan Ayah Abhisek juga pasti sama...mengingat ini perhelatan mereka yang pertama.


" Istirahat sayang , tenaga kamu jangan sampai terkuras habis, nanti aku gak kebagian...apalagi tamu yang diundang Daddy sama Ayah pasti banyak !".


Arjun membawa Kia untuk tidur sementara di kamar hotel yang tadi buat merias Kia.


" Kok kamu tidur disini juga ?".


" Lupa ya, kamu istriku sekarang, aku berbuat lebih juga gak akan berdosa sayang ".


" Eemmm iya , aku lupa ...tapi Jangan sekarang ya Jun , ...aku...aku ...".


" Iya gak sekarang kok Ki , lagian waktunya gak akan cukup , aku mau melakukannya berulang- ulang , kalo sekarang pemanasan aja boleh kali ya !". Si Arjun belum apa - apa sudah mau minta nambah....


" Eh...". Kia belum sempat membalas ucapan suaminya , tapi Arjun sudah lebih dulu menyerangnya.


Mencium dengan kelembutan, tapi lama - lama hasratnya naik juga....ketika Arjun sudah mulai menyingkap baju Kia tiba - tiba...


Tok..Tok ...Tok...


Arjun pun menghentikan kegiatannya....ia mendengus kesal...


" Ar...jangan unboxing Kia dulu ya , tahan sampai entar malam...sebentar lagi Kia akan dirias lagi , jadi biarkan dia tidur sebentar supaya tidak kelelahan !". teriak Ayna dari luar , bersamaan dengan suara Mommy Ivanka yang tertawa cekikikan.


" Ya Bun " teriak Arjun ,menjawab peringatan Bundanya.....


Gagal dah mau pemanasan......Tapi lumayan sudah icip - icip sebentar.....ucap Arjun...


Bersambung


***

__ADS_1


__ADS_2