I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 6


__ADS_3

Tanpa disadari dua insan ini , benih cinta mulai tumbuh karena rasa nyaman yang mereka rasakan.....tapi entahlah , perjalanan masih panjang.


***


" Cie cie cie yang baru diapeli pacar ".


Rinda langsung menggoda Ayna.


" Pacar apaan , gak lihat tuh anak masih bocil ".


Jawab Ayna santai .


" Bocil....yang bener Ay...?"


" Gak percaya, umurnya aja baru 15 tahun seumuran sama adek aku ".


" Hah...baru 15 tahun, tinggi banget dan cakepnya tuh gak ketulungan ".


" Kamu kenal dimana Ay dan mau apa dia kesini tadi ?".


" Dih Kepo...".


" Ayo lah Ay , penasaran bingit nih ...kasihan lah nanti tak nyenyak tidur ku ". rayu Rinda .


" Aku pernah menolongnya ketika dia terjatuh dari motor nya, dan tadi dia pamitan mau ke luar negeri ".


" Ngapain dia ke luar negeri ?".


si Rinda makin kepo .


" Mau sekolah, masak mau jadi TKI , kan doi masih dibawah umur , Rin ".


" Iya juga ya , lagian sayang banget cakep gitu masak mau jadi TKI, jadi artis lebih pantes tuh ".


" Eh dia pamitan sama kamu , jangan- jangan dia suka lagi sama kamu Ay , cinta pada pandangan pertama gitu ".


" Ngaco kamu Rin , mungkin dia hanya merasa hutang budi aja karena pernah aku tolong , lagian aku menganggapnya seperti adikku sendiri ".


" Iya adek ketemu gede , gak apa- apa kali Ay...brownies gitu ".


" Brownies ?".


" Berondong manis ...ck..gitu aja gak tau ".


" Au ah ".


Ayna malas meladeni Rinda yang makin ngaco menurutnya..


Setelah restoran tutup...ketiga trio 3 D berlomba mendekati Ayna.


" Gue antar ya Ay ".


" Sama Gue aja ".

__ADS_1


" Kalian berdua minggir, gue yang pertama menemukan Ayna , jadi gue yang berhak mengantarnya pulang , iya kan Ay ".


Dika menyingkirkan badan Danu dan Damar.


Rinda dan Rosa hanya berdecih melihat kelakuan mereka bertiga.


Ayna hanya tertawa merasa terhibur kalo ketiga 3 D itu sedang berbicara dan saling melempar kata bahkan ejekan.


" Rosa kamu ajak Ayna sekalian biar aku yang antar kalian pulang !".


Belum Ayna menjawab Reyhan sudah memberi perintah untuk ikut dengannya .


" Baik bang !" Ayo Ay kita pulang !".


ajak Rosa.


" Kamu gak sekalian Rin?".


tanya Ayna.


" Aku dijemput nanti....tuh sudah datang jemputanku ...aku duluan ya ...bye bye ".


Rinda melambaikan tangannya.


Rosa duduk di depan dekat Reyhan yang mengemudikan mobil.


Ayna duduk dibelakang sendiri.


" Maaf ya Ay , aku duduk di depan ".


tinggalah mereka bertiga.


" Yahhh bidadarinya dibawa si ebos....amsyong deh ". gerutu Damar.


" Ayok dah kita cus !". ajak Dika.


" Kemana kita ?". tanya Danu.


" Nongki dulu tempat biasa , gue traktir ....tenang" .ucap Dika lagi.


" Hayuk lah...".


" Lets go...kita cari cewek - cewek cakep ".


ucap Dika.


Disinilah mereka...ternyata mereka nongkrong di warkop alias warung kopi kekinian plus free wifi.


" Mana cewek cakepnya Dik , elo bo'ongin gue ya ".Danu gak terima .


" Nih...gratis lagi ".


Dengan senyum geli ,Dika memperlihatkan HP nya yang mempertontonkan deretan cewek - cewek cantik....ia puas ngerjain Danu dan Damar.

__ADS_1


" Sialan , gue kira elu mau ngajak ke club ".


umpat Damar.


" Iya...kalo gini mah ngapain juga elo traktir , cuma kopi doang sama mie rebus plus gorengan ...elo paling cuma habis 50 ribu...pelit amat lo Dik ". tambah Danu.


" Heleh...emang situ bisa minum , nginjek terasnya club aja belum pernah minta diajak masuk ke dalem ".


" Takutnya elo berdua bikin malu gue , entar nyampe pintu club elo berdua ngucapin salam sama copot sendal lagi ".


Dika tertawa ngakak.


" Sontoloyo , emang gue gak bisa bedain tempat maksiat sama rumah gue ".


Danu menepuk lengan Dika yang masih terus tertawa.


" Lah tuh elo tau itu tempat maksiat , ngapa minta diajak kesono , mau silaturahmi sama pintu neraka lo....mending disini kemana mana kali dan yang penting halalan thoyiban ....Fahimna ?".


ucap Dika.


" Calon ustadz gagal ya gini nih , di warung kopi juga tidak lupa ngasih nasehat ". Damar.


Bukan alasan Damar mengatakan itu , karena Dika pernah mengenyam pondok pesantren meskipun akhirnya dia kabur.


" Kalo ustadz nya model gini , santrinya bisa oleng semua Dam...".


" Terima kasih atas pujiannya, mau nambah gak ngopinya ,". tawar Dika.


" Dasar geblek , gue mau pulang aja , takut emak gue nyariin " Danu.


" Cih , gak pulang juga gak ada yang nanyain..elo gimana Dam...mau ikut pulang juga ".tanya Dika.


" Iya deh pulang aja , capek banget hari ini ".


" Bang ini gorengan semua masukin plastik ya , lumayan mumpung di traktir ". Damar meminta plastik dan memasukkan semua gorengan ke dalamnya.


" Eh busyet.....elo mau ngrampok gue Dam ?".


Dika tentu saja tidak terima.


" Yaelah cuma gorengan ini ngga nyampe 100 ribu Dik...lagian kalo mau traktir jangan setengah - setengah biar pahalanya banyak ".


" Bagi dua Dam...gue juga mau buat oleh - oleh emak gue ". Danu ikut - ikutan mengambil plastik.


" Sialan elo pada !!!! Dika hanya mengeram.


Danu dan Damar berjalan santai sambil menenteng hasil rampokan mereka.


" Makasih ya Dik...semoga Allah membalas semua kebaikanmu ".


mereka berdua tertawa terbahak - bahak gantian mereka yang mengerjai Dika.


Bye...Bye Bang Dika..... teriak Danu sambil melajukan motornya.

__ADS_1


Bang Dika ....kasihan sekali malam ini....


__ADS_2