
Happy Reading
***
Tok...Tok.. Tok..
" Masuk " sahut Reyhan.
" Bang ". melihat siapa yang datang , Reyhan langsung berdiri dan menyambutnya.
" Eeiittss tunggu gak ada acara pelukan ya , ini istriku gak ada yang boleh nyentuh ". larang Abhi , ia menarik Ayna je belakang tubuhnya.
Reyhan menggelengkan kepalanya, ia ikut merasa bahagia, adiknya begitu dicintai suaminya meski over posesifnya.
" Engga gitu juga kali Mas , ni kan abang ku ". ucap Ayna.
" Tapi dia laki - laki sayang ". Abhi gak mau kalah.
" Adikku laki - laki , Ayahku juga laki - laki , gimana dong ?".
" Mereka juga termasuk , hanya aku yang boleh menguasaimu ".jawab Abhi lagi.
" Suamimu kenapa Ay , habis koma kok jadi aneh ?". Reyhan duduk si depan mereka.
" Tau Bang , setelah ingatannya kembali posesifnya makin jadi ".
" Gak apa - apa Ay , itu tandanya dia sangat sayang sama kamu ".
" Benar itu Bang , aku sangat sayang pada istriku ini , dan tak sanggup bila harus berpisah dengannya ". Abhi merangkul Ayna , ketakutannya membuat ia semakin posesif.
" Sayang , dia lupa di rumah sakit main ngusir - ngusir ya Ay ?" sindir Reyhan.
" Namanya juga lagi lupa ingatan Bang ". elak Abhi.
__ADS_1
" Ya udah lupakan , gimana kabar calon keponakanku ?". Reyhan menghentikan perdebatan yang engga berfaedah itu , ia lebih dewasa dari mereka berdua ,jadi ia pun ingin memberi contoh yang baik.
" Alhamdulillah sehat dan baik - baik saja Bang ".
" Alhamdulillah, makan siang disini ya Ay , Abang mau kasih kamu menu baru yang spesial , pokoknya dijamin enak ".
" Istriku saja nih yang ditawari , aku engga di tawarin nih Bang , ?" celetuk Abhi.
Bang Reyhan sensi nih , dari tadi aku engga diajak ngobrol, ditanyain kabar juga engga , apa karena tadi aku larang peluk Ayna ya , kan wajar aku engga mau istriku bersentuhan dengan pria lain selain diriku.....Abhi terus menggerutu.
" Iya kamu juga tentunya, yang hamil adiku tapi kamu yang sensitif ya Bhi ". Reyhan terkekeh.
" Maklum Bang , kemaren yang ngidam aja dia ". bela Ayna.
" Oohhh pantes ". balas Reyhan .
" Kamu manis sekali, istri siapa sih ?" Abhi menarik hidung Ayna pelan.
" Tuh lihat sendiri kan Bang ".
Reyhan akhirnya luluh juga hatinya dengan Rosa yang selalu setia menemaninya hingga sesukses ini.
Reyhan pun sudah melamar Rosa ke orang tuanya , mereka akan melangsungkan pernikahan bulan depan , sedangkan Aqil dan Valentine akan menikah minggu ini.
Setelah makan siang Ayna dan Abhi pamit , mereka akan mengunjungi Ayah Hasan dan Mama Lina dan juga orang tuanya Riko.
Malamnya Rinda diantar pulang oleh Damar ,setelah siangnya ia mendapat pencerahan dari Ayna.
Kata - kata Ayna memberinya kekuatan untuk menerima Damar , agar ia terlepas dari rasa takut yang terus menderanya. Benar kata Ayna dia juga berhak bahagia ....mengikhlaskan mantan yang telah menyakitinya , biar Tuhan saja yang membalasnya , ia sudah lama menahan sakit ini , cukup sudah kini saatnya bangkit lagi.
Damar menghentikan sejenak motornya di sebuah cafe.
" Untuk apa kita kesini Dam ?". tanya Rinda.
__ADS_1
" Kita minum sebentar...kalo makan kan perut kita sudah kenyang , aku ingin bicara sebentar denganmu ".
Damar memesan minuman dan makanan kecil untuk teman bicaranya.
" Rin , aku tau aku pria biasa , tapi aku mencintaimu tulus , aku tidak main - main , jika kamu mengatakan iya aku akan langsung melamarmu , bagaimana ?". tanya Damar langsung to the point.
" Kamu serius Dam ?".
" Dua rius malahan Rin ".
" Aku....aku...aku mau menerima kamu Dam , tapi berjanjilah jangan meninggalkan diriku seperti dia Dam ".
Damar rasanya ingin melompat merayakan ini...betapa bahagianya ia , Rinda sudah mau menerimanya...terima kasih Ayna, ucapnya dalam hati.
" Insyaallah Rin , aku berjanji ...kita akan berusaha bersama ya , aku dan kamu harus saling terbuka, apapun yang kamu rasa jika aku salah tegurlah , begitupun denganku aku akan menegurmu jika kamu salah ". Damar sendiri tidak menyangka, ia sampai kaget , bisa juga ia berkata sebijak ini...efek cinta memang luar biasa
" Iya Dam , maafkan aku yang selama ini cuek padamu ".
" Tidak apa , aku tau kamu hanya membentengi diri takut kejadian itu terulang lagi ".
" Aku akan langsung menemui orang tuamu malam ini juga Rin ".
" Malam ini Dam ?".
" Iya malam ini , kalo besok - besok takut kamu berubah pikiran ...jomblo lagi aku entar ".
" Kamu.....". akhirnya Rinda tertawa juga.
Semalam entah mimpi apa si Damar , semuanya dilancarkan , meski orang tua Rinda sempat ragu karena tiba - tiba saja Damar melamar anaknya akhirnya mereka setuju juga, setelah Damar menjelaskan, kalau dia dan Rinda sudah lama saling mengenal karena mereka satu pekerjaan.
Dengan senyum terus terukir ia pulang ke rumahnya.
" Mimpi indah aku malam ini......Danu , Dika ...maaf ya abang Damar sudah sold out ...bye - bye jomblo..".
__ADS_1
Bersambung
***