
Happy Reading
***
Cecil masih tak terima kalo Arjun lebih memilih Kia, gadis dengan rekor telat paling banyak satu sekolahan.
" Ar...elo seriusan jadian sama si ratu telat itu ?". tanyanya tak sudi menyebut nama Kia.
" Siapa ?? sebut nama orang yang bener , biar jelas ". Arjun masih tak acuh.
" Ck....elo pasti juga tau siapa yang gue maksud Ar ?.
" Berbelit - belit , tinggal nyebut nama aja ribet lo Cil !".
" Oke...kenapa sama Kia jadiannya Ar , apa elo lupa gimana reputasi gadis itu , nama elo akan ikut tercoreng Ar !".
Hahaha ....Arjun malah tertawa terbahak.
" Nama baik apaan...udah kaya pejabat negara aja....ingat cil....kita ini masih anak sekolahan , mikirnya jangan ketinggian apa ".
" Ya gak gitu juga Ar , elo kan siswa terpandai ,setidaknya carilah pasangan yang lebih baik dari dia !". Cecil masih saja merendahkan Kia.
Ia merasa Kia itu tidak pantas jika disandingkan dengan Arjun , siswa baik dan pintar , sedang Kia...apa yang perlu dibanggakan dengan gadis itu , soal otak , Kia biasa meski masuk sepuluh besar.
" Lebih baik dari Kia , siapa ???? maksudnya elo gitu ?" ditanya begitu Cecil tersipu malu.
" Menurut elo ? Cecil balik nanya.
" Buat gue Kia jauh lebih baik dari pada elo , mau tau kenapa, karena dia tidak pernah ngurusin urusan orang , dia gak pernah merendahkan orang, elo tau Cil, Kia itu apa adanya, gak masang muka sok baik tapi hatinya busuk ". sindir Arjun.
Cecil memang anak orang kaya , dia memang pemilih teman , hanya yang sepadan dengannya lah yang ia jadikan teman.
Wajahnya memang cantik , tentu saja karena perawatannya yang mahal, tapi sayang mulutnya pedas sekali, sepedas bon cabe level 100 jika sudah menghina orang.
Dan Arjun sering melihat ketika Cecil berkata kasar pada teman - temannya , meski di depan Arjun ia akan berubah manis dan sok imut.
__ADS_1
" Gu....gue tidak seburuk itu Ar ". Cecil menunduk, ia tak menyangka Arjun akan menilainya seperti itu....bagaimana harapannya ingin memiliki Arjun bisa terwujud, jika imejnya saja sudah hancur dimata Arjun.
" Muka elo emang gak buruk , cuma ...".
" Cuma apa Ar...?".
" Elo itu cantik Cil...". pujian Arjun membuat Cecil melambung tinggi...tapi kata berikutnya , Cecil seperti dijatuhkan ke bumi dengan kencang ." Tapi lebih cantik lagi kalo elo berhati baik, hentikan kebiasaan elo yang suka berkata kasar , apalagi pada teman yang tidak mampu , menurut gue ,itu engga banget Cil.....minus ". Lalu Arjun beranjak pergi.
Cecil bungkam, ucapan Arjun cukup menyentil hatinya .
*
*
Tanpa kata jadian atau tembak menembak...Kia dan Arjun terlihat makin akrab saja.Raga pantang menyerah, ia selalu berusaha mendekati Kia , tapi selalu di gagalkan oleh Arjun.
" Sial...anak itu kenapa menempel terus pada Kia....arrrrrgggghhh...".
" Kalo gue bikin rem motornya blong , bisa - bisa Kia juga jadi korban...lalu gue ditangkap dan di penjara....hiyyy serem juga ngebayanginnya ".
Raga sebenarnya tidak jahat , namanya juga remaja yang baru merasakan jatuh cinta , tapi sayang hatinya patah sebelum berkembang, sang pujaan hati lebih memilih pria lain.
Nasibbb....nasibbb.....ucapnya pelan.
" Ga !! punggungnya ditepuk dari belakang.
" Eh...setan lo !". Raga kaget ...
" Setan...setan...eh elo setan!". ucap Emon latah.
" Siapa lo Mon...ngagetin gue aja !".
" Ya maaf, habis serius banget gue lihat dari tadi , udah kayak orang gila aja , ngomong sendirian ampe kepala dipukul - pukul....orang patah hati gitu ya Ga...mirip- mirip orang gila ". ucap Emon tanpa jeda.
" Elo nyamain gue ama orang gila Mon ?".
__ADS_1
" Lah apa namanya kalo bukan orang gila , bìcara sendiri ....sama kan ?".
" Iya juga sih......eh enak aja , gue gak gila ya Mon...nanti kamu sebarin fitnah lagi !".
" Astagfirullahaladzim, tega amat nuduhnya Ga , tapi kayaknya seru nih kalo ada berita Kapten basket mendadak gila karena cintanya ditolak !! gimana Ga , bakalan tanding ngga ?".
Pluk....Raga melempar sesuatu ke Emon.
" Mulut lo Mon....nama cakep Raymond...tapi mulut dah kayak admin lambe turah lo ".
" Santai Mas bro , itu baru wacana belum direalisasikan.....".
" Ga !!!".
" Apa !!". balas Raga ketus.
" Elo jangan sampai bunuh diri ya Ga....gue selalu ada buat elo ".
" Gila, Elo ngaco deh Mon kalo ngomong ..".
" Hehehe bercanda Ga.... udah cari yang lain aja Ga , masih ada nurul , Tisa, Nina , Titin ". sebut Emon.
" Heh...siapa itu Titin , baru gue denger namanya, bukan teman sekelas kita kan ?".
" Emang bukan , orang itu pembantu di rumah gue kok ". ucap Emon tanpa dosa , sebelum si Raga sadar, Emon langsung berlari menghindar.
" Emooonnnnnnn....elo, awas yaaa !".
Yang dipanggil , malah tertawa puas , sudah bisa mengerjai Raga.
Raga sadar oleh ulah Emon...sedetik kemudian ia ikut tertawa terbahak....
Lumayan Ga...dapat obat patah hati dari Emon....dan itu gratisss.....
Bersambung
__ADS_1
***