I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 8


__ADS_3

Happy Reading....


Jangan lupa 👍👍👍


***


Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian...yang pertama Abi lihat adalah HP nya.


Satu - satunya pesan yang ingin dia lihat adalah pesan dari Ayna.


Senyum terus mengembang di bibirnya.


" Ah kenapa aku sesenang ini ya , jantungku sampai berdebar , apa ini yang dinamakan jatuh cinta pada pandangan pertama ".


Abishek berguling guling di kasur nya seperti gadis yang baru ditembak pacarnya.


Bahkan ia ciumi HP nya .


" I love you mbakkkkkk ".


teriak Abishek.


" Aku akan belajar lebih keras lagi agar cepat lulus..". gumamnya.


Lalu ia mengirim lagi pesan ke Ayna.


" Tapi aku beneran rindu nih mbak ✌...gimana dong ?".


" Kirimin aku foto mbak Ayna ya , biar rinduku terobati ".


" Please 🙏🙏🙏 ".


Barulah Abhisek bisa memejamkan matanya...berharap bermimpi bertemu sang pujaan hati .


Paginya Ayna pergi ke kampus dengan buru - buru.


" Aduh...kesiangan nih , semua gara - gara kecapean kemaren, sampe tidur ku kayak kebo , suara alarm aja sampe gak kedengaran.. ".


Ia berlari keluar tempat kost nya sambil memakan sepotong roti .


Melihat Ayna kesusahan , Suci , Nida , Rima dan Auni tertawa.


" Kalian ....jahat banget sih gak bangunin aku ".


" Siapa bilang gak bangunin , kebo sih ".


kata Nida.


" Gara - gara pulang dianter sama Bos nya trus sampe kebawa mimpi jadi lupa bangun deh ".


tambah Auni.


" Gak ya...gak gitu juga , aku cuma kelelahan kemaren ". elak Ayna .


" Seriusan Ni...cakep gak bos nya Ayna ".


Suci jadi penasaran.


" Bukan lagi , dah cakep ,masih muda , punya usaha lagi ..suami idaman pokoknya ".


Auni membayangkan Reyhan yang sempat ia lihat semalam , Reyhan sempat keluar sebentar dari mobilnya ketika Ayna turun.


" Iya kah , mau daftar dong jadi calon istrinya....comblangin aku dong Ay...".


Suci mulai merengek ke Ayna.


" Aku juga mau Ay ".


Nida pun ikut mendaftar...hanya ikut - ikutan.


" Daftar apa Nida ?". Ayna.


" Ya pokoknya ikutan saja " celetuk Nida....gadis paling polos diantara mereka ber lima.

__ADS_1


Hadehhhh....desah mereka ber empat .


"Kamu gak sekalian daftar Rim ?". Tanya Ayna ke Rima.


" Gak ah , bagiku Pak Riko tetap number one , yang lain mah lewat..".


ucap Rima membanggakan dosen muda di kampus mereka.


" Oh iya , aku lupain Mr , Riko...gak apa - apa deh gak dapat pak Riko , siapa tau dapat bos restoran , siapa tau yee kannn ".


kata Suci.


" Dih kalian ini , kalo dua- duanya gak minat sama Anda gimana bu ?".


tanya Ayna.


" Ya berarti bukan jodohnya , nyari yang lain ...ya Gak Rim ....gitu aja kok repot Ay.


Jawab Suci santai tanpa beban.


" Buruan...tuh pak Riko dah jalan ke kelas kita ".


ucap Nida , menunjuk ke arah dimana sang dosen sedang berjalan.


Lariiiiiiii.....ucap Ayna , Nida dan Suci.


Auni dan Rima pun bergegas ke kelas mereka.


Mereka bertiga sampai bersamaan dengan Pak Riko....serentak ketiganya membungkukkan badannya.


" Selamat pagi pak ".


ucap ketiganya .


" Selamat pagi juga ".


jawab pak Riko, dia memindai satu persatu mahasiswi yang ada di depannya itu.


Tanpa disadari mata Ayna bertemu dengan mata Pak Riko...sejenak mereka bersitatap , Ayna dengan cepat memutuskan pandangannya .


Suci yang melihat senyum itu begitu senangnya seperti mendapat hadiah besar.


" Kalian bertiga nanti ke ruangan saya ya !".


Yaahhhhh....jawab Ayna.


" Yes , baik pak ". Suci menjawab dengan semangat 45.


Nida hanya ngangguk - ngangguk saja.


" Masuk !". perintah pak Riko.


Pak Riko berjalan di belakang mereka , matanya menatap punggung Ayna dengan hati berdebar.


**


" Kenapa sih Ay , tuh muka sampe ditekuk begitu ". Nida melihat Ayna yang tidak bersemangat...sedangkan Suci jangan ditanya , betapa senangnya dia.


Mereka bertiga sedang berjalan menuju ke ruang pak Riko , sesuai dengan perintahnya tadi pagi.


" Males aku ". Ayna.


" Kok gitu sih Ay , aku mah senang calon imam memanggilku ke ruangannya, jangan- jangan mau nembak nih ". Suci merasa percaya diri.


" Hueekk...ngimpi...paling juga kita mau dihukum , jangan ketinggian neng , nanti susah turunnya ".


Ayna merasa mereka pasti akan dihukum.


" Iya ya Ay , kok aku gak mikir kesitu ".


timpal Nida.


" Emang kebiasaan kamu , kalo mikir telat ".

__ADS_1


" Biar telat tapi nyampe kan Ci ".


Nida gak mau dikatain telmi oleh Suci.


Ayna terkekeh, Suci memutar bola matanya...bisa ae jawabnya ni anak ...gumamnya.


" Eh tunggu Ay , Nid.....make up ku gak rusak kan , masih cakep kan Ay , Nid " tanya Suci.


" Iya " jawab saja begitu biar cepat menurut Ayna.


Ayna gak habis pikir , ada orang mau dihukum masih mikirin dandanan , ada - ada saja tingkah Suci ini.


tok tok tok...


" Masuk !".


" Kamu duluan Ay !". pinta Nida.


" Gak ah ". Ayna menolak.


" Biar aku saja yang masuk duluan ".


Dengan PD nya Suci membuka pintu.


Ayna dan Nida mengikutinya dari belakang.


" Kalian bertiga bersihkan dan rapikan tempat ini ".baru juga mereka bertiga masuk , pak Riko sudah memberi perintah.


Tuh kan apa aku bilang....batin Ayna.


" Assalamualaikum pak , baru juga masuk , belum disuruh duduk sudah dikasih kerjaan " ..


Ay.....Suci menyenggol lengan Ayna , seketika kesadaran Ayna kembali.


" Opppss maaf pak , keceplosan ".


" Waalaikumsalam....gak usah basa basi kerjakan cepat ". meski menjawab salam , tapi tetap tugas harus langsung dikerjakan.


Ya Pak....mereka serentak menjawab dan langsung berbagi tugas.


Waktu beranjak makin siang , Ayna gelisah, ia pasti terlambat masuk kerja .


Pak Riko memperhatikan Ayna sejak tadi , tanpa sepengetahuan tiga orang tersebut.


Tiba - tiba suara perut berbunyi cukup keras...yang berasal dari perut Nida.


Ayna dan Suci menutup mulutnya menahan tawa.


" Maaf Pak , perut saya tidak mau diajak kompromi sepertinya cacing- cacing di dalam sini sudah pada demo minta jatah makan ". Nida menunjuk perutnya bahkan ia memasang wajah memelas.


" Ya sudah kamu beli makanan gih berdua sama kamu " . Pak Riko akhirnya kasihan juga , ia menyuruh Nida dan Suci untuk membeli makanan.


" Saya Pak ?'" Suci menunjuk dirinya.


" Iya kamu ".


" Nama saya Suci , Pak ".


Suci sampai menyebut namanya sendiri.


" Iya kamu Suci , belikan juga buat saya dan Ayna ". ucap Pak Riko.


Masak cuma Ayna yang diingat namanya sih, ngeselin nih orang ...batin Suci.


" Buat Bapak apaan ?". tanya Suci takut salah


" Apa saja , saya tidak pilih - pilih makanan....samakan saja dengan kalian!".


Sepeninggal Nida dan Suci , suasana ruangan menjadi canggung.


" Pak , bolehkah saya menyusul mereka ?".Ayna.


" Gak usah, kamu disini saja temani saya ".

__ADS_1


Ayna jadi kikuk.....ia pun pura- pura merapikan buku yang sebenarnya sudah rapi.


Bersambung.....


__ADS_2