I Love You Mbak !!

I Love You Mbak !!
Bab 28


__ADS_3

Happy Reading


***


Ayna sudah sampai di kantor , ia langsung menemui Valentine.


" Hufft Kak Val , acaranya sudah selesai?".


" Kamu Ay , ngagetin saja....sudah dari tadi , ini juga sudah siang ".


" Ya sudahlah ".


" Kamu ngga nanya gimana calon pimpinan baru kita ?".


" Nanti aja , aku mau ke pantry dulu ".


" Kenapa gak minta tolong OB aja sih Ay ?".


" Gak ah, mau bikin sendiri aja biar rasanya nampol ".


Ayna menaruh tasnya dan berjalan menuju pantry.


" Ay ".


panggil Valent kembali.


" Apa lagi Kak Val ?".


" Hehehe...buatin aku juga ya , es teh manis....gulanya jangan terlalu banyak , diriku sudah manis soalnya ".


" Dua puluh ribu sini !".


" Dih mahal amat ".


" Dua ribu saja ya Ay ".


" Iya boleh, tapi pake air keran ".


Ayna tak lagi menanggapi ucapan Valentine.


Abhisek yang baru keluar dari ruangan Papanya langsung terpaku pada sosok yang sangat dirindukannya.


Mbak Ayna kah itu....gumamnya.


Abhisek lalu mengikuti langkah Ayna .


Valentine berdiri ketika sang Bos baru melewatinya.


" Ada yang bisa saya bantu Pak ?"


Tanya Valent.


" Oh tidak...saya ada perlu sebentar ".


ucap Abishek tanpa menoleh ke arah Valent, matanya terus mengawasi pergerakan wanita di depannya itu , takut kehilangan jejak .


Ayna masuk ke dalam pantry , ia tak sadar dibelakang ada seseorang yang terus memperhatikannya.


" Eh mbak Ayna , mau bikin teh ya , mau saya buatkan mbak ?" salah satu OB laki - laki menawarkan jasanya.

__ADS_1


" Terima kasih pak , biar saya buat sendiri , Bapak ngerjain yang lain saja ".


" Ya Mbak , kalo begitu saya tinggal ya Mbak ?"".


" Oke , santai aja Pak , saya jagain pantrynya biar gak kemalingan!".


canda Ayna yang diikuti kekehan sang OB.


Di luar OB itu langsung menundukkan kepala ketika ia bertemu dengan pimpinan nya telah berdiri di depan pintu masuk pantry.


Abhisek tersenyum dan ikut menundukkan kepalanya, ia menghormati pria yang lebih tua darinya meski itu adalah bawahannya.


OB itu hendak berbicara , tapi Abhisek langsung mengarahkan satu jarinya ke bibir agar OB itu diam, lalu Abhisek mengarahkan supaya sang OB meninggalkan tempat itu.


Abhisek diam , ia terus memandang punggung Ayna .


Dadanya berdebar dengan cepat seperti sepasang kekasih yang setelah sekian lama tak bertemu.


" Apa ada yang ketinggalan Pak ?".


ucapnya berbalik badan , karena ia merasa ada seseorang yang memperhatikannya , dan ia pikir Pak OB itu balik lagi ke pantry.


" Mbak Ayna !!!".


ucap Abhisek, matanya berbinar melihat sosok yang berdiri di hadapannya ini.


" Kamu......Ab..bhi ?".


Abhisek mengangguk dan langsung memeluk Ayna.


Sejenak Ayna membiarkan Abhisek memeluknya, kemudian ia melerai pelukan Abhisek.


" Kamu beneran Abhi ?".


" Wow kamu sudah besar , eh bukannya dulu kamu memang besar ya , tambah tinggi dan tambahhhh....".


Ayna mengetukkan jari di bibirnya, sambil memindai Abhisek.


" Tambah tampan kan Mbak ?"


ucap Abhisek meneruskan ucapan Ayna.


" Hahaha iya iya kamu makin tampan deh sekarang, badan kamu juga, hemmm mantap, rajin ngejim ya ?".


" Iya , biar cewek yang aku suka mau terima cinta aku ?".


" Mana ada cewek yang akan nolak kamu Bhi ".


" Masak sih Mbak ?".


" Percaya deh sama Mbak ".


" Hemmm , kalo Mbak sendiri kira- kira mau ngga terima cinta aku ?".


" Pertanyaannya gak lucu , udah ah aku mau lanjutin buat minuman buat kak Valent dulu , kamu mau minum apa biar sekalian aku buatkan?".


Yahhh dia mengalihkan pembicaraan...batin Abhisek.


" Samain aja sama punya Mbak Ayna?" .

__ADS_1


" Siap , oh ya Bhi, kamu kerja disini , apa kamu sudah lulus sekolahnya ?".


Tanya Ayna, tangannya sibuk membuat minuman.


Berarti dia belum tau aku pimpinan baru disini....


" Iya ".


" Ohhh, nih minum , kamu di bagian apa?".


Ayna memberikan minuman teh hangat ke Abhisek.


" Terima kasih, aku kayaknya di bagian yang sama dengan mbak Ayna.".


Ayna manggut- manggut.


" Ayo kita kembali, sudah terlalu lama kita disini ".


Valent langsung membungkukkan badannya


" Kak Valent kenapa, aku bukan pimpinan disini, gak perlu hormat begitu !".


" Siang Pak ".


ucap Valentine, matanya memberi isyarat ke Ayna agar menengok kebelakang badannya.


" Siapa Kak , gak ada Pak Ammar kok , kak Valent mau ngerjain aku ya ".


" Maafkan teman saya ini Pak , tadi pagi dia tidak ikut acara penyambutan kedatangan Bapak , jadi dia tidak tau pimpinan baru perusahaan ini !".


Deg....pimpinan baru...perlahan Ayna kembali menoleh ke arah belakang punggungnya itu.


Di situ hanya ada Abhisek, jangan - jangan....jangan sampai dia adalah pimpinan disini , bisa malu aku , tadi sudah sok akrab gitu .


Dengan ragu Ayna menunjuk ke arah Abhi, dan tentu saja diangguki oleh Valentine.


Mati aku....


Abhisek sendiri tertawa kecil melihat tingkah Ayna dan Valentine.


" Bawa minuman ini ke ruanganku ya ?".


" Harus kamu yang bawa loh ".


ucap Abhisek sebelum meninggalkan tempat asisten dan sekretaris nya itu.


" Kamu hutang cerita sama aku Ay !".


" Nanti aku ceritain Kak".


" Sekarang aku ke ruangannya dulu "


Setelah meletakkan minuman , Ayna berbalik badan , ia buru- buru akan meninggalkan ruangan itu yang membuatnya sesak nafas.


" Mbak duduklah dulu , aku ingin bicara padamu !".


" Iy iya Bos !".


Abhisek mengambil tempat duduk tepat di depan Ayna , agar dia bisa menatap lekat sang pujaan hati.

__ADS_1


Bersambung....


***


__ADS_2